Alora – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Alora adalah obat yang termasuk ke dalam golongan multivitamin bagi ibu hamil atau pasca melahirkan. Obat alora ini di produksi oleh pharos dalam bentuk kaplet. Fungsi obat ini adalah untuk multivitamin dan mineral bagi ibu hamil juga bagi ibu pasca melahirkan.

Kandungan zat aktif yang terdapat dalam obat alora antara lain :

  • Vitamin A 5.000 IU
  • Vitamin D 100 IU
  • Vitamin C 100mg
  • Vitamin K 85mcg
  • Vitamin E 10 IU
  • Vitiamin B12 1.3mcg
  • Vitamin B6 2mg
  • Riboflavin 1.2mg
  • Thiamine 1.2mg
  • Folic Acid 800mcg
  • Kalsium 128mcg
  • Zat Besi 20mg
  • Iodine 150mcg
  • Phosporus 100mg
  • Magnesium 200mg
  • Zinc 20mg
  • Copper 1.5mg
  • DHA 50mg

Zat Aktif Dalam Obat Alora

Zat aktif yang terkandung dalam obat alora antara lain :

  1. Vitamin A – Vitamin A biasa dikenal dengan fungsi yang baik bagi penglihatan dan mata. Vitamin A merupakan vitamin yang mudah larut dalam lemak. Vitamin A mudah sekali didapatkan dalam makanan sehari-hari seperti pada wortel, keju dan susu. Vitamin A sangat baik bagi retina mata, dan juga dapat digunakan untuk menstabilkan sistem imun.
  2. Vitamin C – Vitamin C dikenal juga dengan nama lain yaitu asam askorbat. Vitamin C ini merupakan golongan vitamin yang mudah larut dalam air. Vitamin C dikenal sebagai penangkal penyakit, atau sebagai vitamin yang mampu menjaga sistem imun dan dapat menyerang bakteri jahat penyebab penyakit. Dan seringkali disebut sebagai penangkal radikal bebas. Banyak makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, mangga, jambu, lemon dan lain-lain. Meskipun vitamin C baik namun jangan mengkonsumsinya secara berlebihan. Karena bahaya kelebihan vitamin C sangat merugikan tubuh.
  3. Vitamin E – Vitamin E sering dikaitkan fungsinya dengan kelembutan kulit. Vitamin E adalah golongan vitamin yang mudah larut dalam lemak dan memiliki fungsi sebagai anti oksidan. Vitamin E juga memiliki fungsi penting dalam kesehatan mata, kesehatan kulit, kekuatan sistem imun dan pertumbuhan sel di dalam tubuh.
  4. Vitamin D – Vitamin D merupakan vitamin oenting yang membantu pembentukan tulang dan gigi. Vitamin D merupakan vitamin yang mudah larut dalam lemak. Vitamin D juga memiliki fungsi penting dalam penyerapan kalsium dan fosfat.
  5. Vitamin K – Vitamin K sangat mudah ditemukan pada sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Vitamin K juga termasuk ke dalam golongan vitamin yang dapat larut dalam lemak. Vitamin K sangat di butuhkan tubuh dalam proses pembekuan darah juga kesehatan tulang.
  6. Vitamin B12 – Vitamin B12 memiliki fungsi penting dalam sistem saraf, kenormalan otak dan pembentukan darah. Vitamin B12 memiliki nama lain yaitu kobalamin. 
  7. Vitamin B6 – Nama lain dari vitamin B6 adalah pyridoxine. Vitamin B6 memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh terutama bagi pembentukan darah, bagi kulit dan sistem saraf pusat. Vitamin B6 biasa digunakan untuk pasien dengan diagnosa kekurangan vitamin B6 dan penyakit anemia.
  8. Riboflavin – Nama lain dari riboflavin adalah vitamin B2 yang merupakan koenzim yang sangat penting bagi tubuh. Riboflavin merupakan vitamin yang mudah larut dalam air. Riboflavin memiliki peran penting dalam metabolisme energi, metabolisme lemak, metabolisme karbohidrat, metabolisme zat keton, dan metabolisme protein.
  9. Thiamine – Thiamine atau yang sering disebut juga vitamin B1 ini berfungsi untuk membantu metabolisne karbohidrat dari makanan yang kemudian diubah menjadi beberapa zat yang dibutuhkan tubuh. Vitamin B1 ini dapat ditemukan dalam makanan seperti kacang-kacangan, daging dan gandum.
  10. Folic Acid – Folic acid memiliki nama lain yaitu vitamin B9 atau dikenal juga dengan sebutan asam folat. Termasuk ke dalam golongan vitamin yang larut dalam air. Dan digadang-gadang memiliki andil besar bagi ibu hamil dan janin.
  11. Kalsium – Biasanya kalsium (Ca) selalu dikaitkan dengan tulang dan gigi. Tapi ternyata kalsium juga memiliki fungsi lain seperti lembekuan darah, transmisi sinyal pada sel saraf dan kontraksi otot. Selain itu kalsium juga dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan resiko osteoporosis dan resiko penyakit kardiovaskuler pada wanita akibat monopause. Bahaya kekurangan kalsium dapat mengakibatkan berbagai penyakit salah satunya hipokalsemia.
  12. Zat Besi – Fe atau dikenal juga dengan zat besi sangat penting bagi tubuh. Zat besi berfungsi untuk mengangkut oksigen dalam darah dan mengangkut elektron dalam proses pembentukan energi dalam sel. Makanan yang mengandung zat besi super tinggi antara lain hati sapi, gurita, tiram dan lain-lain. Zat besi juga berperan aktif dalam pembentukan hemoglobin dalam darah dan myoglobin dalam otot. 
  13. Iodine – atau disebut juga dengan yodium yang memiliki kata asal dari bahasa yunani yaitu iodes yang memiliki arti ungu. Iodine memiliki bentuk mengkilap dan seperti serpihan berwarna hitam. Iodine berfungsi untuk mencegah penyakit gondok. Iodine dapat ditemukan dalam garam. Untuk catatan tidak semua penyakit gondok disebabkan oleh kekurangan iodine.
  14. Phosporus – phosporus atau sering dikenal dengan nama fosfor merupakan mineral terbesar kedua setelah kalsium yang terdapat dalam tubuh manusia. Fosfor juga berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi sama seperti kaslium. Namun fosfor memiliki fungsi lain yaitu membantu membuang zat-zat yang tidak berguna dan sisa-sisa makanan dari dalam tubuh. Serta meningkatkan proses kinerja pencernaan.
  15. Magnesium – Kandungan magnesium (Mg) dapat ditemui sebanyak 50% di dalam tulang. Banyak sekali manfaat magnesium dalam tubuh. Seperti menjaga kepadatan tulang, kekebalan tubuh, menjaga kekuatan otot, membantu metabolisme dalam tubuh dan masih banyak yang lainnya. Makanan yang mengandung magnesium tinggi antara lain almond, susu kedelai, bayan dan lain-lain.
  16. Zinc – Atau sering disebut seng, mineral ini sangatpenting bagi tubuh. 60% zinc dalam tubub dapat ditemukan di dalam otot, 30% di tulang dan 10% pada jaringan tubuh lainnya. Banyak sekali manfaat zinc dalam tubuh kita. Salah satunya membantu fungsi enzim dan pembentukan tulang.
  17. Copper – Copper merupakan salah satu trace mineral yang memiliki peran penting dalam membantu enzim untuk berfungsi dengan baik. Copper banyak terdapat di dalam tubuh terutama pada liver.
  18. DHA – DHA yang memiliki nama lain asam dokosaheksaeonat. Banyak sekali manfaat DHA untuk orang dewasa dan anak-anak. Salah satunya untuk otak dan jantung.

Dosis Konsumsi Obat Alora

Obat ini diperuntukan bagi ibu hamil dan pasca melahirkan oleh karenanya harus dengan resep dokter. Sekalipun obat ini hanya multivitamin. Pada aturan farmasinya dosis yang tepat untuk konsumsi obat ini adalah satu kaplet sehari.

Efek Samping

Obat alora ini merupakan multivitamin, sejauh ini belum ditemukan efek samping yang buruk bagi tubuh. Karena obat ini sangat aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil atau pasca melahirkan. Efek yang wajar akibat penggunaan obat ini antara lain:

  • Mual
  • Pusing
  • Alergi pada sebagian individu

Kontraindikasi Obat Alora

Belum ada kontraindikasi yang jelas mengenai konsumsi obat alora ini. Namun sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat alora ini bagi ibu hamil atau pasca melahirkan yang memiliki riwayat alergi terhadap zat-zat dalam obat ini.

Peringatan Dan Cara Konsumsi Obat Alora

Obat alora memang hanya sekedar multivaitamin dengan kandungan 18 zat aktif yang sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama bagi ibu hamil atau pasca melahirkan. Namun bukan berarti bisa sembarangan mengkonsumsi obat ini. Beberapa hal yang harus diketahui saat konsumsi obat alora :

  1. Obat alora dikonsumsi sebanyak satu kaplet sehari atau sesuai anjuran dokter
  2. Sebaiknya obat alora dikonsumsi bersamaan dengan makanan untuk meningkatkan penyerapan dalam pencernaan.
  3. Obat alora dapat dikonsumsi tanpa makanan atau sebelum makan.
  4. Sebaiknya pastikan anda tidak memiliki alergi terhadap kandungan yang ada di dalam obat alora ini.
  5. Konsultasikan dengan dokter yang menangani anda mengenai obat yang tengah anda konsumsi, karena interaksi obat alora dengan obat lainnya dapat mengurangi efektifitas kerja obat alora ini.
  6. Beritahukan kepada dokter yang menangani anda mengenai kondisi kesehatan anda saat ini.
  7. Segera hubungi dokter jika terjadi efek samping atau ciri-ciri alergi yang muncul saat konsumsi obat alora ini.
fbWhatsappTwitterLinkedIn