4 Cara Mencegah Demam Kepialu bagi Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Saat ini sudah banyak sekali macam penyakit yang banyak menjangkiti tubuh manusia. Namun banyak diantara penyakit itu yang jarang diketahui manusia pada umumnya. Semisal demam kepialu. Pernahkah anda mendengarnya? Jika belum, maka dalam artikel ini akan dijelaskan apa itu demam kepialu dan bagaimana cara mencegah supaya kita tidak terjangkiti penyakit ini.

Pengertian demam kepialu

Demam kepialu dikenal juga dengan demam tifoid atau istilah umumnya ialah tifus. Seperti namanya penyakit ini adalah penyakit demam yang menyerang di seluruh area tubuh dan bisa mempengaruhi organ tubuh yang menjadi penyebab tifus dan gejalanya. Penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan serius. Demam kepialu disebabkan karena adanya infeksi bakteri dalam tubuh. Penyakit ini sangat menular. Bagian tubuh yang paling berat diserang adalah pencernaan karena bagian inilah yang bisa dengan mudah dimasuki bakteri. Penyakit ini tersebar di seluruh belahan dunia, terutama di daerah negara yang sedang berkembang. Lingkungan yang kotor, makanan yang tidak higienis serta kualitas air yang buruk sangat berpengaruh terhadap persebaran bakteri ini.

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini adalah pemberian anti biotic yang tepat dan segera pada penderita. Apabila penanganan dilakukan dengan tepat dan cepat maka penyakit ini bisa diatasi dan 99% penderita akan sembuh total. Namun jika sudah terlanjur parah hingga terjadi kerusakan pada usus atau organ dalam, penanganan bisa dilakukan dengan cara operasi. Hal ini dikarenakan kerusakan tidak bisa diatasi dengan pemberian obat, sehingga perlu diadakan pembedahan untuk mengangkat dan memperbaiki bagian organ yang rusak.

Namun cara terbaik untuk mengatasi penyakit ini adalah mencegahnya. Seperti istilah yang umum beredar “mencegah lebih baik daripada mengobati”, maka langkah-langkah pencegahan penyakit ini perlu kita ketahui dan kita terapkan. Berikut cara mencegah demam kepialu yang bisa diterapkan agar kita bisa terhindar dari penyakit ini :

  1. Cucilah tangan anda sebelum dan sesudah melakukan suatu aktivitas. Dengan mencuci tangan, maka anda akan mengurangi resiko terkontaminasi bakteri penyebab demam kepialu.
  2. Hindari konsumsi air kotor dan tidak higienis. Air yang kotor merupakan tempat yang paling baik bagi perkembang biakkan bakteri. Dengan tidak mengonsumsi dan membuangnya anda akan turut mengurangi penyebaran bakteri penyakit
  3. Jagalah kebersihan lingkungan. Ini adalah hal terpenting yang patut anda lakukan. Lingkungan yang kotor merupakan rumah bagi seribu penyakit.
  4. Masaklah makanan anda hingga matang. Dengan memasak makanan hingga matang benar, anda akan membunuh bakteri yang terkandung dalam bahan makanan. Banyak bakteri yang tidak mampu bertahan hidup dalam suhu tinggi.

Penyebab demam kepialu

Penyebab dari demam kepialu adalah adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi ini disebut dengan bakteri salmonella typhi. Bakteri ini akan ditemukan dalam kotoran dan air kencing penderita.

Ketika penderita buang air, maka tempat pembuangan tersebut akan terkontaminasi bakteri ini. Maka ketika kontaminasi ini tidak segera diatasi maka penyebaran bakteri akan meluas.Penderita yang tidak mencuci tangannya akan menyebarkan bakteri ini melalu sentuhannya. Sedangkan hewan seperti lalat akan membantu penyebaran bakteri ini melalui kontak dengan kotoran atau toilet menuju makanan. Makanan yang terkontaminasi ini akan masuk ke dalam tubuh manusia membawa bakteri-bakteri tersebut. Dan di dalam tubuh, bakteri tersebut akan menyerang pencernaan dan menyebar dalam ailiran darah. Biasanya bakteri ini akan menyerang usus halus dan usus besar. Pada kasus yang parah, bakteri ini dapat menimbulkan pendarahan dan perlubangan pada jaringa yang diserangnya.

Gejala Penyakit Demam Kepialu

Gejala biasanya baru timbul beberapa hari setelah terjangkiti bakteri ini. Dalam waktu 8-14 hari gejala-gejala akan muncul dan mengganggu penderita. Gejala-gejala yang timbul berbagai macam, berikut akan dijelaskan gejala- gejala yang muncul pada penderita demam kepialu.

1. Demam atau suhu badan tinggi –  Penyebab demam tinggi yang umum terjadi adalah perubahan suhu tubuh yang terus meninggi. Tingginya suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat celcius. Gejala ini akan menyebabkan sakit kepala, tubuh lemas dan lemah. Biasanya demam ini akan bertahan dalam waktu beberapa hari. Maka dari itu penyakit ini bisa digolongkan sebagai penyakit yang akut.

2. Perut tidak enak, mual dan muntah, terasa sakit – Oleh karena bagian yang diserang oleh bakteri adalah pencernaan, maka penderita penyakit ini akan merasakan hal yang tidak nyaman pada area perut. Hal ini bisa saja mual, muntah atau nyeri pada perut bagian kiri yang merupakan tempat usus 12 jari. Gejala ini mirip dengan penyakit maag, namun dalam penyakit maag, rasa sakit muncul pada bagian ulu hati. (baca : penyebab sering mual setelah makan – Kepala Sering Terasa Berat, Pusing dan Mual )

3. Denyut nadi menurun atau tekanan darah rendah – Ini adalah gejala yang khas dari penyakit demam kepialu. Biasanya jika terjadi demam, maka denyut nadi akan meningkat. Tapi yang terjadi pada gejala penyakit ini justru sebaliknya. Umumnya penderita penyakit ini akan mengalami penurunan denyut nadi walaupun dia mengalami demam tinggi. Hal ini disebabkan adanya racun yang dihasilkan oleh bakteri salmonella yang mengakibatkan reaksi jantung melambat. (baca : Ciri Ciri Darah Rendah – Bahaya Akibat Darah Rendah )

4. Warna lidah memutih – Gejala penyakit yang lainnya terletak pada lidah. Penyakit ini akan mempengaruhi warna lidah. Biasanya warna lidah penderita penyakit demam kepialu akan mengalami pemutihan pada bagian tengah lidah dan warna merah pada bagian pinggirnya. Dan apabila penderita menjulurkan lidahnya, maka lidah ini akan bergetar.

5. Mengalami gangguan Buang Air Besar (BAB) – Pada penderita, biasanya terjadi gangguan pola BAB. Gangguan tersebut bisa berupa diare maupun sebaliknya. Hal ini akan mempengaruhi perut penderita dan akan menibulkan perasaan tidak nyaman dan lemas.

Gejala seperti ini disebabkan adanya infeksi yang terjadi dalam usus. Ibarat kata usus merupakan jalur kereta dan makanan merupakan sebuah kereta. Nah ketika rel atau usus mengalami gangguan, hal ini akan berpengaruh pada laju kereta atau makanan. (baca : Penyebab Sering Buang Air Kecil – Sering Buang Air Kecil )

Komplikasi yang disebabkan oleh demam kepialu

Penyakit ini sebenarnya bisa daiatasi apabila penanganan dilakukan dengan cepat dan segera. Namun apabila penanganan terlambat, maka bisa saja terjadi komplikasi pada penyakit ini. Komplikasi-komplikasi yang bisa terjadi antara lain :

  • Terjadi pendarahan pada usus. Karena terjadi infeksi secara terus menerus maka bisa jadi usus akan mengalami pendarahan. Pendarahan biasanya terjadi setelah 3 minggu dari waktu infeksi.
  • Infeksi kandung kemih dan hati
  • Infeksi pada organ-organ penting tubuh, seperti darah, tulang, selaput otak (meningitis), ginjal, katup jantung, dan saluran kemih-kelamin.
  • Adanya infeksi pada pneumokokus bisa menimbulkan penyakit ini.

Itulah beberapa komplikasi yang bisa disebabkan oleh penyakit ini. Walaupun hal ini bisa diatasi dengan penanganan segera pada penderita demam kepialu, namun patut diwaspadai karena komplikasi bisa menyebabkan kematian. Segera periksakan diri jika mengalami gejala-gejala demam kepialu.

Itulah beberapa penjelasan mengenai demam kepialu. Terapkan beberapa langkah cara mencegah demam kepialu agar keluarga anda terhindar dari resiko penyakit ini. Dan apabila ada orang yang sudah terjangkit, maka segera periksakan ke dokter dan lakukan pencegahan terhadap penyebaran penyakit ini dengan mengurangi kontak langsung dengan penderita. Demikian akhir dari artikel ini, sehat selalu dan terima kasih.

fbWhatsappTwitterLinkedIn