7 Obat Pembersih Telinga Alami Paling Ampuh

6117

Telinga merupakan salah satu organ vital bagi tubuh manusia. Selain sebagai indra pendengaran, telinga juga berguna untuk menjaga sistem keseimbangan di dalam tubuh kita. Karena itulah, menjaga kesehatan telinga sangat penting mengingat peranannya yang begitu besar bagi tubuh kita. Sayangnya, telinga manusia sangat rentan untuk terkena berbagai gangguan, termasuk kotoran telinga.

Setiap orang memiliki jumlah dan jenis kotoran telinga yang berbeda. Adapun kotoran telinga pada manusia dihasilkan oleh kelenjar yang ada di dalam saluran telinga. Kotoran telinga tersebut bercampur dengan debu dan juga materi lain yang berasal dari luar tubuh manusia. Menjaga kebersihan telinga sangat penting agar kesehatan telinga itu sendiri tetap terjaga dengan baik. Namun tidak semua orang tahu bagaimana cara yang paling tepat untuk menjaga kebersihan telinga. Hampir kebanyakan orang akan memanfaatkan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga. Padahal membersihkan telinga menggunakan cotton bud justru sangat beresiko menyebabkan kerusakan gendang telinga, bahkan bisa menimbulkan infeksi.

(Baca juga: bahaya kapas tertinggal di telinga)

Kebanyakan orang sering menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga mereka. Namun cara tersebut terbukti justru memberikan dampak negatif bagi telinga kita. Menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga justru akan mendorong kotoran telinga ke bagian dalam sehingga berpotensi menimbulkan penyumbatan dan juga infeksi bagi telinga. Lambat laun infeksi tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada gendang telinga sehingga pendengaran dan juga keseimbangan tubuh akan terganggu.

Banyak orang yang masih bingung bagaimana metode yang tepat untuk membersihkan telinga. Banyak pula yang masih bingung bahan apa saja yang bisa digunakan untuk menjaga kebersihan telinga. Untuk itu, Anda bisa mulai menyimak beberapa tips berikut yang bisa Anda gunakan sebagai panduan untuk membersihkan telinga Anda dari berbagai macam kotoran.

1. Tahap Persiapan

Sebelum Anda membersihkan kotoran telinga, terlebih dahulu ada tahap persiapan yang harus Anda lakukan. Tahap persiapan ini adalah memastikan bahwa telinga Anda tidak atau belum pernah mengalami infeksi. Membersihkan telinga yang sedang atau pernah mengalami infeksi justru bisa berakibat buruk bagi telinga. Bahkan bisa jadi bisa menimbulkan kerusakan pada gendang telinga. Jangan pernah membersihkan kotoran telinga tanpa bantuan dari dokter jika Anda mengalami:

  • memiliki permasalahan dengan pembersihan telinga sebelumnya
  • pernah mengalami kondisi di mana gendang telinga pernah rusak atau robek
  • pernah mengalami keluarnya cairan dari dalam telinga (baca juga: telinga berair)

Apabila Anda pernah mengalami riwayat-riwayat seperti yang telah disebutkan di atas maka sebaiknya Anda membersihkan kotoran telinga dengan bantuan dari dokter sehingga tidak menimbulkan resiko yang membahayakan telinga Anda. Namun, jika Anda belum pernah mengalami riwayat seperti yang telah disebutkan di atas, maka Anda bisa membersihkan telinga sendiri dengan menggunakan bantuan beberapa jenis bahan berikut ini.

2. Minyak Zaitun

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan telinga ialah dengan menggunakan minyak zaitun. Selama ini minyak zaitun dipercaya untuk menjaga kesehatan tubuh dan juga kesehatan kulit. Khasiat minyak zaitun memang tidak perlu diragukan lagi. Minyak zaitun mengandung berbagai macam senyawa nutrisi yang baik bagi kesehatan, di antaranya squalene, zat besi, kalsium, potassium, dan juga polifenol. Kandungan squalene pada minyak zaitun tergolong yang paling tinggi di antara jenis minyak nabati lainnya. Senyawa nutrisi squalene tersebut adalah cairan eter organik yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga bahan baku insulin bagi penderita diabetes.

Terlepas dari berbagai macam kandungan nutrisi yang telah baru saja disebutkan, minyak zaitun memiliki manfaat penting sebagai bahan alami pembersih telinga. Untuk membersihkan telinga, Anda cukup menyiapkan minyak zaitun kemudian menuangkannya ke dalam mangkok kecil. Celupkan kapas ke dalam minyak zaitun kemudian peraslah kapas tersebut agar tidak mengandung cairan yang berlebihan. Tempelkan kapas tersebut pada lubang telinga kemudian tunggu selama 15 menit dan keluarkan. Lakukan metode tersebut hingga kotoran di dalam telinga berkurang. Akan lebih baik jika minyak zaitun yang digunakan adalah minyak zaitun hangat sehingga kotoran telinga lebih mudah dikeluarkan.

3. Larutan Garam

Larutan garam merupakan bahan antiseptik alami yang berkhasiat untuk mengusir berbagai macam kotoran dan juga kuman penyakit. Selain itu, larutan garam ternyata juga berkhasiat untuk membersihkan kotoran di dalam telinga. Untuk membersihkan kotoran telinga, Anda hanya perlu mencampurkan satu sendok teh garam bersama dengan 125 ml air hangat. Campurkan garam dan air hangat tersebut hingga garam benar-benar larut. Selanjutnya, celupkan atau rendam bola kapas di dalam larutan garam tersebut. Kemudian yang perlu Anda lakukan ialah berbaring dengan posisi miring.

Posisikan telinga yang kotor ke arah atas agar pengaplikasian larutan garam lebih mudah dilakukan. ambil bola kapas yang telah dicelupkan atau direndam di dalam larutan garam tadi. Teteskan larutan garam ke dalam lubang telinga yang kotor atau tersumbat oleh kotoran. Satu atau dua tetes larutan garam saja sudah cukup. Jangan meneteskan larutan garam terlalu banyak ke dalam lubang telinga atau lebih tepatnya jangan sampai larutan garam menggenangi liang telinga Anda. Tunggulah beberapa saat hingga gravitasi membawa larutan garam dan membasahi kotoran telinga. Langkah terakhir, ubahlah posisi tubuh Anda dengan memiringkan kepala ke arah yang berlawanan sehingga air garam dan kotoran keluar dari dalam lubang telinga Anda.

(baca juga: bahaya akibat kelebihan garam)

4. Hidrogen Peroksida

Bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan telinga selanjutnya adalah hidrogen peroksida. Pilihlah jenis larutan hidrogen peroksida dengan kadar 3%. Selanjutnya campurkan hidrogen peroksida dengan air dengan perbandingan yang sama. Sama seperti cara nomor 3, rendam bola kapas atau celupkan bola kapas ke dalam larutan hidrogen peroksida tersebut. Langkah selanjutnya, berbaringlah dengan memposisikan telinga yang kotor ke arah atas. Agar pengaplikasian larutan lebih mudah akan lebih baik jika Anda memiringkan kepala sambil duduk.

Selanjutnya, teteskan larutan hidrogen peroksida menggunakan bantuan bola kapas yang sudah Anda rendam. Tunggulah beberapa saat hingga gravitasi membawa larutan hidrogen peroksida membasahi kotoran telinga Anda. Pada langkah ini Anda mungkin akan merasakan sensasi geli pada lubang telinga. Langkah yang terakhir, miringkan kepala Anda pada arah yang berlawanan sehingga kotoran yang telah bercampur hidrogen peroksida keluar dari lubang telinga.

5. Cuka dan Alkohol

Bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan telinga selanjutnya adalah cuka dan alkohol. Pilihlah alkohol 70% (isopropil) untuk membersihkan telinga anda, terutama bagi anda yang memiliki aktivitas sebagai perenang atau hobi berenang. Untuk membersihkan telinga dari kotoran, anda hanya perlu mencampurkan cuka dengan alkohol 70% dengan perbandingan yang sama. Rendamlah bola kapas ke dalam larutan cuka dan alkohol tersebut. Seperti cara sebelumnya, miringkan kepala dengan posisi telinga yang kotor ke arah atas.

Teteskan larutan alkohol dan cuka ke dalam lubang telinga yang kotor menggunakan bantuan bola kapas yang sudah dicelupkan. Beberapa tetes saja sudah cukup. Tunggu beberapa saat hingga larutan alkohol dan cuka membasahi kotoran telinga. Langkah selanjutnya, miringkan kepala dengan posisi berlawanan. Biarkan kotoran dan larutan pembersih telinga keluar dari liang telinga Anda.

(Baca juga: bahaya cuka makan)

6. Baby Oil atau Mineral Oil

Untuk membersihkan telinga menggunakan baby oil atau mineral oil Anda hanya perlu mengaplikasikan langsung baby oil atau mineral oil tersebut langsung ke lubang telinga yang kotor. Miringkan kepala dengan posisi telinga yang kotor menghadap ke atas kemudian peraslah beberapa tetes baby oil atau mineral oil ke lubang telinga. Letakkan kapas ke lubang telinga yang sudah ditetesi baby oil agar cairan tidak menetes lagi keluar telinga. Setelah beberapa saat, ambil penutup kapas dari lubang telinga kemudian miringkan kepala dengan posisi berlawanan dari sebelumnya. Langkah tersebut akan membantu mengeluarkan kotoran dari dalam telinga. Untuk membantu melembabkan lubang telinga yang kering akibat kotoran, Anda bisa menggunakan larutan garam pada suhu ruangan agar kotoran lebih cepat lembab dan mudah dikeluarkan.

7. Gliserin

Larutan gliserin merupakan larutan tidak berwarna yang memiliki rasa manis. Larutan ini ternyata juga memiliki khasiat untuk membersihkan kotoran telinga. Cara pengaplikasiannya cukup mudah, yakni dengan meneteskan beberapa tetes gliserin ke dalam lubang telinga kemudian menunggunya beberapa saat hingga kotoran di dalam telinga menjadi lembab dan mudah dikeluarkan. Pengaplikasian gliserin untuk membersihkan telinga ini sebenarnya sama persis seperti metode nomor 6 di atas.

Itulah beberapa jenis obat pembersih telinga yang bisa anda peroleh dengan mudah dan juga mudah diaplikasikan sendiri. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membersihkan telinga, di antaranya:

  • jangan pernah menggunakan benda runcing untuk mengeluarkan kotoran dari dalam lubang telinga karena cara tersebut beresiko menyebabkan infeksi (baca juga: obat infeksi telinga)
  • jangan pernah menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga karena cara tersebut justru akan mendorong kotoran masuk lebih dalam ke dalam lubang telinga dan berpotensi menyebabkan infeksi
  • usahakan tidak menggunakan treatment ear candling karena cara tersebut justru bisa menyebabkan cedera serius pada telinga (baca juga: gendang telinga pecah)

Itulah beberapa tips yang bisa Anda jadikan untuk pedoman membersihkan telinga. Menjaga kebersihan dan juga kesehatan telinga sangat penting mengingat peranannya yang begitu vital bagi tubuh, yakni sebagai indra pendengaran dan juga sebagai pusat keseimbangan.

(baca juga: cara membersihkan telinga tersumbat)