Muka Bengkak Gejala Penyakit Apa? Ini 13 Kondisi Serius Wajib Diwaspadai

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Walau kelihatannya bukan masalah besar, muka yang membengkak pasti juga akan membuat diri Anda khawatir sewaktu menjumpainya ketika bercermin bukan? Muka membengkak sewaktu bangun tidur memang wajar, namun ada pula beberapa orang yang bertanya-tanya tentang muka bengkak gejala penyakit apa. Berikut adalah beberapa kemungkinan kondisi dibalik bengkaknya muka Anda.

  1. Konjungtivitis

Muka bengkak bisa jadi adalah salah satu kondisi tanda bahwa Anda mengalami konjungtivitis atau infeksi/radang selaput transparan di mana letaknya ada di kelopak mata permukaan dalam. Jadi pada kasus ini, area sekitar bagian luar bola matalah yang. Bahkan pembuluh darah halus akan lebih nampak sewaktu terkena radang, padahal letaknya ada di dalam konjungtiva.

  1. Abses Gigi

Muka yang mengalami pembengkakan juga dapat disebabkan oleh abses gigi. Bila nanah menumpuk di tengah gigi akibat dari infeksi bakteri, otomatis terjadilah pembengkakan pada jaringan sekeliling gigi. Sejumlah area wajah dapat ikut membengkak, khususnya bila letaknya tak jauh dari bagian gigi yang terserang infeksi.

  1. Selulitis

Jenis penyakit infeksi ini cukup umum dan biasanya terjadi pada jaringan lunak bawah kulit serta kulit. Sewaktu kulit yang tenagh rusak terserang oleh bakteri maka bakteri bisa menjalar hingga sampai ke bagian bawah kulit dan menyerbu sampai pada bagian dalam jaringan lunak, bahkan hal ini juga bisa terjadi saat kulit berkondisi normal. Radang pun ikut terjadi yang bisa menyebabkan pembengkakan di muka.

  1. Sindrom Cushing

Bengkak pada wajah dapat juga disebabkan oleh sindrom Cushing di mana bengkaknya wajah adalah disebabkan oleh lemak menumpuk. Pada kasus penyakit ini, lemak bisa secara perlahan terakumulasi pada bagian abdomen, belakang leher maupun yang lainnya, terkecuali kaki dan lengan. Saat kelenjar adrenal terlalu tinggi memroduksi hormon kortisol, sindrom Cushing pun terjadi.

  1. Reaksi Alergi

Muka yang membengkak juga dapat menjadi tanda bahwa Anda memiliki alergi, entah itu terhadap bulu binatang, makanan tertentu, atau zat kimia tertentu. Biasanya bukan hanya bagian muka yang bisa membengkak, melainkan juga tenggorokan serta mulut turut mengalami pembesaran. Gejala muka membengkak juga dapat diikuti dengan kemunculan ruam pada kulit, sakit kepala, detak jantung tak beraturan/detak jantung melemah, sulit menelan dan sesak nafas.

  1. Hipertiroidisme dan Hipotiroidisme

Kondisi di mana kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang berlebihan maka disebut dengan istilah hipertiroidisme. Sementara itu untuk kondisi di mana kelenjar tiroid kurang begitu aktif dalam produksi hormon tiroid, inilah yang dinamakan dengan kondisi hipotiroidisme. Kesamaan gejala pada kedua kondisi adalah muka yang bisa membengkak, maka cobalah untuk segera ke dokter untuk memeriksakan keadaan kelenjar dan hormon tiroid Anda demi memastikannya.

  1. Sinusitis

Sinusitis adalah suatu penyakit yang juga dapat menyebabkan wajah membengkak di mana kondisi ini adalah ketika dinding sinus terkena radang. Selain area mata dan tulang pipi membengkak, ada tekanan dan rasa sakit di sana, namun pembengkakan tak akan begitu serius sampai harus Anda khawatirkan. Bila terjadi gejala seperti infeksi saluran pernapasan dan sakit kepala, maka hati-hati karena sinusitis akut tengah Anda alami.

  1. Angioedema

Bagian bawah kulit yang mengalami pembengkakan disebut juga dengan istilah angioedema di mana kondisi persis dengan biduran. Perbedaannya dari biduran adalah biduran terjadi disertai gatal-gatal dan dialami di permukaan kulit. Bagian muka yang membengkak antara lain adalah bibir, kelopak mata atau bahkan di area mata dan biasanya masih diikuti dengan sesak nafas maupun kram perut.

  1. Preeklampsia

Preeklampsia merupakan jenis penyakit lainnya yang bisa menjadi penyebab muka bengkak berikut juga bagian tubuh lainnya seperti pergelangan kaki dan tangan. Bila disertai pula dengan kondisi darah tinggi, penglihatan kabur, kepala sering pusing, dan berat badan naik berlebih, dugaan preeklampsia dapat menguat.

  1. Miksedema

Berkurangnya kadar hormon tiroid dalam darah dapat berlanjut dengan memucatnya kulit, kulit yang mengering sekaligus beberapa bagian tubuh yang membengkak. Miksedema adalah kondisi lanjutan dari tak memadainya hormon tiroid. Hati-hati bila muka membengkak juga disertai rambut rontok dan kulit kering.

  1. Herpes Zoster Optalmikus

Muka bengkak ada kalanya bisa disebabkan oleh herpes zoster optalmikus atau yang juga disebut dengan istilah Shingles. Area mata biasanya dapat mengalami pembengkakan yang juga diikuti dengan air mata yang berlebihan keluarnya. Bila terjadi kondisi demikian, jangan ragu untuk ke dokter untuk memeriksakannya segera.

  1. Dakriosistitis

Bila mengalami infeksi khususnya di saluran air mata yang letaknya tak jauh dari hidung, bukan hanya muka membengkak di wilayah kelopak mata bawah. Biasanya, gejala lain yang menyertai adalah timbulnya epifora atau air mata keluar berlebihan, kemerahan dan juga nyeri di bagian yang membengkak.

  1. Dakrioadentitis

Kelenjar pada mata yang bernama kelenjar lakrimalis dapat mengalami peradangan dan ketika hal ini terjadi, salah satu gejala utamanya adalah pembengkakan di area mata sehingga muka tampak berbeda karena bengkak tersebut. Walau langka, namun penyakit ini juga wajib diwaspadai dan risiko penyakit ini lebih tinggi untuk dialami oleh penderita gondongan.

Jadi, muka bengkak gejala penyakit apa kira-kira? Demikianlah beberapa jawaban yang merupakan kondisi dibalik pembengkakan pada wajah. Untuk lebih jelasnya, tak ada salahnya segera ke dokter supaya juga mendapatkan penanganan paling tepat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn