12 Penyebab Batu Empedu dan Cara Mengatasinya

Pada keadaan yang normal kantung empedu mempunyai semacam cairan pencernaan yang bernama empedu yang mempercepat proses pencernaan kemudian dilepaskan ke usus kecil.  Jika cairan tersebut mengeras membentuk seperti kista batu maka proses prencernaan akan mengalami hambatan dan memicu terbentuknya batu empedu.

Inilah penyebab terjadinya batu empedu yang harus anda ketahui :

1. Karena genetik atau keturunan

Batu empedu mudah terbentuk pada seseorang yang mempunyai riwayat keluarga pernah ada yang menderita penyakit batu empedu. Pembentukan batu empedu akan mudah menghinggapi jika seseorang tersebut tidak menjaga gaya hidup sehat. Berupa mengkonsumsi makanan yang berstandar kesehatan yaitu makanan 4 sehat 5 sempurna dan menghindari segala bentuk makanan olahan yang mengandung lemak jenuh dn trans.

  • Cara mengatasinya : Sedapat mungkin menjaga pola makan dan gaya hidup sehat agar terhindar dari serangan batu ginjal.

2. Karena faktor umur

Penyebab batu empedu sangat mudah menyerang pada orang yang berusia diatas 5o tahunan jika tidak berhati hati dalam hal pemilihan makanan. Hal ini bisa terjadi karena fungsi pencernaan pada orang yang lanjut usia mulai menurun dan akan benar-benar terserang dengan cepat jika tubuh kurang menjalani pergerakan, misalnya aktvfitas olahraga atau berjalan santai. Jika kondisi ini tidak diatasi, maka yang akan terjadi adalah terkena batu empedu.

  • Cara mengatasinya : Harus disiplin menanamkan kebiasaan berolaharaga sejak muda setidaknya seminggu sekali atau sesuai dengan keinginan. Pada usia lanjut disaraankaan melakukan gerakan senam yang ringan atau berjalan kaki dan bersepeda santai agar kesehatan fungsi pencernaan selalu terjaga setiap hari.

3. Karena kurangnya aktivitas olahraga

Pada orang oraang yang berusia muda atau masih produktif dapat terkena batu empedu jika tidak pernah melakukan aktifitas olahraga, setidaknya seminggu dua kali. manfaat olahraga mampu  mencegah gumpalan batu pada kantung empedu dan memperlancar proses pemecahan lemak secara normal oleh enzim pencernaan. Jika pencernaan normal maka empedupun akan ikut sehat.

  • Cara mengatasinya : Usia muda dapat mudah terkena batu empedu jika rutinitas kantor tidak diimbangi dengan pergerakan tulang dan sendi. tubuh yang kuang gerak hanya akan membentuk gumpalan batu pada kantung empedu karena proses pemecahan lemak yang tidak berjalan dengan lancar.

4. Karena Obesitas (kegemukan)

Lemak yang berlebih pada tubuh dapat menghambat kelancaran  cairan pencernaan pada kantung empedu  yang dapat memicu pengerasan cairan menjadi batu empedu. Bahaya obesitas meningkatkan resiko terbentuknya batu empedu pada anak muda jika bobot tubuhnya berlebihan.

  • Cara mengatasinya : Turunkan bobot tubuh ketika tidak ideal dengan tinggi badan anda. kelebihaa lemak didalam tubuh  memicu pengerasan cairan pencernaan menjadi batu empedu, karena lemak yang berlebihan dapar menghambat kelancaran cairan pencernaan diusus kecil.

5. Karena pernah menjalani operasi lambung

Seseorang yang pernah menjalani operasi lambung sewaktu-waktu bisa memicu turunnya bobot tubuh secara mendadak. Kondisi ini dapat menyebabkan fungsi pencernaan menurun dan terhambat serta  memudahkan terbentuknya pengerasan pada cairan pencernaan dikantung empedu yang menyebabkan terjadinya batu empedu. Keadaan ini dapat menimbulkan area perut harus bekerja ekstra dan akibatnya mengalami kelelahan dan iritasi.

Cara mengatasinya : Menjaga kesehatan fungsi pencernaan dengan mengkonsumsi makanan rendah kalori, menjauhi makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans dan berolaharaga ringan seperti jalan kaki dan bersepeda santai. Operasi lambung sangat mempengaruhi kondisi keasaman pada lambung, disarankan untuk berhati hati dengan segala bentuk makanan yang mengandung asam, misalnya cuka.

6. Adanya faktor HDL

Pada tubuh pria dan wanita memiliki kadar kolesterokl HDL dan zat trigliserida dan sewaktu waktu bisa membentuk pengerasan seperti kista(batu empedu), jika tidak mempertahankan kadar HDL dalam tubuh agar tetap stabil. Menstabilkan kadar HDL  dapat di lakukan dengan cara mengkonsumsi makanan bergizi dan mengandung lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal .

  • Cara mengatasinya : Untuk menjaga kadar lemak HDL agar tetap stabil, hendaknya mengkonsumsi makanan sehat dan menjauhi segala bentuk makanan olahan atau siap saji. Hormon mudah terganggu dengan adanya lemak trans dalam jumlah berlebihan.

7. Akibat penyakit CROHN’S disease

Crohn’s disease adalah semacam penyakit yang menyerang perut dimana pencernaan tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Kondisi ini dapat mempercepat terbentuknya penyebab batu empedu.

  • Cara mengatasinya : Bagi seseorang yang mengidap penyakit atau telah sembuh dari Crohn’s disease. Hendaknya menghindari makanan yang bersifat asam, bahaya makanan pedas, terlalu asin, terlalu banyak gula, mengkonsumsi biji bijian atau yang mengandung gas, soda dan alkohol. Penyakit perut Crohn’s cenderung menyebabkan jaringan perut mudah menjadi sangat sensitif terhadap jenis makanan tersebut.

8. Karena hormon yang mendominasi

Wanita memiliki hormon esterogen yang selalu mempengaruhi perkembangan siklus haid, kehamilan atau bentuk tubuh. Ketika wanita mengkonsumsi alat kontrasepsi yang berupa pil atau cairan suntikan secara berlebihan selama bertahun tahun maka setelah mengalami masa menopouse nanti akan mengalami resiko terbentuknya batu empedu secara bertahap.

  • Cara mengatasinya : Jika memang harus berKB, pakailah alat kontrasepsi yang cocok yang tidak menimbulkan pendarahan, kepala sering pusing, timbulnya flek-flek di wajah atau yang menimbulkan hilangnya nafsu makan. Lakukan konsultasi pada bidan atau dokter terkait tentang masalah ini agar Kontrasepsi yang anda pilih bisa disesuaikan dengan usia dan bobot tubuh anda.

9. Karena Anemia berat

Tubuh yang kekurangan sel darah merah dan putih secara berlebihan dapat mengganggu kelancaran cairan pencernaan yang akan dilepaskan diusus kecil. Cairan yang terhambat tersebut sedikit demi sedikit dapat membentuk batu empedu.

  • Cara mengatasinya : Kurangnya sel darah merah pada tubuh akan mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan dibantu dengan suplemen penambah darah adalah jalan yang terbaik untuk menormalkan kondisi anemia anda. Jangan lupa diimbangi dengan istirahat yang cukup.

10. Karena sedang hamil

Kehamilan memicu ibu menderita anemia, perubahan hormon, cenderung mengalami kenaikan bobot tubuh yang signifikan dan cenderung jarang berolahraga, alasan alasan tersebut dapat memicu terjadinya batu empedu pada ibu hamil.

  • Cara mengatasinya : Dalam masa kehamilan, ibu disarankan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat serta sering berkonsultasi dengan dokter kandungan agar dapat memantau kesehatan janin. Kondisi tubuh ibu juga akan terhindar dari keluhan kesehatan yang dapat menghambat kelancaran cairan pencernaan di usus kecil dan kantung empedu.

11. Karena diet yang berlebihan

Diet berlebihan cenderung membuat tubuh kekurangan nutrisi yang memadai, keadaan ini bagaimana mungkin cairan pencernaan dapat berjalan dengan normal ke usus kecil? pencernaana akan sehat dan normal hanya jika tubuh mendapat asupan gizi yang memadai. Orang yang terkena penyakit bulimia (takut gemuk) sering menderita batu empedu. Karena kurang gizi akhirnya  Pencernaannya sulit untuk memecah lemak yang akibatnya menghambat cairan pencernaan dan akhirnya timbulah pengerasan (batu empedu).

  • Cara mengatasinya : Lakukan diet yang sehat yang tetap menjalankan standar kesehatan 4 sehat 5 sempurna yang diimbangi dengan aktivitas olahraga. Mencegah kegemukan bukan berarti tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Makanan yang mengandung karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh untuk mebentuk energi dan melancarkan proses pembakaran lemak. Agar cairan pencernaan tetap stabil dan terhindar dari batu ginjal.

12. Karena Ras seseorang

Ras ternyata menentukan seseorang menyebabakan tubuhnya mempunyai kecenderungan untuk terkena batu empedu atau tidak. Karena Ras menentukan letak geografis dan gaya hidup yang berbeda. Ras yang sering mendapat serangan batu ginjal adalah penduduk Amerika dimana negaranya sangat identik dengan makanan olahan dan banyak yang menderita bahaya bulimia (takut gemuk)

Jenis Makanan untuk Penderita Batu Empedu

Inilah Jenis makanan yang dapat menolong penderita batu empedu agar kesehatan kantung empedu kembali normal, yaitu :

  • Lobak Putih

Lobak putih mampu mempercepat proses pemecahan lemak pada penderita batu ginjal yang tubuhnya mengalami kegemukan atau peningkatan bobot tubuh.

  • Lada hitam, Kunyit dan Bawang putih

Lada hitam, kunyit  dan bawang putih mampu mencegah dan mengobati peradangan disekitar kantung empedu sekaligus dapat menghancurkan batu empedu. Lada hitam, kunyit dan bawang putih dapat digabung sebagai bumbu masakan pada sebuah menu makanan favorit anda. Penggabungan ketiga bahan bumbu masakan ini mampu mempercepat penyembuhan pada penderita batu empedu.

(Baca juga : bahaya bawang putih mentahefek samping bawang putih)

  • Buah Apel, wortel dan Jeruk manis

Buah apel, wortel dan Jeruk manis bisa dipilih sebagai camilan di siang dan malam hari bagi penderita batu empedu. Makanan tersebut mengandung serat tinggi dan buah yang mengandung vitamin A dan C. Di dalamnya mampu menghancurkan batu empedu yang sudah terbentuk dalam keadaan yang masih ringan (kecil) dengan cepat dan tidak menimbulkan nyeri pada perut. Batu empedu akan larut bersama air seni.

  • Sayuran Brokoli, Sawi, Seledri dan Bayam

Mengkonsumsi sayur brokoli, sawi, daun seledri dan bayam sangat bermanfaat bagi keberhasilan proses penghancuran batu ginjal dan mamapu mencegah terbentuknya pengerasan cairan pencernaan. Sayuran tersebut merupakan makanan yang mengandung serat tinggi yang mudah larut dalam air. kondisi ini memudahkan terjadinya peluruhan lemak termasuk kolesterol jahat.

Catatan penting :

  • Seandainya kita tidak memiliki garis keturunan yang terkena batu ginjal hendaknya tetap menjaga kesehatan tubuh  yaitu dengan jalan mendisiplinkan diri untuk  mengkonsumsi makanan sehat dan menjalankan aktivitas olahraga setidaknya seminggu sekali.
  • Banyak yang beranggapan jika batu ginjal hanya menyerang pada orang orang yang berusia diatas 50 tahun, sebenarnya anak muda dengan usia 20 tahun bisa terkena batu ginjal. Menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat harus diterapkan sejak usia dini agar terhindar berbagai masalah kesehatan termasuk batu ginjal.
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan makanan yang mengandung vitamin B kompleks,  sangat baik untuk kesehatan kantung empedu. Kedua vitamin tersebut dapat membuang zat zat sisa yang ada di dalam kandung empedu termasuk kolesterol jahat dan lemak jenuh. Kedua vitamin tersebut mampu menghancurkan batu empedu dan menetralisir kelebihan kolesterol secara cepat.