Ecatrol – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

259

Ecatrol termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

  • Ecatrol merupakan obat berbentuk kapsul lunak yang setiap kapsulnya mengandung 0,25 mcg calcitriol

Indikasi

  • Ecatrol diindikasikan untuk kondisi hipokalsemia (jumlah kalsium dalam darah di bawah batas normal) akibat dialisis (cuci darah) atau hipoparatiroid, serta digunakan pada kondisi osteoporosis pasca menopause

Mekanisme Kerja Obat

Calcitriol merupaka metabolit aktif dari vitamin D yang biasa digunakan untuk mengatasi kondisi hipokalsemia, yaitu kondisi dimana terjadi penurunan kadar kalsium dalam darah sampai di bawah batas normal. Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh dan diperoleh melalui makanan. Normalnya, tubuh akan menyerap kalsium dari saluran pencernaan dan mengeluarkan kalsium berlebih melalui urin.

Pada kondisi hipokalsemia, pemberian calcitriol dapat meningkatkan penyerapan kembali kalsium dari urin oleh ginjal sehingga jumlah kalsium yang dibuang melalui urin akan berkurang. Calcitriol juga akan meningkatkan penyerapan kalsium dari saluran pencernaan sehingga pemberian obat ini dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah dan mengatasi kondisi hipokalsemia.

Selain berperan dalam meningkatkan kadar kalsium dalam darah, calcitriol juga dapat digunakan oleh penderita osteoporosis. Setiap harinya, tubuh kita melakukan penguraian sel tulang serta membentuk sel tulang yang baru. Osteoporosis, yang biasanya dialami oleh lanjut usia terjadi saat kecepatan penguraian sel tulang terjadi lebih cepat dibandingkan kecepatan pembentukan sel tulang baru yang kemudian akan menimbulkan penurunan kepadatan tulang. Calcitriol bekerja dengan cara mengurangi kecepatan penguraian sel tulang sehingga dapat digunakan untuk mengatasi kondisi osteoporosis.

Dosis dan Cara Penggunaan

  1. Dosis Ecatrol untuk hipokalsemia akibat dialisis: 1 kapsul/hari, dosis dapat ditingkatkan 0,5-1 mcg/hari dalam interval waktu 4-8 minggu
  2. Dosis Ecatrol untuk hipoaparatiroid: 1 kapsul/hari, dosis dapat ditingkatkan 0,25 mcg dalam 2-4 minggu
  3. Dosis Ecatrol untuk osteoporosis: 2 x 1 kapsul dalam sehari
  4. Telanlah kapsul Ecatrol dengan bantuan sedikit air dalam keadaan utuh (jangan dikunyah, digerus atau dihancurkan)
  5. Ecatrol dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Ecatrol:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap calcitriol
  • Hiperkalsemia (kadar kalsium dalam darah di atas batas normal)

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Calcitriol termasuk ke dalam kategori C, yaitu obat yang hanya boleh digunakan oleh ibu hamil jika manfaat yang diperoleh melebihi risiko efek samping negatif yang mungkin terjadi pada janin.
  • Calcitriol diekskresikan / dikeluarkan oleh tubuh melalui ASI, ibu menyusui dianjurkan untuk tidak menggunakan obat ini untuk menghindari terjadinya efek samping negatif pada bayi. Beritahukanlah kepada dokter jika Anda mendapat resep Ecatrol atau obat lainnya yang mengandung calcitriol saat masih dalam masa menyusui.

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Ecatrol:

  1. Sakit perut
  2. Aritmia
  3. Konstipasi (sembelit)
  4. Mulut kering
  5. Dehidrasi
  6. Sakit kepala 
  7. Hiperkalsemia
  8. Hiperfosfatemia (kadar fosfat dalam darah di atas batas normal)
  9. Hipertensi (darah tinggi)
  10. Mokturia (sering buang air kecil di malam hari)

Tidak semua pasien yang menggunakan Ecatrol akan mengalami efek samping di atas. Namun jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah mengkonsumsi Ecatrol, segeralah konsultasikan kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Oba

Berikut adalah obat-obat yang dapat menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan Ecatrol:

  • Obat-obat berikut dapat menurunkan efek calcitriol jika digunakan secara bersamaan: apalutamide, dabrafenib, efavirenz
  • Obat-obat berikut dapat meningkatkan efek calcitriol jika digunakan secara bersamaan: crofelemer, idelalisib, ivacaftor
  • Calcitriol dapat menurunkan efek obat-obat berikut jika digunakan secara bersamaan: axitinib, estradiol, tinidazole
  • Calcitriol dapat meningkatkan efek linagliptin jika digunakan secara bersamaan

Ingatlah untuk selalu mengkonsultasikan mengenai obat apapun (sintetis maupun herbal) yang sedang atau akan Anda gunakan kepada dokter dan/atau apoteker untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Ecatrol tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda.

Jika ternyata obat tersebut tidak bisa digunakan bersamaan dengan Ecatrol, dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Ecatrol dengan konsumsi obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai

Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Ecatrol:

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan dengan menggunakan Ecatrol tanpa menggunakan resep dokter
  2. Jangan mengubah dosis Ecatrol yang telah diresepkan oleh dokter
  3. jangan menghentikan penggunaan Ecatrol tanpa anjuran dari dokter 
  4. Minumlah Ecatrol pada waktu yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan efek obat dan membantu Anda mengingat untuk mengkonsumsi obat ini
  5. Sebelum mengkonsumsi Ecatrol atau obat apapun, selalu perhatikan kondisi obatnya, jika Anda melihat ada perubahan warna (misalnya terdapat bercak-bercak warna pada kapsul) atau kapsul yang terlihat meleleh, jangan gunakan obat tersebut dan segera tanyakan kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  6. Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa Ecatrol atau obat apapun yang akan Anda konsumsi, pastikan obat tersebut belum melewati tanggal kadaluwarsanya
  7. Simpanlah Ecatrol pada suhu kamar di tempat yang kering dan terlindung dari sinar matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak