Home Merk Obat A-ZMerk Obat D Danoflox – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Danoflox – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

by Kartika Puji Rahayu

Danoflox merupakan obat yang diperuntukkan mengobati adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri tersebut adalah yang menyebabkan terjadinya infeksi kulit, prostat, paru paru, saluran pernafasan, saluran kemih (kandung kemih dan ginjal), penyakit radang panggul, klamidia ataupun gonore. Obat ini diproduksi oleh PT. Kalbe Farma dan dalam pembeliannya harus menggunakan resep dokter

Kandungan Danoflox

Danoflox memiliki kandungan zat aktif Ofloxacin yang termasuk dalam antibiotik kategori fluorokuinolon generasi ke duayang sangat aktif dalam berinteraksi pada bakteri gram negative dan gram positif dengan menggunakan spektrum luas. Kinerja dari Ofloxacin adalah dengan menghambat dua enzim topoisomerase yaitu topoisomerase IV dan DNA Gyrase. Dimana topoisomerase IV sangat membutuhkan DNA replikasi terpisah, sebelum melakukan pembelahan sel pada bakteri. Sedangkan DNA gyrase bekerja untuk membentuk supercoil DNA, agar cocok dengan sel yang baru saja terbentuk. Kombinasi dari mekanisme kerja kedua enzim diatas, secara  optimal dapat membunuh bakteri.

Fungsi Danoflox

Fungsi utama dari Danoflox adalah untuk merawat, monitoring, mencegah dan perbaikan dari kondisi :

  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi kulit
  • Infeksi pernafasan
  • Infeksi menular seksual
  • Infeksi jaringan lunak
  • Infeksi vagina
  • Infeksi mata dan telinga
  • Infeksi bakteri oleh peradangan peritoneum
  • Tuberculosis
  • Demam tifoid

Indikasi Danoflox

Indikasi utama dari Danoflox adalah :

  1. Dipergunakan untuk eksaserbasi bakteri akut bronchitis kronis dan juga gejala pneumonia
  2. Danoflox untuk menyembuhkan infeksi kulit dan jaringan lunak yang tidak terkomplikasi
  3. Dipakai untuk mengobati penyakit radang panggul akut
  4. Danoflox untuk menyembuhkan Cystitis yang tidak terkomplikasi dengan penyebab adalah bakteri E.coli, pneumonia ataupun bakteri pathogen lainnya
  5. Dipergunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih yang terkomplikasi, prostatitis akut, gonore serviks, uretra yang terkomplikasi, uretritis non gonoccal dan servistis. Selain itu Danoflox juga dipakai untuk mengobati adanya infeksi campuran dari serviks dan uretra yang disebabkan oleh C.trachomatis dan N.gonorrhoeae
  6. Obat ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan pada bagian bawah dan juga infeksi pada saluran cerna

Dosis Danoflox

Danoflox dapat diberikan dengan dosis yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan, yaitu :

  • Infeksi saluran penafasan bagian bawah

Untuk pasien usia dewasa sebaiknya berikan 400 mg yang diberikan setiap hari pada pagi hari dan dapat ditingkatkan menjadi 400 mg sebanyak 2 kali sehari sesuai dengan kebutuhan

  • Penyakit radang panggul

Untuk pasien usia dewasa dapat diberikan sebesar 400 mg dalam sehari dua kali dan diberikan selama 14 hari

  • Infeksi genital tanpa komplikasi yang diakibatkan oleh Chlamydia trachomatis, Cervicitis non gonokokal ataupun uretritis yang dikarenakan Chlamydia trachomatis

Untuk pasien usia dewasa membutuhkan 400 mg yang diberikan setiap hari dengan dosis tunggal ataupun pembagian dosis terbagi selama 7 hari

  • Gonore tanpa komplikasi

Untuk pasien usia dewasa berikan sebesar 400 mg dalam dosis tunggal

  • Infeksi kulit dan jaringan lunak

Untuk pasien usia dewasa dapat diberikan dosis sebesar 400 mg yang berikan 2 kali dalam sehari

  • Infeksi saluran kemih

Untuk pasien usia dewasa dapat diberikan dosis sebesar 200-400 mg di setiap harinya dan sebaiknya diberikan pada pagi hari. Apabila diperlukan dapat ditingkatkan sampai 400 mg sebanyak 2 kali sehari

  • Prostatitis (akut ataupun kronis)

Untuk pasien usia dewasa dapat diberikan sebesar 200 mg sebanyak 2 kali dalam sehari dan dipergunakan selama 28 hari

  • Penyesuaian dosis Danoflox diberikan untuk pasien dengan gangguan ginjal CrCl <20 sebesar 100 mg yang diberikan di setiap 24 jam
  • Penyesuaian dosis Danoflox dilakukan pada pasien yang sedang menjalani hemodialysis ataupun peritoneal dialysis sebesar 100 mg dan diberikan setiap 23 jam
  • Penyesuaian dosis Danoflox juga diberikan pada pasien dengan gangguan ginjal CrCl 20-50 dengan mengurangi setengahnya yang diberikan di setiap 24 jam
  • Penyesuaian dosis Danoflox pada pasien gangguan hati parah sebaiknya dikurangi dosisnya dengan batas maksimal penggunaan 400 mg/hari

Cara Penggunaan Danoflox

Konsumsi Danoflox bersamaan dengan makanan agar dapat meminimalisir rasa ketidaknyamanan yang kemungkinan dapat terjadi. Gunakan Danoflox secara rutin sesuai dengan arahan dari dokter, agar dapat memperoleh hasil yang maksimal

Kemasan Danoflox

Danoflox dipasarkan dengan kemasan dalam bentuk tablet sebagai berikut :

  • Box 3 × 10’s berupa tablet 200 mg
  • Box 3 × 10’s berupa tablet 400 mg

Penyimpanan Danoflox

  1. Simpanlah Danoflox pada temperature ruangan
  2. Jauhkan Danoflox dari panas dan cahaya langsung
  3. Jangan bekukan Danoflox
  4. Jangan membuang Danoflox ke dalam toilet atau ke drainase tanpa ada instruksi lebih lanjut karena pembuangan Danoflox dengan cara seperti itu dapat mengkontaminasi lingkungan

Perhatian dan Peringatan Danoflox

Selama mempergunakan Danoflox harus memperhatikan hal hal sebagai berikut :

  1. Hindari menggunakan antasida ataupun suplemen yang mempunyai kandungan Fe atau Zn
  2. Danoflox tidak dianjurkan untuk menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti influenza
  3. Pergunakan Danoflox sesuai dengan aturan dokter dan jangan melakukan penghentian obat sebelum waktunya ataupun tanpa anjuran dari dokter karena dapat meningkatkan potensi resiko resistensi antibiotic
  4. Pemakaian Danoflox pada pasien dengan penyakit hati dapat membuat ekskresi Ofloxacin berkurang, seperti sirosis dengan atau tanpa asites
  5. Jangan pergunakan Danoflox pada anak anak, wanita hamil dan menyusui karena efektivitasnya belum terbukti
  6. Selama penggunaan Danoflox usahakan untuk tidak terpapar sinar matahari langsung dan pastikan pasien mendapat hidrasi yang baik
  7. Pemakaian Danoflox pada pasien dengan kondisi penurunan fungsi ginjal harus dilakukan dengan sangat hati hati. Danoflox dapat dikurangi sesuai dengan tingkat keparahan dari disfungsi ginjal tersebut
  8. Pengurangan dosis Danoflox juga diperlukan untuk pasien lansia karena kemungkinan mengalami penurunan fungsi ginjal
  9. Bagi pasien myasthenia gravis sebaiknya jangan menggunakan Danoflox karena dapat memicu munculnya masalah pernafasan yang buruk atau bahkan dapat mematikan
  10. Apabila muncul gejala shock, sebaiknya segera hentikan penggunaan Danoflox dan berikan perawatan yang sesuai
  11. Apabila terjadi hipersenitivitas selama penggunaan Danoflox, sebaiknya hentikan konsumsi obat ini
  12. Danoflox dapat menyebabkan kantuk, pusing dan gangguan penglihatan, sehingga sebaiknya jangan mengemudi ataupun mengoperasikan mesin dan benda benda berat lainnya

Interaksi Danoflox

Interaksi Danoflox bisa saja mengubah kinerja dari obat itu sendiri atau bahkan dapat berpotensi mengakibatkan efek samping yang serius. Beberapa interaksi dari Danoflox adalah sebagai berikut :

  • Kombinasi Danoflox pada pasien yang menggunakan obat anti diabetes golongan sulfonylurea diperlukan adanya pemantauan serum glukosa hati
  • Kombinasi Danoflox bersamaan dengan obat obatan Quinidine, Dihydroquinidine barbiturat dan Quinidine barbiturat dapat meningkatkan resiko cardiotoxicity dan gejala aritmia
  • Kombinasi Danoflox dengan kortikosteroid oral dapat meningkatkan potensi resiko dari otot tendon yang pecah, terutama pada pasien lansia
  • Kombinasi Danoflox dengan Fluoroquinolones dapat meningkatkan adanya efek anti koagulan dari acenocoumarol, Dicumarol  dan Anisindione.
  • Kombinasi Danoflox dengan Fluoroquinolones lain dapat menimbulkan hambatan pada kinerja enzim dalam melakukan metabolisme obat, sehingga kadar obat mengalami peningkatan, seperti theophyline, siklosporin dan warfarin. Apabila kadar dari obat tersebut mengalami peningkatan, maka kemungkinan besar efek samping akan menjadi lebih besar lagi

Efek Samping Danoflox

Efek samping dari penggunaan Danoflox bersifat ringan hingga sedang, namun dapat menghilang dengan sendirinya apabila pemakaian obat ini dihentikan. Meskipun begitu terdapat kemungkinan efek samping yang lebih serius yaitu :

  • Mual
  • Muntah
  • Gejala diare
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Susah tidur (insomnia)
  • Ruam pada kulit
  • Kejang kejang
  • Sistem saraf pusat terganggu
  • Tremor esensial
  • Psikosis
  • Kecemasan
  • Halusinasi
  • Paranoia 
  • Percobaan bunuh diri
  • Nekrolisis epidermal toksik
  • Sindrom stevens Johnson
  • Aritmia jantung (torsades des pointes atau perpanjangan QT)
  • Pneumonitis alergi
  • Penekanan sumsum tulang
  • Gejala hepatitis atau gagal hati
  • Phototoxicity / Fotosensitifitas
  • Sakit kuning

Kontraindikasi Danoflox

Kontraindikasi Danoflox yang dapat terjadi adalah :

  • Hipersensitivitas
  • Alergi obat ofloxacin
  • Alergi antibiotic golongan kuinolon
  • Gejala epilepsi
  • Myasthenia gravis
  • Insufisiensi ginjal
  • Hamil
  • Laktasi

You may also like