Home Gizi & NutrisiMineral Ayo Ketahui 13 Perbedaan Kalium dan Kalsium

Ayo Ketahui 13 Perbedaan Kalium dan Kalsium

by Siti Rokhani

Kalsium dan kalium seringkali diartikan sama. Banyak orang menganggap kalsium adalah kalium, dan keduanya mempunyai peran atau manfaat yang  sama bagi tubuh. Padahal, kedua jenis mineral ini berbeda satu sama lainnya. Perbedaan utama dapat dilihat dari tata nama kimia. Kalium dalam tata nama kimia disimbolkan dengan K, sedangkan kalsium dalam tata nama kimia disimbolkan dengan Ca. Secara umum, ada juga yang lebih sering menyebut kalium dengan nama potassium. Nama ini sepertinya lebih sering kita dengar dalam keseharian daripada nama kalium.

Tidak berbeda dengan nutrisi utama seperti karbohidrat, lemak, protein, atau berbagai macam vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, atau jenis vitamin yang lain, kedua jenis mineral ini juga mempunyai peran yang penting bagi kesehatan tubuh. Setiap mineral ini, baik kalium atau kalsium, mempunyai manfaat tersendiri bagi tubuh. Ada beberapa perbedaan dari kalium dan juga kalsium. Berikut adalah beberapa perbedaan kalium dan kalsium yang perlu Anda ketahui:

Kalium

Kalium seringkali dikaitkan dengan perannya dalam kinerja otot tubuh. Walaupun begitu, ada beragam manfaat lain dari mineral kalium ini. Berikut adalah beberapa manfaat kalium bagi tubuh:

  1. Menghindarkan tubuh dari gangguan otot. Ada banyak orang yang sering mengeluhkan mengenai gangguan otot yang sering menyerang. Gangguan otot yang sering terjadi adalah kram otot. Kekurangan kalium menjadi salah satu penyebab kaki kram dan kesemutan.
  2. Membantu kinerja sistem saraf menjadi lebih optimal. Selain bermanfaat untuk kinerja otot, kalium juga berperan penting dalam kinerja sistem saraf. Respons kita terhadap hal-hal sekitar akan semakin baik dengan asupan kalium yang cukup dalam tubuh.
  3. Membantu kadar gula darah dalam tubuh naik. Bagi Anda yang mempunyai masalah kadar gula rendah, sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium.
  4. Kalium sebagai cairan elektrolit. Pemenuhan elektrolit dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh asupan kalium. Tubuh yang mempunyai asupan elektrolit yang cukup akan beraktivitas dengan lancar tanpa gangguan. Anda harus mewaspadai bahaya kekurangan elektrolit bagi tubuh.
  5. Berperan dalam sistem metabolisme tubuh. Kalium juga merupakan mineral penting yang proses pembakaran lemak dalam tubuh. Dengan metabolisme yang berjalan lancar, kesehatan tubuh akan semakin terjaga.
  6. Menghindarkan seseorang dari gangguan stress. Jangan pernah anggap remeh kalium. Asupan kalium yang cukup dalam tubuh akan menjaga kondisi psikologis seseorang. Akibatnya, risiko terkena gangguan psikologis akan semakin rendah.

Mengingat berbagai manfaat kalium di atas, sangat dianjurkan untuk mencukupkan konsumsi makanan mengandung kalium. Beberapa makanan dengan kadar kalium tinggi antara lain ikan sarden, air kelapa, kacang kedelai, kentang, buncis, wortel, labu kuning, alpukat, kurma, yoghurt, jambu merah, sukun. Beragam makanan ini mempunyai kadar kalium yang tinggi. Dan dapat Anda masukkan ke dalam menu makan Anda.

Namun perlu diperhatikan agar asupan kalium ke tubuh tidak terlalu berlebihan. Karena asupan kalium dalam tubuh yang berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai masalah baru. Beberapa masalah yang sering muncul akibat kelebihan kalium adalah terjadi gangguan pada ginjal dan juga jantung. Selain itu, beberapa tanda Anda kelebihan kalium antara lain tubuh lemah, cepat lelah, detak jantung tidak beraturan, sesak nafas, sering mual hingga muntah.

Kalsium

Siapa yang tidak kenal dengan mineral populer yang satu ini? Mineral ini selalu didengungkan sebagai mineral yang harus dicukupkan kebutuhannya mulai dari bayi hingga lanjut usia. Mineral penting ini terkenal dengan perannya dalam kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, masyarakat juga selalu memahami bahwa kalsium sangat dibutuhkan untuk menghindarkan kita dari risiko osteoporosis. Selain manfaat tersebut, ada beberapa manfaat lain dari pemenuhan kalsium dalam dalam tubuh yaitu:

  1. Berperan dalam menghindarkan risiko penyakit kardiovaskuler, terutama bagi para wanita yang telah mencapai menopause.
  2. Berperan dalam proses pembekuan darah.
  3. Aktif dalam proses transmisi sinyal pada sel saraf sehingga sistem saraf bekerja dengan baik.
  4. Menjaga kenormalan tekanan darah. Bagi Anda yang seringkali mengalami ketidaknormalan tekanan darah, maka konsumsi makanan berkalsium sangat dianjurkan.
  5. Kadar kalsium yang tepat dalam tubuh juga dapat menghindarkan risiko kanker usus.
  6. Tubuh yang mempunyai asupan kalsium yang tepat akan terhindar dari berbagai masalah kram, reumatik, hingga sakit pinggang. Hal ini sesuai dengan manfaat kalsium dalam menjaga kesehatan tulang.
  7. Dalam manfaatnya menjaga kesehatan gigi, kalsium juga berperan aktif dalam mencegah terjadinya perdarahan pada akar gigi. Gigi juga akan termineralisasi dengan baik sehingga berbagai permasalahan gigi tidak akan mudah muncul.

Sejak kecil, bahkan dari dalam kandungan, setiap orang harus mempunyai asupan kalsium yang cukup. Dari 29 makanan yang mengandung kalsium tinggi, beberapa di antaranya adalah ikan salmon, susu, keju, yoghurt, kacang kedelai, pisang, aneka sayuran hijau, oatmeal, jeruk, dan juga buah-buahan kering. Kalsium sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi, seperti anjuran untuk minum susu setiap hari.

Kalium dan kalsium sebenarnya tidak sepenuhnya berbeda. Hal ini karena kalium juga berperan aktif dalam menjaga kesehatan tulang. Kalium dalam tubuh akan berperan aktif dalam memelihara kesehatan dan kepadatan tulang sehingga terhindar dari masalah dan gejala osteoporosis.

You may also like