Home Merk Obat A-ZMerk Obat C Calporosis D500/Calporosis D800 – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

Calporosis D500/Calporosis D800 – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

by Johan Firdaus

Calporosis adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi yang terkait dengan defisiensi kalsium. Calporosis tidak hanya digunakan untuk melakukan pengobatan terhadap defisiensi kalsium, tetapi juga digunakan sebagai langkah pencegahan terjadinya defisiensi kalsium pada tubuh. Calporosis Diproduksi oleh Mersifarma TM

Kandungan Calporosis D500/Calporosis D800

Calporosis diproduksi dalam dua jenis produk yaitu Calporosis D500 dan Calporosis D800.

Kandungan dalam Calporosis D500 adalah

  • kalsium karbonat 500 mg
  • vitamin D 100 IU.

Sedangkan pada Calporosis D 800 memiliki kandungan :

  • Kalsium karbonate 800 mg,
  • vitamin D 200 IU.

Fungsi Calporosis D500/Calporosis D800

Kalsium karbonat yang merupakan kandungan utama pada calporosis merupakan bahan dasar dari suplemen kalsium untuk manusia. Kalsium karbonat dalam Calporosis dapat digunakan untuk mencegah terjadinya defisiensi kalsium pada tubuh. Artinya kalporosis dapat diminum meskipun belum terjadi gejala defisiensi kalsium. Calporosis diformulasikan untuk pencegahan dan pengobatan terhadap gangguan metabolisme sebagai akibat terjadinya  defisiensi kalsium dalam tubuh. Gangguan tersebut dapat berupa osteomalasia krn malabsorpsi, rickets dan osteoporosis.

Selain itu, kandungan kalsium karbonat pada Calporosis dapat bermanfaat untuk penunjang kesehatan tulang dan gigi. Sebagaimana diketahui bahwa kalsium sangat berpengaruh menentukan kesehatan tulang dan gigi.

Calporosis juga berguna untuk langkah pencegahan terjadinya defisiensi kalsium & vitamin D pada wanita yang sedang hamil ataupun menyusui. Wanita hamil dan menyusui memerlukan tambahan asupan kalsium dari luar untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.  Dengan demikian penggunaan Calporosis diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan kalsium untuk wanita hamil dan menyusui

Dosis Penggunaan Calporosis D500/Calporosis D800

Secara garis besar, dosis penggunaan Calporosis adalah sebagai berikut:

  • Untuk Dewasa, Calpororsis dapat  dikonsumsi sebanyak 1 kaplet dalam sehari.
  • Sedangkan untuk anak anakdengan umur kurang dari 6 tahun, calporosis dapat diberikan dengan dosis ½ kaplet sehari.

Oleh karena setiap pasien memiliki kondisi spesifik yang berbeda beda, maka sangat dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis yang tepat dalam penggunaan obat ini.

Efek Samping Calporosis D500/Calporosis D800

Jarang terjadi efek samping dari obat ini. Namun, tetap dimungkinkan adanya Efek samping yang muncul ketika mengkonsumsi obat ini antara lain adalah :

  1. Kembung yang merupakan kondisi dimana pasien merasa perutnya tidak nyaman dikarenakan terasa penuh, kencang serta dirasakan mengandung gas.
  2. diare atau kondisi dimana tinja yang dikeluarkan menjadi lebih encer dari biasanya dan frekwensi pengeluaran tinja menjadi lebih sering bisa lebih dari tiga kali dalam waktu 24 jam
  3. konstipasi atau kondisi dimana pasien mengalami kesulitan buang air besar. Biasanya konstipasi menyebabkan pasien tidka buang air besar kurang dari tiga kali dalam kurun waktu selama satu minggu.

Kontraindikasi Calporosis D500/Calporosis D800

  • Pasien yang menderita Hiperkalsemia berat. Hiperkalsemia adalah kondisi  dimana kadar kalsium dalam plasma darah pada level tinggi. Tentunya pengunaan obat ini justru akan meningkatkan kadarkalsium yang ada dalam plasma darah pasien.
  • Pasien penderita hiperkalsiuria. Hiperkalsiuria adalah kondisi dimana pasien memiliki kandungan kalsium yang tinggi di dalam urine nya.
  • Pasien dengan Insufisiensi ginjal berat. Yang dimaksud dengan Insufisiensi Ginjal adalah kondisi dimana ginjal tidak dapat berfungsi memadai sebagaimana seharusnya. Insufisiensi ginjal biasa disebut juga gagal ginjal.

Hal Hal yang Harus Diperhatikan

  1. Simpan obat dalam ruangan yang sejuk dan kering.
  2. Hindarkan obat dari paparan sinar matahari langsung.
  3. Obat ini dapat menyebabkan berkurangnya absorpsi tetrasiklin & preparat fluorida di usus. Oleh karena itu selalu konsultasikan dengan dokter terkait hal ini.
  4. Penggunaan obat ini harus selalu dikonsultasikan dengan dokter, baik terkait penentuan dosis, munculnya gejala efeksamping, ataupun kemungkinan terjadinya kontraindikasi pada pasien.

You may also like