10 Penyakit Akibat Kekurangan Seng di dalam Tubuh

Seng atau zinc merupakan sebuah jenis mineral yang tubuh manusia butuhkan karena mineral ini begitu penting juga dalam memaksimalkan fungsi tubuh untuk aktivitas harian. Zinc ini banyak dijumpai pada sel tubuh dan peran utamanya sendiri adalah sebagai katalisator berbagai reaksi biokimia di dalam tubuh serta juga menjadi komponen paling penting untuk RNA, DNA, sekaligus penyatuan asam nukleat.

Karena menjadi mineral penting untuk tubuh, tentunya asupannya haruslah terpenuhi dengan baik. Lalu, apa yang akan terjadi bila tubuh tak mendapatkan asupan seng atau zinc yang cukup? Ada beberapa penyakit akibat kekurangan seng yang wajib untuk kita semua ketahui dan waspadai, seperti berikut ini.

  1. Flu

Seng adalah mineral yang membantu peningkatan kekebalan tubuh yang artinya tubuh dapat terjauh dari bakteri maupun virus penyebab bermacam-macam penyakit. Bukan hanya vitamin C atau vitamin E yang mampu menjaga daya tahan tubuh, melainkan seng pun turut berpengaruh dalam sistem daya tahan tubuh seseorang.

Saat kadarnya begitu rendah, seng tak akan berdampak apapun sehingga virus juga tak bisa dilawan saat masuk ke tubuh. Inilah yang menyebabkan tubuh lebih gampang terkena virus influenza dan akhirnya terserang penyakit flu. Belum diketahui benar alasan dan proses seperti ini bisa dialami oleh seseorang, namun intinya kadar seng yang menurun akan menyebabkan virus flu mudah masuk ke dalam tubuh.

  1. Herpes

Herpes adalah sebuah jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dan virus tersebut sama dengan virus yang memicu timbulnya cacar air. Bentuk penyakitnya pun hampir sama seperti cacar air karena menyebabkan infeksi di bagian saraf serta kulit di sekitarnya. Untuk menghindari serangan virus Herpes, tentunya akan lebih baik kalau asupan seng, vitamin C dan nutrisi lainnya Anda lengkapi dengan baik.

Seng mempunyai sifat antivirus sehingga selain virus flu, tentunya penyakit herpes yang gampang menyerang saat daya tahan tubuh melemah juga bisa terhindar atau bahkan virusnya mampu dilawan dengan baik. Mengasup lebih makanan yang mengandung zinc paling tinggi.

  1. Depresi

Penyakit yang menjadi efek dari kurangnya asupan seng dalam tubuh adalah depresi yang masih ada hubungannya dengan kerusakan otak. Sudah terbukti bahwa pasien atau penderita depresi pada dasarnya bermasalah dengan kurangnya zinc atau mineral seng di dalam tubuh mereka karena penyerapan serotonin pada otak dan seng selalu berhubungan sehingga efek buruknya adalah depresi.

  1. Rabun Senja

Bila biasanya yang berhubungan dengan kesehatan mata selalu ada kaitannya dengan asupan vitamin A, namun perlu diketahui bahwa rabun senja atau gangguan kesehatan mata yang membuat penderita sulit melihat ketika cahaya kurang bisa disebabkan oleh kekurangan seng. Tubuh kekurangan seng bisa menjadi pemicu rabun ayam atau senja yang kita juga sebut dengan nyctalopia.

  1. Dermatitis

Dermatitis adalah salah satu masalah kulit yang biasanya muncul dengan tanda kulit gatal beruam dan kemerahan. Kulit meradang atau teriritasi akan menjadikan kulit memiliki kelainan seperti itu dan dermatitis ini juga dapat terjadi pada orang-orang yang nyatanya kekurangan mineral seng di dalam tubuh.


  1. Sindrom Malabsorpsi

Seng yang kadarnya menurun di dalam tubuh juga dapat menyebabkan gangguan pada usus yang nanti juga otomatis menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan usus yang dimaksud di sini adalah gangguan proses penyerapan sari makanan yang setiap hari kita asup.

Kondisi ini juga disebut dengan sindrom malabsorpsi yang akan berbahaya bagi kesehatan pencernaan apabila dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan yang tepat. Penyakit lainnya pun bisa terjadi karena satu gangguan ini dan tentunya akan berpengaruh besar terhadap kesehatan saluran cerna kita yang cukup mengganggu dan tak nyaman.

  1. Infertilitas

Fungsi dari mineral seng yang paling utama salah satunya adalah menjaga kesehatan dan membuat kesuburan pria meningkat. Ketika kadar mineral ini rendah pada tubuh seorang pria, maka kekurangan tersebut mampu menjadi pemicu infertilitas alias ketidaksuburan. Ini semua karena adanya penurunan fungsi testikular akibat kurangnya asupan mineral seng.

Dengan begitu, otomatis proses spermatogenesis akhirnya menjadi berdampak buruk pada proses spermatogenesis, yakni proses produksi sperma. Padahal testosteron adalah suatu hormon penting bagi pria yang fungsi utamanya adalah untuk merangsang libido. Demi mencegah infertilitas, tentu setiap pria perlu memenuhi asupan mineral seng dengan baik melalui konsumsi makanan atau suplemen yang tepat.


  1. Diare

Masalah diare juga bisa terjadi dan hal ini masih ada kaitannya dengan gangguan pada usus tadi. Kekurangan seng dapat berdampak buruk bagi kesehatan pencernaan dan diketahui juga bahwa mineral seng sendiri adalah suatu zat nutrisi yang mampu mencegah diare. Otomatis ketika tubuh kekurangan zat ini, diare bisa saja terjadi.

  1. Alopecia Areata

Mineral seng sebaiknya tidak diremehkan karena pada dasarnya bila tubuh sampai kekurangan mineral ini terlalu banyak maka bisa memicu kondisi kebotakan kecil alias kerontokan rambut yang kita ketahui dengan sebutan alopecia areata. Kerontokan rambut bukan hanya terjadi pada kepala, melainkan juga bisa terjadi pada bulu kaki maupun sebagian alis.

  1. Kelelahan Hebat

Kondisi gangguan kesehatan lainnya yang patut diwaspadai adalah kelelahan hebat pada tubuh yang kita bisa sebut dengan istilah fatigue. Kekurangan seng dalam tubuh mampu menyebabkan kelelahan yang hebat bagi tubuh di mana penderitanya akan sulit untuk beraktivitas seperti biasa karena saking cepat lelah walau hanya berkegiatan sedikit.

Demi menghindari berbagai penyakit akibat kekurangan seng dalam tubuh tersebut, kita telah dianjurkan oleh National Institutes of Health untuk memperoleh 8-11 mg seng tiap harinya. Makanan-makanan seperti kacang polong, lentil, biji-bijian, daging dan makanan laut lainnya bisa mulai dikonsumsi secara rutin.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Mineral