Keracunan Paracetamol: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Paracetamol merupakan salah satu obat yang dapat digunakan untuk menangani penyakit panas. Pada dasarnya Paracetamol memiliki dosis masing-masing baik itu dosis untuk orang dewasa maupun untuk dosis anak-anak. Biasanya bagi orang dewasa dosis yang diperlukan sekitar 1000 MG sampai maksimal adalah 4000 mg. Jika melebihi dosis tersebut maka dapat dikatakan pengguna Paracetamol ini mengalami overdosis, di mana Ketika seseorang yang mengalami overdosis dapat menyebabkan keracunan. Maka dari itu selain membahas mengenai overdosis dari Paracetamol saat ini akan membahas mengenai keracunan parasetamol yang disebabkan karena overdosis. Adapun hal-hal yang dibahas dalam artikel kali ini adalah gejala penyebab dan cara mengatasi keracunan Parasetamol.

artikel lainnya:

Gejala Keracunan Paracetamol

1. Merasa mual

Mual biasanya merupakan salah satu pertanda umum Ketika seseorang mengalami gangguan pencernaan. Karena salah satu hal yaitu tanda-tanda fisik yang dapat diperlihatkan oleh tubuh terhadap kontraksi dalam mengatakan bahwa tubuh sedang tidak sehat kebanyakan diungkapkan dengan cara memberikan perut mual. Tidak terkecuali dengan keracunan parasetamol ini. Seseorang yang mengalami keracunan parasetamol tentu ia akan merasakan mual mual untuk gejala awal

2. Sering berkeringat

Paracetamol memang bermanfaat untuk menurunkan panas demam anak, biasanya seseorang yang sakit diberi Paracetamol ia akan merasa baikan dan berkeringat. Hal ini menandakan bahwa seseorang yang mengalami demam tersebut sudah mulai baikan. Namun jika mengkonsumsi Paracetamol tersebut menjadi overdosis maka bukan keringat kesembuhan yang muncul Tetapi malah merupakan gejala dari keracunan paracetamol

3. Mengalami diare atau gangguan pencernaan

Selain mengalami mual Salah satu ciri yang dapat diketahui atau Salah satu gejala yang diperlihatkan tubuh mengenai keracunan parasetamol adalah dengan cara membuat gangguan pada pencernaan sehingga pencernaan merasa sembelit

4. Nafsu makan menjadi berkurang

Meskipun kehilangan nafsu makan menjadi gejala umum dari beberapa penyakit Namun ternyata salah satu gejala yang diperlihatkan akibat keracunan parasetamol adalah nafsu makan menjadi berkurang. 


5. Sering mengalami muntah muntah

Tidak hanya mengalami mual saja yang menyebabkan atau yang menjadi gejala bahwa orang mengalami keracunan Parasetamol. Selain mual dan gangguan pencernaan hal yang menjadi pertanda bahwa seseorang mengalami keracunan Paracetamol adalah mengalami muntah muntah setelah mengkonsumsi paracetamol. 

artikel lainnya:

Dengan gejala-gejala tersebut maka perlu diketahui apa saja yang menyebabkan aset amal dapat membuat keracunan. Adapun penyebab yang dibahas dalam artikel kali ini yang menyebabkan keracunan parasetamol adalah

Penyebab Keracunan Parasetamol

  • Overdosis paracetamol

Salah satu hal yang menyebabkan Paracetamol dapat menyebabkan atau menjadi racun karena kandungannya yang diminum atau dosis yang diminum melebihi dosis maksimal. Seperti yang telah diutarakan di atas bahwa Paracetamol bagi seorang yang normal dapat dikonsumsi sampai 4000 MG setiap harinya, namun bagi mereka yang mengkonsumsi alkohol maksimal penggunaan parasetamol hanya mencapai 2000 MG saja. Jika sudah melebihi 2000 MG bagi orang yang mengkonsumsi alkohol dan 4000 MG bagi orang yang normal maka dapat menyebabkan keracunan Parasetamol. Maka dari itu sangat penting untuk mentaati dosis-dosis yang telah diberikan oleh dokter untuk pasiennya.

Selain dari gejala dan penyebab yang telah dibahas di atas maka hal yang perlu diketahui saat ini adalah bagaimana cara untuk menangani keracunan paracetamol. Karena sangat memungkinkan seseorang mengalami keracunan parasetamol sehingga penting untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah atau cara yang dapat digunakan untuk menangani pasien yang mengalami keracunan parasetamol atau overdosis parasetamol yang menyebabkan keracunan. Adapun beberapa cara akan diuraikan pada pembahasan berikut ini

Cara mengatasi keracunan Parasetamol

1. Menghapus Paracetamol dari pencernaan

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan cara menghapuskan atau menghilangkan Paracetamol dari sistem pencernaan seseorang yang menderita keracunan Parasetamol. Menghilangkan Paracetamol dari sistem pencernaan ini dilakukan dengan cara bilas lambung, sedangkan dengan melakukan bila selalu membutuhkan waktu sekitar 1 jam dan bisa saja bilas lambung tersebut dapat merenggut nyawa seseorang karena memang bilas lambung dapat memiliki potensi mengancam nyawa seseorang

2. Mengurangi toksisitas paracetamol

Cara kedua yang dapat dilakukan untuk menangani atau mengatasi keracunan Paracetamol adalah dengan cara toksisitas Paracetamol yaitu dengan mengisi kembali glutathion pada tubuh untuk memenuhi kuota tubuh sehingga dapat menghilangkan dan membantu menetralisir paracetamol. Biasanya secara ini toksisitas Paracetamol dapat berlangsung selama 8 jam setelah pasien mengalami keracunan Parasetamol. 


3. Memanfaatkan karbon aktif

Pada dasarnya karbon aktif memiliki fungsi untuk menyerap bakteri bakteri atau kotoran seperti karbon yang aktif di wajah. Begitu pula apabila karbon aktif ini ada di lambung maka karbon aktif akan membantu menyerap Paracetamol yang masih hinggap di lambung sehingga lambung akan menjadi lebih nyaman ketika Paracetamol telah terserap aktif oleh karbon aktif yang dirasa efektif untuk menghilangi atau mengatasi keracunan Parasetamol.

4. Transparasi

Cara terakhir yang dapat dilakukan seseorang untuk mengatasi keracunan parasetamol adalah dengan cara melakukan transparasi organ tubuh yaitu transparansi hati. Namun tidak setiap kali langkah ini dilakukan karena langkah ini biasanya dilakukan ketika terjadi kerajinan Paracetamol yang sangat ekstrem sehingga membutuhkan transparansi hati.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai keracunan paracetamol. Memang Paracetamol memiliki banyak manfaat ataupun banyak khasiat bagi seseorang baik untuk mengatasi nyeri ataupun mengatasi panas sehingga panas menjadi turun atau sembuh. Namun Meskipun demikian menggunakan Paracetamol juga tidak boleh sembarangan atau tidak boleh digunakan secara terus-menerus. Karena hal yang demikian itu dapat menyebabkan keracunan parasetamol seperti yang telah diuraikan pada penjelasan sebelumnya.

Baik itu untuk menjaga kesehatan atau untuk mengatasi segala penyakit maka penting untuk mengetahui apa saja penyebab gejala dan cara mengatasi suatu penyakit seperti penyebab gejala dan cara mengatasi keracunan parasetamol yang telah dibahas berikut itu. Dengan adanya artikel tersebut Semoga dapat menambah wawasan anda dan menambah kehati-hatian anda dalam mengkonsumsi obat.

baca juga:

,
Oleh :
Kategori : Obat