3 Fungsi Asam Salisilat untuk Kulit dan Efek Sampingnya

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Hingga sekarang tercatat banyak sekali produk perawatan kulit yang dijual di pasaran. Salah satu jenis produk kecantikan diantara banyaknya produk yang bisa dicoba adalah asam salisilat. Asam salisilat, merupakan salah satu produk kecantikan yang dapat digunakan untuk mengatasi beragam gangguan pada kulit. Asam salisilat dapat digunakan untuk mengobati jerawat, komedo, serta untuk mengurangi produksi minyak yang berlebih di bagian wajah. Dengan kandungan anti bakterinya yang sangat tinggi, tidak heran jika asam salisilat banyak digunakan sebagai obat anti jerawat yang cukup ampuh. Asam salisilat dapat membatu pemecahan sel yang berada di dalam pori sehingga dapat membersihkan wajah serta mengatasi jerawat.

(Baca juga : Khasiat Timun bagi Kesehatan)

Produk yang menggunakan Asam Salisilat

Umumnya produk yang mengandung asam salisilat cocok digunakan bagi mereka yang memiliki kondisi kulit yang berminyak. Namun tidak dianjurkan bagi mereka dengan tipe kulit kering. Hal ini disebabkan asam salisilat tidak cocok bagi kulit kering karena bisa menyebabkan kulit kering serta iritasi. Asam salisilat bukan hanya dapat digunakan untuk mengatasi jerawat namun juga berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati serta pembersih wajah yang cukup keras. Dengan sifatnya yang cukup keras, sebaiknya asam salisilat tidak digunakan setiap hari. Untuk lebih amannya Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kulit sebelum menggunakan produk dengan kandungan asam salisilat.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari penggunaan asam salisilat. Namun meski demikian, sebaiknya Anda tidak menggunakan secara sembarangan karena ada beberapa jenis kulit yang tidak dianjurkan menggunakan produk asam salisilat seperti halnya kulit yang kering. Untuk amannya gunakan sesuai dengan resep dari dokter. Meski tergolong sebagai salah satu jenis produk yang aman dan hanya memiliki efek samping ringan dan biasanya dapat hilang seiring dengan berjalannya waktu, namun dalam beberapa kasus, penggunaan asam salisilat sebaiknya ditinggalkan jika kulit mengalami iritasi yang serius.

(Baca juga : Khasiat Lidah Buaya untuk Kulit – Bahaya Antibiotik tanpa resep dokter – Efek Samping Antibiotik )

Fungsi Asam Salisilat

Asam salisilat atau yang disebut dengan asam ortohidroksibenzoat merupakan jenis asam yang memiliki sifat iritan lokal. Asam salisilat merupakan salah satu obat tropikal yang bisa didapat dengan harga yang cukup murah sebagai alternatif penyembuhan gangguan pada kulit. Asam salisilat dapat mengobati banyak gangguan seperti pada kulit seperti jerawat, ketombe, kutil serta masalah kulit yang lain. Hal inilah kenapa asam salisilat banyak digunakan sebagai obat campuran dalam cream pelembab, cream jerawat serta pada campuran pasta gigi.

1. Untuk Mengatasi Jerawat

Jerawat bisa ditimbulkan oleh pola hidup yang tidak sehat terutama pada wajah yang jarang dibersihkan. Asam salisilat untuk mengatasi jerawat membantu mencegah terjadinya sel kulit mati menutup folikel rambut yang dapat mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori dan berakibat pada timbulnya jerawat. Bukan hanya itu namun asam salisilat juga dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.

Arikel terkait : Kebiasaan Baik untuk Kecantikan dan Kesehatan

2. Untuk Mengatasi Gangguan Kutil

Satu lagi gangguan pada wajah yang biasa dialami oleh seseorang adalah kutil. Asam salisilat yang digunakan dalam dosis tinggi dapat membuat kutil menjadi lunak sehingga mudah untuk diangkat. Hal ini dikarenakan asam salisilat dapat membantu mempermudah pengikisan sel kulit mati.

Artikel terkait : Cara Menghilangkan Kutil dengan Cepat dan Mudah

3. Anti Jamur

Asam benzoat serta asam salisilat yang dikombinasikan, bisa dijadikan sebagai sebagai anti jamur yang ampuh. Bukan hanya itu, namun kombinasi tersebut juga dapat digunakan untuk mengatasi panu serta gatal akibat jamur dan lain-lain. Asam salisilat juga memiliki kandungan berupa Beta Hydroxy Acid atau BHA yang merupakan bahan untuk mengurangi dampak kerutan serta keriput pada kulit. ( baca : Tips Awet Muda Paling Alami dan Sehat )

Asam salisilat, dapat digunakan untuk dicampur sebagai racikan obat-obatan yang lain. Asam salisilat dapat berkhasiat untuk menembus lapisan kulit bagian luar dengan mudah. Dengan khasiat tersebut efek obat akan tercapai dengan lebih cepat.

Efek Samping Penggunaan Asam Salisilat

Asam salisilat cukup mudah digunakan karena bisa dengan diperoleh dengan mudah di hampir semua toko obat serta apotek. Sama seperti jenis obat yang lain, maka penggunaan asam salisilat juga bisa menimbulkan efek samping dari yang ringan hingga efek samping yang berat. Gejala efek penggunaan asam salisilat yang tergolong ringan seperti kulit kering serta iritasi kering. Untuk mengatasi kulit kering akibat penggunaan asam salisilat Anda bisa menggunakan pelembab ringan yang membantu mengatasi kulit kering. Jika Anda mengalami iritasi berat akibat penggunaan asam salisilat, maka sebaiknya penggunaan asam salisilat dihentikan secara total.

Penggunaan asam salisilat yang lebih serius dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan asam salisilat seperti halnya napas menjadi cepat, telinga berdegung serta sakit kepala.

Baca juga : Cara Mengatasi Sakit Kepala

Tiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda antara satu dengan yang lain. Bagi Anda yang memiliki jenis kulit yang sensitif sebaiknya menghindari penggunaan asam salisilat karena dapat menyebabkan gangguan pada kulit wajah. Dalam menggunakan asam salisilat, sebaiknya menghindari penggunaan produk yang mengandung alkohol, kosmetik yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering, obat jerawat yang mengandung sulfur atau benzoil peroksida serta sabun abrasif. Terutama bagi ibu hamil maka penggunaan asam salisilat sebaiknya digunakan berdasarkan petunjuk dokter.

fbWhatsappTwitterLinkedIn