7 Waktu Lari yang Tepat untuk Membakar Lemak dan Kalori Efektif

819

Salah satu cara membakar lemak yang cepat dan termasuk banyak ditempuh orang yang sedang ingin menurunkan berat badan adalah melakukan olahraga lari. Hanya saja, bagi Anda yang belum tahu, rupanya ada waktu lari yang tepat untuk membakar lemak dan kalori supaya lebih maksimal. Inilah beberapa waktu terbaik untuk lari bila Anda ingin membakar lemak dan mencapai berat ideal.

  1. Sesudah Beraktivitas

Mungkin Anda rasa ketika aktivitas dan kesibukan harian telah berakhir, paling nyaman adalah merebahkan diri di atas tempat tidur atau berleha-leha di sofa. Padahal, justru sesudah aktivitas malah menjadi salah satu waktu lari yang paling tepat supaya lemak terbakar lebih optimal. Tak perlu lari kencang, cukup jogging 20 menit saja setiap sehabis beraktivitas dan Anda akan merasakan hasilnya.

  1. Pada Waktu Kelelahan

Saat kapanpun tubuh merasa lelah, justru ini bisa dianggap sebagai waktu yang tepat bagi Anda untuk lari demi pembakaran lemak lebih maksimal. Ketika tubuh lelah, berlari justru bisa menjadi pembangkit tenaga yang lebih besar.

Anda bisa berlari selama kurang lebih 15-20 menit yang bila masih sanggup, tambahlah dengan olahraga kardio ringan. Olahraga lari pun bisa dilakukan dalam bentuk jogging sehingga tak perlu harus memforsir diri. Jadi sewaktu kelelahan, mengapa tidak sekalian saja berolahraga? Bahkan ini bisa membuat Anda lebih cepat tidur di malam hari.

  1. Istirahat Kantor

Pekerjaan kantor mungkin membuat Anda stres selama di sana, bahkan suasana hati juga dapat menjadi buruk. Melakukan olahraga lari seperti jogging saat istirahat kantor bisa menjadi kegiatan yang tepat dalam membuat ketajaman mental Anda meningkat.

Anda bisa lakukan lari dan jalan cepat secara berganti-gantian setiap harinya paling tidak 10 menit di area gedung kantor. Hal ini bukan hanya baik bagi mental, melainkan juga rupanya bisa jadi cara terbaik dalam menurunkan berat badan karena lemak akan terbakar dengan baik walau Anda tak ada waktu untuk ke gym sekalipun.

  1. Pagi-pagi

Olahraga pagi memang banyak orang yang melakukannya dan memang layak dicoba karena pagi-pagi lari juga bakal didukung dengan udara yang masih segar. Lari pagi hari demi membakar lemak bisa juga memberikan keuntungan lain bagi kesehatan tubuh, sebab dengan berlari aktivitas Anda kemudian bisa dijalani dengan lebih maksimal.

Alasan mengapa Anda kemudian bisa menjalani aktivitas lebih segar, kuat dan optimal adalah karena dari berlari pagi hari, ada energi yang bertambah pada tubuh. Namun jangan lupa, setiap kali selesai olahraga lari Anda perlu menambah asupan cairan tubuh. Minumlah banyak-banyak air putih supaya tubuh tidak mengalami bahaya dehidrasi.

  1. Sore-sore

Waktu paling tepat lainnya untuk lari membakar lemak adalah saat sore hari ketika matahari mulai akan terbenam dan Anda perlu menghindari bahaya lari di siang hari. Untuk berolahraga lari sore hari, pilihlah waktu antara jam 4 hingga 5 sore di mana Anda bisa melakukannya secara maksimal. Anda akan merasa lari juga menjadi lebih ringan karena fleksibilitas kinerja otot jauh lebih baik.

  1. 4-5 Kali Seminggu

Jenis olahraga untuk diet seperti lari untuk membakar lemak bisa Anda lakukan serutin mungkin, yakni 4-5 kali dalam seminggu, namun juga bisa setiap hari jika Anda ingin asalkan tidak terlalu memaksakan diri. Jika Anda memilih 4-5 kali dalam seminggu, itu artinya Anda memiliki 2-3 kali untuk istirahat dari olahraga lari.

  1. Sebelum Sarapan

Jika Anda memilih untuk melakukan lari di pagi hari, maka akan lebih baik kalau dilakukan sebelum Anda makan pagi atau sarapan. Anda bisa minum air putih cukup sebelum memulai olahraga lari karena bila sarapan lebih dulu maka ada kemungkinan risiko mual dan ingin muntah terjadi pada waktu lari.

Itulah waktu lari yang tepat untuk membakar lemak dan kalori paling aman dan dianjurkan bagi Anda yang ingin memiliki berat badan ideal. Sesi latihan lari yang tepat perlu juga diimbangi dengan makanan-makanan yang sehat, seperti makan makanan kaya serat, menjauhi makanan kolesterol tinggi dan lemak jenuh tinggi, disertai juga dengan pola tidur yang cukup.