Punggung Sakit saat Bangun Tidur , Resiko Berbahaya Bagi Tulang

Apakah Anda kerap mengalami yang namanya punggung sakit saat bangun tidur? Bangun tidur di pagi hari semestinya menjadi momen yang paling membuat tubuh terasa segar dan bebas dari rasa lelah setelah hari kemarin melakukan aktivitas padat. Namun pada beberapa kasus, kondisi badan justru bisa terasa pegal dan kaku sewaktu bangun tidur.

Mengapa sudah tidur cukup tapi keesokan paginya justru punggung bisa terasa pegal dan sakit? Ada banyak alasan dibalik keadaan seperti ini dan sekalinya Anda merasakan hal tersebut, ada baiknya untuk menyimak apa saja kemungkinan faktor yang menyebabkannya berikut juga cara mengatasinya. Hal ini supaya nyeri atau sakit di punggung tak menjadi makin serius.

  1. Kasur yang Kurang Nyaman

Kasur melengkung banyak digunakan dan inilah yang kemudian menjadi pemicu dari ketidakselarasan antara tulang leher, tulang belakang serta kepala. Ketika kasur yang digunakan juga terlalu keras, maka otomatis akan menimbulkan ketidaknyamanan yang lama-kelamaan akan mengakibatkan sakit punggung pada tahap kronis.

Cara Mengatasi: Untuk yang memiliki pinggul dan pinggang kecil kasur yang lembut namun juga tidak kendur dapat menjadi pilihan paling baik dan kasur inilah yang bakal menjadi penolong atau pendukung postur tubuh supaya mampu menjadi penyerap berat panggul yang jauh lebih besar. Untuk pinggul dan pinggang setara atau sama besarnya, kasur yang digunakan dapat kasur yang tak keras namun tingkat kekencangannya tinggi.

  1. Kesalahan Posisi Tidur

Panggul dan punggung juga bisa menjadi sakit sebagai akibat dari kesalahan postur atau posisi tidur. Disarankan oleh American Chiropractic Association agar risiko ini bisa dihindari namun bila penderitanya kembali dalam posisi tidur, stres akan terjadi pada area tulang belakang lumbar.

Cara Mengatasi: Seperti yang sudah disebutkan, risiko dapat dihindari dan cara yang tepat adalah dengan peletakan bantal di antara lutut ketika hendak tidur dalam posisi miring. Boleh juga menaruh bantal di bawah lutut sewaktu dalam posisi tubuh telentang sebagaimana telah dianjurkan oleh American Chiropractic Association.

  1. Kesalahan Bantal

Menurut American Physical Therapy Association, bantal adalah yang menentukan postur tidur seseorang benar atau tidak. Ketika bantal kurang tepat, otomatis tengkuk akan terasa tak nyaman dan sakit. Sebaliknya, bila bantal nyaman dan tepat hal ini akan mengurangi risiko rasa sakit di leher maupun punggung. Justru bantal-bantal empuklah yang menjadi pemicu pada kebanyakan kasus sakit pada kurva tulang belakang leher.

Cara Mengatasi: Karena sakitnya leher dan punggung bisa timbul disebabkan oleh bantal jenis busa, fiberfill, maupun bulu reguler, maka dianjurkan untuk memilih bantal yang pembuatannya menggunakan bahan khusus. Bantal yang terbuat dari viskoelastik atau bantal air isi ulang merupakan jenis bantal dari bahan khusus yang lebih baik dalam mendukung posisi tidur yang sempurna dan mencegah sakit punggung.

  1. Ibuprofen Alami

Menurut hasil lansiran dari Telegraph, ditemukan oleh para ahli dari Manchester University bahwa kondisi punggung sakit sewaktu atau sesaat setelah bangun tidur dapat dipicu oleh ibuprofen alami di mana senyawa ini ada di dalam setiap tubuh manusia.

Senyawa ini pada umumnya kita ketahui sebagai kandungan obat penurun demam, pereda nyeri dan pereda sakit. Kinerja dari senyawa anti-inflamasi ini berlangsung justru ketika manusia sedang tidur. Tubuh manusia akan secara aktif dan otomatis menekan protein anti-inflamasi sewaktu tibanya jam biologis manusia beralih ke sesi terbangun dan inilah yang menimbulkan rasa pegal/sakit di punggung.


Cara Mengatasi: Untuk kasus ini, penelitian akan ritme sel sendi manusia telah dipublikasikan di dalam jurnal Federation American Societies for Experimental Biology. Rupanya, penelitian tersebut justru ada kemungkinan mengarah pada pengembangan obat rematik yang baru.

  1. Faktor Usia dan Jenis Kelamin

Kasus dari sakit punggung ketika bangun tidur dapat disebabkan oleh faktor usia. Sebagian besar kasus punggung sakit bahkan saat bangun tidur biasanya terjadi pada lansia di mana fungsi susunan tulang belakang telah mengalami penurunan dan tak hanya itu, keluhan lain-lainnya pun dapat menyertai. Selain itu, nyeri pada punggung ini juga lebih sering dijumpai pada wanita ketimbang pria.

Cara Mengatasi: Untuk sakit punggung yang dikarenakan faktor usia dan jenis kelamin, akan lebih baik untuk memiliki pola hidup sehat dan seimbang sebagai cara mengatasi tulang belakang sakit. Ikuti tips diet sehat yang mengutamakan pola makan sehat, pola tidur yang baik, serta olahraga rutin yang benar dan sesuai dengan usia.

  1. Trauma Otot

Trauma otot atau cedera otot bisa saja adalah faktor yang menjadikan punggung selalu sakit ketika bangun tidur walau jam tidur sudah ideal atau cukup. Cobalah ingat-ingat kembali apakah Anda memiliki riwayat trauma otot karena cedera atau trauma ini bisa cukup memengaruhi kondisi otot punggung di masa mendatang.

Cara Mengatasi: Pada area punggung selalu diberikan proteksi agar tak makin serius. Istirahatkan bagian punggung Anda dan hindari aktivitas terlalu berat. Bila sedang luang, cobalah rawat dengan kompres dingin di bagian punggung supaya meminimalisir adanya potensi kerusakan pada sendi punggung yang lebih serius.

  1. Spondilosis

Ausnya jaringan pada bagian tulang leher akan dapat merambat hingga ke punggung rasa nyerinya. Nyeri leher kronis biasanya menjadi gejala paling umum yang terjadi pada penderitanya, namun ada pula yang umumnya malah tak terasa apa-apa ketika spondilosis terjadi.  Selain itu, rasa kesemutan dan sulit berjalan pun dapat juga dialami penderitanya.

Cara Mengatasi: Melakukan olahraga ringan adalah yang paling dianjurkan untuk membuat punggung lebih baik, yakni seperti berenang dan jalan santai. Menggunakan bantal padat adalah solusi alternatif yang juga bakal meminimalisir rasa tegang pada leher. Selain itu, memperbaiki posisi berdiri atau duduk juga akan sangat membantu dalam penyembuhan punggung sakit.

  1. TBC Tulang Belakang

TBC tulang belakang atau yang juga diketahui beristilahkan penyakit Pott adalah sebuah kondisi kesehatan yang dialami pada bagian tulang belakang. Coba untuk rasakan kembali apakah Anda mengalami demam, anoreksia, kehilangan berat badan, bengkak di tulang punggung, posisi tubuh kaku dan tegak, timbul benjolan pada pangkal paha, serta berkeringat di malam hari.

Cara Mengatasi: Untuk masalah TBC tulang belakang, pada umumnya tindakan operasi adalah yang dibutuhkan oleh pasien selain dari pemberian jenis antibiotik tertentu untuk pengobatan tuberkulosis. Sejumlah jenis obat antibiotik yang umumnya diberikan antara lain adalah ethambutol dan rifampicin. Namun waspadai juga adanya efek samping seperti ruam, gatal, demam, sakit kuning, urine berwarna gelap dan kehilangan selera makan setelah mengonsumsi obat tersebut.

Ada kalanya dokter juga akan memberikan obat khusus meredakan rasa nyeri atau sakit di punggung. Tergantung dari tingkat keparahan dan keadaan fisik penderitanya, terapi pengobatan TBC tulang belakang biasanya harus dijalani selama 6 bulan atau lebih.

  1. Saraf Terjepit

Sakit pada punggung atau pinggang maupun paha hingga kaki yang ditambah juga dengan anggota gerak bawah yang melemah bisa saja adalah kondisi yang disebut dengan Herniasi Nukleus Pulposus atau HNS atau yang kita kenal dengan istilah saraf terjepit. Kelemahan otot, rasa sakit di bagian tubuh dari punggung ke bawah dan juga kesemutan hingga mati rasa pada area tersebut merupakan gejala-gejala utamanya.

Cara Mengatasi: Terapi semacam stimulasi listrik, traksi atau terapi panas dan dingin dapat dilakukan untuk masalah saraf terjepit satu ini. Pembedahan pun dapat dilakukan bila memang dokter menyarankan demikian dan melihat bahwa kondisi penderita sudah sangat serius. Beberapa pengobatan seperti suntikan kortison, pelemas otot, obat sakit/nyeri saraf, dan obat pereda nyeri dapat juga diberikan di awal; bila obat-obatan tak efektif, barulah kemudian pembedahan kiranya diperlukan.

Demikianlah beberapa penyebab sekaligus cara menangani punggung sakit saat bangun tidur yang bisa Anda perhatikan. Untuk mendukung kesembuhan kondisi punggung Anda, olahragalah secara rutin, minumlah air putih 8-9 gelas per hari demi juga menghindari dehidrasi, dan berhentilah merokok.

, , ,
Post Date: Monday 09th, October 2017 / 15:00 Oleh :
Kategori : Kesehatan Tulang