Home Featured Jadwal Vaksin Cacar Air untuk Orang Dewasa dan Anak

Jadwal Vaksin Cacar Air untuk Orang Dewasa dan Anak

by Putri Yohani Masnun

Penyakit cacar air dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa, dimana penyakit tersebut disebabkan oleh virus Varicella zoster. Cacar air sebenarnya adalah penyakit yang gejalanya cukup ringan, namun jika terjadi pada anak dapat menyebabkan dampak yang cukup serius. Beberapa komplikasi dapat terjadi, seperti memicu penyakit pneumonia, ensefalitis, infeksi pada kulit dan resiko mengalami penyakit herpes zoster di kemudian hari. Untuk mencegah tertular penyakit tersebut, kita dapat memanfaatkan vaksin varicella.

Vaksin varicella merupakan vaksin untuk mencegah penyakit cacar air. Meski orang yang mendapatkan vaksin tidak terlindungi seratus persen, namun vaksinasi dapat mencegah penularan, dan kalaupun tertular tanda terkena cacar air yang ditimbulkan menjadi sangat ringan. Hal tersebut ditandai dengan sedikitnya bintil yang muncul, tidak mengalami demam dan penyakit cacar yang jauh lebih cepat sembuh. Selain itu, pemberian vaksin cacar air dapat mencegah seseorang terkena herpes zoster di kemudian hari.

Jadwal Pemberian Vaksin Varicella

Vaksin cacar air atau vaksin varicella merupakan vaksin dengan komposisi virus cacar air yang hidup namun sudah dilemahkan. Dengan masuknya vaksin tersebut ke dalam tubuh, maka antibodi tubuh akan terbentuk untuk melawan virus tersebut. Vaksin cacar air sebaiknya diberikan pada anak yang berusia 12 bulan ke atas hingga usia anak sebelum masuk sekolah dasar. Pemberian vaksin di rentag usia tersebut diberikan satu kali saja. Sementara anak usia di atas 13 tahun atau orang dewasa perlu mendapatkan dua kali suntikan, dengan interval waktu antar suntikan 4-8 minggu.

Pemberian vaksin cacar air terbukti ampuh sebagai cara mencegah cacar air bertambah banyak, dan juga mencegah cara penularan cacar air. Selain itu, vaksin ini juga mencegah terjadinya komplikasi akibat infeksi virus cacar air. Perlu diingat bahwa setelah pemberian vaksin ini biasanya akan muncul efek samping seperti sakit pada bekas suntikan, demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit perut, dan kejang yang kasusnya jarang terjadi. Konsultasikan pada dokter anak jika anak memiliki riwayat penyakit tertentu atau alergi sehingga pemberian vaksin dapat lebih berhati-hati.

Siapakah yang tidak Diperbolehkan Mendapat Vaksin?

Meski vaksin cacar air memberikan manfaat berupa perlindungan terhadap cacar air, namun bukan berarti semua bisa mendapatkan vaksin tersebut. Pada sebagian orang dengan kondisi tertentu justru tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin varicella demi menghindari efek buruk dari vaksin tersebut. Orang-orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin antara lain:

  • ibu hamil
  • orang yang mengalami gangguan sistem imun
  • orang yang alergi terhadap gelatin
  • orang yang sedang menjalani pengobatan kanker
  • orang yang baru saja mengkonsumsi obat steroid dosis tinggi
  • orang baru saja transfusi darah, kurang dari 5 bulan.

Vaksin cacar air penting diberikan pada siapapun selama tidak mengalami kondisi seperti di atas. Dengan vaksinasi tubuh dapat lebih kebal terhadap penyakit cacar air dan dapat terhindar dapat berbagai dampak pasca penyakit tersebut.

You may also like