Home Penyakit dan KelainanUsus Buntu 75 Cara Mengobati Usus Buntu Tanpa Operasi – Belum Pecah – Meradang – Pecah

75 Cara Mengobati Usus Buntu Tanpa Operasi – Belum Pecah – Meradang – Pecah

by Ana Rohma

Usus buntu merupakan penyakit serius yang perlu penanganan khusus dalam penyembuhannya. Penyakit usus buntu menyerang bagian usus. Usus buntu berbentuk seperti tabung berukuran kecil dan tipis. Panjang usus buntu 5 sampai 10 cm dan terhubung ke usus besar.

Usus buntu bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering menyerang usia muda yaitu umur 10 sampai 20 tahun. Usus buntu bisa terjadi disebabkan beberapa hal, yaitu penyumbatan pada saluran usus buntu, bakteri yang menyebabkan infeksi, penumukan feses, penyakit cacing, benda asing, parasit dan penyebab lainnya. Penyebab yang sering terjadi pada kebanyakan orang yaitu karena penumpukan feses yang menyebabkan timbulnya bakteri Escerichia Colli, bakteri ini menyebabkan usus buntu (apendix) terinfeksi.

Usus buntu mempunyai peran dalam pertahanan tubuh terhadap kuman karena usus buntu merupakan jalan tempat keluar kotoran atau feses, jika usus buntu terjadi penyumbatan dan kotoran tidak keluar, kotoran akan tersebar ke seluruh bagian perut bawah, sehingga akan terjadi peradangan serta infeksi. Sebelum kita membahasnya, lebih baik kita mengetahui penyebab, gejala, dan cara mencegah usus buntu.

Penyebab usus buntu

Penyebab Usus Buntu

Usus buntu dapat terjadi karena beberapa hal yang menjadikan usus tersumbat sehingga terjadi infeksi. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya usus buntu yaitu:

  • Penyumbatan

Penyumbatan terjadi ketika sisa makanan atau kotoran mengeras dan tidak dapat keluar karena terjebak di dalam lubang pada rongga perut. Sisa makanan yang dapat menyumbat usus buntu seperti biji yang susah dicerna yaitu biji cabe, biji jambu. Mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas juga tidak baik untuk kesehatan usus, dapat juga memperparah usus buntu jika anda telah mengidap usus buntu.

  • Infeksi

Infeksi terjadi karena virus, seperti virus gastrointestinal serta bisa disebabkan pembengkakan. Virus bisa masuk kedalam tubuh melalui makanan yang kita makan. Sebaiknya kita mengkonsumsi makanan yang jelas terjamin kebersihannya. Cuci terlebih dahulu buah atau sayur yang akan kita konsumsi agar terhindar dari virus ataupun bakteri yang daat memicu timbulnya usus buntu.

  • Bakteri

Bakteri yang ada didalam saluran pencernaan juga dapat menyebabkan usus buntu. Bakteri tersebut masuk ke dalam saluran pencernaan dan berkembang biak disana. Nama bakteri yang menyerang manusia di saluran percernaan yaitu bakteri E. Coli dan Salmonella. Bakteri ini akan memakan sari makanan sehingga sari makanan tidak terserap oleh tubuh kita. Bakteri ini juga meninggalkan kotoran didalam usus sehingga usus menjadi meradang karena kotoran yang ditinggalkan bakteri. Kotoran tersebut sulit untuk dikeluarkan, sehingga malah terinfeksi dan memicu terjadinya penyakit usus buntu.

  • Kelenjar getah bening

Penyebab usus buntu juga bisa disebaban karena pembengkakan pada kelenjar getah bening. Pembengkakan ini terjadi semakin parah jika saluran pernapasan atas terinfeksi. Pembengkakan akan menyebabkan tekanan, tekanan inilah yang dapat menyebabkan usus buntu pecah sehingga keadaan akan semakin kronis.

Beberapa hal diatas dapat menyebabkan usus buntu, tetapi ada hal yang dapat menyebabkan usus buntu akut. Penyebab usus buntu akut yaitu enterobius vermicularis atau cacing kremi. Cacing ini akan menyebabkan gatal didaerah anus dan menyebabkan anak kejang. Cacing menyerang dan mnyebabkan infeksi, infeksi ini menyebabkan radang pada umbai usus buntu. Penyakit usus buntu akut ditandai dengan rasa sakit perut yang sangat menyiksa serta peradangan terjadi pada usus secara tiba-tiba.

Gejala usus buntu

Gejala Usus Buntu

Jika anda mengalami sakit perut yang berkelanjutan selama 3 hari jangan dibiarkan saja, kenali gejala lain yang anda rasakan. Gejala-gejala lain yang mungkin terjadi jika anda mengalami penyakit usus buntu seperti:

  • Sakit perut

Sakit perut yang terjadi akibat adanya gejala usus buntu berbeda dengan sakit perut biasa. Sakit perut akan sangat terasa sakit dan dapat berpindah-pindah tempat. Sakit perut bisa terjadi di bawah pusar dan bisa juga berpindah atau bergeser ke bawah perut bagian bawah. Peradangan yang terjadi di dalam usus buntu yang menyebabkan perut terasa sangat sakit. Perut akan semakin tersa sakit jika terkena sentuhan atau memang sengaja disentuh.

Demam yang terjadi akibat peradangan didalam usus buntu sehingga suhu tubuh akan naik dari suhu tubuh normal. Jika sampai terjadi usus buntu pecah, maka suhu tubuh akan semakin naik dari suhu tubuh sebelumnya.

Baca : Makanan untuk orang demam – Penyebab demam tinggi

  • Gangguan sistem pencernaan

Usus buntu berhubungan sistem pencernaan, sehingga penderita usus buntu pencernaannya juga ikut terganggu. Penderita juga akan mengalami sedikit mogok makan atau nafsu makan akan berkurang sehingga tubuh akan lemas.

  • Gejala lain yang timbul

Gejala lain yang timbul seperti pembengkakan pada perut, tidak bisa buang gas, mual dan muntah, kram perut, sakit saat buang air kecil, serta diare.

Seringkali usus buntu dikira penyakit yang lebih ringan lainnya seperti nyeri saat menstruasi, sakit nyeri yang berhubungan dengan kandungan, infeksi saluran kemih, ataupun keracunan makanan. Anda harus hati-hati dan segera periksakan ke dokter jika mengalami sakit didaerah perut sebelah kanan bawah (tempat usus buntu berada). Awal rasa sakit biasanya akan terasa di perut bagian tengah. Kemudian akan berpindah-pindah ke bagian perut bawah sebelah kanan.

Cara mencegah usus buntu

Cara mencegah usus buntu

Penyakit usus buntu merupakan penyakit dalam yang pengobatannya cenderung agak susah. Daripada kita mengobati lebih baik jika mencegah terjadinya usus buntu. Cara pencegahan usus buntu secara alami dapat dilakukan dengan beberapa langkah yaitu:

  1. Pilihlah makanan sehat

Pintar-pintarlah dalam memilih makanan yang akan anda konsumsi. Tidak harus mahal untuk mendapatkan makanan yang sehat. Seringkali makanan mahal justru kurang baik untuk kesehatan tubuh. Makanan yang sehat makanan yang terpenuhi gizi seimbang sehingga kebutuhan gizi tubuh tercukupi.

  1. Perbanyak minum air putih

Tubuh kita membutuhkan air putih untuk memperlancar pencernaan serta aktivitas tubuh lain. Pencernaan lancar sehingga tidak akan terjadi penyumbatan usus buntu karena feses. Perbanyak minum air putih untuk kesehatan tubuh anda. Minumlah minimal 2 liter per hari.

Baca : Akibat kelebihan air putih – Kekurangan air putih bagi tubuh – Akibat kurang minum

  1. Istirahat yang cukup

Atur waktu istirahat anda agar tubuh tetap bisa bekerja dengan baik. Tubuh yang terlalu lelah akan lebih mudah terserang penyakit.

  1. Konsumsi suplemen tubuh

Konsumsi suplemen penambah nutrisi minimal sebulan sekali. Suplemen akan mengganti kekurangan gizi dalam tubuh.

  1. Menghindari stress

Stress juga dapat memicu timbulnya berbagai penyakit di dalam tubuh termasuk penyakit usus buntu. Kondisi psikis yang stress akan mudah dwon sehingga fisik akan mudah lemas dan mudah terserang penyakit.

Baca : Penyebab stress – Cara mengatasi stress

Cara mengobati usus buntu umumnya adalah dengan operasi. Usus buntu yang dibiarkan terus menerus bisa menyebabkan infeksi yang terjadi semakin parah dan akan menjadi penyakit kronis. Sebelum kita melakukan pengobatan pada usus buntu, kita perlu mengidentifikasi apakah gejalanya sudah parah atau masih gejala awal. Penyakit usus buntu merupakan penyakit yang menyerang bagian apendix. Apendix akan pecah jika dibiarkan saja. Dokter akan segera menyarankan operasi jika seseorang telah divonis terserang usus buntu. Operasi bagi kebanyakan orang bukan merupakan keputusan yang mudah. Selain butuh dana yang banyak, operasi juga mempunyai akibat jangka panjang yang kemungkinan mengganggu kesehatan.

Cara mengidentifikasi tingkat keparahan usus buntu periksakan ke dokter terlebih dahulu apakah anda mengalami usus buntu gejala awal, usus buntu dengan apendix belum pecah, atau usus buntu dengan apendix sudah pecah. Jika anda sudah menemukan jawaban dari dokter anda bisa menyesuaikan dengan cara penyembuhannya dengan cara-cara di bawah ini. Penyembuhan usus buntu memang harus dengan tahapan dan cara yang sesuai supaya anda tidak terlalu cepat mengambil keputusan dalam penangannya, maka kenali dulu tingkat keparahan usus buntu yang dialami.

Cara Mengobati Usus Buntu Apendix Belum Pecah

Cara mengobati usus buntu belum pecah dapat dilakukan dengan bahan alami. gejala awal usus buntu bisa disembuhkan tidak hanya dengan operasi tetapi bisa juga disembuhkan dengan obat-obat tradisional ataupun dengan obat atibiotik. Obat ini akan membantu mencegah peradangan yang terjadi pada daerah apendix sehingga akan membantu menyembuhkan. Berikut ini beberapa obat tradisional yang dapat membantu menyembuhkan usus buntu:

1. Sambiloto

Daun sambiloto mampu menyembuhkan penyakit usus buntu yang menyerang anda. Bahan-bahan yang perlu disiapkan terlebih dahulu antara lain, daun sambiloto 30 gram, 400 ml air, serta 1 sendok makan madu.

Caranya

  • pertama cuci bersih daun sambiloto kemudian rebus dengan air yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Rebus sampai airnya tersisa setengah.
  • Kemudian angkat airnya lalu saring air rebusan tadi dan tambahkan 1 sendok madu murni.
  • Tunggu sampai dingin lalu minum 3 kali sehari.

2. Temulawak

Temulawak juga dipercaya dapat menyembuhkan usus buntu. Cara mengobati usus buntu dengan temulawak yaitu pertama siapkan bahan-bahan terlebih dahulu seperti, temulawak sebanyak 30 gram, kunyit sebanyak 25 gram serta air 500 ml.

Cara

  • Cara membuatnya pertama cuci sampai bersih temulawak serta kunyit lalu rebus dengan air 500 ml.
  • Rebus hingga air rebusannya tersisa setengah, kemudian saring air hasil rebusan, dan dinginkan.
  • Setelah dingin minum 3 kali sehari secara teratur.

3. Mengkudu dan madu

Mengkudu dan madu yang dibuat ramuan juga dapat mengobati usus buntu. Cara membuat ramuannya yaitu, siapkan dulu bahan-bahannya seerti 1 buah mengkudu pilih yang sudah masak, dan satu sendok makan madu murni.

Cara

  • Cara membuat ramuan dari mengkudu sangat mudah yaitu bersihkan terlebih dahulu mengkudu lalu parut.
  • Setelah diparut peraslah hasil parutan, lalu masukkan air hasil parutan kedalam gelas.
  • Tambahkan madu sebanyak 1 sendok makan.
  • Setelah itu bisa langsung diminum. Minumlah 2 kali sehari secara rutin.

4. Tanaman krokot (portulaca Oleracea L)

Tanaman krokot selain bisa memperlancar air susu ibu, ternyata juga bisa mengobati penyakit usus buntu.

Cara:

  • Caranya yaitu dengan cuci bersih tanaman tersebut, lalu tumbuk sehingga menghasilkan air tanaman krokot.
  • Peras dan tampung airnya kedalam cangkir.
  • Lakukan sampai menghasilkan satu cangkir.
  • Hasil perasan tadi minumlah tanpa bahan tambahan dan diminum sekali habis.
  • Minumlah secara rutin 2 kali sehari, pagi dan sore hari. Lakukan secara rutin sampai sembuh.

5. Kunir dan jeruk nipis

Kunir dengan campuran jeruk nipis bisa mengobati usus buntu jika anda mau secara rutin mengkonsumsinya. Caranya dengan membuat ramuan dengan bahan dasar kunir dan jeruk nipis.

Cara membuat ramuannya

  • Pertama siapkan bahan-bahannya yaitu, kunir jeruk nipis, gula merah, garam dapur serta air.
  • Parut kunir terlebih dahulu kemudian peras dan ambil airnya, lalu ambil jeruk nipis dan peraslah dan ambil airnya.
  • Campur air kunir dan jeruk nipis tambahkan gula merah dan garam kemudian seduh dengan air panas.
  • Anda bisa meminumnya 2 kali sehari secara teratur sampai usus buntu anda sembuh.

6. Daun balimoa

Daun balimoa dapat membantu mengobati usus buntu dengan cara dibuat ramuan. Caranya yaitu siapkan 15-20 gram daun balimoa lalu seduh dengan air panas serta tambahkan gula merah dan aam jawa. Diamkan dahulu ramuan tersebut hingga sari-sarinya dapat terlarut kedalam air. Diamkan selama 15 menit kemudian minum 2 kali sehari.

7. Delima

Bahan-bahan yang perlu disiapkan 15 gram kulit delima kering, 30 gram daun jambu segar serta 500 cc air. Cara membuat ramuannya dengan direbus. Rebus kulit delima serta daun jambu dengan air. Tunggu hingga mendidih dan airnya tersisa 200 cc, setelah itu saring air hasil rebusan, biarkan sampai dingin. Minumlah 3 kali sehari sampai penyakit usus buntu sembuh.

8. Ajeran

Daun ajeran juga berkhasiat untuk menyembuhkan usus buntu. Caranya dengan membuat infus atau pil dari daun ajeran. Jika berbentuk pil minum 3 kali sehari, sekali minum 3 pil. Lakukan kegiatan ini selama 20 hari.

Itulah beberapa obat tradisional yang dapat mengobati usus buntu. Jika dengan obat tradisional bisa sembuh, tidak perlu melakukan operasi. Tetapi jika keadaan sudah mengharuskan operasi maka cara yang dilakukan yaitu dengan cara operasi.

Selain dengan obat tradisonal usus buntu juga diobati dengan antibiotik. Obat antibiotik diberikan pada penderita usus buntu yang belum mengalami pecahnya usus buntu. Obat antibiotik diberikan pada usus buntu yang peradangannya belum parah. Seandainya sudah terjadi peradangan parah maka cara yang harus ditempuh yaitu dengan operasi.

Cara Mengobati usus buntu yang telah meradang tetapi belum pecah

Cara mengobati usus buntu secara alami di atas telah dilakukan untuk gejala awal, nah bagaimana jika usus buntu sudah meradang ? Operasi merupakan jalan yang terbaik jika usus buntu telah meradang tetapi apendix belum pecah. Jika sudah pecah maka perlu penanganan lebih lanjut dari operasi. Operasi dilakukan dengan pengangkatan usus buntu.

Usus buntu tidak mempunyai fungsi yang penting pada tubuh, sehingga seandainya dioperasi dengan pengangkatan usus buntu tidak akan mengganggu kerja tubuh. Resiko yang mungkin timbul sama halnya operasi pada penyakit lain yaitu resiko yang mungkin terjadi yaitu infeksi luka operasi serta pendarahan. Operasi usus buntu lebih sering berhasil serta tidak menimbulkan komplikasi pada jangka panjang.

Operasi usus buntu dilakukan dengan bius total. Ada dua jenis operasi yaitu pertama operasi laparoskopi atau lubang kunci dan yang kedua bedah sayatan terbuka. Operasi yang lebih sering menjadi pilihan utama para pasien yaitu operasi laparoskopi atau operasi lubang kunci, terutama lebih sering dilakukan pada lanjut usia. Operasi ini lebih memiliki resiko kecil karena hanya membutuhkan beberapa sayatan kecil pada perut sehingga masa pemulihan pasien lebih cepat. Biasanya beberapa hari setelah operasi pasien diijinkan pulang bahkan ada pasien yang hanya 24 jam sudah diijinkan pulang tergantung kondisi pasien.

Cara Mengobati usus buntu ketika apendix telah pecah

Cara mengobati usus buntu yang sudah pecah wajib dengan jalan operasi. Usus buntu yang telah parah karena tidak diobati, ini sudah tidak manjur jika hanya diobati dengan obat-obatan tradisional tetapi harus dilakukan operasi. Operasi yang dilakukan operasi jenis kedua yaitu operasi bedah sayatan terbuka. Operasi bedah sayatan terbuka dilakukan karena usus buntu telah pecah sehingga infeksi sudah menyebar. Operasi sayatan terbuka dilakukan juga dengan membersihkan rongga perut.

Operasi ini membutuhkan waktu yang lebih lama daripada operasi laparoskopi karena memang penyakit usus buntu telah parah. Pasien yang telah melakukan operasi bedah sayatan terbuka membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk rawat inap di rumah sakit sebagai usaha pemulihan. Pasien biasanya bisa melakukan aktivitas kembali setelah 2 sampai 3 minggu. Dalam masa awal kembali melakukan aktivitas, setelah operasi pasien harus menghindari terlebih dahulu aktivitas yang berat selama kurang lebih satu setengah sampai dua bulan.

Selain operasi bedah sayatan terbuka pasien yang telah menderita usus buntu parah perlu penanganan lebih khusus yaitu dengan penyedotan nanah dan pemberian antibiotik pada pasien. Usus buntu yang telah pecah berbahaya sampai dapat menyerang keselamatan jiwa yang menderita. Pecahnya usus buntu dapat menyebabkan penyakit komplikasi. Penyakit komplikasi yang mungkin timbul seperti peritonitis dan abses.

Penyakit abses ini berbentuk kantong-kantong nanah dan sangat menyakitkan pada tubuh dalam pasien. Pembersihan nanah dilakukan dengan cara penyedotan saat operasi. Setelahnya dikasih obat antibiotik. Sementara akibat penyakit komplikasi yang mungkin timbul lainnya yaitu peritonitis. Peritonitis di tandi dengan banyak gejala yang timbul pada pasien seperti sakit perut yang terus-menerus dan tidak kunjung sembuh, demam yang tinggi, muntah, detak jantung cepat, napas terengah-engah dan pendek.

Proses Penyembuhan Pasca Operasi Usus Buntu

Demikian cara mengatasi usus buntu dengan berbagai gejala yang timbul serta berbagai tingkat keparahan yang terjadi. Untuk mengatasi dan mengobati usus buntu juga harus didukung dengan makanan yang dikonsumsi supaya proses penyembuhan cepat. Ada beberapa makanan yang harus dihindari ketika anda mengalami usus buntu serta dihindari juga saat anda sedang mengalami proses penyembuhan usus buntu. Hal ini perlu sekali diperhatikan karena makanan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Beberapa makanan yang harus dihindari yaitu:

  • Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng memang kurang sehat jika dikonsumsi baik oleh siapapun, termasuk penderita usus buntu. Makanan yang digoreng mengandung minyak yang yang susah untu dicerna. Makanan yang digoreng juga dapat menyebabkan penyakit jantung serta juga dapat menyebabkan dan memperparah usus buntu jika penderita telah mengalami usus buntu.

  • Daging

Daging termasuk makanan yang sulit dicerna. Saat seseorang menderita usus buntu pencernaannya sedang kurang baik, sehingga hindari sering-sering mengkonsumsi daging. Serat pada daging yang berlebih dapat menumpuk di usus sehingga dapat menyebabkan usus buntu terjadi dan semakin parah.

  • Daging unggas

Daging unggas yang membahayakan bagi tubuh terutama pada penderita usus buntu yaitu daging unggas hasil peternakan dengan obat-obatan seperti daging ayam broiler. Suntikan obat kimia yang diberikan akan mnyebabkan ayam menjadi cepat besar tetapi besarnya karena obat sehingga sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh. Kita bukan makan daging tetapi seperti makan obat. Mengkonsumsi unggas yang tumbuh karena obat seperti ini dapat menyebabkan usus buntu.

Makanan yang pedas dapat menyebabkan usus terasa panas, sehingga jika sering mengkonsumsi makanan pedas usus akan terasa perih. Apabila sudah mngidap penyakit usus buntu ini akan menyebabkan usus buntu semakin parah.

  • Hindari makanan yang beraroma tajam

Makanan yang beraroma tajam seperti durian, nangka, mangga. Makanan tersebut tidak baik dikonsumsi pada penderita usus buntu.

  • Hindari minum minuman keras

Minuman keras tidak mesti minuman yang beralkohol, tetapi juga minuman yang bersoda sudah termasuk minuman keras bagi penderita usus buntu karena ususnya sedang rentan sehingga harus hati-hati dalam mengkonsumsi termasuk mengkonsumsi minuman. Minuman yang harus dihindari seperti minuman beralkohol, minuman bersoda serta minuman yang mengandung gas. (Baca : Bahaya alkohol dan bahaya minuman bersoda)

Cara mengobati usus buntu belum pecah dan sudah pecah sebenarnya dapat diambil jalan pintas yaitu operasi. Karena jika tidak di tangani segera akan dapat berbahaya

You may also like