17 Gejala Tipes Pada Orang Dewasa dan Pemulihannya

25915

Apakah Anda pernah mendengar tentang penyakit tipes? Ya, tipes adalah salah satu jenis penyakit yang banyak menyerang mulai dari anak-anak hingga orang tua. Penyebab penyakit tipes adalah karena infeksi oleh sebuah bakteri yang disebut dengan bakteri salmonella tyhps.

Tipes memang dikenal bukan sebagai jenis penyakit yang menular, namun infeksi dari bakteri yang sama dari penderita juga bisa menyebabkan penyakit yang sama. Perawatan untuk penyakit tipes biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit. Gejala yang paling mudah ditandai adalah demam pada malam hari dan pada siang hari penderita tidak mengalami demam.

Penyebaran Penyakit Tipes

gejala tipesSelama ini penyakit tipes memang tidak terlalu diketahui. Penyakit tipes dianggap sebagai penyakit yang tidak menular. Namun sebenarnya penyakit ini bisa menyebar dengan cepat jika lingkungan perkembangan bakteri Salmonella typhi mendukung. Bakteri Salmonella typhi yang sudah masuk ke darah dan usus akan bertahan dalam tubuh.

Kondisi ini terjadi jika tidak diobati dengan perawatan yang benar. Sementara dengan perawatan yang benar maka bakteri bisa benar-benar bersih. Penyebaran penyakit tipes dapat terjadi dari pemakaian peralatan makan secara bersama-sama dalam kondisi lingkungan yang tidak bersih. Selain itu air dari lingkungan yang sudah tercemar bakteri salmonella typhi akan mempercepat proses penyebaran. Jika bakteri ini sudah masuk ke dalam tubuh maka bakteri akan menemukan lingkungan yang baik dalam usus dan bisa berkembang biak dengan cepat. Penyebaran dalam tubuh terjadi lewat aliran darah.

Mengenal Gejala Tipes

Tipes selalu memiliki gejala awal yang terlihat seperti penyakit influenza. Terkadang penderita juga mengalami radang tenggorokan, flu, demam, sakit kepala dan demam. Kondisi awal ini memang lebih mirip seperti gejala influenza. Namun kondisi penyakit akan lebih parah setelah lebih dari satu minggu dan gejala tipes akan terlihat jelas. Berikut ini beberapa gejala yang terjadi sesuai fase perkembangan infeksi bakteri dalam tubuh.

a. Infeksi Bakteri Minggu 1

Penderita tipes akan memiliki beberapa gejala yang sama seperti jenis penyakit biasa atau kelelahan. Kondisi ini ditandai dengan tubuh yang semakin lemah. Setelah penderita mendapatkan infeksi bakteri selama satu minggu, maka gejala yang muncul adalah:

  1. Demam yang terus mengalami kenaikan pada malam hari. Bahkan kondisi tertentu bisa menyebabkan demam hingga lebih dari 40 derajat Celcius.
  2. Sakit kepala dari mulai bagian sekitar mata dan bagian belakang yang menyebabkan penderita tidak bisa beraktivitas.
  3. Nafsu makan yang terus menurun sehingga tubuh juga menjadi lebih lemah.
  4. Gangguan pencernaan yang menyebabkan sembelit dan diare.
  5. Muncul batuk kering yang tidak bisa disembuhkan dengan jenis obat batuk.
  6. Timbul bercak merah pada kulit kaki dan tangan.

b. Infeksi Bakteri Minggu 2

Penyakit tipes akan semakin parah apabila sampai 2 minggu terkena infeksi dan tidak mendapatkan perawatan yang cukup. Penderita akan merasa lebih sakit bahkan tidak bisa melakukan aktifitas. Beberapa gejala tipes setelah 2 minggu adalah:

  1. Demam yang terus naik dan turun yang biasanya terjadi pada sore, malam hari dan siang hari.
  2. Nafsu makan yang terus mengalami penurunan dan tubuh terlihat lebih kurus.
  3. Gangguan pencernaan yang sangat parah seperti diare dan sembelit.
  4. Perut bengkak dan terasa lebih keras.

c. Tipes Minggu 3

Setelah masuk ke minggu ke tiga maka penyakit tipes akan bertambah semakin parah. Biasanya penderita sudah tidak bisa melakukan aktifitas sama sekali. Tubuh penderita akan sulit untuk berjalan atau bangun dari tempat tidur. Selain itu demam tinggi yang terjadi sepanjang hari akan membuat penderita semakin parah. Biasanya pada tahap ini sudah disertai dengan beberapa gejala komplikasi penyebaran bakteri dari usus ke bagian lain.

d. Tipes Minggu 4

Tipes pada minggu ke empat justru akan membuat penderita merasa lebih baik. Pada masa ini biasanya penderita tidak akan merasa demam dan tubuh terlihat lebih bugar. Tapi pada fase ini justru ada bahaya yang mengancam. Pada minggu ke enam kondisi tubuh akan kembali seperti tipes pada minggu pertama dan komplikasi bisa menjadi lebih parah.

Komplikasi Tipes

Penyakit tipes yang tidak diobati bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi yang sangat berbahaya. Bahkan pada kondisi yang lanjut bisa menyebabkan kematian. Infeksi bakteri pada bagian usus bisa menyebar ke organ lain sehingga sulit untuk diobati dengan cepat. Berikut ini adalah beberapa komplikasi tipes yang bisa terjadi.

a. Pendarahan Usus

Komplikasi yang paling banyak ditemukan adalah perforasi atau lubang pada bagian usus. Komplikasi biasanya terjadi pada tahap tipes masuk minggu ke tiga. Gejala yang bisa ditemukan jika sudah terjadi perforasi adalah seperti tekanan darah yang terus mengalami penurunan dan pendarahan pada tinja. Selain itu penderita juga akan merasa mual, muntah dan pendarahan.

b. Miokarditis

Kondisi ini menyebabkan munculnya peradangan pada bagian otot jantung sehingga penderita merasa sulit untuk bernafas, nyeri yang berlebihan pada dada. Pada tahap ini perawatan harus dilakukan secara intensif dan perawatan juga dilakukan untuk infeksi jantung.

c. Komplikasi lain yang sangat jarang ditemukan adalah termasuk radang paru-paru, infeksi pada ginjal, radang selaput otak dan gangguan halusinasi.

Cara Mencegah Tipes

Tipes menjadi panyakit yang sangat umum, namun penyakit ini bisa dicegah dengan berbagai macam langkah. Berikut ini adalah cara yang paling efektif untuk mencegah tipes.

  1. Biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat dan diolah dari bahan –bahan yang sehat.
  2. Perhatikan kondisi air minum dan makanan untuk kehidupan sehari-hari.
  3. Jika Anda memiliki aktivitas pekerjaan yang sangat sibuk maka seimbangkan dengan kebutuhan nutrisi sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
  4. Hindari konsumsi sayur dan buah-buahan yang tidak dicuci.
  5. Hindari makanan yang sudah disimpan lama di mesin pendingin maupun di ruang terbuka.
  6. Perhatikan makanan agar tidak terkena lalat atau potensi kotoran yang lain.
  7. Selalu perhatikan gaya hidup yang bersih seperti mencuci buah sebelum dimakan, mencuci tangan sesering mungkin dan hindari konsumsi makanan yang tidak sehat.

Tips Pemulihan untuk Tipes

Penderita yang sudah mendapatkan perawatan biasanya tidak mendapatkan kesehatan seperti semula dalam waktu yang ceppat. Untuk mengatasi hal ini maka bisa dilakukan perawatan rumahan untuk mempercepat proses pemulihan. Berikut ini adalah perawatan untuk pemulihan tipes.

  1. Konsumsi air dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Air juga membantu tubuh agar kembali mendapatkan stamina dan lebih cepat sehat seperti semula.
  2. Hindari konsumsi makanan yang mengandung cabai, bahan tambahan dan berbagai makanan dari santan. Makanan ini bisa membuat kondisi usus yang terkena tipes menjadi lebih buruk.
  3. Konsumsi bubur yang dicampur dengan sayuran atau lauk lain sehingga nutrisinya lebih mudah diserap oleh tubuh.
  4. Hindari minuman alkohol dan semua jenis minuman yang mengandung kafein agar tubuh lebih sehat (baca : Bahaya alkohol dan bahaya kafein).
  5. Hindari konsumsi susu dan semua jenis produk susu karena usus masih sangat sensitif.

Ada banyak makanan untuk penderita tipes yang dapat anda gunakan untuk keseharian ketika sedang mengalami penyakit mematikan ini.