Home Featured Kenali Penyebab dan Gejala Stroke yang Bikin Sharon Stone Sempat Dilupakan Hollywood

Kenali Penyebab dan Gejala Stroke yang Bikin Sharon Stone Sempat Dilupakan Hollywood

by Erlita

Karir seorang aktris Sharon Stone yang kini berusia 61 tahun pernah melejit pada era 1990-an di mana dirinya mengaku pada waktu usianya 40 tahun justru mengalami kesulitan. Menjadi orangtua tunggal dan bahkan sampai ditinggalkan oleh Hollywood dengan penawaran main film yang menurun secara perlahan membuatnya sulit tak bisa bekerja.

Memasuki usia 40 tahun menurutnya saat bercerita dalam majalah Allure edisi November 2019 menjadi sulit bagi kebanyakan aktris wanita karena tak diberi pekerjaan di Hollywood. Lebih sulitnya lagi, perubahan terjadi di tahun 2001 saat pemeran Basic Instinct ini menderita penyakit stroke sehingga harus ambil waktu beristirahat selama 2 tahun untuk pemulihannya.

Usai dirinya pulih dari stroke, ia mengaku Hollywood justru telah melupakannya ditambah ada banyak orang yang memperlakukannya secara tidak baik. Ibu dari 3 anak ini mengatakan bahwa ia merasa bahwa banyak orang tak pahambetapa stroke begitu mengancam bagi wanita dan tak tahu apa saja yang dibutuhkan supaya pemulihan dapat terjadi.

Penyebab Stroke

Stroke sendiri merupakan penyakit yang terjadi saat suplai darah menuju otak mengalami hambatan karena sumbatan. Namun ada pula stroke yang memang terjadi karena pembuluh darah pecah. Otak jadi tak memperoleh oksigen tanpa darah mengalir ke sana dengan cukup, bahkan nutrisi pun tidak maka kinerja otak sebagian area bisa mati.

Menilik penyebabnya, tergantung jenis stroke yang dialami lebih dulu. Stroke iskemik adalah gangguan pasokan darah menuju otak sehingga suplainya berkurang akibat sumbatan. Sementara stroke hemoragik adalah stroke yang terjadi ketika pembuluh darah pecah. Untuk stroke hemoragik beberapa faktor yang menjadi penyebab antara lain adalah:

  • Hipertensi, tekanan darah tinggi yang tak lagi dapat terkontrol
  • Pengencer darah berlebihan dengan antikoagulan
  • Aneurisma atau pembuluh nadi yang mengalami pelebaran abnormal disebabkan melemahnya dinding pembuluh darah

Pada kasus stroke iskemik, sumbatan yang menghambat aliran darah ke otak dapat disebabkan oleh plak atau penumpukan lemak yang ada di arteri, lalu memicu penurunan aliran darah yang disebut juga dengan aterosklerosis. Penyebab lain stroke iskemik yang memungkinkan adalah gumpalan darah yang ada pada otak atau juga jantung yang kemudian oleh aliran darah memicunya masuk ke arteri otak yang lebih sempit.

Tak hanya penyebabnya, faktor peningkat risiko terkena stroke pun perlu dikenali sekaligus diwaspadai, yakni antara lain:

  • Kurang olahraga
  • Obesitas
  • Penggunaan obat tertentu semacam methamphetamine dan cocaine
  • Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol terlalu berlebihan
  • Penyakit diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Merokok aktif atau menjadi perokok pasif
  • Tekanan darah tinggi
  • Sleep apnea obstruktif
  • Riwayat kesehatan keluarga yang pernah alami serangan jantung dan stroke
  • Penyakit kardiovaskular seperti infeksi jantung, gagal jantung, detak jantung abnormal, atau cacat jantung.

Gejala Stroke

Dilansir dari Mayo Clinic, ada sejumlah tanda atau gejala stroke yang dapat menentukan perawatan seperti apa yang seharusnya diterima.

  • Sakit kepala. Rasanya sakit kepala ini akan timbul tiba-tiba dan bahkan dapat juga diikuti dengan muntah-muntah.
  • Pandangan kabur. Penglihatan terganggu dapat terjadi pada satu atau kedua mata, entah itu pandangan menjadi buram, mengganda, atau justru menghitam.
  • Kelumpuhan pada kaki, lengan atau wajah. Pada satu sisi bagian kaki, lengan ataupun wajah dapat mengalami rasa lemah dan bahkan mati rasa. Untuk mengecek, maka silakan angkat kedua tangan bersamaan di atas kepala dan kalau satu sisi lengan terjatuh inilah gejala stroke. Bahkan coba juga untuk tersenyum dan lihat apakah satu sisi mulut terkulai juga.
  • Kesulitan berjalan. Ketika berjalan biasa sering tersandung atau malah mendadak merasa pusing hingga kehilangan koordinasi atau keseimbangan, segera periksakan ke dokter karena ini bisa jadi tanda penyakit stroke.
  • Kesulitan berbicara sekaligus memahami. Ketika merasa kebingungan dalam memahami ucapan orang lain, ditambah sulit saat hendak bicara, segera ke dokter karena ini tanda stroke paling umum.

Terlepas dari penyakit stroke yang sempat membuat Sharon Stone ditinggalkan oleh Hollywood, dirinya mengaku bahwa periode tersebut adalah periode perubahan paling besar bagi hidupnya. Meski begitu, Sharon juga mengatakan bahwa periode itulah yang paling indah untuknya.

You may also like