Jantung Membesar : Gejala, Penyebab, Resiko, Perawatan, dan Pencegahan

jantung membesarJantung membesar atau pembesaran pada jantung sebenarnya bukan termasuk dari salah satu penyakit jantung. Jantung membesar umumnya adalah sebuah kondisi yang menjadi akibat dari kondisi lain yang terjadi pada organ tubuh. Jantung membesar biasanya terdeteksi dari pemeriksaan pemindaian pada dada dengan bantuan sinar X. Namun hasil tes ini belum tentu membuktikan masalah jantung membesar sehingga membutuhkan pemeriksaan kesehatan yang lain. Semua orang bisa mengalami pembesaran jantung karena berbagai kondisi yang membuat jantung menerima tekanan yang terlalu berat seperti stres berlebihan, depresi, wanita hamil dan beberapa jenis penyakit jantung.

Gejala Jantung Membesar

Pada tahap awal jantung membesar sama sekali tidak menyebabkan gejala yang mudah untuk dirasakan. Namun dalam kondisi yang sudah memburuk seringkali jantung membesar menyebabkan gejala seperti dibawah ini:

–      Jika bernafas maka akan terasa nyeri pada bagian dada dan terkadang sesak nafas yang tiba-tiba muncul.

–      Terdengar bunyi detak jantung yang tidak normal

–      Terjadi pembengkakan pada bagian kaki dan tangan.

–      Sakit kepala, badan yang lemah dan sulit untuk konsentrasi

–      Pingsan jika kondisinya sudah berat.

Apa Penyebab Jantung Membesar?

Pada dasarnya kondisi tertentu memang membuat jantung bisa memompa darah berlebihan atau terlalu keras sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian otot jantung. Beberapa orang juga bisa mengalami jantung membesar karena kondisi yang tidak jelas. Berikut ini adalah penyebab jantung membesar yang paling sering terjadi.

  1. Kelainan jantung bawaan yang menyebabkan detak jantung tidak normal sehingga membuat jantung membesar. Kondisi ini biasanya sudah diketahui sejak bayi baru lahir dengan tanda-tanda yang mendukung masalah irama jantung.
  2. Penyakit tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan jantung membesar. Kondisi ini terjadi ketika jantung harus memompa darah dengan lebih keras sehingga darah bisa mengalir ke semua bagian tubuh. Namun akibatnya maka jantung akan membesar dan otot jantung mengalami penebalan.
  1. Pembesaran ventrikel kiri jantung yang disebabkan karena jantung memompa dengan terlalu keras sehingga menyebabkan ruang jantung membesar.
  2. Penyakit yang menyebabkan kerusakan pada bagian katup jantung akibat dari beberapa kondisi kesehatan jantung yang sangat serius seperti rematik jantung, infeksi dinding jantung atau endokarditis, kelainan jaringan ikat jantung dan perawatan dengan obat-obatan jangka panjang.
  3. Hipertensi pulmonal yaitu tekanan darah tinggi yang terjadi pada bagian jantung yang terhubung langsung dengan paru-paru. Akibatnya maka jantung akan memompa darah terlalu keras sehingga menyebabkan darah memancar ke paru-paru lebih keras dan mendorong jantung membesar.
  4. Efusi perikardial yaitu sebuah kondisi yang disebabkan karena penumpukan pada bagian cairan di kantung jantung atau perikardium.
  5. Penyakit anemia atau kelainan sel darah merah yang menyebabkan denyut jantung menjadi tidak teratur sementara jantung terus memompa darah untuk mensuplai oksigen ke semua bagian tubuh.
  6. Kelainan yang terjadi pada bagian kelenjar tiroid karena tiroid yang terlalu aktif sehingga menyebabkan jantung memompa darah terlalu keras.
  7. Hemochromatosis yaitu sebuah kondisi yang disebabkan karena tubuh tidak memiliki kemampuan untuk melakukan metabolisme terhadap zat besi yang sudah masuk ke dalam tubuh, akibatnya maka terjadi pembesaran pada bagian ventrikel yang mendorong otot jantung lebih lemah dan jantung membesar.
  8. Amiloidosis yaitu sebuah kondisi yang terjadi karena protein yang beredar dalam darah ternyata disimpan di dalam jantung sehingga menyebabkan fungsi jantung terganggu dan membesar.

Siapa yang Bisa Terkena Jantung Membesar?

Semua orang bisa terkena kelainan jantung membesar namun ada beberapa kondisi yang mendukung orang memiliki peluang besar terkena jantung membesar. Beberapa kondisi yang harus diperhatikan seperti dibawah ini.

  1. Orang yang menderita penyakit tekanan darah tinggi karena jantung terus bekerja keras untuk memompa darah ke semua bagian tubuh.
  2. Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga termasuk jenis kardiomiopati.
  3. Orang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan jantung membesar, termasuk keluarga dari garis jauh seperti nenek dan kakek.
  4. Orang yang menderita penyakit arteri koroner yaitu penyumbatan pada bagian jantung karena kelebihan lemak dalam pembuluh darah. Lemak dan kolesterol yang membentuk plak dalam pembuluh darah akan menjadi menyebabkan penyumbatan sehingga jantung harus bekerja terlalu keras untuk memompa darah.
  5. Orang yang menderita penyakit kelainan jantung bawaan dari bayi seperti masalah struktur jantung lebih beresiko terkena jantung membesar.
  6. Orang yang sudah pernah mengalami serangan jantung.

Resiko Komplikasi Jantung Membesar

Jantung membesar dapat menyebabkan beberapa kondisi yang lebih parah akibat tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Berikut ini adalah resiko buruk yang bisa terjadi pada kondisi jantung membesar.

  1. Gagal jantung. Kondisi ini disebabkan karena masalah jantung membesar menyebabkan bagian ventrikel kiri jantung ikut membesar. Kemudian terjadi gagal jantung yang bisa membuat semua bagian otot jantung melemah dan jantung tidak bisa memompa darah yang cukup untuk tubuh. (Baca: gejala gagal jantung kiri dan kanan)
  2. Kelainan pembekuan darah yang terjadi pada bagian selaput jantung. Jika ada bagian darah yang membeku kemudian memasuki aliran darah maka aliran darah dari jantung tidak akan sampai ke berbagai organ tubuh kemudian bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. Bahkan darah yang menggumpal juga bisa masuk ke bagian paru-paru yang menyebabkan paru-paru dalam kondisi yang berbahaya.
  1. Kelainan jantung murmur yang merupakan akibat dari pembesaran jantung. Kondisi ini disebabkan karena empat dari semua bagian katup jantung ternyata tidak bisa menutup dengan benar kemudian menyebabkan aliran darah berbalik arah sehingga menyebabkan murmur jantung. Ini kondisi yang tidak selalu berbahaya namun harus tetap mendapatkan perawatan secara berkali dari dokter yang merawat. (Baca: penyebab jantung berdebar debar kencang dan terus menerus)
  2. Serangan jantung. Jantung membesar bisa menyebabkan serangan jantung karena irama jantung yang tidak teratur, terlalu lambat atau terlalu cepat. Serangan jantung perlu mendapatkan perawatan yang bersifat cepat dan darurat karena sering menyebabkan kematian mendadak.

Perawatan untuk Jantung Membesar

  1. Perawatan yang diperlukan untuk jantung membesar harus disesuaikan dengan kondisi yang menyebabkan kelainan tersebut. Beberapa jenis obat yang umum digunakan adalah seperti:
  • Obat yang bersifat diuretik yang bisa menurunkan kadar garam dalam tubuh dan membantu mengatasi tekanan pada bagian pembuluh darah dan jantung.
  • Obat golongan ACE  atau angiotension converting enzyme yang bisa membantu menurunkan tekanan darah untuk penderita hipertensi sehingga darah bisa dipompa dari jantung ke semua bagian tubuh.
  • Obat golongan ARB atau angiotension receptor blocker yaitu obat yang bisa menjadi inhibitor dari obat ACE.
  • Obat golongan beta blocker yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dan untuk mendukung fungsi jantung agar lebih baik lagi.
  1. Tindakan operasi yang hanya dilakukan jika obat-obatan ternyata sudah tidak berpengaruh dan membuat kondisi penderita jantung membesar tidak bisa pulih seperti semula. Operasi dilakukan untuk memasang beberapa perangkat yang diperlukan untuk mendukung fungsi jantung seperti alat ICD, operasi untuk membenarkan katup jantung, operasi by pass untuk penderita koroner, dan transplantasi jantung jika semua metode sudah tidak bisa digunakan lagi.

Gaya Hidup untuk Penyakit Jantung Membesar Penyakit jantung membesar memang tidak bisa disembuhkan, namun dengan memiliki gaya hidup yang baik maka kondisi bisa membaik dari waktu ke waktu. Berikut ini adalah beberapa gaya hidup yang bisa dilakukan agar tetap sehat meskipun hidup dengan jantung membesar.


  1. Hindari merokok atau menjadi perokok pasif karena rokok akan memperburuk kerja jantung dan justru membuat kondisi jantung membesar menjadi lebih buruk. (Baca: bahaya merokok bagi kesehatan)
  2. Jika Anda obesitas, maka cobalah untuk menurunkan berat badan karena bahaya obesitas terhadap kesehatan hingga kanker. Selain itu juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung lain yang bisa mempengaruhi jantung membesar. (Baca: olahraga menurunkan berat badan super cepat)
  1. Selalu mengkonsumsi makanan sehat dengan kandungan garam yang sangat rendah karena garam bisa membuat kerja jantung menjadi lebih keras sehingga membuat jantung membesar menjadi lebih buruk.
  2. Bagi penderita diabetes maka harus mengendalikan kadar gula dalam tubuh karena diabetes akan meningkatkan resiko penyakit jantung dan penyakit lain seperti hipertensi dan aram urat yang tinggi. (Baca: sayuran untuk diabetes dan cara konsumsinya)
  1. Semua penderita jantung membesar harus mencoba untuk mengendalikan tekanan darah dengan hidup sehat dan tidak terlalu stress. Langkah ini bisa dilakukan dengan selalu mengontrol tekanan darah. (Baca : makanan penurun darah tinggi super cepat)
  2. Melakukan olahraga secara teratur karena olahraga bisa meningkatkan fungsi jantung dan membuat gerakan badan yang lebih sehat. (Baca: manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh)
  3. Menghindari semua jenis minuman yang mengandung alkohol dan kopi, karena alkohol dan kopi akan membuat kerja jantung menjadi lebih berat. (Baca: bahaya alkohol bagi kesehatan dan kehidupan, akibat kebanyakan minum kopi untuk kesehatan)
  1. Selalu istirahat dengan baik serta tidur paling tidak selama delapan jam sehari. Tidur yang cukup akan membuat kerja jantung menjadi lebih baik dan tubuh bisa melepaskan rasa lelah atau hormon penyebab stres. (Baca : bahaya tidak tidur di malam hari)

Cara Mencegah Jantung Membesar

  1. Selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut untuk menghindari resiko terkena infeksi dinding jantung atau kardiomiopati yang bisa menyebabkan jantung membesar. (Baca: bahaya gigi berlubang jika dibiarkan)
  2. Selalu menjaga tubuh dari potensi penyebab penyakit jantung seperti kebiasaan merokok, pola hidup yang buruk, penyakit hipertensi, diabetes, asam urat yang tinggi dan alkohol.
  3. Mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat seperti makanan yang mengandung omega 3 tinggi, makanan untuk menurunkan kolesterol dan asam urat, dan hindari semua jenis – jenis narkoba dari kehidupan Anda.
  4. Selalu melakukan olahraga secara teratur untuk menghindari resiko terkena penyakit jantung dan kelainan penyakit jantung. Berbagai olahraga bisa dilakukan seperti berlari, senam, berenang, bersepeda, fitnes dan olahraga lain.

Jantung membesar memang bisa terjadi karena kondisi jantung yang memang sudah bermasalah. Salah satu langkah yang harus kita lakukan agar tidak terkena jantung membesar adalah menghindari semua pemicu penyakit jantung.

, ,
Oleh :
Kategori : Penyakit Jantung