Kenali Gangguan Panik, Kondisi yang Dialami Kang Daniel Selain Depresi

Belum lama ini tersiar kabar bahwa Kang Daniel, seorang idola KPop yang populer lewat ajang bertajuk Produce 101 dan kini sukses menjadi penyanyi solo didiagnosa depresi. Namun melansir dari Soompi, selain depresi ia pun diketahui menderita gangguan panik sehingga memutuskan untuk vakum sementara dari dunia hiburan untuk berkonsentrasi pada masa pemulihannya.

KONNECT Entertainment selaku pihak agensi Kang Daniel mengatakan bahwa sejak awal tahun 2019 memang Daniel telah mengunjungi rumah sakit usai mengalami serangkaian gangguan kesehatan yang disebabkan oleh melemahnya sistem imun. Belum lagi ada pula dampak dari kecemasan psikologis yang membuat fisiknya mengalami masalah kesehatan.

Penyebab dan Gejala

Gangguan panik sendiri termasuk dalam kondisi gangguan kecemasan di mana serangan panik menjadi gejala yang terjadi berulang kali. Penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui, namun menurut Mayo Clinic, beberapa faktor meningkatkan risikonya, seperti:

  • Perubahan tertentu pada beberapa bagian otak dalam berfungsi
  • Sifat temperamental menyebabkan kecenderungan lebih tinggi mengalami stres dan emosi negatif.
  • Faktor genetik
  • Faktor stres
  • Peristiwa traumatis
  • Perubahan drastis pada hidup penderitanya
  • Kelebihan asupan kafein
  • Kebiasaan merokok berlebihan
  • Riwayat kesehatan keluarga di mana anggota keluarga memiliki gangguan panik

Gangguan panik sayangnya menimbulkan gejala yang tak dapat diduga-duga, bisa saja saat sedang menyetir kendaraan, tidur, pada waktu rapat, atau jalan-jalan di mall. Beberapa gejala umumnya antara lain adalah:

  • Ketakutan akan lepas kendali
  • Ketakutan akan kematian
  • Berkeringat
  • Tubuh gemetaran
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya
  • Merasa sedang dalam kondisi bahaya hampir setiap saat
  • Sensasi kebas
  • Sakit kepala
  • Nyeri di dada
  • Kram pada perut
  • Mual-mual
  • Hot flash (kondisi sensasi panas pada tubuh tapi bukan karena efek cuaca ataupun suhu ruangan)
  • Menggigil
  • Nafas pendek atau sesak di dada
  • Pusing seperti melayang
  • Kehilangan kesadaran

Diagnosa dan Pengobatan

Untuk benar-benar meyakinkan bahwa gejala mengarah pada gangguan panik, segera ke dokter karena beberapa gejala bisa saja membuat kita didiagnosa penyakit lainnya. Tes darah dan elektrokardiogram kiranya perlu dilalui oleh pasien usai pemeriksaan fisik. Evaluasi psikologis pun diperlukan agar dokter bisa membicarakan masalah, ketakutan dan gejala yang dialami pasien atau apapun situasi yang menjadi penyebabnya.

Obat-obatan pastinya akan diberikan oleh dokter yang bertujuan meringankan gejala gangguan panik. Namun, psikoterapi pun tetap diperlukan oleh pasien karena bagaimanapun yang mengidapnya harus tahu apa itu gangguan panik dan bagaimana cara untuk mengatasi serta mengendalikannya.

Terapi perilaku kognitif adalah salah satu bentuk psikoterapi di mana ada banyak yang mengalami pemulihan dari terapi ini. Tentunya membutuhkan banyak usaha dan waktu yang cukup lama, namun gejala gangguan panik akan terasa berkurang dalam beberapa minggu terapi secara signifikan. Hanya saja, ada yang sampai mengalami pemulihan dalam beberapa bulan.

Sebelum Kang Daniel, HyunA pun merupakan seorang idol KPop yang dikabarkan mengalami gangguan panik. Para penderita gangguan ini bisa terlalu cemas dan stres karena episode serangan panik tak dapat diprediksi. Namun, selalu ada kemungkinan untuk pulih dengan menjalani terapi serta pengobatan lain sesuai arahan dokter.