Argatroban – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping

216

Apa itu Argatroban?

Argatroban adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk penanganan proses pembekuan darah manusia. Obat ini juga digunakan untuk mengencerkan darah sehingga tidak terjadi pembekuan darah. Selain itu, Argatroban juga digunakan pada pasien yang memiliki jumlah platelet rendah dan mereka juga mendapatkan penanganan heparin (pengenceran darah).

Kontraindikasi dan Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Obat Argatroban

Beberapa hal yang harus diinformasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi Argatroban adalah sebagai berikut

  • Apabila anda memiliki alergi terhadap Argatroban
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap substansi yang ada pada Argatroban
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap substansi lain
  • Apabila anda memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu. Informasikan pada dokter mengenai reaksi alergi yang biasa anda rasakan seperti misalnya ruam, bitnik bitnik pada kulit, gatal, kesulitan bernafas, kesulitan berbicara, mengi, batuk, nyeri dada, bengkak pada beberapa bagian wajah seperti pada lidah, bibir atau tenggorokan, atau gejala-gejala lainnya
  • Apabila anda memiliki riwayat penyakit liver
  • Apabila anda memiliki penyakit raised liver enzymes
  • Apabila anda menderita pendarahan aktif
  • Apabila anda sedang mengkonsumsi heparin
  • Apabila anda sedang menyusui atau berencana untuk menyusui
  • Infromasikan pada seluruh tenaga medis professional anda apabila anda sedang mengkonsumsi Argatroban, termasuk diantaranya adalah dokter, suster, tenaga farmasi dan dokter gigi
  • Apabila anda pernah menjalani spinal anesthesia
  • Apabila anda pernah menjalani bentuk operasi apapun
  • Apabila anda sedang menjalani spinal care jenis apapun
  • Apabila anda sedang mengkonsumsi warfarin. Pasien yang menggunakan warfarin membutuhkan pemeriksaan darah secara berkala apabila mengkonsumsi Argatroban dalam waktu yang bersamaan.
  • Apabila anda sedang hamil atau berencana untuk hamil atau sedang dalam program kehamilan. Konsultasikan pada dokter mengenai keamanan dan resiko efek samping yang mungkin harus dirasakan oleh janin anda.

Hipersensitivitas dan juga pendarahaan major yang aktif adalah dua kontraindikasi yang sering terjadi pada pemakaian Argatroban. Pasien yang sedang menjalani terapi harus mendapatkan monitoring kondisi kesehatan menggunakan PTT.

Informasikan pada dokter mengenai segala jenis obat yang sedang anda konsumsi baik yang anda dapatkan dengan atau tanpa resep dokter, termasuk di dalamnya adalah obat obatan herbal, suplemen dan juga vitamin. Pastikan keamanan dari pemakaian Argatroban apabila anda mengkonsumsi obat tersebut bersamaan dengan obat obatan lain yang sedang anda konsumsi dan juga riwayat kesehatan anda hingga saat ini. Jangan memulai, memberhentikan atau mengganti jumlah takaran dosis obat-obatan apapun tanpa persetujuan dokter.

Interaksi Argatroban dengan Obat-Obatan Lain

Interaksi adalah beberapa hal hal yang lebih cenderung bersifat negative apabila Argatroban berada di dalam tubuh Bersama dengan jenis obat – obatan tertentu termasuk diantaranya adalah obat obatan herbal, suplemen, vitamin, jenis makanan tertentu, dan juga pola kebiasaan hidup sehari hari seperti kebiasaan merokok dan juga mengkonsumsi minuman beralkohol. Interaksi yang terjadi dapat meningkatkan resiko efek samping dan juga mengganggu mekanisme kerja obat utama itu sendiri yang dalam hal ini adalah Argatroban. Beberapa jenis obat obatan yang dapat berinteraksi dengan Argatroban adalah sebagai berikut :

  • Obat obatan jenis antiplatelet
  • Obat obatan jenis thrombolytics. Keamanan dan efektivitas penggunaan Argatroban Bersama dengan thrombolytic agents masih belum dapat dipastikan.
  • Obat obatan jenis antikoagulan. Segala jenis terapi antikoagulan harus dihentikan apabila pasien hendak melakukan terapi menggunakan Argatroban

Penggunaan Argatroban Bersama dengan agent antiplatelet lain, obat obatan jenis thrombolytics dan juga obat obatan jenis anti koagulan dalam waktu yang bersamaan dapat meningkatkan resiko pendarahan. Beberapa jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan terjadi interaksi di dalam tubuh. Konsultasikan pada dokter mengenai jenis makanan apa saja yang harus anda hindari dan juga dengan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol yang mungkin dapat mempengaruhi kinerja Argatroban di dalam tubuh anda.

Prosedur Minum Obat Argatroban

Segala jenis obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter harus dipatuhi dengan teratur agar pemakaian secara aman tercapai dan mendapatkan manfaat dengan optimal. Selalu baca instruksi prosedur minum obat pada informasi yang tercetak pada kemasan obat tersebut. Ikuti instruksi secara benar, tanyakan lebih lanjut kepada dokter apabila anda tidak mengerti instruksi tersebut. Dalam hal ini, Argatroban diberikan ke dalam tubuh pasien melalui metode infus ke pembuluh darah vena pada waktu waktu tertentu. Argatroban digunakan untuk kedua indikasi penyakit di bawah ini :

  • Heparin induced thrombocytopenia
    • Injeksi Argatroban disarankan untuk pasien yang terindikasi dengan prophylaxis atau untuk penanganan thrombosis pada pasien dewasa dengan heparin induced thrombocytopenia (HIT)
  • Percutaneous coronary intervention
    • Injeksi Argatroban disarankan pada pasien dewasa sebagai agent anti koagulan atau pasien dengan resiko HIT yang sedang mengalami percutaneous coronary intervention (PCI)

Ukuran Dosis Obat Argatroban

Dosis yang diberikan oleh dokter biasanya berbeda-beda untuk setiap pasien. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa factor, seperti usia, jenis kelamin, berat badan dan tinggi badan. Selain itu riwayat kesehatan dan juga kondisi kesehatan pada saat ini.

  • Dosis dewasa untuk thrombotic atau thromboembolic disorder
    • Heparin induced thrombocytopenic (HIT) thrombosis treatment atau prophylaxis
    • Dosis awal : 2 mcg/kg/min diberikan sebagai constant infusion
    • Dosis maintenance : infusion rate dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, namun tidak melebihi 10 mcg/kg/min. Penyesuaian dosis harus berdasarkan hasil PTT dari sample darah yang diambil setidaknya 2 jam setelah infusion rate change yang paling akhir
    • Percutaneous coronary interventions (PCI) pada pasien HIT
    • Dosis awal : 25 mcg/kg/min dan bolus 350 mcg/kg dimasukkan ke dalam tubuh dengan metode large more intravenous line sekitar 3 hingga 5 menit.
  • Dosis anak-anak untuk thrombotic atau thromboembolic disorder
    • Pemakaian Argatroban pada bayi dan anak anak berusia dibawah 16 tahun masih belum dapat dipastikan efektivitas dan juga keamanannya. Termasuk didalamnya adalah tujuan penggunaa antikoagulan dan juga durasi atau jangka waktu terapi itu sendiri.
    • Data mengenai penggunaan Argatroban sangat terbatas. Untuk penggunaan secara spesifik, takaran dosis dapat bervariasi pada masing masing pasien. Biasanya pasien dengan kondisi yang lebih buruk secara klinis mendapatkan dosis yang lebih rendah.
    • Apabila Argatroban digunakan Bersama dengan jenis thrombolytic lain, dosis juga akan mengalami penyesuaian.
    • Dosis awal : 0.75 mcg/kg/min dengan metode intravenous infusion secara kontinyu
    • dosis awal infusion rate diperlukan pada pasien anak anak dengan beberapa kondisi medis tertentu, seperti dengan kondisi heart failure, beberapa organ system failure, anasarca tingkat lanjut dan postcardiac surgery.
  • Penyesuaian dosis pada pasien dengan penyakit Liver
    • Moderately impaired hepatic function
      • Dosis awal : 0.5 mcg/kg/min
      • Dosis maintenance : : infusion rate dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, namun tidak melebihi 10 mcg/kg/min. Penyesuaian dosis harus berdasarkan hasil PTT dari sample darah yang diambil setidaknya 2 jam setelah infusion rate change yang paling akhir
    • Penyesuaian dosis pada anak anak berusia 16 tahun ke bawah
      • Data terbatas dan tidak dapat dijadikan rujukan
      • Dosis awal : 0.2 mcg/kg/min

Ciri – Ciri Obat Argatroban

Argatroban adalah jenis obat obatan yang dimasukkan ke dalam tubuh dengan metode injeksi. Oleh karena itu obat ini tidak dijual secara bebas dan biasanya hanya boleh disimpan oleh tenaga medis professional. Botol dari Argatroban berwarna bening dengan dominasi warna putih pada informasi yang tercetak. Tanyakan pada dokter atau tenaga medis professional yang menangani anda mengenai ciri ciri obat Argatroban itu sendiri.

Apa yang terjadi jika overdosis obat Argatroban ?

Apabila anda merasa overdosis akibat Argatroban maka segera datangi unit gawat darurat terdekat. Bawalah seluruh jenis obat obatan yang sedang dikonsumsi dan didapatkan baik dengan atau tanpa resep dokter, termasuk di dalamnya adalah obat obatan herbal, suplemen dan juga vitamin. Informasikan pada dokter megnenai berapa jumlah dosis obat yang telah dikonsumsi dan kapan waktu terjadinya. Hal ini dapat membantu dokter untuk mendiagnosa Argatroban dengan lebih cepat.

Jangan memberikan obat anda pada orang lain dan mengkonsumsi Argatroban meskipun gejala atau keluhan yang anda alami adalah sama. Hal ini adalah salah satu penyebab terjadinya keracunan dan atau overdosis. Mengkonsumsi lebih dari dosis yang diberikan oleh dokter juga dapat menyebabkan overdosis. Menggandakan takaran dosis jenis obat obatan apapun tidak akan memberikan efek yang anda inginkan lebih cepat tercapai, namun malah semakin meningkatkan resiko efek samping yang tidak diinginkan termasuk salah satunya adalah overdosis.

Bagaimana cara penyimpanan obat Argatroban ?

Argatroban adalah jenis obat yang hanya dapat diberikan kepada pasien oleh tenaga medis professional. Oleh karena itu, Argatroban kebanyakan tidak dapat disimpan pasien secara mandiri. Tanyakan hal ini lebih lanjut pada tenaga medis yang bertugas mengenai bagaimana cara penyimpanan Argatroban secara aman dan tepat.

Jangan membuang obat obatan jenis apapun yang diberikan pada anda ke dalam toilet atau ke dalam limbah rumah tangga biasa kecuali dokter sudah mengizinkannya. Pembuangan obat obatan dengan tidak aman dan tidak tepat dapat menyebabkan kontaminasi lingkungan. Ikuti instruksi dan petunjuk dokter dalam membuang obat obatan yang sudah tidak terpakai atau yang sudah melewati tanggal kadaluarsa. Konsultasikan hal ini lebih lanjut pada tenaga farmasi untuk memberikan anda bantuan dalam membuang obat obatan yang sudah tidak terpakai dan sudah melewati tanggal kadaluarsa dengan tepat dan dengan aman.

Efek Samping Obat Argatroban

Pasien yang mengkonsumsi Argatroban mungkin akan lebih mudah berdarah daripada mereka yang tidak mengkonsumsi obat ini. Sebisa mungkin bertindak dengan berhati-hati dan menghindari aktivitas kontak langsung yang dapat menyebabkan luka luar. Sebagai tindakan pencegahan lebih baik gunakan sikat gigi lembut dan juga cukur elektrik. Apabila anda tidak sengaja jatuh atau mengalami luka luar atau kepala anda terbentur, maka sebaiknya segera menghubungi dokter yang sedang menangani anda meskipun anda merasa tidak apa-apa.

Meskipun jarang terjadi, beberapa individu mungkin merasakan dampak efek samping penggunaan Argatroban secara serius dan dapat berakibat fatal. Segera datangi unit gawat darurat atau dapatkan bantuan penanganan medis secara cepat apabila anda mengalami gejala-gejala di bawah ini yang mungkin berhubungan atau berkaitan dengan adanya efek samping fatal. Gejala efek samping serius itu adalah sebagai berikut :

  • Beberapa gejala adanya reaksi alergi seperti ruam, bitnik merah, bengkak dan kemerahan pada kulit, kulit lecet atau mengelupas dengan atau tanpa demam, mengi, nyeri pada dada, nyeri pada tenggorokan, kesulitan bernafas, kesulitan menelan, kesulitan berbicara, bengkak pada bagian wajah, seperti pada bibir, lidah atau tenggorokan
  • Beberapa gejala adanya pendarah di dalam tubuh seperti muntah darah atau muntah material yang terlihat seperti bubuk kopi, batuk darah, buang air kecil berdarah, feses berwarna merah atau hitam, gusi berdarah, vagina berdarah secara tidak normal, luka luar tanpa sebab dan semakin membesar, atau adanya pendarahan yang sangat parah dan tidak dapat dihentikan
  • Groin pain
  • Nyeri di bagian perlis
  • Nyeri pada dada
  • Denyut nadi yang tidak normal
  • Merasa lemah di salah satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau berfikir, perubahan kemampuan pada keseimbangan tubuh, aestetis wajah menurun hanya pada salah satu sisi, kemampuan pandangan mata yang menurun
  • Sakit kepala yang sangat parah
  • Nafas tersenggal-senggal
  • Nafas pendek
  • Kemerahan atau merasa hangat pada bagian tubuh tertentu
  • Demam
  • Kepala terasa ringan ketika merubah posisi dari tidur ke duduk atau dari tidur ke berdiri
  • Tidak ada denyut nadi
  • Jantung berhenti
  • Berkeringat berlebih
  • Tidak sadarkan diri
  • Merasa lemah atau kelelahan
  • Rasa nyeri pada lengan, kaki atau dagu
  • Mual muntah
  • Palpitasi
  • Lambung terasa nyeri
  • Nyeri punggung
  • Bibir dan kuku berubah menjadi warna biru
  • Tangan dan kaki dingin
  • Diare
  • Mengi
  • Konstipasi
  • Tidak nafsu makan
  • Kulit lebih pucat
  • Mengeluarkan gas terus menerus
  • Kehilangan kemampuan keseimbangan

Pada umumnya, segala jenis tindakan medis memiliki resiko efek samping dengan berbagai tingkatan dan gejala yang bervariasi. Seseorang individu mungkin saja merasakan efek samping yang serius dan berakibat fatal, namun orang lain tidak merasakan efek samping apapun atau hanya merasakan efek samping secara normal yang tidak menggangu. Efek samping normal tersebut apabila tidak segera hilang dan mulai menggangu aktivitas sehari-hari anda sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter. Beberapa efek samping tersebut adalah sebagai berikut :

  • Diare
  • Muntah
  • Lambung iritasi
  • Nyeri punggung
  • Sakit kepala

Komplikasi yang paling sering terjadi dari terapi Argatroban adalah dari efek samping hematologi, termasuk didalamnya adalah overt bleeding atau hemorrhage. Pendarahan major yang pernah dilaporkan berkaitan dengan hal ini adalah gastrointestinal bleeding. Dari sisi kardiovasuklar, efek sampingnya bisa berupa tekanan darah rendah atau hipotensi, serangan jantung, ventricular tachycardia, atrial fibrillation dan cerebrovascular disorder.

Di sisi lain, efek samping gastrointestinal termasuk di dalamnya adalah diare, mual, muntah dan abdominal pain. Sedangkan efek samping pada daerah pernafasan adalah dyspnea, pneumonia dan batuk batuk. Umumnya, demam, sepsis dan rasa nyeri adalah sering terjadi. Infeksi adalah salah satu efek samping terapi Argatroban yang menyerang sisi immunologi.