Gramax – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

8

GramaxGramax termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Gramax merupakan obat berbentuk tablet salut selaput yang mengandung 100 mg sildenafil sitrat sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

Gramax diindikasikan untuk disfungsi ereksi atau impotensi pada pria

Mekanisme Kerja Obat

Ereksi terjadi melalui proses yang melibatkan otak, saraf, pembuluh darah, hormon, otot serta emosi.  Pada kondisi ereksi, pembuluh darah pada penis akan mengalami vasodiltasi (pelebaran pembuluh darah) sehingga penis akan teraliri oleh lebih banyak darah yang kemudian akan menyebabkan terjadinya ereksi. Namun pada kondisi disfungsi ereksi/impoten seorang pria tidak mampu mempertahankan atau mencapai ereksi saat berhubungan seksual yang bisa diakibatkan berbagai penyebab impoten.

Sildenafil adalah salah satu obat yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut. Sildenafil bekerja dengan cara menghambat enzim fosfodiesterase 5. Enzim fosfodiesterase 5 adalah enzim yang bertugas mendegradasi cGMP (suatu senyawa yang dapat menimbulkan relaksasi otot polos pada penis). Dengan dihambatnya kerja enzim fosfodiesteras 5, maka jumlah cGMP akan meningkat dan otot polos penis akan mengalami relaksasi. Hal tersebut memungkinkan lebih banyak darah mengalir menuju penis dan mendukung terjadinya ereksi.

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis Gramax yang biasa digunakan adalah 50 mg dalam sehari, dapat ditingkatkan menjadi 100 mg atau diturunkan menjadi 25 mg sesuai dengan efektivitasnya pada pasien
  • Dosis maksimum Gramax adalah 100 mg dalam sehari
  • Gramax dikonsumsi 1 jam sebelum melakukan hubungan seksual
  • Gramax sebaiknya dikonsumsi setelah makan

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Gramax:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap sildenafil
  • Sedang menggunakan obat golongan nitrat (misalnya amil nitrit dan nitrogliserin)
  • Sedang menggunakan obat golongan stimulator guanilat siklase (misalnya riociguat)

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Gramax merupakan obat yang mengandung 100 mg sildenafil dan diperuntukkan bagi pria, namun sildenafil dalam dosis yang lebih kecil dapat pula digunakan sebagai obat untuk mengatasi kondisi hipertensi pulmonal. Berikut adalah tingkat keamanan penggunaan sildenafil pada ibu hamil dan menyusui:

  • Data penelitian pada subjek terbatas menunjukkan bahwa penggunaan sildenafil pada ibu hamil tidak menunjukkan adanya gangguan pembentukan janin atau gangguan kelahiran
  • Sildenafil dapat diekskresikan (dikeluarkan) melalui ASI, namun efeknya terhadap bayi yang disusui masih belum diketahui secara pasti

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang mungkin menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan Gramax:

  1. Obat-obat berikut dapat meningkatkan efek sildenafil jika digunakan secara bersamaan: atazanavir, cobicistat, eritromisin, itrakonazole, ketokonazole, klaritromisin, nelfinavir, simetidin
  2. Obat-obat berikut dapat menimbulkan hipotensi (darah rendah) yang berakibat fatal jika digunakan secara bersamaan dengan sildenafil: isosorbid dinitrat, isosorbid mononitrat, nitrogliserin, riociguat
  3. Obat-obat berikut dapat saling meningkatkan efek jika digunakan secara bersamaan dengan sildenafil dan berisiko menimbulkan hipotensi: alfuzosin, amil nitrit 
  4. Obat-obat berikut dapat menurunkan efek sildenafil jika digunakan secara bersamaan: apalutamide, deksametason, fenitoin, karbamazepin, nevirapine, rifampisin
  5. Sildenafil dapat meningkatkan efek obat-obat berikut jika digunakan secara bersamaan: asenapine, terazosin
  6. Sildenafil dapat meningkatkan toksisitas obta-obat berikut jika digunakan secara bersamaan: atorvastatin, simvastatin

Jika Anda sedang atau akan menggunakan obat-obat lain secara bersamaan dengan Gramax, tanyakanlah terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker, apakah obat-obat tersebut aman untuk digunakan secara bersamaan. Jika ternyata ada risiko interaksi obat antara obat-obat tersebut dengan Gramax, maka dokter atau apoteker akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Gramax dengan obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan dengan menggunakan Gramax tanpa menggunakan resep dokter
  2. Jangan mengubah dosis Gramax yang sudah diresepkan oleh dokter untuk Anda
  3. Dalam mengatasi disfungsi ereksi, Gramax bukanlah obat yang rutin dikonsumsi setiap hari 
  4. Penggunaan Gramax dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung pada pasien yang memang sudah memiliki penyakit kardiovaskular atau memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular
  5. Beberapa pasien melaporkan terjadinya penurunan atau kehilangan pendengaran yang disertai dengan tinnitus (telinga berdenging) setelah menggunakan sildenafil, segeralah melakukan konsultasi dengan dokter jika Anda mengalami hal ini
  6. Penggunaan Gramax dapat menimbulkan terjadinya hipotensi (darah rendah)
  7. Pastikan Gramax atau obat apapun yang akan Anda konsumsi masih dalam kondisi layak konsumsi, pastikan obat tersebut tidak mengalami perubahan bentuk atau warna. Jika terjadi perubahan bentuk atau warna pada obat, tanyakanlah kepada apoteker mengenai apa yang harus dilakukan
  8. Selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa Gramax atau obat apaoun yang akan Anda konsumsi, pastikan obat tersebut belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  9. Simpanlah Gramax pada suhu ruangan, di tempat yang kering, terhindar dari sinar matahari langsung serta terhindar dari jangkauan anak-anak