Asenapine – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping

421

Asenapine Itu Obat Apa?

AsenapineAsenapine adalah obat A yang digunakan untuk melakukan perawatan, pengontrolan, pencegahan, dan perbaikan penyakit gangguan bipolar atau manik depresi. Penggunaan obat ini dapat meningkatkan kondisi si pasien dimana akan memulihkan keseimbangan kimia yang ada di dalam otak. Kelainan atau penyakit bipolar sebenarnya dapat di obati dengan berbagai macam perawatan. Salah satunya menggunakan obat-obat untuk memulihkan keseimbangan otak.

Gangguan bipolar sendiri adalah sebuah kondisi dimana seseorang mengalami perubahan suasana hati secara drastis dan fluktuatif. Biasanya seseorang yang mengalami gangguan bipolar akan mengalami rasa dimana dia akan merasa senang secara berlebihan dari keadaan semula yang sedang murung, gelisah atapun sedih. Keadaan seperti ini akan berubah secara tiba-tiba baik itu dalam waktu yang cepat atau bisa juga secara lambat.

Di dalam gangguan bipolar sendiri terdapat dua episode yaitu manik (kondisi emosi yang naik) dan depresi (kondisi emosi yang sedang turun). Pada kondisi manik, pasien akan mengalami suasana hari yang begitu sangat bersemangat, gembira, energik, bahkan untuk berbicara pun juga sangat cepat. Sedangkan dalam kondisi depresi, pasien akan mengalami suasana hati seperti sedih, murung, kehilangan semangat, bahkan untuk tubuhnya pun juga akan terlihat lesu dan pucat.

Dalam kondisi seperti ini pengobatan gangguan atau penyakit bipolar dapat dilakukan untuk menurunkan frekuensi terjadinya perubahan dari kondisi mania ke kondisi depresi. Penggunaan obat-obatan seperti Asenapine juga dapat membantu menyeimbangkan frekuensi perubahan menjadi lebih normal dari kondisi semula.

Fungsi Obat Asenapine

Obat dalam kandungan Asenapine memiliki beberapa fungsi yang dapat digunakan dalam pengobatan dan tindakan medis atas terjadinya kondisi atau kelainan bipolar dalam diri seseorang. Asenapine dapat meningkatkan kondisi pasien dan menyeimbangkan frekuensi dalam otak atas perubahan episode-episode tertentu.

Obat ini dapat memberikan fungsi dalam menyeimbangkan frekuensi di dalam otak pasien yang mengalai gangguan bipolar. Jadi saat pasien dalam kondisi manik (fase naik) yang tiba-tiba berubah dalam kondisi depresi (face turun). Maka dengan terapi pengobatan Asenapine kondisi tersebut dapat di seimbangkan dengan lebih teratur.

Selain dijadikan sebagai obat penyakit bipolar atau yang biasa disebut dengan manik depresi, Asenapine juga dapat menyeimbnagkan gejala penyakit seperti Skizofrenia. Dimana keadaan tersebut mempengaruhi face naik turun dalam diri seseorang di mana memiliki suasana hati yang mudah berubah-ubah.

Kontraindikasi dan Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Obat Asenapine

Penggunaan Asenapine dapat memberikan fungsi positif bagi pasien yang memiliki gangguan bipolar. Namun, dalam penggunaannya obat ini memiliki kontraindikasi yang mana tidak boleh digunakan bagi seseorang dengan riwayat penyakit tertentu Kondisi hipersensitivitas seperti ini dapat mengurangi fungsi obat yang tidak dapat bekerja secara maksimal. Selain itu, biasanya pasien juga akan mengalami beberapa perubahan drastis yang berakhir pada efek samping abnormal.

Beberapa kontraindikasi memang ditemukan dalam obat-obatan yang mengandung Asenapine. Berikut adalah kontraindikasi Asenapine yang harus anda ketahui untuk menghindari terjadinya efek samping yang lebih berbahaya:

  • Kerusakan Hati (Child Pugh Kelas C) adalah kondisi di mana hati manusia tidak berfungsi dengan baik dalam melakukan tugasnya. Biasanya kondisi seperti ini dapat menyebabkan adanya penyakit atau gangguan lainnya, sehingga penggunaan obat Asenapine harus dihindari agar tidak menimbulkan reaksi dan efek samping yang fatal terhadap tubuh atau fungsi organ lain.
  • Hipersensitifitas yaitu suatu reaksi di dalam tubuh secara berlebihan dan tidak diinginkan karena terlalu sensitifnya respon di dalam sistem imun yang dapat merusak jaringan, menghasilkan ketidaknyamanan, dan bahkan dapat menimbulkan reaksi yang fatal bagi penggunanya.
  • Psikosis Demensia adalah gangguan kognitif yang dapat terjadi dalam memori otak seseorang yang dapat mempengaruhi segala bentuk aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Gangguan seperti ini juga dapat diartikan sebagai penurunan aktivitas atau kemampuan mental yang berkembang secara lebih lambat atau perlahan, seperti gangguan ingatan, pola pikir, hingga mempengaruhi kepribadian. Biasanya gangguan seperti ini akan banyak dialami oleh orang dewasa dan orang tua.

Prosedur Minum Obat Asenapine

Penggunaan obat-obatan yang mengandung Asenapine tidak dapat digunakan sendiri tanpa menggunakan resep dari dokter. Dalam penggunaannya, sebaiknya anda melakukan konsultasi seputar informasi yang dapat anda lakukan dalam penggunaan obat Asenapine. Obat ini kebanyakan digunaakn sebagai pengobatan terapi akan gangguan bipolar atau perubahan kondisi suasana hati secara drastis. Sehingga segala macam kondisi yang terjadi dalam tubuh pasien harus benar-benar dikonsultasikan pada pihak dokter terkait.

Anda dapat memberikan informasi secara lengkap mengenai riwayat kesehatan sebelumnya. Misalnya seperti adanya alergi, hipersensitifitasdi bagian tubuh lain, penyakit atau kelainan tertentu, penggunaan obat tertentu seperti multi vitamin, suplemen, herbal atau lainnya. Karena di beberapa kondisi kesehatan tertentu anda akan lebih kebal dengan penggunaan obat semacam ini.

Ukuran Dosis Obat Asenapine

Dosis minum Asenapine tidak dapat dilakukan begitu saja, obat ini termasuk dalam golongan obat pengawasan medis. Dimana setiap penggunaannya harus menyertakan resep dokter atau pihak medis terkait. Obat ini dapat digunakan dalam metode pengobatan dan terapi dokter.

  • Dosis Untuk Orang Dewasa

Obat Asenapine umumnya digunakan untuk orang dewasa dan orang tua. Dimana penggunaan obat ini harus disesuaikan dengan dosis yang diberikan oleh pihak medis. Obat ini tidak dapat digunakan secara sembarangan tanpa menggunakan resep dari dokter.

  • Dosis Untuk Anak-Anak

Obat Asenapine kebayakan digunakan untuk metode pengobatan dan terapi gangguan bipolar manik. Biasanya obat ini banyak digunakan atau diberikan pada usia dewasa hingga orang tua. Namun, jika digunakan pada anak-anak atau balita, maka dosis harus sesuai dengan indikator yang tertera di dalam label kemasana. Atau bisa juga sesuai dengan anjuran dokter.

Ciri – Ciri Obat Asenapine

Umumnya obat-obat dalam kandungan Asenapine adalah obat oral yang dikemas dalam bentuk pil atau tablet. Obat ini memiliki fungsi yang sangat dimonan dalam metode pengobatan dan tepai pada pasien dengan gangguan bipolar.

Apa yang Terjadi Jika Overdosis?

Overdosis adalah keadaan dimana pasien mengkonsumsi obat lebih banyak dari yang semestinya di anjurkan. Biasanya keadaan ini menimbulkan beberapa efek samping yang bereaksi di dalam tubuh seperti muntah, pusing, kejang, hipersensitive, demam, hingga gejala lainnya.

Penggunaan obat Asenapine sebaiknya jangan dikonsumsi melebihi dosis yang sudah diresepkan oleh dokter. Apabila ingin menambah dosis untuk penyembuhan yang lebih optimal, maka sebaiknya konsultasikan pada dokter yang terkait. Namun apabila penambahan dosis yang dilakukan menimbulkan beberapa efek samping yang tidak sewajarnya. Maka segeralah bawa pasien ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Bagaimana Cara Penyimpanannya?

  1. Simpan Asenapine pada suhu atau temperatur ruangan yang stabil, jauhkan dari paparan sinar matahari secara langsung.
  2. Jangan menyimpan Asenapine dalam suhu udara di bawah minus hingga membuat obat menjadi beku. Obat hanya dapat dibekukan jika diperlukan saja.
  3. Jauhkan dari jangkauan anak-anak ataupun hewan peliharaan yang ada di rumah.
  4. Hindari untuk membuang obat Asenapine pada ruang toilet atau ke drainasse. Karena jika dilakukan dapat mengkontaminasi ruang atau lingkungan sekitar.
  5. Selalu lakukan konsultasi pada pihak dokter yang terkait atau pihak apoteker untuk kebaikan dalam penggunaan serta penyimbanan obat-obat Asenapine secara aman.

Efek Samping Obat Asenapine

Beberapa kondisi kesehatan tertentu biasanya penggunaan Asenapine akan menimbulkan beberapa gejala atas reaksi efek samping yang didapatkan dari obat ini. Efek samping yang dialami mungkin sifatnya tidak terlalu parah, dimana anda akan mengalami beberapa gangguan tubuh tertentu dalam jangka yang lumayan pendek. Selain itu, sifatnya kontraduktif, dimana antara pengguna satu dengan pengguna lainnya tidak mengalami efek samping yang sama.

Berikut beberapa efek samping atas penggunaan obat Asenapine yang mungkin saja bisa terjadi :

  • Dapat meningkatkan berat badan pasien
  • Menyebabkan rasa kantuk berlebih
  • Mual
  • Nafsu makan menjadi meningkat
  • Akatisia
  • Hypoesthesia Oral

Peringatan Penggunaan Obat Asenapine

Sebelum melakukan penggunaan Asenapine, maka selalu informasikan kepada pihak medis mengenai riwayat kesehatan anda sebelumnya. Misalnya seperti adanya alergi, sensitivitas di bagian tubuh lain, penyakit atau kelainan tertentu, penggunaan obat tertentu seperti vitamin, suplemen, herbal atau lainnya. Karena di beberapa kondisi kesehatan tertentu anda akan lebih kebal dengan penggunaan obat semacam ini. Beberapa peringatan penting atas penggunaan obat Asenapine yang harus anda perhatikan:

  • Diabetes
  • Epilepsi
  • Kadar prolaktin dalam kondisi abnormal
  • Hindari pengemudi kendaraan saat setelah minum Asenapine
  • Hindari minum alkohol saat reaksi obat Asenapine bekerja (jangan sertakan obat ini dalam pengkonsumsian alkohol).

Saat penggunaan obat Asenapine, anda sedang mengkonsumsi obat lain dalam waktu yang bersamaan, maka efek dari Asenapine akan mengalami perubahan. Hal ini akan menimbulkan efek samping atas penggunaan obat Asenapine atau bahkan reaksi obat yang tidak dapat bekerja secara maksimal. Maka sebaiknya selalu katakan pada pihak medis atau dokter yang berkaitan mengenai kondisi kesehatan atau pengkonsumsian obat lain yang anda lakukan.

Berikut interaksi obat lain yang dapat mengganggu kinerja obat-obat dalam golongan Asenapine:

  • Antihypertensive Drugs
  • Amiodarone
  • Chlorpromazine
  • Gantifloxacin
  • Fluvoxamine
  • Moxifloxacin

Apakah Obat Asenapine Dapat Digunakan Untuk Gangguan Skizofrenia (Gangguan Bipolar)?

Ya, Asenapine adalah obat yang digunakan dalam metode pengobatan dan terapi gangguan Skizofrenia atau gangguan bipolar manik. Skizofrenia adalah gangguan dimana pasien akan mengalami perubahan dalam kemampuan untuk merasakan, berfikir, dan berperilaku baik. Penggunaan obat Asenapine ini digunakan untuk menyeimbangkan kondisi pasien dalam perubahan setiap episodenya.

Apakah Obat Asenapine Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Penggunaan obat Asenapine harus disesuaikan berdasarkan dosis yang diresepkan dan dianjurkan oleh dokter. Obat-obat dalam golongan Asenapine tidak boleh digunakan secara pribadi tanpa menggunakan resep medis, hal ini untuk mengurangi terjadinya overdosis yang berdampak pada efek samping atas reaksi yang diberikan. Termasuk pengkonsumsiannya pada Ibu hamil dan penyusui.

Apakah Obat Asenapine Dapat Disertakan dengan Indikasi Obat Lain?

Pada penggunaan jenis obat Asenapine, pasien harus menginformasikan atas penggunaan obat-obat yang lain, seperti vitamin, suplemen, obat herbal, dan beberapa obat lain. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kontraindikasi obat pada zat adiktif yang terkandung dalam obat lain. Jadi selalu beri informasi secara terbuka pada dokter yang menangani anda.

Apakah Obat Asenapine Aman Digunakan Untuk Berkendara Setelah Pasien Mengkonsumsinya?

Obat Artesunate menimbulkan efek samping ringan berupa rasa kantuk yang berlebih. Biasanya setelah pengkonsumsian obat Asenapine, pasien dianjurkan untuk beristirahat. Jadi apabila setelah penggunaan obat ini pasien memutuskan untuk berkendara sendiri, maka sebaiknya hindari karena bisa jadi tubuh pasien akan mengalami rasa kantuk yang berlebih.

Apakah Obat Asenapine Digunakan Pasca Operasi?

Sebagai obat yang digunakan dalam metode perawatan, pengobatan dan pencegahan, Asenapine dapat digunakan untuk pasien pasca operasi. Penggunaan obat ini terutama bagi pasien setelah melakukan operasi, dosis dapat disesuaikan dengan anjuran yang diberikan oleh pihak medis atau dokter yang menangani.

Apakah Obat Asenapine Dapat Membuat Pasien Ketagihan?

Penggunaan obat Asenapine sebagian besar tidak menimbulkan reaksi ketergantungan atau ketagihan. Obat ini dikategorikan sebagai obat yang aman digunakan tanpa efek ketagihan yang dapat ditimbulkan. Namun, dalam penggunaan obat Asenapine maka selalu patuhi dosis yang berlaku pada label kemasan atau bisa juga dengan melakukan konsultasi ke dokter atau pihak medis yang terkait.

Apakah Penggunaan Asenapine Dapat Dihentikan Secara Langsung?

Dalam penggunaan obat Asenapine maka sebaiknya tidak langsung dihentikan secara langsung. Anda dapat mengurangi ukuran dosis secara bertahap. Karena jika dihentikan secara langsung kemungkinan reaksi obat akan menimbulkan efek timbal balik yang kurang positif. Jika ingin menghentikan pemakaian atau penggunaan Asenapine, maka konsultasikan kepada pihak medis mengenai cara terbaik untuk menghentikan pemakaian obat ini.