Grafazol – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

1001

Grafazol termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Grafazol merupakan obat berbentuk kaplet yang mengandung 500 mg metronidazole sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

Grafazol digunakan untuk mengobati vaginosis bakterial, trikomoniasis, amebiasis, pencegahan infeksi pada operasi kolorektal, serta infeksi bakteri Helicobacter pylori

Mekanisme Kerja Obat

Metronidazole merupakan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi berbagai bakteri anaerob serta parasit lainnya seperti amoeba. Obat ini bekerja dengan cara menghambat proses pembuatan/sintesis DNA di dalam sel bakteri. DNA merupakan bagoan penting dalam sel yang dibutuhkan dalam proses perkembangbiakan, sehingga dengan dihambatnya produksi DNA, maka perkembangbiakan oarasit juga akan terhambat dan diharapkan infeksi dapat teratasi

Dosis dan Cara Penggunaan

  1. Dosis Grafazol untuk vaginosis bakterial pada wanita yang tidak hamil adalah 2 x 1 kaplet dalam sehari selama 7 hari atau 4 kaplet yang diberikan sebagai dosis tunggal
  2. Dosis Grafazol untuk vaginosis bakterial pada wanita hamil adalah 2 x 1 kaplet dalam sehari selama 7 hari atau 3 x ½ kaplet dalam sehari selama 7 hari
  3. Dosis Grafazol untuk trikomoniasis adalah 3 x ½ kaplet dalam sehari selama 7 hari atau 4 kaplet yang diberikan sebagai dosis tunggal atau 4 kaplet yang diberikan dalam 2 dosis
  4. Dosis Grafazol untuk amebiasis adalah 3 x 1 kaplet dalam sehari selama 5-10 hari
  5. Dosis Grafazol untuk pencegahan infeksi pada operasi kolorektal adalah 2 kaplet yang diberikan dengan jeda waktu 6-8 jam sebanyak 3 dosis
  6. Dosis Grafazol untuk pengobatan infeksi pylori adalah 4 x ½-1 kaplet dalam sehari selama 14 hari (dikombinasikan dengan tetrasiklin dan bismuth subsalisilat)
  7. Sebaiknya Grafazol dikonsumsi sesudah makan
  8. Telanlah kaplet Grafazol dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan) dengan bantuan sedikit air

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan untuk mendapatkan Grafazol:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap metronidazole
  • Ibu hamil trimester pertama
  • Menggunakan obat disulfiram dalam 2 minggu terakhir

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Penelitian dengan subjek terbatas menunjukkan bahwa penggunaan metronidazole oleh ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya bibir sumbing pada bayi yang dilahirkan, oleh karena itu metronidazole dikontraindikasikan bagi ibu hamil trimester pertama
  • Metronidazole diekskresikan (dikeluarkan) oleh tubuh melalui ASI, sebaiknya ibu menyusui tidak menyusui bayinya untuk sementara, selama masih dalam masa pengobatan menggunakan Grafazol untuk menghindari kemungkinan terjadinya efek samping negatif pada bayi yang disusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Grafazol:

  1. Penurunan nafsu makan
  2. Kandidiasis
  3. Diare
  4. Merasa pusing
  5. Sakit kepala
  6. Ataksia
  7. Urin yang berwarna gelap
  8. Penurunan libido

Tidak semua pasien akan mengalami efek samping di atas setelah menggunakan Grafazol. Namun, jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Grafazol, segeralah konsultasikan hal tersebut kepada dokter agar bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang mungkin menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan Grafazol:

  • Toksisitas metronidazole dapat meningkat jika digunakan secara bersamaan dengan disulfiram, efek toksik dapat terjadi pada sistem saraf pusat dan jantung
  • Obat-obat berikut dapat mengalami peningkatan efek jika digunakan secraa bersamaan dengan metronidazole: astemizole, axitinib, cisapride, ergotamin, eritromisin, fentanil, flibanserin, lomitapide, lovastatin, simvastatin, vecuronium, warfarin
  • Efektivitas vaksin BCG (vaksin untuk TBC) dan vaksin tifoid dapat mnegalami penurunan jika diberikan saat pasien masih menggunakan metronidazole

Jika Anda sedang atau akan menggunakan obat lain selain Grafazol, tanyakanlah kepada dokter dan/atau apoteker apakah obat tersebut aman untuk digunakan secara bersamaan dengan Grafazol. Jika ternyata obat tersebut dapat menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda, dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan Anda untuk memberi jeda waktu antara konsusmsi Grafazol dengan konsumsi obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Jangan menggunakan Grafazol tanpa resep dari dokter
  2. Jangan mengubah dosis Grafazol yang telah diresepkan oleh dokter
  3. Jangan menggunakan Grafazol lebih lama daripada waktu yang diresepkan oleh dokter
  4. Diperlukan penurunan dosis Grafazol untuk penggunaan pasien yang memiliki gangguan fungsi hati parah
  5. Hindari konsumsi minuman beralkohol selama Anda mengkonsumsi Grafazol karena kombinasi alkohol dan metronidazole dapat menimbulka n efek samping seperti sakit kepala dan jantung berdebar
  6. Untuk memaksimalkan efek obat, konsumsilah Grafazol pada waktu yang sama setiap harinya, hal ini juga dapat membantu Anda ingat untuk selalu mengkonsumsi obat ini
  7. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antar dosis Grafazol yang Anda konsumsi, misalnya jika dokter meresepkan Grafazol untuk diminum 2 kali sehari, maka idealnya Anda memberi jarak 12 jam antara konsumsi dosis yang satu dengan dosis berikutnya
  8. Habiskan Grafazol yang sudah diresepkan oleh dokter agar infeksi yang Anda alami dapat sembuh secara tuntas dan tidak kamuh lagi di kemudian hari
  9. Sebelum menggunakan Grafazol atau obat apapun, perhatikanlah kondisi obatnya dan pastikan tidak ada perubahan warna atau bentuk pada tablet. Jangan mengkonsumsi obat yang telah mengalami perubahan warna atau bentuk, tanyakanlah kepada apoteker mengenai apa yang harus dilakukan jika hal ini terjadi
  10. Pastikan Grafazol atau obat apapun yang Anda konsumsi belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  11. Simpanlah Grafazol pada tempat dengan suhu ruangan yang kering, sejuk, terlindung dari sinar matahari langsung dan terhindar dari jangkauan anak-anak