Atracurium-Hameln – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Salah satu obat di pasaran yang digunakan pada saat pembedahan dan sebagai obat pelengkap pada tindakan  anestesi umum dan merupakan fasilitator untuk tindakan intubasi endotrakeal adalah atracurium hameln. Setiap  mililiter cairan injeksinya mengandung Atrakurium besilat sebanyak 10 mg. Obat ini juga digunakan untuk memberikan efek relaksasi pada otot skeletal selama dilakukan pembedahan atau operasi. Secara struktural  fisik Atracurium mempunyai susunan struktur benzilisoquinolin yang bersumber dari tumbuhan Leontice Leontopeltalum. Salah satu keunggulan obat ini  adalah metabolisme terjadi di internal darah, tidak ketergantungan pada fungsi dari hati dan ginjal, tidak mempunyai efek akumulasi jika pemberian dilakukan berulang.

Fungsi Obat

Atracurium-Hameln biasa digunakan untuk beberapa hal, yaitu :

  • obat pelengkap tindakan anastesi
  • obat intravena pada saat tindakan pembedahan/operasi dan perlu juga diketahui jenis-jenis operasi bedah untuk pengobatan tersebut, jalur intravena mengacu pada sebuah tabung yang dimasukkan ke dalam saluran vena /pembuluh darah, yang memungkinkan obat untuk diinjeksikan. Saluran infus sebagai sarana akses vaskular (segala hal yang menyangkut pembuluh arteri dan pembuluh vena) langsung kepada pasien pengobatan ingin dilakukan sesegera mungkin, hal ini merupakan suatu tindakan medis yang merupakan alternatif utama dikarenakan obat dapat langsung terserap, obat-obatan yang diberikan melalui intravena biasanya lebih kuat efeknya daripada di konsumsi dalam bentuk pil atau kapsul. Untuk pasien yang mengalami dehidrasi, saluran infus merupakan cara tercepat untuk menginjeksikan cairan dengan volume yang besar.
  • sebagai fasilitator  untuk ventilasi mekanik dan tindakan intubasi trakea.

Dosis Obat

Untuk penggunaan obat biasanya digunakan dengan dua cara :

  • Melalui Intubasi : dimulai dengan dosis 0,4 – 0,5 mg/kg berat badan melalui suntikan bolus intravena.
  • Untuk operasi bedah jangka panjang : untuk perawatan diberikan  injeksi intermiten : 0,08-0,1 mg/kg berat badan

Setiap pemakaian obat ini harus dengan resep dari dokter atau saran dari para ahli.

Efek Samping

Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian obat ini adalah :

  • Menyebabkan tubuh merasa lelah
  • Ruam, yaitu suatu keadaan dimana keadaan di area kulit yang ter-iritasi atau bengkak, terasa gatal, kemerahan dan terasa nyeri.
  • Gatal, terjadi iritasi di sekitar kulit. kondisi gatal ini mungkin  menunjukkan beberapa gejala kesehatan. penyebabnya mungkin terjadi  reaksi alergi, eksim, Kulit kering, gigitan atau sengatan dari serangga,  terpapar bahan kimia yang mengiritasi,  kutu kepala, adanya infeksi oleh parasit seperti cacing kremi dan perlu diwaspadai bahaya cacing kremi ini, kudis, efek dari kehamilan dan terjadi ruam.
  • Mengi, suatu keadaan susah bernapas
  • Hives, ditandai dengan rasa gatal dan angioedema
  • Dapat menyebabkan kejang-kejang
  • Bronchospasme

Interaksi Obat

Obat ini dapat berinteraksi dengan jenis obat yang mengandung :

  1. aminoglikosida –  yang termasuk golongan obat ini meliputi gentamisin, netilmisin, amikasin, neomisin, tobramisin dan streptomisin.
  2. Polimiksin, – Obat ini termasuk anti biotik, obat ini tidak diserap melalui oral melainkan  melalui injeksi/suntikkan untuk mendapatkan efek dari obat. Efek samping pada umumnya adalah neurotoksik (zat beracun yang menyerang jaringan sel-sel saraf) dan nefrotoksik (bersifat merusak kerja ginjal). Penggunaan pada anak umumnya dibatasi untuk menghindari efek tersebut.
  3. Spektinomisin, – obat ini merupakan obat yang digunakan untuk  pengobatan gonorhoe (gonorrhea) atau kencing nanah.
  4. Tetrasiklin, – Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi yang dimunculkan  oleh uretritis, salpingitis, trakoma, psitakosis dan limfogranuloma venereum, riketsia (termasuk di dalamnya Q-fever), jamur brusela (doksisiklin dengan rifampisin atau streptomisin ) dan spiroketa,  Lyme disease (Borellia burgdorferi). Tetrasiklin juga difungsikan untuk mengatasi infeksi pada saluran nafas dan mikoplasma genitalium (bakteri kecil yang hidup bebas dan ditularkan secara seksual. Menyebabkan terjadinya uretritis (peradangan saluran uretra), bakteri ini juga menimbulkan  infeksi pada serviks dan waspadai pula akan terjadinya polip serviks serta penyebab penyakit radang panggul pada perempuan.
  5. Linkomisin, – Digunakan untuk pengobatan infeksi yang ditimbulkan oleh  bakteri stafilokokus, pneumokokus dan streptokokus.
  6. Klindamisin, – Obat antibiotik yang digunakan untuk pengobatan  infeksi bakteri,  termasuk infeksi tulang atau persendian,  infeksi telinga bagian tengah, sakit radang panggul, peradangan pada tenggorokan, pneumonia, dan jenis-jenis penyakit endokarditis.
  7. Vankomicyn,- obat antibiotik yang fungsinya untuk mengobati  infeksi bakteri, model pemberian obat direkomendasikan melalui intravena untuk mengobati infeksi kulit yang sudah dalam taraf komplikasi, infeksi pada  tulang dan persendian, infeksi pada aliran darah, endokarditis, , dan penyebab meningitis yang disebabkan oleh resistensi terhadap methicillin.
  8. obat-obatan antiaritmia, – yaitu obat untuk jantung (variasi irama detak  jantung dalam kondisi normal)
  9. Propanolol, – obat yang digunakan sebagai obat tekanan darah tinggi,  tremor esensial, hemangioma kapiler, detak jantung tidak beraturan, tirotoksikosis dan  kecemasan.
  10. Verapamil, – obat yang difungsikan untuk mengobati tekanan darah tinggi, nyeri dada karena kurang cukupnya aliran darah ke jantung, dan takikardia supra ventrikular, pencegahan migrain dan sakit.
  11. diuretika, – obat-obatan yang digunakan sebagai stimulir memperbanyak produksi urin.
  12. Trimetafan, – obat yang digunakan sebagai obat hipertensi dan pembedahan aorta aneurisma, untuk pengobatan edema paru, serta mengurangi perdarahan selama operasi dilakukan.
  13. Heksametonium, – obat yang digunakan untuk menghambat responsifitas saraf ganglion terhadap asetilkolin.
  14. Magnesium Sulfat, -Untuk mengobati dan mencegah magnesium dan kejang pada perempuan dengan tekanan darah rendah dengan eklampsia, untuk mengobati torsades de pointes, tingkat eksaserbasi asma yang parah, konstipasi (sulit mengeluarkan faeces atau sembelit) dan ada beberapa cara mengatasi sembelit dengan cepat, dan pada peristiwa  keracunan barium.
  15. Ketamin,- Obat yang digunakan selama tindakan anastesi, menginduksi keadaan seperti trance sambil memberikan penghilang rasa sakit dan sedasi (menimbulkan efek menenangkan).
  16. Garam-garam Litium, – digunakan untuk pengobatan penderita gangguan bipolar ( gangguan mental yang menyerang keadaan psikis seseorang yang di indikasikan dengan perubahan pola suasana hati yang ekstrim yaitu mania dan depresi).
  17. Quinidin, – Digunakan untuk pengobatan dengan pasien penderita jantung, yaitu keadaan jantung yang tidak beraturan, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat dan perlu juga dicari informasi bagaimana cara memperkuat otot jantung agar dapat mengurangi resiko terhadap serangan jantung .

Notifikasi/Peringatan Penggunaan Obat

Apabila pasien ingin memakai obat atracurium hameln, sebelum pengobatan sebaiknya informasikan kepada dokter jika mengalami hal-hal seperti berikut :

  • Alergi terhadap jenis relaksan otot lainnya
  • Mengidap penyakit jenis asma atau problem saluran pernapasan lainnya
  • Dapat menimbulkan reaksi alergi anafilaksis kronis
  • Menderita penyakit kanker
  • Berkonsultasi dengan dokter sebelumnya apabila mempunyai reaksi alergi terhadap blocker neuromuskuler lain
  • Menderita Myasthenia gravis ( penyakit neuromuskuler autoimun akut yang ditandai dengan timbulnya tingkat kelemahan otot rangka tubuh. Melalui terapi kedokteran saat ini, mayoritas kejadian myastenia gravis tidak sampai “mematikan” otot tersebut.  Tanda-tanda myastenia gravis adalah kelemahan otot yang naik selama waktu aktifitas tertentu dan setelah waktu istirahat. Beberapa fungsi  seperti otot-otot yang mengontrol mata dan aktifitas kelopak mata (jika terjadi kelopak mata bengkak waspadai gangguan ginjal), roman wajah, bicara, mengunyah dan menelan acapkali menjadi reaksi tambahan akan gangguan penyakit ini. Gangguan juga mungkin dialami oleh otot-otot yang mengatur jalan pernapasan dan gerakan leher . Miastenia gravis dapat diderita orang-orang pada berbagai tingkatan usia, namun paling umum terjadi pada wanita usia muda dan pria yang sudah tua
  • Penyakit jantung
  • ketidakseimbangan elektrolit yang parah
  • sindrom Eaton-Lambert, yaitu kelemahan otot tubuh. Hal ini terjadi karena hasil reaksi autoimun yang mana antibodi (zat anti atau imunoglobulin dengan susunan asam amino spesifik, hanya bereaksi dengan antigen yang merangsang pembentukannya atau antigen yang hampir serupa) terbentuk menghadapi saluran kalsium dengan konsentrasi presinaptik, dan kemungkinan protein terminal saraf lainnya, di persimpangan neuromuskular.

Demikian artikel megenai atracurium-hamelnv. Semoga informasi yang ada pada artikel ini dapat bermanfaat untuk anda.

fbWhatsappTwitterLinkedIn