Home MakananMakanan Sehat 19 Ciri-ciri Makanan Sehat untuk Dikonsumsi

19 Ciri-ciri Makanan Sehat untuk Dikonsumsi

by Erlita

Banyak orang tak terlalu memerhatikan tentang seperti apa makanan sehat itu dan bagaimana ciri-cirinya. Kebanyakan orang pasti akan memilih makan makanan apapun yang ia sukai tanpa menilik seberapa sehatkah makanan atau minuman tersebut. Ketika muda, memang makan apa saja menjadi hobi tapi kelak saat usia menua, akan ada berbagai risiko kesehatan yang menghantui.

Penting bagi kita untuk tahu seperti apa ciri-ciri makanan sehat di mana sifatnya tidaklah meracuni tubuh. Makanan yang baik adalah makanan yang juga penuh dengan nutrisi di mana baik sebagai asupan yang memenuhi kebutuhan tubuh secara harian. Di bawah ini adalah ciri-ciri yang bisa Anda perhatikan supaya bisa memulai gaya hidup yang lebih baik.

(Baca juga: makanan sehat untuk jantung)

1. Komposisi Seimbang

Makanan yang baik dan sehat adalah makanan yang mengandung komposisi gizi atau nutrisi yang seimbang. Seperti Anda tahu, karbohidrat, protein dan juga lemak semuanya perlu seimbang satu dengan lainnya. Makanan yang seperti inilah yang biasanya dimasukkan ke dalam tips diet sehat.

2. Kandungan Serat Cukup

Jenis-jenis makanan yang mengandung serat tinggi atau cukup bisa dimasukkan ke menu makanan harian Anda, seperti halnya rujak dan gado-gado. Sayuran serta lalapan adalah yang terbaik, apalagi kalau diolah dengan mengukusnya. Supaya asupan serat terpenuhi, sehabis makan Anda bisa mengonsumsi buah yang bisa dianggap sebagai pencuci mulut.

3. Matang

Makanan yang matang adalah makanan yang lebih sehat, meski memang beberapa dari Anda mungkin adalah penggemar makanan-makanan yang mentah atau setengah matang seperti yang banyak ditemukan pada makanan Jepang. Perlu juga memerhatikan makanan setengah matang seperti acar, sate, maupun ikan bakar, khususnya para wanita yang sedang hamil.

Makanan mentah memanglah nikmat bagi beberapa penggemarnya, namun tetap saja makanan mentah itu rentan terhadap kuman. Banyak orang yang akhirnya mengalami gangguan kesehatan seperti diare dikarenakan virus atau bakteri dari makanan tersebut. Bahkan kuman pada makanan setengah matang pun berpotensi belum seluruhnya mati, jadi Anda perlu lebih waspada.

(Baca juga: makanan yang baik untuk ginjal dan hati)

4. Tidak Ber-MSG

Makanan yang enak biasanya mengandung MSG karena MSG-lah yang mampu menyedapkan masakan. MSG biasanya terkandung di banyak makanan-makanan kemasan, khususnya makana ringan yang diproduksi atau dibuat di pabrik. Rasa memang boleh unggul pada makanan ber-MSG, tapi dampak kesehatan jangka panjang akan cukup buruk dan mampu meningkatkan risiko kanker pula.

5. Sedikit Kandungan Garam

Makanan dengan kandungan garam sedikit adalah yang paling baik karena makanan dengan kandungan sodium tinggi mampu meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Sodium maupun natrium dianggap sebagai jenis garam yang tidaklah menyehatkan. Ini karena sangat mengancam, terutama bagi yang sudah mempunyai riwayat hipertensi.

6. Sedikit Minyak Goreng

Hati-hati terhadap makanan yang digoreng menggunakan minyak suhu tinggi karena mampu memicu kerusakan pada gizi alaminya. Banyak juga orang yang berjualan dengan menggoreng menggunakan minyak jelantah alias minyak goreng yang telah digunakan berkali-kali. Karena hal tersebut, kandungan kemak trans pun meningkat pada makanan sehingga bisa memicu kanker jika dikonsumsi berlebihan dalam waktu jangka panjang.

(Baca juga: makanan untuk penderita vertigo yang sehat)

7. Sedikit Berbahan Pengawet

Seperti kita tahu, makanan-makanan yang dibuat dari pabrik, seperti makanan-makanan kemasan selalu menggunakan bahan pengawet. Hal tersebut tak terkecuali kaldu instan dan Anda perlu tahu bahwa bahan pengawet dengan kadar tinggi tidaklah bagus. Kesehatan bisa terancam apabila mengonsumsi makanan berbahan pengawet yang tinggi.

Untuk itulah, pilih makanan yang tidak berpengawet alias makanan yang segar. Makanan yang baru dimasak akan jauh lebih baik ketimbang fast food alias makanan cepat saji. Makanan yang enak dan awet tapi memakai zat kimia berbahaya tentunya harus dipikir ulang sebelum mengonsumsinya, apalagi secara terus-menerus.

8. Mengandung Vitamin

Selain dari karbohidrat, protein, dan juga kandungan lemak yang seimbang, makanan sehat adalah makanan yang juga mengandung vitamin. Entah itu vitamin A, vitamin B kompleks, atau kandungan vitamin lainnya. Makanan yang kurang sehat biasanya kandungan vitamin serta nutrisi lainnya terbilang rendah, maka dari itu Anda perlu lebih bijak dalam memilih makanan sehari-hari.

9. Berkandungan Air dan Garam Mineral

Makanan yang termasuk dalam makanan sehat adalah makanan yang di dalamnya terkandung air serta garam mineral. Jadi, selain dari adanya macam-macam vitamin, kemudian juga karbohidrat, lemak dan protein, pastikan bahwa makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda adalah yang bergaram mineral tinggi.

(Baca juga: makanan untuk penderita maag kronis yang sehat)

10. Berkandungan Asam Amino

Masih ada lagi kandungan wajib yang menyempurnakan ciri dari makanan sehat, yakni ada kandungan asam amino di dalamnya. Contoh asam amino yang dimaksud adalah leusin, isoleusin, threonine, metionin, arginine, lisin, triptofan, histidin, valin dan penilalanin. Asam amino penting juga dalam mendukung kesehatan tubuh, jadi pilihlah makanan sehat berkandungan 10 asam amino itu.

11. Tidak Terlalu Pedas

Ada memang orang-orang yang tahan pedas walau sudah tingkat tinggi, namun tetap saja makanan yang sangat pedas atau pedasnya berlebihan tidaklah sehat untuk saluran pencernaan. Makanan terlalu pedas mungkin bisa Anda tahan dan begitu nikmat, tapi ini bisa menjadikan saluran pencernaan terkena iritasi.

Itulah mengapa makanan yang pedasnya berlebihan bisa memicu sakit maag atau sakit perut bagi sebagian orang. Pilihlah makanan yang pedasnya sedang saja supaya tidak membuat pencernaan Anda menjadi terganggu. Ingat bahwa makanan pedas juga akan memicu produksi keringat berlebih yang berpotensi membuat pengonsumsi memiliki bau badan.

12. Berlemak Hewani Cukup

Makanan sehat adalah makanan yang kandungan lemak hewaninya tidak lebih dan tidak kurang alias cukup. Bahkan porsi lauk yang sebaiknya kita makan tak perlu terlalu banyak seperti ketika menikmati steak. Pada steak, sayuran lebih sedikit ketimbang dagingnya, tapi hal ini kurang sehat. Maka dari itu, sepotong ikan, tahu dan tempe serta telur sudah sangat pas untuk Anda makan 1 kali.

(Baca juga: makanan untuk anemia)

13. Tidak Berkandungan Santan

Ingat bahwa santan adalah salah satu faktor pemicu kolesterol tinggi paling tinggi. Contoh makanan bersantan yang perlu Anda hindari atau batasi antara lain seperti rendang, soto dan opor yang biasanya berkolesterol tinggi. Kadar LDL di dalam tubuh dapat naik begitu mengonsumsi makanan-makanan tersebut.

LDL sendiri merupakan kolesterol jahat di mana berpotensi meningkat saat Anda memakan makanan yang bersantan dan mengandung kolesterol tinggi. Ke depannya, penyempitan pada pembuluh darah pun terjadi berikut juga salah satu dari jenis-jenis penyakit jantung dikarenakan makanan bersantan yang Anda konsumsi terlalu sering. Jadi, pilihlah makanan sehat dengan kandungan santan rendah.

14. Mengandung Kalori

Kalori adalah kandungan yang perlu juga ada dalam sebuah makanan. Makanan dikatakan sehat ketika berkalori. Kalori adalah sumber tenaga kita di mana akan membuat tubuh kita mampu beraktivitas dengan maksimal sehari-hari. Namun terlalu banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh juga berdampak pada berat badan yang meningkat.

15. Tidak Terlalu Panas

Mungkin ada beberapa orang yang baik-baik saja dan tahan akan makanan panas. Tapi makanan yang panas bisa berpotensi memicu kerusakan gigi bila terlalu sering. Makanan yang menyehatkan adalah makanan yang paling tidak berkondisi hangat daripada terlalu panas.

(Baca juga: makanan sehat untuk hepatitis)

16. Mudah Dicerna

Jika makanan mudah dicerna, maka hal ini akan meringankan juga kinerja lambung atau sistem pencernaan kita. Maka dari itu, makanan yang sehat berciri mudah dicerna. Makanan yang bertekstur keras adalah contoh makanan yang tak mudah dicerna dan makanan seperti ini perlu Anda jauhi terutama bila memiliki asam lambung.

17. Porsi Cukup

Makanan dengan porsi yang tak terlalu banyak adalah yang paling baik karena segala yang berlebihan tak akan baik bagi pencernaan. Pilihlah atau ambil makanan yang jumlahnya cukup, yakni yang tidak begitu membuat kenyangnya berlebihan. Ketika kenyang berlebihan, otomatis dampak yang dirasakan adalah sakit perut.

18. Higienis

Makanan yang sehat tentu adalah makanan yang bersih alias higienis. Ini adalah syarat yang dianggap mutlak karena makanan yang tak terjaga kebersihannya tentu adalah sumber penyakit utama. Makanan sehat wajib memiliki ciri satu ini; bahkan Anda pun pasti enggan untuk menikmati makanan yang tak terjamin kebersihannya.

19. Rasa Manis Cukup

Makanan yang menyehatkan adalah makanan yang rasa manisnya tidak berlebihan. Seperti ciri sebelumnya yang sudah disebutkan di atas. Makanan dengan rasa manis yang berlebih dan dikonsumsi setiap hari bisa meningkatkan kadar gula darah yang berujung pada diabetes hingga serangan jantung.

(Baca juga: makanan penyebab diabetes)

Demikianlah ciri-ciri makanan sehat yang perlu Anda ketahui supaya dapat lebih mudah memilih makanan yang bisa diasup setiap hari. Jagalah kesehatan tubuh Anda senantiasa dengan mengonsumsi makanan tepat dan sehat.

You may also like