18 Cara Penanganan Keracunan Makanan Paling Tepat

Keracunan makanan dapat menimpa siapa saja dan muncul  sebagai bentuk respon alami dari  tubuh yang mencurigai akan adanya benda asing supaya dampak buruk yang dihasilkan pada akhirnya  tidak merusak kesehatan secara signifikan dan tubuh akan mudah kembali pada kondisi yang normal.

Pemicu keracunan

Penyebab keracunan makanan pada tiap manusia berbeda tetapi selalu memilki gejala yang sama seperti mual, Muntah, Sakit perut , Reaksi alergi, Sakit kepala, Ulu hati tidak nyaman, Diare dan lain lain.

  • Kontaminasi parasit dan virus – Makanan dapat menjadi racun bagi manusia jika telah terkontiminasi dengan perkembangan parasit dan virus melalui pergerakan udara atau polutan yang mengandung radikal bebas.
  • Makanan basi atau telah kadarluarsa – Makanan yang telah lama berinteraksi dengan udara dan basi atau makanan yang telah kadarluarsa mudah di susupi oleh perkembangbiakan beberapa virus jenis noravirus penyebab diare, Mual dan muntah muntah serta virus rotavirus yang terdapat pada makanan rendah nutrisi misalnya jenis junkfood atau makanan siap saji  diaman virus tersebut yang paling banyak menyerang anak anak.
  • Kontaminasi bahan kimia berbahaya – Makanan yang telah terpapar zat kimia berbahaya misalnya zat zat yang selalu dipakai dalam operasional industri misalnya zat arsenic, Timbal, Insektisida dan lain lain yang  dapat menyebabkan munculnya gejala keracunan. Zat berbahaya tersebut dapat mencederai saluran pencernaan dan  beberapa jaringan lain yang terdekat.
  • Mengandung zat logam – Sebagian orang dapat mudah terserang reaksi alergi yang mengacu pada keracunan berupa mual. Muntah dan muncul gatal gatal diseluruh tubuh misalnya makanan laut yang mengandung zat logam atau merkuri seperti kepiting, Tiram, Udang lobster, Kerang dan lain lain.
  • Makanan tidak matang- Waspada pada makanan yang diolah secara tidak matang misalnya dipanggang, Dibakar atau bahkan dalam keadaan yang masih mentah. Karena didalam makanan yang tidak benar benar matang menyebabkan bakteri atau organisme yang merugikan saluran pencernaan tetap dapat bertahan hidup.
  • Terlalu lama disimpan di lemari pendingin – Menyimpan bahan makanan dalam lemari pendingin dapat mempertahankan kesegarann dari bahan makanan tetapi bukan berarti bahan makanana 100 % bebas terhadap perkembangan organisme yang merugikan kesehatan tubuh. Ada bakteri atau mikroba tertentu tahan dan tetap bisa berkembangbiak  terhadap kondisi dingin bahkan pada rendahnya suhu udara pada minus 15 derajat celcius seperti jenis mikroba Psychrophilles.

  • Tersentuh penderita penyakit tertentu – Makanan yang telah tersentuh , Terkena bersin, Batuk atau berinteraksi langsung pada penderita penyakit menular misalnya penyakit tipes  merupakan salah satu faktor penyebab  keracunan makanan yang sering diabaikan . Makanan yang tersentuh oleh penderita penyakit menular yang disebabkan virus akan mudah menularkan virusnya melalui makanan yang telah tercemar kepada orang lain, Dimana awal penularannya bisa berbentyk keracunan dengan gejala perut mual, Muntah, Sakit perut dan lain lain.
  • Tingkat keasaman yang rendah – Makanan kaleng dapat mudah menguraikan pembusukan yang disebabkan karena pergerakan bakteri jenis clostridirun botulinum dimana proses pembusukan tersebut  dikarenakan makanan kaleng memiliki tingkat keasaman yang sangat rendah.
  • Kurang bersih saat mencuci – Makanan yang tidak dicuci dengan benar sebelum dilakukan proses pemasakan , Dapat menyebabkan mikroba yang melekat tidak seluruhnya terangkat. Cucilah dengan air bersih yang mengalir dan tidak terburu buru.

Penanganan terbaik

Keracunan makanan dapat diatasi sedini mungkin dengan langkah langkah sederhana dalam bentuk pertolongan pertama pada keracunan berupa :

  • Minum air putih atau mineral
  • Minum obat jenis ibuprofen atau paracetamol
  • Istirahat yang cukup dengan posisi yang nyaman
  • Tidak melakukan kegiatan yang melelahkan
  • Hindari makanan apapun yang dapat memicu keracunan semakin parah misalnya produk olahan susu.

Setelah langkah langkah pertolongan pertama keracunan makanan pada anak dan dewasa tersebut dilakukan maka penderita keracunan dapat melakukan upaya pengobatan yang lebih spesifik  tetapin tetap secara alami dan mudah diterapkan dirumah, Agar penanganan keracunan makanan dapat lebih maksimal dan tidak lagi memerlukan tindakan medis. Diantaranya sebagai berikut:

1.Jahe dan madu

Jahe dapat diparut lalu diseduh didalam segelas air panas lalu disaring dan tambahkan madu murni secukupnya. Madu mengandung zat anti bakteri  yang mampu meredakan sakit perut, Mual, Muntah Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi bakteri yang ada pada makanan dan menghindari munculnya kram perut. Gabungan antara jahe dan madu merupakan salah satu penanganan keracunan makanan yang dapat diberikan pada anak , Dewasa dan orangtua.

2.Cuka apel

Saah satu bahan alami untuk penanganan keracunan makanan adalah memanfaatkan 2 sendok makan Cuka apel yag  dimasukkan pada segelas air hangat matang yang dapat dikonsumsi sebelum makan.  Cuka apel dapat meredakan peradangan pada saluran pencernaan dan membunuh pergerakan bakteri penyebab keracunan. 


  1. Air kelapa hijau

Air kelapa hijau memiliki zat anti racun yang dapat dijadikan detoks alami tubuh untuk penanganan keracunan makanan . Air kelapa secara klinis mampu mengeluarkan racun penyebab keracunan melalui urin dan keringat.  Mengkonsumsi air kelapa hijau satu kali sehari secara rutin dapat melindungi tubuh dari ancaman keracunan makanan, Minuman, Nikotin atau alkohol.

  1. Bawang putih

Bawang putih mengandung berbagai zat aktif yang dapat dijadikan rekomendasi terbaik dalam penanganan keracunan makanan yang bisa diterapkan segala usia. 1 siung bawang putih dapat dikukus terlebih dahulu sebelum nantinya dimakan langsung, Agar efek samping bawang putih bagi kesehatan tidak muncul.

  1. Jus apel

Menjadikan 1 buah apel saebagai jus sehat setiap hari sangat baik untuk melindungi tubuh dari serangan keracunan makanan. Bahkan jus apel dapat diberikan pada penderita keracunan agar efek buruk dari keracunan dapat segera dihilangkan.

  1. Pisang

Paling terkenal khasiat buah pisang untuk kesehatan adalah  untuk mengatasi anemia dan kesehatan mata, Tetapi pisang juga memiliki keistimewaan lain yaitu mampu mengatasi keracunan makanan. Pisang memiliki kandungan zat potassium yang tinggi dimana zat tersebut mampu menetralisir kondisi keracunan menjadi cepat  sembuh kembali. Pisang dapat dimakan langsung setiap hari dengan kadar yang tidak berlebihan, Misalnya cukup mengkonsumsi 2 buah pisang matang setiap hari sudah mencukupi asupan zat kalium dalam satu hari sehingga ketika terjadi keracunan makanan, Maka tubuh telah siap untuk menetralisir kondisi keracunan yang sedang terjadi

7. Probiotik

Mengkonsumsi  susu fermentasi (yogurt) atau minuman probiotik sebelum atau sesudah mengalami keracunan merupakan cara terbaik sebagai penanganan keracunan makanan yang relatif mudah menyembuhkan. Didalam probiotik terdapat kandungan bakteri baik dimana fungsi probiotik untuk kesehatan tubuh salah satunya yaitu dapat membersihkan usus dari berbagai makanan yang mengandung racun sekaligus  membunuh bakteri jahat penyebab infeksi pencernaan yang memicu gejala keracunan.

  1. Biji jintan

Ambilah 1 sendok teh biji jinten lalu direbus dengan takaran air satu gelas.  Tunggulah hingga air mendidih lalu angkatlah segera dan dinginkan untuk kemudian disaring dan tambahkan garam sedikit . Ramuan tradisional ini dapat dijadikan sebagai cara unik untuk penanganan keracunan makanan . Rebusan biji jintan ini dapat  diminum sampai habis saat sedang terserang keracunan makanan.

  1. Teh herbal

Penanganan  keracunan makanan paling sederhana  adalah memanfaatkan khasiat dari teh herbal yang dapat dipilih sesuai dengan selera misalnya teh kamomil atau teh akar manis. Keduanya efektif dalam mengatasi masalah keracunan yang disebabkan oleh makanan.

10.Cairan rehidrasi

Membuat sendiri cairan rehindrasi dirumah merupakan metode penangannan keracunan makanan yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat keracunan makanan yang diawali dengan diarew dan muntah muntah. Bahan bahan yang diperlukan adalah setengah sendok teh garam, Setengah sendok teh soda kue , 3 sampai 4 sendok gula halus dan 1 liter air matang hangat. Masukkan semua bahan kedalam air tersebut, Diaduk hingga larutan merata untuk kemudian dikonsumsi.

11.Madu murni

Mengkonsumsi satu sendok teh madu muni setiap hari dapat mempertahankan daya tahan tubuh tetap prima, Menjaga stamina tubuh, Tubuh tidak mudah lelah, Menangkal masuk angina dan mengatasi keracunan makanan yang diawali dengan muntah, Mual, Kepala pusing dan tubuh limbung . Madu merupakan bahan alami yang cocok untuk penanganan keracunan makanan yang menyerang segala usia.

12.Lemon

Jeruk lemon mengandung vitamin C yang tinggi  dan bersifat asam yang dapat mengurangi mual, muntah dan sebagainya.  Air perasan dari jeruk lemon dapat dimasukkan dalam satu gelas air matang dan tambahkan gula jagung secukupnya lalu aduk untuk kenudian diminum setiap hari agar tubuh tetap dalam kondisi segar dan terhindar dari keracunan terutam dari makanan.

13.Air tajin dari beras

Ketika sedang memasak nasi dalam keadaan masih setengah matang maka ambilah airnya yang berwarna putih kental untuk dijadikan sebagai penanganan keracunan makanan. Air beras tersebut dikenal sebagai air tajin yang didalamnya mengandung banyak nutrisi yang mampu menetralisire racun dalam tubuh akibat keracunan makanan yang telah basi atau makanana kaleng yang telah mengandung parasit.

14.Minyak basil dan madu

Minyak basil dapat diperoleh diberbagai toko obat atau apotek jika ingin mengkonsumsinya secara teratur yaitu 1 kali sehari. Masukkan 1 sendok teh  minyak basil kedalam satu gelas air matang hangat lalu masukkan 1 sendok teh madu lalu aduklah hingga merata. Minuman lezat tersebut dapat dijadikan salah satu penanganan keracunan makanan yang relative cepat menyembuhkan.

15.Jus lidah buaya

Selain khasiat lidah buaya untuk kulit ternyata Lidah buaya memiliki senyawa aktif yang mampu menyembuhkan peradangan, Memblokir aktifitas bakteri didalam saluran pencernaan dan menyembuhkan keracunan terutama yang disebabkan karena makanan. Lidah buaya dapat dijadikan jus harian yang dapat dikonsumsi 1 kali sehari secara rutin . Dapat pula dikonsumsi saat tubuh sedang mengalami keracunan makanan.

,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Makanan Berbahaya