14 Makanan yang Sulit Dicerna Usus dan Tubuh (No.8 Mengejutkan)

8908

Usus sangat berperan penting dalam pencernaan, untuk itu harus menjaga usus dengan sebaik mungkin, karena penyembuhan pada penyakit usus tidak lah mudah. usus berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk kedalam perut kita, sehingga makanan dapat di serap oleh tubuh secara maksimal. Namun ada beberapa hal yang menyebabkan usus menjadi berkurang fungsinya, hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian terhadap kondisi usus, hal ini menyebabkan usus menjadi radang, atau pula usus menjadi sakit, biasa disebut dengan penyakit usus buntu. Ada beberapa hal yang musti kita perhatikan, pada dasarnya penyebab gejala usus buntu antara lain adalah

  • Mengkonsumsi antibiotik sembarangan
  • Kurang memperhatikan jenis makanan yang dimakan
  • Kurang melakukan olah raga
  • Diet yang berlebih (tidak sesuai porsi)

Ciri-ciri Penyakit Usus

  1. Nyeri di bagian sekitar pusar. Biasa ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian kanan
  2. Nyeri yang bertambah buruk. Semakin lama bila usus buntu tidak segera diobati. Nyeri akan semakin memburuk, dan nyeri yang diawali hanya dibagian kanan perut saja terasa sampai nyeri ke bagian ulu hati dan bagian pinggang kanan. (baca juga: ciri-ciri usus buntu)
  3. Rasa demam dan menggigil. Kondisi tubuh yang kurang sehat akibat nyeri yang diakibatkan oleh radang usus menyebabkan kondisi tubuh melemah, akibatnya demam dan rasa mengigil muncul, selain itu hal ini juga disebabkan karena usus tidak dapat mencerna makanan dengan baik sehingga zat-zat yang seharusnya dibutuhkan tubuh dan hanya dapat diserap melalui usus tidak terpenuhi, sehingga metabolisme dalam tubuh kurang terjaga, dan mudah terserang penyakit. (baca juga: makanan penyebab penyakit usus buntu)
  4. Kehilangan nafsu makan, dan dibarengi dengan muntah, mual. Rasa sakit yang dirasakan usus menyebabkan nafsu makan tidak lagi merangsang, hal ini disebabkan karena radang pada usus buntu mengakibatkan mual dan kadang rasa tak enak di dalam perut akibat rasa nyeri yang dirasakan, sehingga menyebabkan nafsu makan berkurang. Terkadang rasa pahit juga dirasakan di lidah, atau rasa tak enak di tengorokan. (baca juga: sering mual setelah makan)
  5. Kembung, dan sering buang gas. Usus buntu mengurangi kecakapan usus untuk bekerja lebih maksimal, hingga lambung lebih mudah merasa kembung dan lebih mudah buang gas. Hal lain ditandai dengan sakitnya bagian ulu hati, dan rasa perih di bagian perut kanan. (baca juga: cara mengatasi perut kembung)

Jenis makanan yang sulit dicerna usus seperti berikut ini :

1. Makanan yang pedas

Sebenarnya makanan pedas mengandung banyak sekali vitamin C, namun ternyata makanan pedas tidak terlalu baik untuk usus, karna rasa pedas pada makanan akan menyebabkan luka pada usus-usus perut, akibatnya usus akan terasa sakit dan tidak dapat berfungsi secara maksimal. Terkadang setelah makan makanan pedas akan merasa sembelit, itu sebenarnya adalah informasi dari bagian pencernaan bahwa usus tidak dapat mencernanya dengan baik.

Selain itu makanan pedas juga mengandung senyawa capsacin, senyawa ini berukuran kecil-kecil sehingga sangaat sulit dipecah oleh usus. Senyawa capsaicin yang tidak dapat dipecah ini dapat menyebabkan iritasi pada usus halus. (baca juga: 12 bahaya makanan pedas untuk ibu hamil dan kesehatan)

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan atau oligosaccharide mengandunga kadar lemak yang cukup banyak, kadar lemak pada kacang-kacangan mencapai 60 %. Sehingga kurang baik untuk lambung ataupun usus. Oleh karena itu jika anda adalah penggeramar kacang, lebih baik mengolah kacang dalam waktu yang cukup lama, agar kacang-kacangan mudah di olah di usus dan gejala asam lambung.

3. Makanan yang asam

Makanan yang asam sebenarnya mengandung banyak vitamin C, namun apabila kadar asam terlalu banyak, justru menggangu fungsi keronggkongan, hingga tidak dapat dicerna dengan baik, selain itu, untuk mencapai keusus pun akan mengalami gangguan, karena kadar keasaman yang berlebih dapat menyebabkan infeksi pada usus, karena usus tidak biasa dalam menerima kadar asam tersebut, apalagi bila terlalu sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang asam, maka lambung, usus, dan tenggorokan harus bekerja lebih keras dari biasanya sehingga menyebabkan kelelahan pada organ pencernaan, dan pada akhirnya lama kelamaan tidak akan dapat berfungsi secara maksimal. (baca juga: 15 makanan untuk penderita asam lambung)

4. Kentang tumbuk

kentang memiliki manfaat yang sangat banyak, terutama untuk penyakit maag, kandungan basa pada kentang juga bermanfaat bagi kesehatan. namun jika terlalu banyak memakan kentang usus tidak dapat mencernanya dengan baik. karena di dalam kentang ada kandungan yang tidak baik untuk usus. (baca juga: sariawan usus)

5. Kacang merah

Pada dasarnya kacang merah mengandung banyak sekali kandungan kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh diantaranya adalah :

  • Vitamin B yang berfungsi untuk mengoptimalakan memori otak, adanya enzimatik yang bermanfaat untuuk meningkatkan fungsi sel otak. Dengan mengkonsumsi kacang merah dapat menghindari kepikunan.
  • Adanya senyawa gula yang berfungsi untuk mengatur kadar gula yang berlebih pada tubuh, jadi kacang merah memang bagus untuk para penderita diabetes
  • Adanya serat yang mencukupi untuk mendorong pencernaan agar lancar, karena serat sendiri berfungsi untuk memperlancar pencernaan.

Namun dari beberapa fungsi itu, ternyata ada efek negative yang dimiliki oleh kacang merah, kacang merah memang mengandung banyak serat yang mampu memperlancar pencernaan, namun terlalu banyak serat yang di serap akan mengakibatkan usus terlalu kencang dalam mengelola makaanan yang masuk, sehingga dapat menyebabkan luka pada usus. Selain itu senyawa gula pada kacang merah ternyata sulit dicerna oleh usus besar manusia.

6. Makanan yang digoreng sampai kering

Kadar minyak yang lebih pada makanan yang digoreng ini yang menyebabkan sulitnya pencernaan mencerna makanan tersebut, selain bahan makanan sendiri sudah mengandung minyak ditambah lagi dengan digoreng makan kadar minyak jenuh akan semakin banyak, hal ini tentunya tidak baik untuk kesehatan usus kita, selain tak bagus untuk usus hal ini juga tak baik untuk kesehatan tubuh, karena semakin banyak lemak maka akan menimbulkan obesitas. (baca juga: efek samping makanan yang digoreng)

7. Coklat

Coklat adalah makanan faforit memang, namun ternyata kafein dan lemak yang ada di dalam coklat tidak bagus untuk pencernaan. (baca juga: bahaya cokelat bagi kesehatan)

8. Sayuran daun hijau

Sayuran berdaun hijau, seperti halnya dengan kacang merah, sayur ini memiliki kandungan serat yang cukup banyak, namun semakin banyak serat malah tidak bagus untuk pencernaan. Banyak serat dapat membuat perut malah menjadi kembung.

9. Nangka, cempedak dan juga sirsak

Dapat dilihat dari bentuknya selain mengandung banyak vitamin C ternyata nangka, cempedak dan sirsak juga mengandung banyak serat, dapat dilihat dari bentuknya saja sudah berserat, namun perlu diingat bahwa untuk memakan buah buahan ini harus menunggu buahnya matang terlebih dahulu agar unsur serat yang ada dalam buah tersebut dapat dilunakan terlebih dahulu, hingga akan aman ketika dimakan, dan tidak mengganggu pencernaan.

10. Semangka dan nanas

Buah semangka dan nanas memiliki kandungan serat yang cukup banyak juga, serat yang banyak malah menyebabkan laju sisa makanan semakin cepat, bila pada kondisi sakit usus buntu, lebih baik menghindari makanan ini, karena bila laju sisa makanan semakin cepat, makan akan menyebabkan radang pada usus. Lebih baik mengkonsumsi makanan yang memiliki serat namun tidak terlalu banyak kandungan seratnya.

11. Es krim

Sama halnya dengan coklat, es krim memang memiliki rasa yang lezat dan banyak digemari oleh masyarakat, terutamaa anak anak. Es krim ini mengandung lemak yang tinggi hingga tidak baik untuk pencernaan, sudah dijelaskan berulang-ulang diatas bahwa kandungan lemak yang tinggi tidak bagus untuk kesehatan pencernaan

12. Makanan yang mengandung kafein

Pada dasarnya kafein memiliki manfaat bagi tubuh, antara lain :

  • Mempercepat penyerapan dan distribusi pada tubuh, sehingga dapat langsung masuk kedalam otak
  • Kafein bermanfaat untuk penyembuhan sakit kepala atau migran
  • Kafein berfungsi untuk mengurangi rasa ngantuk , meskipun hanya mengurangi rasa ngantuk dalam jangka pendek saja.

Namun kafein yang berlebihan dapat menyebabkan buang air besar secara berlebihan sehingga usus harus bekerja lebih keras untuk melakukan hal itu, selain yang berkaitan dengan pencernaan kafein juga dapat meningkatkan denyut jantung, membuat si peminum kopi sulit tidur, menjadi cemas, gelisah dan bahkan bisa menyebabkan depresi.

Pada makanan yang mengandung banyak kafein ini membuat kelenjar limfoid yang ada di dalam usus buntu bangkit, padahall apabila kelenjar limfoid itu bangkit pada usus buntu akan menyebabkan peradangan di usus.

baca juga: makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi

13. Makanan berlemak

Makanan yang sulit dicerna usus terutama pada makanan berlemak seperti gorengan dan tidak baik untuk tubuh. Karena ternyata gorengan dapat merusak dinding usus akibat dari banyaknya lemak yang ada pada gorengan itu, selain itu makanan berlemak juga menganggu pencernaan. Apalagi jika gorengan itu dimasak menggunakan minyak bekas, minyak bekas mengandung zat radikal yang kurang bagus untuk usus sehingga dapat menyebabkan kanker usus besar. Ada beberapa gejala kanker usus besar :

  • Berat badan menjadi turun
  • Sering merasa kembung
  • Bila bAB, meskipun sudah dibuang perut terus merasa kenyang. (baca juga: bahaya kentang goreng)

14. Minuman beralkohol

Pada saat usus buntu minuman beralkohol dapat menyebabkan radang usus buntu.
Alkohol tidak baik untuk usus karena dapat menyebabkan kanker usus, selain kanker bahaya alkohol juga menyebabkan kanker mulut, kanker laring, kanker pancreas, kenker payudara, kanker hati dan kenker tenggorokan. Alcohol membuat usus semakin tertekan sehingga sulit untuk bekerja, akibatnya sering terjadi radang usus, atau juga sariawan usus. Bila usus sudah luka, semua aktivitas pencernaan juga akan terganggu.

Nah itulah beberapa makanan yang sulit di cerna usus yang wajib anda ketahui agar tidak terlalu membahayakan anda terutama jika masih bayi dan lanjut usia.