Sariawan Usus – Gejala, Penyebab dan Perawatan

12193

Apakah anda pernah mendengar penyakit sariawan sebelumnya? pasti istilah tersebut sudah sangat tidak asing bukan. Namun yang anda ketahui pasti adalah penyakit sariawan yang terjadi di daerah mulut seperti di gusi, bibir dan lidah. Ternyata tahukah anda bahwa sariawan juga tidak hanya terjadi di bagian mulut saja namun juga bisa terjadi di dalam usus! Nah, mungkin anda juga mengalaminya sekarang hanya saja anda tidak tahu apakah itu sariawan usus dan tanda-tanda atau gejala dari penyakit tersebut.

Mengenal Penyakit Sariawan Usus

Apakah sariawan usus? Sariawan usus adalah kondisi dimana terjadinya luka di dalam bagian organ usus di dalam tubuh. bagaimana hal ini terjadi? hal ini terjadi karena kurangnya pasokan makanan yang mengandung kalsium di dalam organ pencernaan baik di dalam usus maupun di dalam lambung. Padahal zat kalsium ini berfungsi untuk menurunkan kadar asam lambung supaya tidak naik. Jadi, jika sudah tidak ada perlindungan maka usus akan mengalami luka dan akhirnya disebut sebagai penyakit sariawan usus. Namun sebenarnya di dalam istilah medis tidak terdapat istilah sariawan usus, penyakit sariawan usus mengacu pada penyakit peradangan yang terjadi di dalam usus.

Seperti halnya dengan penyakit sariawan yang ada di dalam mulut, sariawan pada usus juga menimbulkan rasa perih, nyeri dan rasa sakit di dalam perut yang terasa amat sangat sampai penderitanya tidak bisa melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu para penderita sariawan usus sangat dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berat dan istirahat saja di rumah. Selain itu, sariawan usus juga bisa membuat para penderitanya akan sangat lemas dan letih dan merasakan mual serta muntah sampai nafsu makan juga berkurang dalam tubuh.

Gejala

Anda mungkin terkena penyakit sariawan usus jika anda mengalami beberapa tanda dan gejala. Rasa sakit, perih dan nyeri akan bercampur menjadi satu sehingga, anda mungkin saja akan merasakan rasa sakit yang teramat sangat. Dalam kondisi ini anda mungkin tidak bisa berdiri tegak dan hanya bisa membungkuk untuk mengurangi rasa sakit yang anda rasakan. Adanya rasa sakit pada bagian perut, dibarengi dengan :

  1. Kram perut
  2. Perut akan sering bunyi
  3. Feses atau tinja hasil pencernaan tidak teratur terkadang encer atau terkadang sangat padat
  4. Tubuh akan menjadi cepat lemas dan lelah
  5. Penderitanya akan memiliki nafsu makan yang menurun
  6. Penderita akan mengalami diare dalam waktu yang cukup panjang atau tidak kunjung sembuh
  7. Terjadi kebiasaan di dalam usus yang tidak biasa
  8. Terdapat darah di dalam feses yang dikeluarkan oleh tubuh
  9. Demam namun tidak cukup tinggi
  10. Terjadi nanah di daerah anus karena bakteri yang ada di dalam usus yang ikut keluar melalui tinja
  11. Menurunnya berat badan secara drastis

Gejala tersebut merupakan gejala yang umumnya dialami oleh sebagian besar orang yang menderita sariawan usus atau radang usus. Namun tidak semua orang akan mengalami semua gejala tersebut dan gejalanya akan sesuai dengan tingkat keparahannya masing-masing. Gejala tersebut juga biasanya datang dan pergi pada waktu yang cukup lama sehingga, para penderitanya kerap kali mengabaikan gejala tersebut dan menyebutnya sebagai penyakit lainnya yang biasa. Gejala tersebut bisa kembali kapan saja dan datang dengan sendirinya.

Apabila terjadi sariawan usus yang sudah kronis, penderitanya akan mengalami beberapa penyakit maag dan sakit terutama di bagian pusar. Selain itu, para penderitanya akan mengalami pendarahan saat buang air besar. Jika anda mengalami gejala dan tanda ini anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter untuk melakukan diagnosa yang lebih tepat, agar mendapatkan pengobatan yang lebih sesuai.

Penyebab

Ada beberapa penyebab dari penyakit sariawan usus, namun sebenarnya penyebab ini belum bisa diketahui secara pasti. Beberapa penelitian telah dilakukan mendapatkan beberapa penyebab dari penyakit sariawan usus atau radang usus ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Karena adanya faktor genesis atau keturunan, jadi jika anda memiliki riwayat keluarga yang memiliki penyakit tersebut sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kepada dokter.
  2. Terjadi kelainan di dalam sistem kekebalan tubuh karena virus dan bakteri yang ada di dalam usus akan menyerang jaringan tubuh yang sehat sehingga menyebabkan peradangan.
  3. Anda yang merupakan perokok akan memiliki resiko penyakit sariawan atau radang usus ini. (baca juga : bahaya merokok dan bahaya asap rokok)
  4. Penyebab yang paling umum adalah karena masalah kebersihan atau sanitasi yang kurang. Hal ini menimbulkan banyak virus dan bakteri ke dalam sistem pencernaan sehingga, mengendap di dalam organ usus. (baca juga : virus rubella dan virus herpes)

Kapan anda sebaiknya menemui dokter ?

Jika anda mengalami gejala di atas dan mengalami masalah pada pencernaan sebaiknya anda segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Mungkin pada awalnya anda akan melakukan pemeriksaan dengan dokter umum namun setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh anda mungkin akan dirujuk pada dokter spesialis. Penyakit ini pada umumnya tidak menimbulkan kematian dan bisa disembuhkan namun, akan sangat berbahaya jika tidak mendapatkan perawatan dan dibiarkan saja akan menjadi masalah yang fatal. Hal ini disebabkan karena usus merupakan organ pencernaan yang sangat penting dimana, kebutuhan nutrisi manusia yang ada di dalam makanan dan minuman akan diserap di dalam usus. Jika usus tidak bisa bekerja maksimal maka akan mengalami lemas dan kehilangan berat badan secara drastis.

Jika anda melakukan pemeriksaan, mungkin anda akan mendapati beberapa serangkaian tes seperti berikut ini:

  1. Melakukan tes darah untuk mengenali tanda peradangan di dalam usus anda
  2. Melakukan analisis pada feses apakah terdapat lendir atau darah di dalamnya
  3. Melakukan sistem teropong usus untuk melihat bagian dan lapisan usus anda
  4. Melakukan rontgen untuk mengetahui penampakan usus anda
  5. Melakukan pemindaian CT untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda luka di bagian usus anda
  6. Melakukan peneropongan kapsul untuk memeriksa bagian usus halus anda

Perawatan

Jadi ketika anda selesai melakukan pemeriksaan dengan dokter, kemudian dokter akan mendiagnosa apakah anda memang positif memiliki sariawan usus atau tidak. Jika ternyata anda memang mengalami penyakit sariawan usus, maka anda akan mendapatkan serangkaian metode perawatan supaya penyakit tersebut tidak parah dan supaya cepat sembuh. Berikut ini beberapa perawatan sariawan usus :

  1. Aminosalisilates, merupakan perawatan yang diberikan kepada para penderita sariawan atau radang usus yang masih level ringan
  2. Kartikosteroid dan imunomodulato, pengoabatan ini berupa pemberian obat dalam bentuk pil atau kapsul untuk mengatasi luka yang ada di dalam usus.
  3. Terapi biologis, pengobatan ini dilakukan dengan cara mengenalkan usus dengan zat dan nutrisi supaya tidak dengan mudah tersengat virus dan bakteri yang menimbulkan sariawan usus.
  4. Antibiotik, pemberian antibiotik ini diberikan kepada penderita sariawan usus karena penyakit tersebut disebabkan karena bakteri. Pemberian obat jenis antibiotik ini juga bisa membuat penambahan sistem kekebalan tubuh sehingga, penderitanya tidak mudah lelah dan lebih kuat dalam melawan bakteri di dalam usus.
  5. Operasi, beberapa kasus pada penyakit sariawan usus yang sudah kronis akan dilakukan operasi pembedahan dan langsung fokus pada luka di dalam usus. Hal ini dilakukan karena lebih aman dibandingkan dengan memberikan obat saja.

Demikian sekilas informasi mengenai penyakit sariawan usus. Meskipun penyakit ini terkesan sepele namun anda sebaiknya tidak membiarkan dan menganggapnya enteng karena jika tidak segera diobati dapat menjadi berbagai jenis penyakit lainnya yang lebih parah. Menjaga gaya hidup sehat merupakan salah satu cara bagi anda supaya terhindar dari penyakit sariawan usus ini.