30 Akibat Kekurangan Vitamin E bagi Tubuh Super Mengerikan

Vitamin E dikenal sebagai salah satu nutrisi vitamin larut dalam lemak dan kita juga mengenalnya sebagai takoferol di mana sifat antioksidannya begitu tinggi dan berguna untuk menghancurkan radikal bebas yang menjadi ancaman bagi tubuh karena merusak DNA. Melalui makanan sehari-hari yang kita konsumsi, vitamin esensial ini bisa diperoleh karena tubuh tak mampu memroduksinya.

Begitu pentingnya vitamin E sehingga kita perlu mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung vitamin E tinggi maupun suplemen jika memang dibutuhkan. Ada beberapa akibat kekurangan vitamin E yang patut diwaspadai karena vitamin ini sendiri merupakan vitamin esensial yang akan menimbulkan dampak buruk bila asupannya di dalam tubuh tak terpenuhi.

Baca juga:

  1. Kekeringan pada Kulit

Vitamin E tentunya kita kenal sebagai nutrisi penting bagi kulit di mana bahkan hampir seluruh pelembab atau lotion pasti mengandung vitamin satu ini. Jadi sudah bisa ditebak, bila sampai tubuh kekurangan vitamin E, otomatis kulit akan mengalami kekeringan di mana bila sampai parah, dapat juga sampai bersisik apalagi pecah-pecah.

  1. Kerontokan Rambut

Vitamin E adalah salah satu vitamin penting untuk memperlancar peredaran darah di dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan vitamin E, peredaran darah di kulit kepala menurun juga di mana itu artinya kulit kepala menjadi kurang ternutrisi yang pada akhirnya menimbulkan kerontokan rambut.

  1. Kram pada Kaki

Pernahkah Anda mengalami kram yang cukup mengejutkan, khususnya setelah berolahraga dan latihan beban? Selain diduga kekurangan asupan kalium, kram pada bagian kaki juga bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin E. Hal ini sangat umum dan bisa terjadi pada perempuan maupun laki-laki. Ada pula beberapa kasus kaki kram di malam hari saat otot beristirahat.

(Baca juga: macam-macam mineral dan fungsinya akibat kekurangan vitamin d)

  1. Stres Oksidasi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa vitamin E mengandung sifat antioksidan yang termasuk besar, jadi bila sampai tubuh kekurangan vitamin ini, stres oksidasi di jaringan atau sel tubuh bisa terjadi. Untuk itu, dianjurkan untuk setiap harinya mengonsumsi makanan-makanan bervitamin E tinggi seperti buncis, kacang hitam, kedelai, minyak zaitun, atau bahkan kacang pinto.

  1. Kelemahan Otot

Lemahnya otot bisa jadi juga terjadi sebagai efek atau akibat dari defisiensi vitamin E. Tak cukup mengonsumsi makanan bervitamin E, maka tubuh akan mengalami miopati. Itu artinya, kondisi ini akan menyebabkan fungsi serat otot tak berfungsi dan menjadi lebih lemas dari biasanya.

  1. Aterosklerosis

Kurangnya asupan vitamin E terutama pada anak-anak mampu meningkatkan risiko aterosklerosis pada mereka. Ini karena kurangnya vitamin E dalam tubuh juga terkadang bisa berkaitan erat dengan penyakit jantung. Kondisi ini merupakan penebalan arteri atau penyempitan yang disebabkan oleh plak fibrin, kalsium, zat lemak dan kolesterol yang bertumpuk di dinding arteri.

(Baca juga: vitamin yang larut dalam lemak akibat kelebihan dan kekurangan vitamin b1)

  1. Penglihatan Kabur

Mata yang mulai kabur atau buram biasanya identik dengan defisiensi vitamin A bukan? Padahal bila tubuh kekurangan vitamin E, kualitas penglihatan kita pun bisa menurun. Penglihatan kabur adalah awal di mana Anda perlu menyadari bahwa tubuh membutuhkan asupan vitamin E dan vitamin A secara lebih banyak.


  1. Kebutaan

Meski vitamin paling baik untuk mata adalah vitamin A, namun vitamin E juga amat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan kita. Ketika tubuh mengalami defisiensi vitamin E, otomatis retina akan mengalami penipisan sehingga menjadi penyebab kerusakan lapisan mata. Bila dibiarkan terlalu lama, maka kemungkinan kebutaan makin meningkat.

  1. Anemia

Kurang darah alias anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah sangat rendah di dalam darah. Padahal sel-sel darah merah adalah yang tubuh manusia butuhkan supaya hemoglobin atau Hb mampu melakukan proses pengangkutan oksigen ke bagian lain di dalam tubuh kita. Ketika tubuh mengalami defisiensi vitamin E, anemia pun dapat menjadi ancaman.

(Baca juga: akibat kelebihan dan kekurangan mineral fungsi vitamin b)

  1. Infertilitas atau Masalah Kesuburan

Vitamin E tak hanya baik bagi kesehatan kult, tapi juga berfungsi sebagai penjaga kesehatan sistem reproduksi. Saat tubuh pria maupun wanita kekurangan nutrisi penting ini, maka ada serangkaian masalah yang berhubungan dengan kesuburan atau yang kita kenal juga dengan sebutan infertilitas, seperti misalnya:

  • Pembesaran prostat pada pria.
  • Impotensi pada pria.
  • Sterilitas pada pria.
  • Keguguran pada wanita hamil.
  • Kelahiran bayi prematur.
  • Kelahiran bayi dengan masalah kulit pucat mengkilap.
  • Kelahiran bayi dengan masalah kaki.
  • Kelahiran bayi dengan berat badan yang rendah.
  • Kelahiran bayi dengan masalah pembengkakan pada mata.

Sejumlah masalah kesuburan mampu memengaruhi wanita hamil yang juga berdampak pada kesehatan sang bayi saat lahir nanti.

  1. Kanker

Seperti kita ketahui, vitamin E kaya akan sifat antioksidan dan menawarkan perlindungan bagi tubuh dari efek bahaya radikal bebas penyebab kanker. Ingat juga bahwa vitamin E mampu menurunkan efek samping kemoterapi serta efektivitas radiasi. Maka ketika tubuh terkena defisiensi vitamin E dalam jangka panjang, risiko kanker pun ikut meningkat, terutama:

  • Kanker rongga mulut.
  • Kanker payudara.
  • Kanker paru-paru.
  1. Mudah Tertular Penyakit

Vitamin E memegang peranan penting dalam menjaga sistem daya tahan tubuh selain dari vitamin C. Vitamin E adalah jenis vitamin yang akan membantu pembangunan antibodi di dalam tubuh dengan selenium, maka kalau tubuh sampai kekurangan vitamin E, seseorang tersebut bisa dengan mudah tertular penyakit.

(Baca juga: buah yang mengandung vitamin c tinggi vitamin untuk badan letih)

  1. Sulit atau Lama Sembuh dari Sakit

Masih ada kaitannya dengan poin sebelumnya di mana seseorang yang daya tahan tubuhnya rendah bukan hanya akan terlampau gampang terkena penyakit, melainkan juga jika sudah sakit akan sulit sembuhnya.

Saat sudah sakit, vitamin C dan vitamin E dapat ditambah asupannya sehingga tubuh bisa kembali berstamina dan berdaya tahan tinggi. Namun sebaliknya, bila tubuh kekurangan vitamin E atau vitamin C, akan cukup lama dalam memulihkan tubuh. Itulah mengapa makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin E penting dikonsumsi selama sakit.

  1. Tumbuh Kembang Anak Terhambat

Anak-anak adalah usia di mana mereka butuh nutrisi lengkap untuk tubuhnya supaya mampu bertumbuh dan berkembang secara fisik dan mental dengan baik. Anak dengan masalah kekurangan vitamin D justru akan mengalami gangguan tumbuh kembang nantinya, apalagi kalau tak segera ditangani.

Ada beberapa contoh masalah tumbuh kembang anak yang kiranya bisa dialami ketika defisiensi vitamin E terjadi dalam waktu yang lama, yakni seperti halnya:

  • Gangguan penyerapan usus.
  • Risiko tinggi akan kelainan saraf.
  • Otot lemah.
  • Penurunan refleks.

Masalah-masalah tersebut tak seharusnya dialami oleh seorang anak, maka memang orang tua perlu untuk memerhatikan asupan harian anak dengan seksama.

  1. Kerusakan Otot dan Sistem Saraf

Vitamin E yang kurang di dalam tubuh mampu menimbulkan masalah-masalah kesehatan serius, di antaranya adalah rusaknya sistem saraf maupun otot kita. Hal ini dapat terjadi pada siapapun, terutama para orang dewasa yang berawal dari adanya kerusakan pada sel-sel darah merah.

Defisiensi vitamin E mampu membuat sel-sel darah merah menjadi rusak dan inilah yang patut diketahui dan diwaspadai dari awal. Besar potensi bagi seseorang dengan masalah kerusakan otot dan sistem saraf untuk mengalami keluhan-keluhan di bawah ini:

  • Nyeri pada otot.
  • Nyeri yang terjadi terus-menerus pada bagian betis.
  • Sulit berjalan.

Baca juga:


Cara Mengatasi dan Mencegah Kekurangan Vitamin E

Seperti kita telah lihat, ada banyak kemungkinan bahaya atau akibat dari defisiensi vitamin E yang bisa menyerang bayi hingga orang dewasa. Itulah alasan mengapa salah satu saja dari vitamin esensial tak boleh terlewatkan dan sebaiknya asupannya dijaga dengan baik.

Dalam mengatasi atau mencegah kekurangan vitamin E, bila belum termasuk akut atau kronis sebenarnya bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang berkandungan vitamin E tinggi. Dengan cara sederhana inilah tubuh bisa tercegah dari dampak karsinogen. Bahkan makanan-makanan seperti ini juga penting:

  • Kacang-kacangan
  • Minyak kelapa
  • Minyak kacang
  • Kecambah
  • Kuning telur
  • Daging ayam
  • Ikan

Makanan-makanan tersebut bisa juga Anda andalkan demi menambah asupan vitamin E. Ini karena kunci utama agar tak sampai kekurangan vitamin E dalam tubuh adalah dengan menyeimbangkan pola makan harian kita. Makanan 4 sehat 5 sempurna masih berlaku dan hal ini bukan sekadar teori yang kita pelajari dan hafalkan sewaktu di sekolah karena pada dasarnya makanan-makanan inilah yang mampu menjaga tubuh ternutrisi senantiasa.

Bila memang sudah akut atau kronis di mana gejala telah sangat mengganggu, seperti halnya gangguan penglihatan, otomatis jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Penanganan khusus sangat dibutuhkan bila memang gejala atau keluhan tak lagi dapat Anda tangani dengan baik hanya dengan menambah asupan vitamin E.

Baca juga:

Ikuti tips diet sehat di mana segala nutrisi dapat diperoleh tubuh secara lengkap dan seimbang. Kelebihan vitamin E pun bakal berdampak kurang baik bagi tubuh, maka keseimbangan dalam diet yang tepat perlu dicapai. Suplemen oral pun bisa dikonsumsi oleh penderita defisiensi vitamin E, namun tentunya tak boleh terlalu lama dan hanya dalam jangka waktu tertentu saja. Kiranya dengan melihat akibat kekurangan vitamin E tersebut, Anda bisa mencegahnya dengan mengasup lebih banyak vitamin E mulai sekarang.

, , ,
Post Date: Monday 25th, September 2017 / 08:12 Oleh :
Kategori : Vitamin