Tio Pakusadewo Kena Stroke, Kenali Pemicu Penyakit Kronis Ini

183

Aktor kawakan Tio Pakusadewo dikabarkan terkena stroke dan sejak Selasa (9/7/2019) lalu mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang di Jakarta Timur. Tio yang sebelumnya sempat terlibat kasus penyalahgunaan obat terlarang menjadi faktor yang menyebutkan kalau strokenya dipicu oleh narkoba.

Menurut dr Arief Wibowo yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dari RS YPK Mandiri Jakarta pun mengatakan kalau mariyuana, kokain, ineks dan amfetamin merupaan pemicu-pemicu serangan stroke dapat terjadi pada penggunanya. Ini karena efek dari beberapa obat tersebut malah membentuk sumbatan di pembuluh darah; tapi tentunya bukan obat terlarang saja yang bisa jadi peningkat risiko stroke, kenali faktor lainnya juga.

  1. Punya Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok bukan hanya berbahaya bagi kesehatan paru-paru, melainkan juga kesehatan saraf dan pembuluh darah. Pembuluh darah bisa rusak karena merokok berlebihan apalagi dijadikan kebiasaan, ditambah dengan penumpukan lemak di dalam tubuh bisa saja berakibat pada stroke dan juga serangan jantung. Nyatanya, risiko stroke malah turun sampai 12 persen kalau seseorang berhasil berhenti merokok lho.

  1. Kolesterol Tinggi

Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi dalam darah juga mampu jadi pemicu stroke terjadi karena pembuluh darah tersumbat sehingga darah yang seharusnya mengalir menuju jantung terhambat. Untuk itu, orang-orang dengan risiko stroke tinggi sebaiknya membatasi asupan makanan yang mengandung kolesterol tinggi supaya risiko stroke bisa berkurang sampai 27 persen.

  1. Kurang Olahraga

Malas gerak sehari-hari? Inilah faktor yang mampu memicu stroke dan meningkatkan risikonya sampai 20 persen menurut hasil penelitian di Universitas Alabama, Amerika. Untuk menurunkan risiko stroke dan berbagai penyakit kronis lainnya yang berhubungan erat dengan masalah metabolik, olahraga seminggu 4-5 kali masing-masing setengah jam saja cukup kok dan tak perlu yang berat-berat pula.

  1. Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Mengonsumsi minuman alkohol pun bisa mengganggu kesehatan sistem saraf otak, khususnya kalau sampai berlebihan dan terlalu sering. Hal ini bisa menaikkan risiko penggumpalan darah sekaligus lonjakan tekanan darah. Jika terjadi tekanan darah tinggi, risiko serangan stroke juga semakin tinggi.

  1. Hipertensi

Darah tinggi dengan tekanan darah di atas 140/90 ini menjadi pemicu dinding arteri mendapat tekanan. Risiko stroke semakin tinggi ketika tekanan darah makin naik lho, maka perhatikan asupan makanan harian dengan cara mengurangi makanan yang mengandung sodium atau garam tinggi agar bisa menstabilkan tekanan darah. Ketika tekanan darah stabil, risiko terserang stroke bisa turun sampai 48 persen.

Aktor senior kelahiran 2 September 1963 memang dikabarkan terkena stroke, namun Surya selaku manajer dari anak Tio Pakusadewo belum bisa memberi keterangan lebih lanjut, baru hanya ada dugaan masalah di pembuluh darah. Surya sendiri cukup terkejut karena ia selama ini tahunya Tio sehat-sehat saja dan masih beraktivitas cukup banyak.