Sponsors Link

18 Penanganan Luka Bakar : Ringan, Sedang, Berat

ads

Penanganan luka bakar sering tidak diketahui oleh masyarakat awam, dan harus di bagi menjadi jenis jenis yang terjadi seperti berat, sedang , atau ringan. Penanganan yang salah justru akan membuat luka bakar tersebut menjadi lebih parah. Tidak hanya itu saja luka bakar yang terlambat diatasi bisa membuat rasa sakit sehabis terbakar akan semakin menjadi. Luka bakar bisa menimpa siapa saja, baik anak-anak, orang dewasa maupun orang tua. Dalam kegiatan sehari-hari luka bakar bisa didapatkan meskipun tingkatannya tergolong rendah.

Luka bakar berat bisa terjadi ketika ada kebakaran yang lebih besar. Pasien dengan luka bakar berat tidak boleh diabaikan sebab bisa menyebabkan kematian. Di musim kemarau seperti saat ini resiko seseorang terkena luka bakar meningkat dikarenakan angka kebakaran juga meningkat. Oleh sebab itulah seseorang perlu tahu bagaimana caranya mengatasi luka bakar.

Jenis Luka Bakar

Luka bakar dibedakan jenisnya sesuai dengan tingkatannya. Berikut ini berbagai jenis dari luka bakar yang harus diketahui :

tingkatan luka bakar


1. Ringan

luka bakar tingkat pertama

Luka bakar tingkat pertama

Luka bakar ringan merupakan luka bakar yang bisa dengan mudah diatasi. Penyembuhan luka bakar ringan tidak akan membutuhkan waktu lama dibandingkan dengan luka bakar sedang maupun berat. Luka bakar ringan merupakan luka yang diakibatkan oleh sengatan rokok dan lain sebagainya. Luka bakar ringan akan terjadi pada lapisan kulit bernama kulit ari. Kulit ari berada di lapisan kulit terluar sehingga akan mudah sembuh. Yang harus disyukuri dari luka bakar ringan itu adalah luka tersebut tidak akan menimbulkan bekas di kulit.


2. Sedang

luka bakar tingkat kedua

luka bakar tingkat kedua

Luka bakar sedang merupakan luka yang sedikit serius dan lumayan sakit. Untuk mengobati luka bakar sedang membutuhkan waktu yang agak lama, selain itu area luka bakar di tubuh lumayan luas dibandingkan dengan area luka bakar ringan. Luka bakar sedang bisa muncul ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Aktivitas tersebut misalnya terkena minyak goreng panas ketika memasak, terkena sengatan setrika panas ketika menyetrika, terkena knalpot motor yang panas, terkena siraman air panas yang mendidih, terkena sengatan listrik dan masih banyak lagi lainnya. Luka bakar sedang akan terjadi di lapisan kulit ari dan juga lapisan kulit yang ada di bawahnya. Bekas luka bakar sedang akan terlihat pada lapisan kulit.


3. Berat

luka bakar tingkat ketiga

Luka bakar berat merupakan luka bakar paling serius yang harus cepat mendapatkan penanganan. Luka bakar dengan jenis berat tidak boleh terlambat diatasi sebab jika terlambat diatasi bisa menyebabkan kematian. Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan luka bakar berat :

  • Luka bakar berat biasanya membutuhkan perawatan medis di rumahsakit. Berbeda dengan luka bakar ringan maupun sedang yang masih bisa diobati atau diatasi sendiri.
  • Luka bakar berat area lukanya tergolong sangat luas sehingga akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Luka bakar berat ini membutuhkan perawatan yang sangat lama. Selain perawatan yang lama, pemulihannya pun juga lama.
  • Contoh dari luka bakar berat adalah terkena luka bakar yang diakibatkan karena kebakaran rumah dan juga kebakaran mobil.
  • Luka bakar yang berat akan menimbulkan kerusakan pada kulit, hal itu dikarenakan luka tersebut mengenai jaringan lemak subkutis. Jaringan lemak tersebut berada di bawah kulit dan juga berada di atas otot.
  • Luka bakar yang sangat serius bisa mengenai otot dan juga tulang si penderita. Bekas luka bakar berat bersifat permanen artinya tidak dapat dihilangkan. Kerusakan permanen tidak hanya mengenai kulit namun juga bisa menyebabkan kerusakan pada otot dan juga pembuluh darah di dalam tubuh manusia.


Untuk mengatasi luka bakar diperlukan pencermatan yang serius, apakah luka tersebut merupakan luka yang termasuk ringan, sedang atau berat. Mengatasi luka bakar harus sesuai dengan tingkatan luka bakar tersebut agar pengobatannya maksimal. Berikut ini cara mengatasi luka bakar berdasarkan dengan tingkatannya:

Penanganan Luka Bakar Ringan

Mengatasi luka ringan ini bisa menggunakan air mengalir yang ada di rumah. Jangan sampai salah ketika mengatasi luka bakar, sebab cara yang salah justru membuat luka bakar tidak kunjung sembuh dan membuat rasa sakit semakin menjadi. Berikut ini cara mengobati luka bakar ringan menggunakan air yang bisa dilakukan ketika di rumah :

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membasuh luka bakar tersebut menggunakan air yang mengalir. Air yang mengalir itu bisa didapatkan dari air kran.
  2. Membilasnya sampai kulit yang terkena luka bakar itu tidak terasa panas lagi. Waktu untuk membilas luka bakar tersebut antara 15 menit sampai dengan 30 menit.
  3. Jika tidak ada air yang mengalir, anda bisa menggunakan ember berisi air biasa untuk merendam tubuh yang terkena luka bakar.
  4. Bagi wanita yang terkena luka bakar, jika tangannya yang terkena luka bakar ada baiknya melepaskan perhiasan yang melekat di tangan. Perhiasan harus dilepaskan karena perhiasan tersebut bisa mengenai kulit yang terkena luka bakar.
  5. Jika nyeri sudah hilang, cuci menggunakan sabun. Jika ada lepuhan di kulit yang terbakar sebaiknya jangan dipecahkan sebab bisa menimbulkan infeksi kulit. Lepuhan kulit yang sudah pecah jangan disentuh menggunakan tangan karena menyebabkan infeksi.
  6. Keringkan kulit yang telah di cuci menggunakan lap yang bersih.

Penanganan Luka Bakar Sedang

Untuk mengatasi luka bakar sedang berbeda dengan mengobati luka bakar ringan. Banyak cara yang bisa digunakan untuk mengobati luka bakar sedang, berikut ini adalah caranya :

Sponsors Link

  1. Salep. Untuk mengatasi luka bakar yang sifatnya sedang bisa menggunakan salep luka bakar yang bisa didapatkan di apotek. Salep tersebut bisa memberikan rasa dingin pada luka bakar tersebut. Selain itu salep luka bakar bisa digunakan untuk meredakan rasa sakit dan rasa panas akibat luka bakar. Salep yang digunakan tersebut juga berfungsi sebagai antibiotik pencegah infeksi.
  2. Es batu. Untuk mengatasi luka bakar bisa menggunakan es batu. Caranya sangat mudah sekali yaitu dengan menaruh es tersebut di kain yang bersih. Sentuhkan lap berisi es batu tersebut ke kulit yang terkena luka bakar. Yang harus diingat adalah waktu untuk mengompres luka bakar tersebut tidak boleh lebih dari 15 menit.
  3. Minyak tanah. Minyak tanah diyakini bisa digunakan untuk mengatasi luka bakar. Keuntungan menggunakan minyak tanah tersebut adalah luka bakar tidak akan melepuh dan juga bernanah. Caranya sama seperti menggunakan air yaitu dengan membasuh luka bakar menggunakan minyak tanah.
  4. Jangan berikan odol / pasta gigi. Masyarakat awam masih menggunakan odol atau pasta gigi untuk mengatasi luka bakar. Saat ada anak terkena knalpot, orangtua banyak yang mengolesi luka bakar tersebut menggunakan odol atau pasta gigi. Hal tersebut merupakan kesalahan fatal sebab bisa membuat kulit luka bakar semakin melepuh. Alasannya adalah pasta gigi mengandung mint, mint itulah yang bisa membuat luka bakar semakin melepuh.
  5. Jangan menggunakan kecap. Luka bakar sedang pada kulit jangan diolesi kecap. Hal tersebut dikarenakan luka bakar yang diberikan kecap bisa lengket dan sulit untuk diobati. Kecap juga akan membuat luka bakar terlihat basah dan sulit untuk mengering.

Penanganan Luka Bakar Berat

Luka bakar berat harus segera dibawa ke rumahsakit. Luka bakar berat ini area lukanya bisa mencakup seluruh tubuh sehingga diperlukan perawatan rumah sakit untuk mengatasinya. Bahkan operasi bedah pun perlu dilakukan untuk mengatasi luka bakar dengan tingkat berat. Berikut ini perawatan luka bakar berat yang dilakukan oleh pihak rumah sakit :

  1. Masuk UGD. Pasien yang mengalami luka bakar berat harus dibawa ke rumahsakit dengan segera terutama pasien dengan area luka sebesar 50 persen di tubuh. Pasien akan dimasukkan ke UGD saat pertama kali masuk ke rumahsakit.
  2. Pengecekan denyut nadi. Dokter akan mengecek denyut nadi dan juga nafas penderita. Dokter akan memegangi tangan pasien dan juga leher pasien guna mengecek denyut nadi.
  3. Resusitasi. Jika denyut nadi tidak ada pihak medis akan melakukan resusitasi pada jantung dan juga paru-paru pasien.
  4. Infus dan oksigen. Jika pasien masih memiliki denyut nadi dan juga masih bernafas pihak medis akan memberikan infus dan oksigen agar pasien bisa tetap bernafas. Saat di dalam lokasi kebakaran mungkin pasien akan mengalami sesak nafas dikarenakan kepulan asap yang muncul.
  5. Kassa lembab. Pihak medis akan menutup seluruh luka bakar yang ada di tubuh korban menggunakan kain kassa yang sudah dilembabkan.
  6. Suntik tetanus. Suntikan tetanus juga akan diberikan pada pasien yang menderita luka bakar berat. Suntikan tersebut bertujuan untuk menghindarkan kemungkinan pasien mengalami komplikasi berupa sakit tetanus.
  7. Antibiotik. Suntikan anti infeksi atau antibiotik akan diberikan pada pasien untuk menghindarkan pasien dari infeksi yang mungkin terjadi. (baca : Bahaya antibiotik)

Penanganan Melalui Operasi Bedah Plastik

Operasi bedah plastik merupakan langkah perawatan lanjutan bagi pasien yang mengalami luka bakar berat. Berikut ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan operasi bedah :

  • Pasien dengan luka bakar yang terlalu parah terutama di bagian wajah bisa memilih perawatan lanjutan berupa operasi bedah plastik untuk memulihkan kondisi kulitnya yang terluka akibat terbakar.
  • Bedah plastik tidak hanya berfungsi untuk memperbaiki kondisi kulit, operasi bedah juga bisa digunakan untuk memperbaiki sendi tubuh yang tidak berfungsi karena terbakar. Fungsi sendi tubuh manusia adalah menggerakan tubuh. Jika sendi tubuh terbakar maka fleksibilitas sendi tersebut bisa menurun bahkan tidak dapat berfungsi lagi.
  • Pihak dokter bedah akan mengambil bagian kulit pasien yang sehat untuk ditempelkan pada kulit yang terbakar.
  • Setelah menjalani operasi bedah sebaiknya pasien menghindari paparan sinar matahari secara langsung sebab bisa membuat kulit menjadi melepuh kembali.

Baca juga : Bahaya operasi plastik

Dampak Luka Bakar Terhadap Tubuh

sponsored links

Secara tidak langsung, luka bakar bisa berpengaruh terhadap fungsi tubuh. Berikut ini berbagai macam gangguan yang diakibatkan oleh luka bakar:

  1. Gangguan Pada Cairan Tubuh

Orang yang menderita luka bakar terutama luka bakar berat bisa terkena gangguan cairan pada tubuhnya. Oleh sebab itu menolong pasien dengan luka bakar berat harus menggunakan cairan infus. Penyebabnya adalah terjadi perubahan perpindahan cairan dari intra veskuler ke ekstra veskuler. Hal itu bisa menyebabkan penguapan air atau cairan di tubuh menjadi berlebihan. Penguapan air itu melalui permukaan kulit yang rusak karena terbakar.

  1. Terganggunya Sirkulasi Tubuh

Akibat tubuh kekurangan cairan, tubuh akan mengalami penurunan sirkulasi darah di jantung sehingga pasien bisa mengalami stroke.

  1. Terganggunya Hormon

Hormon pada tubuh paseian luka bakar akan terganggu. Penyebabnya adalah luka bakar yang dihasilkan bisa membuat kondisi tubuh tidak nyaman. Kondisi tubuh tidak nyaman diiringi dengan kondisi psikis yang tidak nyaman. Kondisi psikis tidak nyaman yang berkelanjutan itulah yang membuat terganggunya hormon pada tubuh manusia.

  1. Metabolisme Meningkat

Hormon yang berubah dan terganggu bisa menyebabkan metabolisme tubuh menjadi meningkat. Akibat dari matabolisme yang meningkat, pasien luka bakar akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

  1. Sistem Imun Terganggu

Pasien luka bakar akan diperparah kondisinya dengan sistem imun yang terganggu. Sistem imun itu terganggu dikarenakan infeksi yang ingin masuk ke dalam tubuh meningkat. Kuman yang menyebabkan infeksi itu ada di dalam pembuluh kapiler manusia dan kuman tersebut terperangkap di sana. Ketika hal tersebut terjadi terus menerus akibatnya adalah kuman-kuman itu bisa membuat penurunan daya tahan tubuh pasien tersebut.

Selain info di atas, ada baiknya juga kita mengetahui cara mencegah luka bakar agar tidak terjadi kronis pada kerabat kita, terutama anak anak. berikut beberapa di antaranya.

Cara Mencegah Luka Bakar

  1. Jauhkan anak anak dari dapur saat memasak.
  2. Tempatkan alat pemadam kebakaran di dekat dapur.
  3. Pasang Detektor uji asap sebulan
  4. Ganti detektor asap setiap 10 tahun.
  5. Menjaga suhu pemanas air di bawah 120 derajat Fahrenheit.
  6. Mengukur suhu air mandi sebelum digunakan.
  7. Mengunci pemantik.
  8. Instal selimut outlet listrik.
  9. Periksa dan membuang kabel listrik dengan kabel terbuka.
  10. Jauhkan bahan kimia di luar jangkauan, dan memakai sarung tangan selama penggunaan bahan kimia.
  11. Memakai tabir surya setiap hari, dan menghindari sinar matahari di siang hari .
  12. Pastikan semua produk rokok yang mematikan sepenuhnya (baca : bahaya merokok).
  13. Membersihkan pengering secara teratur.

Penanganan luka bakar ringan, sedang, dan berat harus anda ketahui secara mendetil agar dapat menangani korban secara tepat.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Thursday 05th, November 2015 / 04:04 Oleh :
Kategori : Tindakan Medis