4 Prosedur Pemeriksaan Echocardiography Dan Persiapan Pasien

Jantung merupakan organ yang berfungsi untuk memompa darah ke paru paru dan juga ke seluruh bagian tubuh. Jantung adalah organ yang paling vital, karena jika ada kelainan di jantung bisa berakibat sangat fatal. Hal ini terkait dengan fungsinya yaitu memompa darah yang mengalirkan oksigen serta sari sari makanan ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, kesehatan jantung harus selalu dijaga, baik dengan cara berolahraga maupun dengan mengurangi aktivitas yang membuat jantung menjadi tidak sehat.

Bagi beberapa orang, mereka selalu yakin bahwa jantung mereka baik baik saja. Asal jantung masih berbunyi dan berdetak mereka akan tenang tenang saja. Padahal di belakang bunyi detak itu, mereka mempunyai banyak kebiasaan yang bisa merusak jantung, misalkan merokok, minum minuman beralkohol, serta seringkali tidur dan jarang beraktivitas. Sehingga terkadang seseorang bisa terkena serangan jantung mendadak bahkan stroke secara tiba tiba tanpa ada tanda yang terlihat. Ini adalah bukti bahwa meskipun sehat, kita juga perlu mengecek kesehatan jantung kita.

Dalam dunia kesehatan, ada beberapa cara yang dilakukan oleh dokter untuk mengcek kesehatan jantung. Di antaranya adalah CT Scan Jantung, Pemeriksaan MRI Jantung, serta Echocardiography Jantung. Ketiga tindakan medis tersebut adalah tindakan yang dilakukan untuk mendapatkan data mengenai kesehatan jantung. Dari situ kemudian dokter spesialis jantung akan menilai apakah jantung dalam kondisi sehat ataukah sedang ada permasalahan kesehatan. Dari ketiga pemeriksaan tersebut, yang paling mudah dan akurat adalah prosedur pemeriksaan Echocardiography.

Definisi Echocardiography

Echocardiography / Echo / EKG adalah suatu pemeriksaan medis jantung dengan cara merekam gambar jantung yang sedang berdenyut menggunakan gelombang suara yang frekuensinya tinggi. Dari sinyal tersebut kemudian dikonversi menjadi tampilan visual berupa grafik pada kertas EKG. Dari tampilan visual itu dokter bisa menilai bagaimana kondisi jantung anda saat ini.

Prosedur pemeriksaan Echocardiography ini merupakan salah satu pemeriksaan jantung dengan tingkat akurasi yang tinggi, hampir sama dengan USG pada ibu hamil. EKG juga tidak menggunakan radiasi sehingga aman dilakukan meskipun berkali kali. Teknologi ini merupakan teknologi terbaru yang saat ini digunakan oleh beberapa rumah sakit di Indonesia untuk mendeteksi pasien yang didiagnosa menderita penyakit jantung.

Fungsi Echocardiography

Sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas, fungsi utama dari pemeriksaan ini adalah untuk memeriksa kesehatan jantung secara tepat dan akurat. Dengan pemeriksaan yang tepat, maka bisa diketahui dengan pasti apa masalah yang terjadi. Sehingga bisa segera dilakukan tindakan medis atau non medis untuk mengobati penyakit jantung yang diderita.

Persiapan Echocardiography

Sebelum dilakukan pemeriksaan EKG, pasien tidak memerlukan persiapan khusus seperti Endoskopi atau pemeriksaan jantung lainnya. Pemeriksaan EKG ini mirip dengan pemeriksaan USG pada ibu hamil. Tetapi sebelum pemeriksaan, anda jangan panik dan gugup. Anda harus tenang, karena kalau anda guugup maka detak jantung anda akan meningkat dan bisa jadi menimbulkan positif palsu.

Prosedur Pemeriksaan Echocardiography

Sebelum melakukan pemeriksaan, biasanya kita akan diminta untuk mengisi data dan identitas kita. Setelah itu akan diminta untuk menandatangani pemeriksaan EKG. Hal ini tentu saja terkait biaya pemeriksaan tersebut.

Setelah itu kita akan diminta untuk masuk ke ruang pemeriksaan dan diminta untuk berbaring dan membuka pakaian kita. Petugas EKG atau dokter tersebut akan mengoleskan semacam jelly pada dada pasien. Setelah itu petugas akan menempelkan 12 Lead EKG yang masing masing ada kode V1, V2, V3, V4, V5, dan V6 ke bagian dada. Setelah itu mesin EKG akan mulai merekam grafik detak jantung kita selama sekitar 15 hingga 30 menit.

Jika sudah selesai, Lead electrode akan dilepas. Jelly akan diusap dengan tisu dan kita diperbolehkan untuk menutup pakaian dan menunggu hasilnya.