Nefrektomi Radikal – Pengertian, Manfaat, Prosedur dan Efek Samping

849

Keberadaan organ ginjal dalam tubuh mansia merupakan sebuah hal yang sangat penting. Hal ini dikarenakan ginjal memiliki peran penting dalam tugasnya menjaga kesehatan tubuh manusia. Kesehatan sendiri merupakan sebuah hal yang sangat penting adanya. Dimana manusia yang sehat akan dapat bekerja dan beraktifitas sehari-harinya. Dalam proses menjaga kesehatan ini, serangkaian organ dan sistem imun dalam tubuh berkerja secara konstan dan tiada henti. Pada akhirnya ada pula terkadang beberapa organ yang mengalami kemunduran dan diharuskan untuk digantikan atau dibuang. Begitu juga dengan kondisi yang dialami oleh organ ginjal, terkadang organ ini mengalami kerja yang terlalu berat sedangkan lingkungan yang ada tak terlalu mendukung. Akibat yang terjadi adalah penurunan kinerja hingga kerusakan. Jika hal tersebut  sudah terjadi maka tindakan yang bisa dilakukan adalah nefrektomi radikal.

Tindakan nefrektomi radikal sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak tindakan yang bisa diterapkan pada ginjal yang mengalami gangguan. Mungkin, beberapa dari kalian ada yang sudah tau dan paham mengenai apa dan bagaimana nefrektomi radikal itu. Namun, tak sedikit yang belum memahamai apa itu nefrektomi radikal. Kali ini kita akan membahas mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan tindakan tersebut. beberapa hal yang perlu kalian ketahui, seperti

Nefrektomi Radikal

Sebelum kita membahas lebih jauh mengeenai apa dab bagaimana nefrektomi radikal itu sendiri, maka kini kita akan membahas mengenai nefrektomi itu sendiri terlebih dahulu. Nefrektomi adalah tindakan pembedahan pada organ ginjal yang bertujuan untuk mengangkat sebebgian maupun seluruh organ ginjal. Tindakan ini sendiri biasanaya dilakukan pada mereka yang memiliki penyakit ginjal. Dalam melakukan tindakan pembedahan sendiri biasanya akan dilakukan sayatan di daerah punggung, pinggang dan perut. Dalam tindakan nefrektomi sendiri dikenal dengan 4 macam operasi. Pembagian tersebut berdasarkan metode dan jumlah bagian ginjal yang di angkut dalam operasi. Jenis operasi nefrektomi itu sendiri seperti

  1. Nefrektomi bilateral pada operasi jenis ini dilakukan penangakatan kedua organ ginjal. Dan pasien dapat hidup normal dengan melakukan dialisis secara teratur.
  2. Nefrektomi parsial pada operasi jenis ini dilakukan pengeangkatan sebagian pada organ ginjal yang bermasalah. Biasanya hal ini berhubungan dengan tumor atau kanker. Pasien yang mengalami tindakan ini biasanya dapat melalukan tindakan plasmapheresis untuk membanyu kerja ginjal.
  3. Nefrektomi radikal pada tindakan ini sendiri dilakukan pengangkatan satu bagian ginjal secra total termasuk sebagian ureter, kelenjar adrenal, dan kelenjar getah bening. Tindakan ini dilakukan dikarenakan adanaya ganguan yang dapat merusak seluh jaringan pada ginjal. Penyakit yang menyebabkan tindakan ini sendiri biasanya bebeapa jenis kista.
  4. Nefrektomi sederhana pembedahan dan pengangkatan organ ginjal serta tabung yang menghubungkannya dengan ureter. Tindakan ini dilakukan pada pasien yang mengalami kelainan ginjal bawaaan atau dikarenakan adanya gangguan yang dapat merusak kerja dan fungsi ginjal.

Pada nefrektomi radikal maka kerja organ ginjal yang diangkat akan digantikan oleh organ ginjal yang masih bertahan.

Manfaat Nefrektomi Radikal

Nefrektomi radikal sendiri merupakan sebuah tindakan yang harus dilakukan kepada pasin yang memiliki riwayat penyakit pada organ ginjalnya. Hal ini biasanya dikarenakan oleh berbagai sebab, namun hal yang mungkin bisa menjadi penyebab utama adalah pasien yang tak menjalankan pola hidup sehat. Pola hidup dan kebiasaan kita sehari-hari akan sangat mempengaruhi kinerja dan kondisi dari ginjal itu sendiri. Ketika ginjal mengalami suatu masalah yang cukup penting maka tindakan operasi nefrektomi harus di kerjakan. Meskipun ada beberapa resiko yang selalu membaayangi, tapi tindakan yang cepat dan tepat adalah wajib dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari operasi nefrektomi radikal adalah [AdsSense-B]

1. Tindakan penyembuhan pada pasien yang mengalami kanker ginjal.

Memang ada beberapa jeni-jenis kanker yang kita ketehui. Namun, kanker ini biasanya berupa sel karsinoma yang berada di ginjal. Untuk dapat mendeteksi kanker ini sejak dini biasanay dibutuhkan beberapa tes yang bisa kita lakukan pada ahli hematologi. Beberapa tes darah dan tes urin bisa menjadi salah satu tindakan preventif yang cukup baik.

2. Tindakan darurat dalam penyembuhan penyakit ginjal kronis

Penyakit ginjal kronis merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya bagi manusia. Hal ini dikarenakan penyakit ini sendiri akan berdampak buruh bagi kinerja organ lain. Penyakit ginjal kronis sendiri akan berakibat pada penyakit diabetes, hipertensi, uremia, penyakit hati, selian itu juga dapat berujung pada kondisi tamponade jantung yang cukup berbahaya. Beberapa penyakit ginjal kronis sendiri terkadang sangat sulit dideteksi pada tahap awal, dan baru akan nampak gejalanya ketika penyakit tersebut telah sampai pada tahapan tertentu. Karena itu kegiatan check up secara rutin dapat menjadi salah satu tindakan yang cukup mujarab sebgai tindakan awal.

Kapan Nefrektomi Radikal Dilakukan ?

Tidak semua penyakit kelainan pada ginjal harus dilakukan tindakan nefrektomir radikal. Terkadang beberapa penyakit ginjal dapat diatasi dengan tindakan lain. Namun, dokter sendiri akan menyarankan kepada pasien untuk melakukan tindakan operasi nefrektomi radikal ketika terdapat indikasi penyakit yang cukup berbahaya. Selain itu, juga dikarenakan beberapa kondisi serta pertimbangan lain yang harus diperhatikan. Beberapa hal yang dapat dijadikan pemicu untuk melakukan tindakan operasi nefrektomi radikal adalah : 

  • Adanya indikasi infeksi ginjal kronis pada organ ginjal pasien.
  • Ditemukannya cidera pada ginjal yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti kecelakann atau benturan yang hebat pada ginjal.
  • Tumbuh kembang ginjal yang tidak sempurna, pada hal ini bisanay sering ditemukan pada anak-anak. Meskipun harus di lihat lebih jauh sampai seberapa parah tumbuh kembang yang ada.
  • Adanya kerusakan ginjal yang dibawa sejak lahir. Hal ini biasanya bisa disebabka oleh berbagao hal, seperti adanya penyakit turunan selain itu bisa juga konsumsi makanan dan nutrisi yang tak seimbang saat bayi di dalam kandungan.
  • Hipertensi renovaskuler
  • Kenaikan displasia yang dapat berujung pada pembentukan kanker
  • Pyelonephritis adalah sebuah penyakit yang menyebabkan adanya infeksi pada saluran kemih.
  • Penyakit ginjal poliklistik meruapka sebuah penyakit ginjal yang ditandai dengan pembentukan jenis-jenis kista non kanker. Pada pembentukan kista ini sendiri akan berakibat pada kerusakan jaringan ginjal dan berujung pada berhentinya fungsi ginjal secara total.
  • Kegagalan proses dialisis
  • Pasien yang mendapatkan donor ginjal.

Prosedur Nefrektomi Radikal

Sebelum seorang pasien dinyatakan diharuskan untuk mendapatkan operasi nefrektomi, biasanya akan melalukan beberapa tes permulaan terlebih dahulu. Tes ini sendiri dilakukan untuk dapat menentukan apakan pasien siap untuk mendapatka tindakan nefrektomi radikal. Biasanya tes ini sendiri digunakan untuk mendekteksi lokasi tumor atau kanker pada ginjal, selain itu tes ini juga menentukan lokasi tempat dilakukan penyayatan pada tubuh pasien. Tes ini sendiri merupakan sebuah bagian yang sangat penting.

Jika pasien dirasa belum siap untuk melakukan operasi nefrektomi radikal maa dokter tak akan melakukan operasi tersebut. Apabila tetap dilakukan maka efek yang lebih buruk bisa saja terjadi. Setelah dilakukan serangkaian tes tersebut, maka pasien akan melakukan tindakan operasi pembedahan. Pada operasi nefrektomi sendiri dapat dibedakan menjadi dua tekhnik umum yang sering dilakukan. Tekhnik pembedahan tersebut adalah,

1. Tekhnik terbuka

Pada tekhnik ini sendiri akan dibuat sayatan selebar 10 sampai 20 centimeter pada sisi perut, tapi terkedang juga dapat dilakukan tepat pada bagian perut. Pada tekhnik ini sendiri akan dilakukan pemotongan pada oto dan jaringan yang menghalangi prose pengeluaran ginjal. Setlah diarasa ginjal tak lagi terhalang maka tindakan selanjutnya adalah dilakukan pemotongan pada tabung penghubung antara ginjal dan uretra. Pada proses ini sendiri terkadang juga dilakukan pemotongan pada nodus limpa dan kelenjar adrenal. Namun, tindakan tersebut hanya dilakukan bila dirasa perlu untuk keamanan bagi pasien. Setelah selesai sayatan akan ditutup dengan beberap jahitan.

2. Tekhnik lapraskopi

Tekhnik yang satu ini bisa dikatakan merupakan sebuah tekhnik yang cukup modern. Dalam operasinya sendiri hanya dibutukan sayatan kecil sekitar 11-20 mm disekitar perut dan sisi perut. Setelah itu dokter akan memasukan sebuah lapraskopi yang berbentuk tabung lentur. Pada lapraskopi itu sendiri akan dilekatkan sebuah kamera yang berguna untuk mengamati kondisi dari ginjal. Setelah semua selesai, dokter akan melebarkan sayatn dan melakukan pemotongan ginjal. Pada ginjal yang terpotong akan ditambung oleh kantong pembungkus ginjal. Tekhnik pembedahan ini sendiri dianggap lebih aman karena hanya menggunakan sayatan kecil sehingga luka yang ada tidak terlalu besar, dan masa penyembuhan luka operasi juga lebih cepat dibanding tekhnik terbuka.

Selain kedua tekhnik tersebut masa sekarang juga digunakan sebuah tekhnik baru yaitu pembedahan yang menggundakan robot. Dalam pembedahan ini sendiri dokter akan mengendalikan tangan-tengan mekanik yang melakukan pembedahan. Selain itu pembedahan ini sendir akan lebih sedikit melibatkan orang dalam proses operasinya.

Efek Samping Nefrektomi Radikal

Setiap tindakan medis yang dilakukan pastinya akan memiliki resiko yang tak bisa diehindari. Begitu juga pada tindakan operasi nefrektomi radikal ini sendiri. ada beberapa resiko dan efek samping yang bisa saja terjadi saat dilakukan operasi maupun setelah operasi. Hal ini biasanya akan dijelaskan oleh dokter kepada pasien sebelum pasien mendapatkan operasi nefrektomi. Penjelasan ini sendiri sangat penting dilakukan untuk dapat menambah bahan pertimbangan bagi pasien yang akan melalukan operasi nefrektomi. Selain itu pemberitahuan ini sendiri juga berhubungan dengan proses perawatan pasca operasi nefrektomi radikal yang dilakukan kepada pasien. Hal ini disebabkan adanya kemungkinan perawatan dalam jangka panjang yang bisa saja akan diterapkan pada pasien tersebut.

Beberapa resiko dan efek samping yang mungkin saja terjadi seperti,

  1. Ganguan pernafasan seperti pneumonia
  2. Kerusakan jariangan yang bisa terjadi di sekitar area bedah
  3. Adanya pembentukan gumpalan darah
  4. Munculnya alergi pada penggunaan beberapa antibiotik dan obat-obatan
  5. Ginjal yang tersisa tak dapat bekerja secara maksimal, sehingga menimbulkan gagal ginjal
  6. Munculnya sepsis atau bisa dikatakan juga adanya peradangan pada tempat operasi
  7. Kemungkinan terjadinya kematian
  8. Terjadinya pendarahan saat operasi dilakukan

Nah, itu tadi beberapa informasi menganai nefrektom radikal yang bisa kalian ketahui. Informasi tersebut dapat dijadikan sebagai sedikit penambah pengetahuan kita mengenai hal yang berhubungan denagn ginjal. Semoga informasi tadi bermanfaat.