7 Bahaya Fungi Bagi Tubuh

3905

Fungi atau jamur adalah jenis penyebab penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Ada berbagai jenis jamur yang bisa menyebabkan penyakit. Setiap jamur memiliki karakter yang berbeda dan sering menyerang organ tubuh yang berbeda. Fungi bukan hanya penyebab penyakit namun, pada kondisi tertentu bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang sangat fatal.

Jenis-jenis Fungi :

  • Aspergillus – Aspergillus adalah jenis jamur atau fungi yang sering terjadi pada penderita penyakit paru-paru atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah. Spora jamur memang berada di udara dan bercampur dengan oksigen yang kita hirup. Bagi penderita penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh maka resikonya sangat tinggi.
  • Blastomycosis – Jamur atau fungi ini sangat senang tinggal didaerah yang lembab seperti tanah yang sudah ditumbuhi pohon. Ketika spora jamur masuk ke dalam saluran pernafasan mak,  bisa menyebabkan infeksi paru-paru.  Gejala yang sering ditemukan memang sangat mirip seperti flu dan infeksi bisa menjadi racun dalam tubuh jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
  • Candida – Ini adalah salah satu jenis fungi yang paling sering menyerang manusia dan biasanya fungi sangat menyukai selaput lendir dan kulit. Pertumbuhan jamur yang sangat banyak bisa menyebabkan infeksi seperti sariawan. Terkadang juga muncul jamur candida yang tumbuh di vagina. Ketika masuk ke dalam darah maka bisa menyebabkan racun bisa menyebar ke semua bagian tubuh.
  • Coccidioides – Ini adalah salah satu jenis infeksi fungi yang dapat menyebabkan penderita mengalami demam yang tinggi. Biasanya kondisi akan membaik setelah beberapa hari. Spora jamur bisa masuk ke dalam tubuh lewat saluran pernafasan. Lingkungan yang berdebu biasanya sangat disukai oleh jenis jamur ini.
  • Cryptococcus neoformans – Ini adalah salah satu jenis fungi yang banyak tinggal di lingkungan manusia. Ketika saluran pernafasan menghirup udara yang mengandung spora fungi ini maka infeksi bisa menyebar. Ini termasuk sebagai salah satu infeksi jamur yang paling sering terjadi pada ciri ciri HIV AIDS.
  • Cryptococcus gatti – Ini termasuk sebagai fungi yang sering ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia. Infeksi bisa menyebabkan radang paru-paru kemudian menyebabkan gangguan untuk sistem syaraf. Jika tidak dirawat dengan baik maka bisa menyebabkan kematian mandadak.
  • Jamur Mata – Ini adalah salah satu jenis infeksi jamur mata yang sering menyebabkan cedera mata. Jamur akan menyebabkan seperti ada duri dibagian mata. Peradangan sering menyebabkan kerusakan kornea dan infeksi mata. Perawatan harus dilakukan untuk mengatasi kondisi yang lebih serius.

Jamur akan menyerang organ tubuh tertentu sesuai dengan kondisi lingkungan yang disukai oleh jamur. Berikut ini beberapa bahaya fungi yang harus diwaspadai.

1. Infeksi Paru-Paru

Infeksi yang menyerang paru-paru bisa disebabkan oleh jamur aspergilus. Jamur akan tinggal dalam lingkungan yang menyenangkan untuk jamur. Kemudian spora jamur akan terhirup hingga ke saluran pernafasan. Ketika sistem kekebalan tubuh sangat lemah maka jamur akan berkembang dan menyebabkan infeksi. Gejala yang paling sering terjadi adalah seperti sesak nafas, sulit bicara, demam dan kondisi yang terus memburuk. Penderita asma bisa mengalami bahaya yang lebih serius seperti kegagalan pernafasan.

2. Nyeri Menahun untuk Jamur Kaki

Jamur kaki yang menyerang pada bagian kaki dan kuku bisa menyebabkan nyeri yang sangat buruk. Biasanya gejala awal seperti kuku yang menguning memang tidak mendapatkan perhatian yang serius. Kemudian ketika tidak diobati maka bisa menyebabkan rasa sakit yang buruk. Nyeri bisa menyebabkan kaki tidak bisa memakai sepatu atau sandal sehingga, sering menurunkan rasa percaya diri. (baca juga : cara menjaga kesehatan kuku)

3. Infeksi yang Meluas

Fungi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat bisa menyebabkan infeksi yang terus meluas. Infeksi bisa menyebabkan jamur muncul ke semua bagian kulit. Kondisi ini sering ditemukan untuk penderita penyakit kaki yang membuat kaki menjadi kemerahan, gatal, panas dan infeksi yang muncul dibagian kuku. Infeksi bahkan bisa menyebar hingga ke kelamin.

4. Amputasi

Infeksi fungi yang terus memburuk bisa menyebabkan ancaman amputasi untuk orang yang menderita penyakit diabetes. Kondisi ini terjadi ketika penderita diabetes mengalami infeksi jamur pada kaki atau kuku. Luka yang terus muncul bisa membuat kaki atau bagian lain membengkak. Karena penyakit diabetes juga mempengaruhi kondisi kulit dan syaraf kaki maka infeksi bisa meluas dengan cepat. Kondisi inilah yang menyebabkan dokter sering meminta bagian tubuh tertentu yang terserang luka untuk diamputasi saja.

5. Kuku Hilang

Penderita penyakit fungi yang menyerang bagian kuku dan kaki juga bisa mengalami kehilangan kuku. Kondisi ini terjadi ketika infeksi jamur yang menyerang kuku sering menyebabkan kuku menjadi longgar dan bergeser dari tempatnya. Untuk mempercepat penyembuhan maka kuku harus dicabut. Kondisi ini akan membuat penderita merasa tidak percaya diri.

6. Menjadi Racun dalam Tubuh

Infeksi dari jamur candida biasanya memang tidak menyebabkan masalah untuk orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Namun untuk penderita HIV AIDS maka kondisi bisa menjadi sangat berbahaya. Infeksi fungi candida yang menyebabkan sariawan bisa menjalar hingga ke dalam aliran darah. Beberapa organ dalam tubuh yang akan mengalami keracunan misalnya seperti patu-paru, hati dan jantung. Hal inilah yang akan menyebabkan infeksi memburuk dan bisa mengancam jiwa.

7. Gangguan Kehamilan

Infeksi dari jamur atau fungi juga bisa menyebabkan gangguan kehamilan. Jamur sering berkembang pada wanita hamil karena, terjadi perubahan hormon dan tingkat estrogen yang sangat tinggi dalam tubuh. Fungi sering menyebabkan pertumbuhan infeksi jamur vagina yang bisa menular ke anak ketika dilahirkan. Infeksi ini menyebabkan terjadinya gangguan kehamilan yang membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Penggunaan obat oral untuk mengatasi jamur vagina juga bisa menyembuhkan keluhan.

Infeksi fungi ini bisa menyebabkan bahaya yang tidak terduga. Pada dasarnya semua resiko yang lebih buruk bisa terjadi jika infeksi fungi tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Memelihara lingkungan agar tetap bersih menjadi salah satu cara pencegahan bahaya fungi.