Hepatitis

15 Cara Pengobatan Hepatitis B Akut dan Kronis

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Hepatitis B, jika mendengar penyakit itu tentu pandangan dan pikiran kita langsung menuju ke penyakit yang berhubungan dengan fungsi hati. Pengobatan hepatitis ini dibedakan menjadi dua macam yaitu pengobatan hepatitis akut dan juga pengobatan hepatitis kronis. Jika masih akut pengobatan hepatitis mungkin akan memakan waktu yang cukup sebentar, namun saat sudah menjadi kronis pengobatan tersebut membutuhkan pengobatan yang lebih lama. Pengobatan hepatitis ini membutuhkan bantuan dokter ahli fungsi hati atau hepatologi. Hepatitis B sendiri merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Akibat infeksi ini, hati seseorang bisa mengalami kerusakan. ( Baca : Penyembuhan hepatitisCiri ciri hepatitisKopi bagi penderta hepatitis )

Jika sudah mengalami kerusakan, fungsi hati bisa menjadi menurun. Saat fungsi hati menurun seseorang rentan untuk terkena kanker hati. Sayangnya orang yang sudah terinfeksi dengan virus ini sering tidak sadar jika dirinya terkena virus hepatitis B sehingga pengobatan dilakukan sata hepatitis B sudah kronis. Heepatitis B ini sering ditularkan dari ibu ke anaknya. Oleh sebab itu saat hamil dilakukan cek darah apakah si ibu memiliki virus hepatitis B atau tidak, jika iya medis perlu menanganinya aar virus itu tidak menular ke sang anak yang ada di dalam kandungan. ( Baca : Gejala hepatitis )

Hepatitis B Akut

Hepatitis B akut biasanya akan dialami oleh orang dewasa. Kebanyakan orang yang mengalami penyakit hepatitis B ini bisa bebas dan pulih dari berbagai macam gejala hepatitis B tanpa terkena penyakit hepatitis B kronis. Jika sudah mencapai hepatitis B kronis pengobatan akan lebih sulit lagi untuk disembuhkan. Pengobatan hepatitis B yang akan dilakukan untuk penderita hepattis B akut maupun hepatitis B kronis, biasanya hanya digunakan untuk menghilangkan gejalanya saja, sehingga virus itu tetap ada di dalam tubuh namun sudah mampu dilemahkan oleh sistem imun yang ada di dalam tubuh. Berikut ini adalah cara mengobati hepatitis B akut yang bisa dilakukan :

  1. Mencukup Kebutuhan Gizi

Hal pertama yang harus dilakukan oleh penderita hepatitis akut adalah mencukupi kebutuhan gizinya degan baik. Jangan sampai dirinya kekurangan gizi, jika dirinya kekurangan gizi akibatnya adalah penyakit hepatitisnya akan sulit sembuh. Gizi yang cukup akan membuat tubuh semakin fit, di dalam tubuh yang fit terdapat sistem imun yang fit juga sehingga virus hepatitis yang ada di dalam tubuhnya bisa dilemahkan. Semakin lemah virus tersbeut di dalam tubuh maka kondisi penderita hepatitis akan semain membaik.

Gizi yang seharusnya dikonsumsi oleh orang yang mengalami hepatitis adalah gizi 4 sehat 5 sempurna. Gii 4 sehat 5 sempurna itu bisa didapatkan dari sayuran, lauk pauk, susu, buah dan masih banyak lagi lainnya. Dalam sehari kecukupan gizi 4 sehat 5 sempurna harus terpenuhi dengan baik.

Baca : Kandungan gizi pisangGizi buruk pada anak dan dewasaAkibat kekurangan gizi

  1. Obat-obatan

Obat obatan diperlukan untuk mengatasi gejala hepatitis yang parah. Gejala hepatitis yang parah harus dikonsultasikan dengan dokter sehingga dokter akan memberikan berbagai macam obat yang nantinya bermanfaat untuk mengatasi penyakit hepatitis tersebut. Obat-obatan yang harus dikonsumsi adalah obat parasetamol. Obat parasetamol itu bisa digunakan untuk menghilangkan nyeri. Parasetamol juga menjadi obat penurun demam. Saat virus menyerang sistem imun, tubuh akan memberikan rekasi berupa demam. Demam bukanlah penyakit namun demam merupakan gejala dari stuatu penyakit. Orang yang demam biasanya mengindikasikan jika di dama tubuhnya terdapat virus aau bakteri yang sedang berusaha menyerang sistem imun manusia.

Baca : Cara kompres yang benar untuk demamMandi saat demam

  1. Obat Pereda Mual

Orang yang mengalami hepatitis b akut maupun kronis akan merasakan mual mual yang hebat. Mual mual yang hebat ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi dan kekurangan cairan. Jika dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin orang yang mengalami hepatitis itu mengalami komplikasi akibat kekurangan cairan. Oleh sebab itulah mual mual harus diatasi dan dihindari. Mual mual itu akan diatasi menggunakan obat bernama metoclopramide. Jika mual mual dan rasa  sakit yang anda alami semakin parah, anda bisa mengkonsumsi obat bernama kodein. Obat itu berguna untuk mengurangi nyeri, peradangan dan pembengkakan akibat virus hepatitis.

Baca : Penyebab mual setelah olahragaPenyebab mual setelah mengonsumsi kopiMual saat naik mobil

  1. Mengkonsumsi Supplemen Vitamin C

Virus yang ada di dalam tubuh manusia tidak terlepas dari sistem imun yang ada di dalam tubuh. Kandungan vitamin C tersebut berfungsi untuk melemahkan virus dan menangkal virus hepatitis teresut. Anda bisa memulainya dengan mengkonsumsi makanan yag mengandung vitamin C tinggi dan juga buah yang kaya akan vitamin C. Vitamin C yang ada di dalam makanan tersebut bisa membuat sistem imun semakin stabil. Saat sistem imun stabil maka sistem imun akan mudah untuk melemahkan virus yang ada di dalam tubuh anda. Vitamin C ini harus ada setiap harinya di dalam menu makanan anda.

Baca : Kelebihan dan kekurangan vitamin CAkibat kekurangan vitamin C

  1. Mencukupi Kebutuhan Cairan

Bagi penderita hepatitis akut yang mengalami mual mual parah sebaiknya mencukupi kebutuhan cairan di dalam tubuhnya. Cairan itu bisa membuat penderita hepatitis akut terhindar dari bahaya dehidrasi. Jika dehidrasi, fungsi hati akan semakin terbebani sehingga fungsi hati semakin memburuk fungsinya. Hal itu diarenakan hati membutuhkan air untuk melancarkan metabolisme di dalam darah manusia. Jika tubuh kekurangan air, peredaran darah di dalam tubuh manusia tidak berjalan dengan lancar. Sehingga aliran darah menuju ke hati manusia juga semakin tidak lancar. Akibatnya fungsi hati terbebani dan bukan tidak mungkin hati akan terganggu fungsinya.

Baca : Tanaman herbal alami untuk melancarkan peredaran darahBatuk darah Pembuluh darah pecah di otak

  1. Tidur yang Cukup

Orang yang mengalami hepatitis akut sebaiknya menghindari aktivitas fisik yang berat sebab aktivitas yang berat bisa membuat penderita hepatitis mudah lelah. Kelelahan merupakan hal yang harus dihindari sebab saat lelah sistem imun akan semakin menurun. Saat sistem imun menurun maka virus akan dengan mudah dan leluasa menyebar ke seluruh organ manusia. Hal itu akan menyebabkan penyakit hepatitis semakin parah.

Tidur yang cukup akan membuat tubuh penderita hepatitis semakin rileks. Jika rileks tubuh penderita hepatitis akan nyaman. Tidur ini juga merupakan cara meningkatkan sistem imun secara alami. Orang yang memiliki jam tidur yang kurang orang tersebut akan mudah sekali terkena berbagai macam penyakit salah satunya adalah serangan jantung. Agar tidak terkena komplikasi ada baiknya penderita hepatitis tidur cukup dan menghindari bergadang.

Baca : Bahaya menggunakan earphone saat tidurBahaya tidur di bawah AC

  1. Kunyit

Kunyit untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan lagi karna kunyit terbukti berkhasiat untuk kesehatan dan berguna untuk mengatasi berbagai macam masala kesehatan. Jika selama ini kunyit banyak digunakan untuk mengatasi berbagai macam masalah dengan perut, kunyit pun bisa digunakan untuk mengatasi hepatitis b akut bukan kronis. Kunyit bsa digunakan untuk mengatasi hepatitis b akut dikarenakan kunyit tersebut memiliki minyak atsiri. Minyak atsiri bersamaan dengan kurkumin terbukti mampu mengatasi berbagai macam masalah penyakit salah satunya adalah hepatitis. Kunyit juga bisa digunakan untuk menyembuhkan serta meringankan gejala penyakit lain seperit tifus, diabetes, usus buntu, diare, keputihan, perut kembung, nyeri haid serta masih banyak lagi lainnya.

Fungsi minyak atsiri pada kunyit berfungsi sebagai anti mikroba dan anti hiv. Minyak itu berguna untu menghambat pertumbuhan sel kanker yang ada di dalam tubuh seseorang.Cara mengobati hepatitis b akut menggunakan kunyit ini sangat mudah sekali yaitu sebagai berikut ini :

  • Siapkan beberapa rimpang kunyit dalam ukuran sedang. Kupas dan cuci bersih kunyit tersebut.
  • Setelah di cuci bersih anda bisa memarunya kemudian mengambil air kunyit tersebut.
  • Setelah itu anda bisa mengkonsumsi air saringan kunyit itu sebanyak tiga kali dalam sehari sampai virus yang ada di dalam tubuh anda berhasil dilemahkan dengan kunyit tersebut. ( Baca : Cara mengatasi nyeri haid berlebihanPenyebab darah beku saat haid )
  1. Temulawak

Temulawak merupakan obat herbal yang sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. Selain bisa digunakan untuk mengatasi masalah nafsu makan, ternyata kandungan kurkumin pada temulawak bisa digunakan untuk mengatasi virus hepatitis. Selain kandungan kurkumin yang ada di dalam temulawak, ada kandungan xanthorhiza rx yang bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kurkumin kaya akan antioksidan dan sifatnya sebagai hepatoksik.Temulawak ini jika dikonsumsi secara teratur bisa meningkatkan sistem imun tubuh. Sistem imun yang meningkat bisa berguna untuk melemahkan virus yang ada di dalam tubuh manusia.

  1. Mahkota Dewa

Mahkota dewa merupakan tumbuhan yng terkenal di dunia herbal. Mahkota dewa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan sehingga tanaman ini banyak dibudiayakan bahkan banya orang yang menanam tanaman mahkota dewa ini di halaman rumahnya. Mahkota dewa memliki kandungan seperti tanin, flavonoid, fenol, linan, minyak atsiir dan masih banyak lainnya dimana semua kandungan itu berguna dalam mengatasi berbagai macam masalah penyakit salah satunya adalah penyakit hepatitis. Cara mengatasi peyakit hepatitis menggunakan mahkota dewa ini adalah sebagai berikut ini :

  • Ambil beberapa buah mahkota dewa yang telah matang. Ingat hanya buah mahkota dewa yang matang saja yang digunakan. Jangan mengambil buah mahkota dewa yang mentah. Buah mahkota dewa yang matang adalah buah yang memiliki warna merah. Meski terlihat menggiurkan dari luar, sebaiknya anda jangan mengkonsumsinya dalam keadaan mentah atau tanpa diolah sebab buah mahkota dewa beracun dalam keadaan mentah.
  • Setelah anda mengambil buah mahkota dewa yang matang, anda bisa mencuci bersih buah mahkota dewa tersebut. Setelah anda cuci bersh masukkanlah ke dalam panci
  • Tambahkan tiga gelas air ke dalam panci tersebut. Rebus sampa mendidih.
  • Saat mendidih, sisakan air rebusannya menjadi setengahnya saja .
  • Saring, kemudian saat air rebusan berubah menjadi hangat anda bisa meminum air rebusan itu sebanyak tiga kali dalam sehari.
  • Mengkonsumsi air rebusan buah manhkota dewa bisa membuat sisem imun anda menjadi meningkat.
  1. Mengkudu

Khasiat buah mengkudu atau noni atau pace ini sangat banyak sekali, sehingga tidak mengherankan jika saat ini banyak sekali obat herba dengan bahan dasar mengkudu dijual di pasar obat Indonesia. Anda tidak akan kesulitan menemukan obat herbal dari bahan dasar mengkudu dalam bentuk jus maupun kapsul. Selain bisa digunakan untuk menormalkan tekanan darah tinggi dan gula darah seseorang, mengkudu ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit hepatitis yang akut.

Kandungan antioksidan yang ada di dalam buah mengkudu dipercaya sangat efektif untuk melemahkan virus hepatitis yang ada di dalam tubuh seseorang. Cara mengobati hepatitis menggunakan megkudu ini sangat mudah sekali yaitu sebagai berikut ini :

  • Ambil buah noni yang sudah masak. Buah mengkudu yang sudah masak ini memiliki bau yang sangat khas sehingga bagi anda yang ingin mengetahui matang atau tidaknya anda bisa mencium dari baunya. Jika kurang yakin, anda bisa melihat kulit dari buah mengkudu. Buah mengkudu yang mentah memiliki warna hijau sedangkan buah mengkudu yang matang memiliki warna putih agak kekuningan.
  • Cuci bersih buah mengkudu itu kemudian anda bisa mengupasnya.
  • Setelah dikupas anda bisa memaarut buah mengkudu itu.
  • Peras dan saring sari buah mengkudu tersebut.
  • Anda bisa mengkonsumsi buah mengkudu sebanyak dua kali dalam sehari. Ada bisa mengkonsumsinya saat pagi maupun saat sore hari. Lakukanlah cra ini secara teratur. ( Baca : Efek samping mengkudu )

Hepatitis B Kronis

Hepatitis B akut yang tidak segera diobati atau diatasi bisa menyebabkan berubah menjadi hepatitis kronis. Jika sudah kronis maka penyembuhannya semakin lama dan semakin sult. Oleh sebab itu bagi masyarakat luas penting sekiranya untuk mengetahui apa saja gejala dari hepatitis b tersebut. Orang yang mengalami penyakit hepatitis b kronis kebanyakan harus membutuhkan obat obatan dalam jangka panjang bahkan dalam jangka tahunan dimana fungsi obat itu untuk mencegah terjadinya kerusakan pada hati. Saat ini teknologi kedokteran semakin maju sehingga obat obatan yang diberikan mampu menekan aktivitas dari virus hepatitis b tersebut. Saat virus ditekan aktivitasnya, virus itu tidak bisa berkutik lebih jauh lagi. Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan sekaligus menjadi pengobatan yang harus dijalani oleh orang yang mengalami hepatitis b kronis :

  1. Tes Darah

Pengobatan hepatitiS B pertama yang akan dilakukan adalah dengan melakukan tes darah. Tes darah itu harus dilakukan untuk mengetahui seberapa parah fungsi hati mengalami kerusakan atau mengetahui apakah fungsi hati masih berjalan dengan baik atau tidak.

Baca : Cara mengatasi kekurangan darahMakanan yang cocok untuk golongan darah AB

  1. Fibroscan

Pemeriksaan sekaligus yang menjadi pengobatan selanjutnya adalah dengan melakukan fibroscan. Mungkin anda asing dengan istilah ini, namun fibroscan ini harus dijalani oleh orang yang mengalami penyakit hepatitis b kronis. Scan ini brfungsi unuk mengetahui seberapa parah jaringan luka di hati terbentuk. Scan ini juga berguna untuk mengetahui apakah hati mengalami pengerasan atau mengalami pengerutan sehingga berdampak pada komplikasi sirosis hati. Saat hati sudah menjadi keras,fungsi hati asudah sangat terganggu sehingga manusia akan merasakan dampaknya.

Baca : Gejala sirosis hatiPenyebab pengerasan hatiPenyebab hati bengkak

  1. Biopsi Hati

Pengobatan selanjutnya yang bisa ditempuh untuk mengatasi hepatitis b kronis adalah dengan melakukan biopsi hati. Proses ini jarang dilakukan sebab bisa berpengaruh pada fungsi hati. Biopsi merupakan langkah pemeriksaan dengan cara mengambil sampel organ hati dalam bentuk kecil kemudian diperiksa di laboratorium. Biopsi itu berguna untuk mengetahui apakah ada sel kanker di dalam hati tersebut. Jika ada pengobatan lanjutan dan intensif pun perlu dilakukan.

Baca : Penyebab sakit ulu hatiMakanan yang baik untuk ginjal dan hati

  1. Peginterferon Alfa-2a

Langkah selanjutnya yang harus ditempuh oleh orang yng mengalami hepatitis kronis adalah menggunakan obat-obatan. Orang yang mengalami hepatitis b kronis namun fungsi hati masih berjalan dengan baik bisa mengkonsumsi obat pegintereron alfa-2a. Orang yang mengalami hepatitis b kronis namun hatinya tidak rusak adalah orang yang memiliki kekebalan tubuh bagus sehingga sistem imun di dalam tubuhnya mampu menekan aktivitas virus tersebut sehingga kerusakan hati tidak terjadi.

  1. Tenofovir atau Entecavir

Jika pemeriksaan yang diempuh menunjukkan indikasi fungsi hati engalami kerusakan, pihak medis akan emberikan obat obatan lan sebab obat dengan jenis peginterferon alfa-2a tidak cocok dengan penderita jenis ini. Dokter akan memberikan obat penekan virus bernama tenofovir dan juga entecavir.Efktifitas dari konsumsi obat itu akan sangat berbeda bagi setiap orang. Orang yang memiliki sistem imun tubuh yang bagus memiliki peluang untuk melemahkan virus lebih ceoat dibandingkan dengan orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Jika konsumsi obat antivirus itu dihetnikan maka virus hepatitis b itu menjadi kebal terhadap obat antivirus yang dikonsumsi, akibatnya adalah kerusakan hati tidka terelakkan lagi. Oleh sebab itu konsisten dalam mengkonsumsi obat adalah jalan terbaik dalam pengobatan ini.

Baca : Penyakit akibat gangguan fungsi hatiPenyebab nyeri ulu hati

Itulah cara mengobati hepatitis b yang bisa dilkukan oleh penderita hepatitis b akut dan kronis. Bagi penderita hepatitis sebaiknya optimis dalam menjalani pengobatan, jangan putus asa dan kecil hati, selain itu penderita hepatitis juga harus mematuhi perintah dokter serta konsisten dalam mengkonsumsi obat-obatan. Meski tidak mudah namun percayalah, semua penyakit ada obatnya. Manusia diberikan akal dan pikiran untuk mencari obat yang tepat untuk penyakit yang dialaminya.Bagi yang belum terkena hepatitis, berhati hatilah terhadap virus ini. Hindari penularan virus hepatitis serta lakukanlah pola hidup sehat.