Categories: Kesehatan Hati

6 Penyakit Akibat Gangguan Fungsi Hati

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Hati atau yang biasa kita kenal sebagai liver merupakan organ vital bagi semua vertebrata dan beberapa binatang lain. Pada manusia, hati terletak di  bagian kanan atas perut tepat dibawah diafragma. Hati memiliki berbagai fungsi, termasuk detoksifikasi, fungsi metabolis, sintesa protein dan fungsi produksi biochemical yang berguna bagi pencernaan.

Sejatinya, hati merupakan kelenjar yang memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh manusia, termasuk sebagai pengatur simpanan glikogen (polisakarida penyimpanan glukosa dalam tubuh), dekomposisi sel darah merah, sintesa protein plasma, dan produsen hormone. Hati merupakan kelenjar pencernaan tambahan yang memproduksi empedu, senyawa alkali yang membantu pencernaan melalui emulsi lipid. Kantung empendu merupakan kantung kecil yang berada di bawah hati dengan peran sebagai penyimpan empedu yang diproduksi hati. Jaringan tissue di hati yang disebut sebagai hepatocytes berfungsi sebagai pengatur reaksi biochemical yang bervariasi termasuk sintesis atas molekul kecil yang kompleks, molekul molekul tersebut penting bagi funsgi vital manusia. Estimasi total fungsi hati bervariasi, namun dalam buku penelitian umumnya hati memiliki sekitar 500 fungsi dalam tubuh manusia.

Di Yunani, hati disebut sebagai hepat. Saat ini tidak ada cara untuk menggantikan fungsi hati jangka panjang, meskipun teknik dialysis hati dapat digunakan untuk menggantikan fungsi hati dalam jangka pendek. Transplantasi hati adalah satu satunya cara untuk menyelesaikan masalah kegagalan hati total.

Struktur Hati

Hati merupakan organ berbentuk baji dengan warna cokelat kemerahan yang memiliki 4 lobus dengan bentuk dan ukuran yang berbeda. Hati manusia normalnya memiliki berat 1,44 kg -1,66 kg. Hati merupakan organ internal yang terberat dalam tubuh manusia dan juga kelenjar terbesar dalam tubuh manusia.

Hati terhubung dengan 2 pembuluh darah besar: Arteri Hepatic dan Pembuluh Portal. Arteri hepatic membawa aliran darah yang kaya oksigen dari aorta, dimana pembuluh portal membawa aliran darah yang kaya akan nutrisi dari hasil pencernaan dari sistem gastrointestinal dan juga dari limpa dan pancreas. Pembuluh darah ini terbagi menjadi beberapa kapiler kecil yan dikenal sebagai sinusoid, yang kemudian berujung pada lobules.

Lobulus meripakan unit fungsional dari hati. Masing masing lobules dibuat dari jutaan sel hepatic yang merupakan sel metabolis dasar. Lobulus lobules tersebut ditahan agar tetap bersama oleh jaringan tissue areolar yang merupakan struktur tambahan dalam hati dengan menyertai saluran pembuluh (vena dan arteri) melalui portal hepatic, sebagai kapsul fiber yang disebut kapsul Glisson. Seluruh permukaan hati dilapisi oleh lapisan serous yang berasal dari peritoneum dan memiliki lapisan fiber. (baca juga: bahaya kekurangan darah putih)

Fungsi Hati Manusia

Hati manusia memiliki lebih dari 500 fungsi vital bagi kelangsungan hidupnya. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas sekitar 19 fungsi hati utama yang paling penting bagi manusia.

  1. Penawar racun

Salah satu fungsi hati yang paling penting adalah sebagai penawar racun atau detoksifikasi. Semua makanan atau minuman yang anda konsumsi memiliki potensi racun yang dapat membahayakan tubuh anda, meski semurni apapun makanan atau minuman yang anda konsumsi. Hati berfungsi sebagai penawar untuk menetralisir racun tersebut sehingga nutrisi yang diserap tubuh anda murni dan tidak berbahaya. Namun bukan berarti anda terbebas dari racun, hati tetap membutuhkan perawatan agar dapat berfungsi maksimal. (baca juga: penyebabnyeri ulu hati)

  1. Penyimpan glikogen

Glikogen atau glukosa merupakan sumber energy utama bagi tubuh, kekurangan glikogen akan membuat anda merasa lemas dan mudah terkena penyakit. Ketika glikogen yang dikonsumsi terlalu banyak, kelebihan glikogen akan disimpan di hati. (baca juga: makanan untuk penderita pembengkakan hati)

  1. Sekresi birubilin

Birubilin merupakan zat pemecahan sel darah merah yang berbahaya bagi tubuh dan harus segera dikeluarkan. Hati berfungsi sebagai pemisah zat birubilin yang dikonsumsi untuk kemudian disekresi sebagai feses, kotoran hidung, dan urine. Birubilin merupakan zat yang memberi warna pada urine dan feses, sehingga warna urine dan feses anda dapat menentukan kesehatan hati anda pula. (baca juga: bahaya penyakit liver)

  1. Sistem pencernaan sekunder

Nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi akan diserap melalui usus, namun sebelum diserap usus. Makanan tersebut akan dipilah dulu oleh hati untuk menentukan nutrisi yang diserap atau racun yang akan dibuang. (baca juga: makanan untuk mneyehatkan fungsi hati)

  1. Pengontrol sirkulasi darah

Hati berkaitan erat dengan sirkulasi darah mengingat hati terhubung dengan 2 pembuluh darah besar yang mentransportasikan darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen ke berbagai bagian tubuh lain. (baca juga: lemak di hati)

  1. Pengatur suhu tubuh

Hati memiliki fungsi untuk menjaga suhu dalam tubuh manusia beserta organ organnya tetap netral dengan menaikkan suhu tubuh ketika udara sekitar dingin dan menurunkan suhu tubuh ketika udara di sekitar rendah. (baca juga: ccara mencegah kerusakan hati)

  1. Penghasil hormone

Hati menghasilkan beberapa hormone yang penting bagi tubuh manusia khususnya pada sistem pencernaan dan hormone yang berhubungan dengan glukosa. (baca juga: ciri-ciri hati bengkak)

  1. Sistem antibody

Tak hanya sebagai penawar racun, hati juga dapat melindungi tubuh dari organisme yang dapat membahayakan tubuh anda. (baca juga: cara menjaga kesehatan hati)

  1. Pengatur kadar darah

Hati dapat mengontrol kadar oksigen dan nutrisi yang akan disalurkan ke berbagai organ tubuh lain sehingga fungsi tubuh menjadi optimal tanpa kekurangan atau kelebihan nutrisi dan oksigen. (baca juga: gejala sirosis hati)

  1. Produsen hermatin

Hermatin adalah zat yang diproduksi oleh hati untuk melindungi darah merah (eritrosit) karena darah merah sebenarnya tidak dapat bertahan lama di dalam tubuh manusia. (baca juga: gejala awal liver)

  1. Pembentukan darah merah

Pada tahap awal kehidupan manusia di dalam janin, darah merah tidak dapat diproduksi begitu saja, oleh karena itu janin membutuhkan hati untuk membentuk darah merah tersebut. (baca juga: penyebab liver bengkak)

  1. Sekresi urea

Urea merupakan kumpulan racun yang disekresikan oleh tubuh setelah diproses melalui hati. (baca juga: kopi bagi penderita penyakit liver)

  1. Penyimpan vitamin

Sama seperti glukosa, jika tubuh anda kelebihan vitamin maka vitamin tersebut akan disimpan sementara di dalam hati untuk kemudian digunakan ketika tubuh anda kekurangan vitamin. (baca juga: bahaya penyakit liver)

  1. Penyimpanan mineral

Kelebihan mineral juga akan disimpan di dalam hati, contohnya adalah haemoglobin yang berkaitan erat dengan sel darah merah. (baca juga: ciri-ciri fatty liver)

  1. Produsen protombin dan fibrinogen

Protombin dan fibrinogen adalah zat yang berguna untuk memadatkan darah ketika anda mengalami pendarahan sehingga pendarahan tersebut dapat dihentikan.

  1. Pengatur asam amino

Asam amino adalah zat yang berperan penting bagi penyerapan protein dalam tubuh. Hati dapat mengatur kadar asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Pengatur kadar gula darah

Glukosa yang terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit gula darah, hati berfungsi sebagai pengatur kadar glukosa yang akan ditransportasikan melalui darah. (baca juga: gejala penyakit liver)

  1. Sistem imun

Fungsi hati sebagai penawar racun dan sebagai antibody membuat hati menjadi salah satu sistem imun yang efektif bagi manusia.

  1. Regenerasi sel darah merah

Sel darah merah yang sudah tua dan tidak efektif akan dihancurkan dan diganti dengan yang baru.Hati memang memiliki fungsi yang penting bagi tubuh dan dapat menjauhkan tubuh dari berbagai macam penyakit, namun jika tidak dirawat, hati juga dapat mengalami gangguan dan terkena berbagai penyakit. Berikut adalah penyakit akibat gangguan fungsi hati yang berbahaya :

  1. Hepatitis

Hepatitis adalah penyakit yang terjadi kepada hati yang dapat dilihat dari munculnya sel radang dalam jaringan tissue hati. Hepatitis dapat terjadi tanpa adanya gejala, namun dapat menyebabkan penderitanya mengalami jaundice (warna kuning yang muncul pada tubuh dan mata manusia), nafsu makan menurun, dan rasa lelah. Hepatitis kronis dapat tidak menyebabkan gejala atau dapat menyebabkan luka pada hati (fibrosis) dan kegagalan fungsi hati (cirrhosis). (baca juga: gejala hepatitis)

  1. Cirrhosis

Merupakan penyakit yang berkembang dalam waktu lama dimana jaringan tissue yang sehat akan menjadi luka dan dapat mencegah hati berfungsi secara normal. Jaringan tissue yang terluka tersebut akan menahan suplai darah kepada hati dan menghambat penyerapan nutrisi, protein, hormone dan zat lain yang diproduksi oleh hati.

  1. Kanker hati

Kanker hati atau yang biasa dikenal sebagai kanker hepatic merupakan kanker yang disebabkan oleh cirrhosis, hepatitis atau alcohol. Kanker hati merupakan salah satu kanker yang paling umum. Pada tahun 2013, terdapat 643.000 kematian karena kanker yang disebabkan oleh hepatitis dan 92.000 kematian yang disebabkan oleh alcohol.

  1. Ascites

Ascites adalah adalah akumulasi cairan berwarna kuning yang merupakan racun di dalam hati. Ascites dapat menyebabkan kanker dan kegagalan fungsi hati.

  1. Batu empedu

Jika batu empedu tersangkut dalam aliran pembuluh darah yang terdapat di hati, hepatitis dan infeksi pembuluh darah dapat terjadi. (baca juga: gejala batu empedu)

  1. Hematochromatosis

Akumulasi besi dalam organ parenchymal karena hati tidak dapat menetralisir racun sehingga tubuh anda akan keracunan.

Tips Merawat Kesehatan Hati

  1. Menjaga pola makan

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran, kurangi makanan yang berminyak atau mengandung banyak penyedap untuk mengurangi konsumsi racun.

  1. Batasi alcohol

Alkohol dapat memberi racun dala jumlah banyak bagi tubuh anda, oleh sebab itu jika anda mengkonsumsi alcohol dalam jumlah banyak, urin anda akan berwarna kuning pekat dan berbau pesing. (baca juga: pengaruh alkohol terhadap sistem saraf manusia)

  1. Pelajari obat obatan

Hentikan konsumsi obat obatan yang dapat mempengaruhi hati anda.