Home Penyakit dan KelainanGejala Penyakit 10 Ciri Ciri Liver Rusak dan Bermasalah

10 Ciri Ciri Liver Rusak dan Bermasalah

by Ana Rohma

Hati menjadi organ yang sangat penting untuk kesehatan. Hati berperan sepenuhnya untuk membantu pencernaan dan mengolah semua zat yang masuk ke dalam tubuh. Ketika makan sepotong coklat atau minun segelas kopi, maka hati akan membantu memecah semua komponen dan senyawa dalam makanan atau minuman. Kemudian racun akan dinetralisir oleh liver sementara sari makanan akan diserap oleh tubuh. Jadi semua orang akan membutuhkan liver untuk mendukung kerja organ lain dalam tubuh.

Pada dasarnya liver juga bisa rusak oleh berbagai sebab yang berbeda. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan liver yang berbeda. Namun umumnya kerusakan liver tidak pernah menunjukkan gejala yang terlihat hingga kerusakan sudah parah. Berikut ini beberapa tanda tubuh yang bisa dikenali karena kerusakan liver :

1. Merasa Sangat Lelah

Liver memiliki peran yang sangat besar untuk energi tubuh. Ketika liver mengalami kerusakan maka energi tubuh secara otomatis tidak akan terpenuhi. Kemudian karena masalah ini maka tubuh akan terasa sangat lelah. Ini termasuk jenis lelah ekstrim yang akan membuat tubuh sama sekali tidak bisa digunakan untuk menjalani pekerjaan dan aktivitas yang lain. Tubuh tidak akan semangat dan semua pekerjaan tidak akan bisa dilakukan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini maka lebih  baik jika minum air mineral dan konsumsi makanan sehat, buah serta sayuran segar.

2. Sakit Perut / Diare

Liver memiliki peran yang sangat penting untuk pencernaan. Ketika liver bermasalah maka bisa menyebabkan diare yang sangat buruk. Perut akan terasa sangat sakit kemudian banyak cairan usus yang keluar sehingga membuat buang air besar menjadi encer dan terlalu sering. Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan cairan. Tubuh akan menjadi semakin lemah jika tidak mendapatkan nutrisi yang bisa mengurangi rasa  tidak nyaman karena diare.

3. Kadar Trombosit yang Rendah

Ketika hati mulai mengalami kerusakan dan tidak bisa bekerja dengan baik maka produksi trombosit juga akan sangat rendah. Hal ini sering menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan  dalam yang dialami oleh penderita kerusakan hati. Trombosit memiliki fungsi yang sangat penting untuk mencegah pendarahan. Ketika kadar trombosit sangat rendah maka tubuh akan terasa tidak nyaman dengan gejala seperti demam, tubuh lemah, rasa tidak nyaman saat bernafas dan berbagai gangguan imunitas.

4. Kulit dan Putih Mata Menjadi Kuning

Kerusakan hati juga dapat ditandai dengan perubahan warna kulit dan mata putih berwarna kuning. Perubahan ini kemudian akan menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Awalnya kulit tidak akan langsung berubah menjadi kuning tapi seperti pucat kecoklatan kemudian menguning. Bahkan bagian putih mata juga akan mulai berubah menjadi lebih kuning. Ini menandakan bahwa kadar bilirubin dalam hati sangat tinggi. Kondisi ini juga sering terjadi pada bayi yang baru lahir.

5. Pembengkakan

Pembengkakan pada bagian tangan, kaki dan wajah bisa menjadi pertanda kerusakan hati yang cukup serius. Pembengkakan disebabkan karena jaringan tubuh mendapatkan penumpukan cairan yang berlebihan. Biasanya pembengkakan tidak menimbulkan rasa sakit hanya kurang nyaman saja. Berjalan setidaknya 15 menit per hari bisa mengurangi pembengkakan.

6. Ingin Muntah Terus

Keinginan untuk muntah terus menerus tanpa sebab bisa menjadi tanda kerusakan hati. Kondisi ini terjadi ketika saluran pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik. Hampir semua makanan tidak bisa masuk ke dalam lambung dan berjalan ke usus. Justru ketika baru makan maka selalu ada rasa mual. Kondisinya bisa menjadi lebih buruk jika penderita juga mengalami penyakit maag atau radang lambung.

7. Kulit Mudah Membekas

Pada penderita penyakit kerusakan hati yang sudah parah maka biasanya bagian kulit tubuh akan lebih mudah membekas atau memar. Kondisi ini berhubungan dengan masalah pendarahan yang sudah terjadi pada bagian jaringan bawah kulit. Ketika terkena pukulan atau terantuk benda keras maka kulit akan memar dan meninggalkan bercak biru kemerahan pada bagian dalam kulit. Jika tubuh sudah masuk dalam tahap ini maka perawatan yang intensif sangat diperlukan untuk mengurangi resiko pendarahan organ yang buruk.

8. Nyeri Perut

Rasa nyeri perut akan sangat terasa jika terjadi kerusakan hati. Hal ini disebabkan karena pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik. Usus, lambung dan bagian organ perut lain akan merasakan gangguan karena hati yang sudah tidak bisa bekerja dengan baik. Rasa nyeri bisa seperti seolah-olah terkena tusukan benda tajam. Kondisi ini akan menjadi lebih buruk jika pancreas dan hati juga sudah mengalami peradangan yang akut.

9. Pembengkakan Limpa

Pembengkakan limpa bisa menjadi indikasi yang serius dari masalah kerusakan liver. Limpa merupakan organ kecil yang terletak di bagian perut atas. Pembengkakan limpa bisa menyebabkan beberapa gejala seperti tubuh yang sangat lemah, rasa nyeri seperti tertusuk pada bagian perut atas, kurang nyaman, tidak bisa makan, selalu mual dan keinginan muntah yang besar. Ketika gejala ini sudah muncul maka bisa menyebabkan penderita kekurangan kebutuhan nutrisi manusia.

10. Tubuh Kurus dan Tidak Nafsu Makan

Ketika kerusakan liver sudah menyebabkan komplikasi pada beberapa organ lain maka tubuh sama sekali tidak akan menerima makanan dengan baik. Rasa tidak nyaman seperti sakit perut dan keinginan untuk muntah menyerang maka akan mengurangi nafsu makan. Bahkan jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka tubuh akan kekurangan nutrisi, berat badan yang menurun drastis dan fisik yang sangat kurus.

Penyebab Kerusakan Liver

Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya ciri ciri liver rusak, seperti berikut ini :

  1. Infeksi dari virus atau parasit yang menyerang organ liver. Infeksi bisa menyebabkan peradangan ringan yang jika tidak diobati maka akan merusak liver. Virus atau parasit bisa menginfeksi hati dengan beberapa media seperti air, darah, makanan, air liur, dan kontak yang melibatkan darah dan cairan tubuh lain. Beberapa jenis virus yang menyebabkan kerusakan liver adalah seperti hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C.
  2. Penyakit yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah secara terus menerus seperti jenis penyakit yang menyebabkan autoimun.
  3. Kelainan genetik yang merupakan kondisi warisan dari orang tua atau garis keluarga. Beberapa jenis penyakit yang disebabkan karena kondisi genetik adalah seperti hemochromatosis, penyakit Wilson, oxalosis, dan kanker (termasuk kanker hati dan kanke empedu).
  4. Kebiasaan mengkonsumsi minuman keras atau bahaya alkohol secara terus menerus yang akan menyebabkan liver tidak bisa bekerja dengan baik lalu mengalami kerusakan.
  5. Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan berlemak yang bisa menyebabkan liver tidak bisa melakukan fungsi dengan baik dan penumpukan lemak di dalam liver itu sendiri.

Tips mencegah kerusakan liver :

  • Hindari kebiasaan minum alkohol atau jika Anda memiliki kecanduan terhadap alkohol maka harus berusaha untuk berhenti. Alkohol bisa menyebabkan kerusakan liver karena senyawa dalam alkohol sama sekali tidak bisa dihilangkan dari liver dan menyebabkan peradangan jangka panjang.
  • Hindari berbagai jenis narkoba dan semua jenis penggunaan obat terlarang yang dilakukan dengan suntikan. Narkoba yang telah masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan kerusakan liver yang memiliki akibat fatal.
  • Hindari kebiasaan menggunakan jarum suntik bersamaan seperti fasilitas umum untuk tindik atau membuat tato.
  • Dapatkan vaksinasi hepatitis untuk mencegah tertular virus hepatitis A, hepatitis B, maupun hepatitis C.
  • Jangan terlalu sering mengkonsumsi obat untuk mengatasi penyakit tertentu dalam waktu jangka panjang. Penggunaan obat jangka panjang harus mendapatkan resep dari dokter terutama untuk mencegah efek samping kerusakan liver.
  • Hindari seks bebas yang bisa menyebabkan penularan virus hepatitis.
  • Jika harus menggunakan berbagai bahan kimia semprot seperti obat nyamuk dan insektisida maka, gunakan masker agar tidak ada komponen kimia yang masuk ke dalam tubuh.
  • Hindari terlalu sering mengkonsumsi berbagai jenis makanan berlemak dalam waktu yang terlalu sering, sebab penumpukan lemak dalam tubuh bisa menyebabkan kerusakan liver. (baca juga : bahaya mengkonsumsi gorengan)

Mengingat liver memiliki fungsi yang sangat penting,maka lebih baik untuk mencegah semua kerusakan liver sejak dini. Perhatian terhadap semua perubahan kondisi tubuh akan membuat Anda merasa lebih bijak dalam menjaga kesehatan.

You may also like