Home Penyakit dan KelainanPenyakit Asam Lambung 11 Efek Asam Lambung Terhadap Jantung Berbahaya Perlu Diwaspadai

11 Efek Asam Lambung Terhadap Jantung Berbahaya Perlu Diwaspadai

by Erlita

Organ jantung memiliki peran yang sangat vital untuk semua makhluk hidup sebab tugas utamanya untuk memompa darah ke semua bagian tubuh. Apabila jantung mengalami gangguan, maka bisa berpengaruh juga pada kesehatan seseorang.

Sedangkan asam lambung yang naik dengan gejala khas seperti rasa nyeri di area dada juga memiliki hubungan dengan beberapa jenis gangguan jantung yang terjadi dan harus diwaspadai sebab dan membutuhkan pertolongan medis sebab bisa mengancam nyawa jika terlambat ditangani. Lalu, apa saja efek asam lambung terhadap jantung selengkapnya? Berikut akan kami berikan ulasan untuk menambah pengetahuan anda.

  1. Nyeri Dada

Nyeri dada yang terjadi karena asam lambung naik menuju esofagus menjadi salah satu gejala umum yang sering terjadi. Rasa sakit yang ditimbulkan bisa bertahan lama dan lebih kuat dari yang diperkirakan. Nyeri dada ini akan terasa lebih parah ketika sedang berolahraga atau beraktivitas terlalu berat dan bisa menyebabkan pengaruh asam lambung terhadap nyeri punggung. Untuk itu, pemeriksaan nyeri dada ini harus segera dilakukan agar bisa memastikan jika anda tidak sedang mengalami serangan jantung.

  1. Bradikardia

Bradikardia merupakan kondisi melambatnya ritme detak jantung yang disebabkan asam lambung bahkan detak jantung juga bisa melambat hingga di bawah 60 detak per menit. Gangguan bradikardia ini terjadi dari nodus sinotrial yakni aliran listrik pada jantung yang berguna sebagai alat pacu organ jantung tersebut. Selain bisa disebabkan karena asam lambung, bradikardia juga bisa terjadi karena kerusakan organ jantung seperti serangan jantung.

  1. Takikardia

Takikardia merupakan kondisi jantung yang berdetak cepat meski sedang tidak beraktivitas atau sedang beristirahat. Detak jantung yang terjadi karena takikardia ini bisa lebih dari 100 detak per menit yang bahkan pada kondisi takikardia supravantricular [SVT] denyut jantung bisa meningkat hingga lebih dari 150 detak per menit. Gangguan pada sistem listrik organ jantung karena gejala asam lambung ini membuat penderita seringkali harus mendapatkan pertolongan medis.

  1. Fibrilasi Ventrikel

Fibrilasi ventrikel merupakan kondisi jantung yang berdetak tidak beraturan dan cepat yang juga menjadi efek dari asam lambung. Penderita fibriasi ventrikel ini juga bahkan bisa sampai kehilangan kesadaran dan berujung pada kematian mendadak apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.

  1. Heartburn

Heartburn merupakan sensasi yang terjadi pada saat penyebab asam lambung naik terjadi hingga mencapai esofagus. Ketika ini terjadi, maka area dada akan terasa panas seperti terbakar disertai dengan tingkatan nyeri yang berbeda beda. Apabila masih dalam taraf ringan, maka kemungkinan hanya akan membuat penderita merasa tidak nyaman. Namun saat sudah berubah menjadi kronis, maka bisa menyebabkan area dada dekat jantung terasa sangat nyeri yang bisa terjadi selama beberapa jam khususnya sesudah mengkonsumsi makanan.

  1. Peningkatan Denyut Jantung

Meningkatnya denyut jantung menjadi pertanda jika organ jantung anda sedang bekerja lebih berat dibandingkan hari biasa. Meningkatnya denyut jantung ini bisa disebabkan karena gejala serangan jantung dan penyebab dada sakit namun juga bisa disebabkan asam lambung yang sedang naik terlalu berlebihan dan tidak segera ditangani dengan serius.

  1. Kardiomiopati

Kardiomiopati atau gangguan pada otot jantung yang menyebabkan masalah pada kinerja jantung juga bisa terjadi karena masalah pada perkembangan jantung, masalah pembuluh darah yang terjadi sejak lahir dan juga bisa disebabkan karena bahaya asam lambung naik sehingga menimbulkan gejala yang serupa dengan kardiomiopati tersebut.

  1. Sesak Area Dada dan Sesak Nafas

Gejala nyeri di bagian dada sebelah kiri seperti terasa ditekan atau diremas yang terjadi antara 2 hingga 5 menit dan menjalar ke bahu bagian kiri dan juga kedua lengan memang menjadi salah satu ciri penyakit jantung. Akan tetapi meningkatnya asam lambung juga bisa menghasilkan sensasi serupa seperti penyebab dada sesak. Hal ini bisa terjadi karena Gastro Esophageal Reflux Disease [GERD] atau refluks lambung yang naik menuju ke kerongkongan.

  1. Sensasi Terbakar

Meskipun sensasi terbakar yang terjadi karena penyakit jantung dan juga asam lambung terlihat hampir sama, akan tetapi tetap ada beberapa perbedaan yang bisa dikenali ketika gejala tersebut muncul. Untuk penyakit asam lambung, nyeri dan sensasi terbakar yang terjadi tidak seperti tertimpa benda yang berat namun lebih kepada sensasi terbakar di area tulang dada dan juga rusuk. Sedangkan untuk penyakit jantung menimbulkan gejala cepat lelah dan jantung berdebar.

  1. Nyeri Dada Setiap Sesudah Beraktivitas

Jika nyeri dada terasa sakit di bagian tengah yang disebabkan karena penyakit jantung bisa terjadi secara mendadak saat beraktivitas atau sedang beristirahat, hal berbeda akan terjadi pada efek asam lambung pada jantung. Asam lambung yang sedang naik akan menimbulkan nyeri sesudah melakukan beberapa aktivitas.

Biasanya kenaikan asam lambung terjadi ketika berdiri setelah berbaring, sesudah makan, berolahraga atau juga bisa terjadi ketika sedang merasa panik yang akan cenderung menyebabkan sensasi terbakar di tulang dada dan juga tulang rusuk. Rasa sakit yang terjadi tersebut juga tidak akan menyebar ke bagian tubuh lain dan tetap terjadi pada satu daerah saja.

Asam lambung yang bisa terjadi sesudah mengkonsumsi makanan tertentu dan aktivitas lain, ternyata tidak hanya berdampak buruk pada sistem pencernaan dan area sekitar perut saja, namun letak lambung dan juga jantung yang saling berdekatan juga akan memberikan efek asam lambung terhadap jantung yang sebagian besar menimbulkan sensasi nyeri, sesak nafas dan juga sensasi terbakar. Meski terlihat sepele, namun jika masalah asam lambung naik yang tidak segera diatasi ini juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain yang lebih serius.

You may also like