Cefazolin – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping

Obat Apa

Obat Cefazolin merupakan obat antibiotik jenis cephalosporin generasi pertama, yang berguna dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Obat ini juga dikenal dengan nama cephazolin atau cefazoline. Cephalosporin adalah jenis obat antibiotik yang termasuk dalam kelas β-lactam (kelas antibiotik yang mempunyai cincin beta-lactam/amida siklik) yang diturunkan dari jamur Acremonium (jamur ini sebelumnya dikenal dengan nama Cephalosporium). Obat Cefazolin efektif dalam mengatasi infeksi bakteri gram positif dan beberapa bakteri gram negatif. Bakteri gram positif adalah bakteri yang menunjukkan hasil positif pada pengujian gram noda, yang mana bakteri ini menunjukkan warna kristal ungu yang digunakan pada tes tersebut. Sedangkan bakteri gram negatif adalah bakteri yang menunjukkan hasil negatif, yang mana bakteri jenis tersebut tidak menunjukkan warna kristal ungu. Hal ini disebabkan karena kedua grup besar bakteri tersebut memiliki perbedaan mendasar pada dinding selnya.

Obat antibiotik ini dapat digunakan dalam mengatasi penyakit seperti infeksi saluran empedu, infeksi pada sendi, endokarditis, pneumonia, infeksi saluran kemih dan selulitis. Obat Cefazolin ini tergolong obat medis esensial yang ditetapkan oleh badan kesehatan dunia di bawah PBB, yaitu WHO (World Health Organization). Obat antibiotik ini tergolong obat yang paling efektif dan aman. Beberapa jenis bakteri yang dapat diatasi oleh antibiotik ini adalah Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Streptococcus pyogenes, Streptococcus agalacticiae, Streptococcus pneumonia dan bakteri lainnya dari kelompok Streptococci yang mana merupakan bakteri gram positif serta beberapa jenis bakteri gram positif lainnya. Untuk bakteri gram negatif, beberapa bakteri yang bisa diatasi oleh antibiotik ini adalah Escherichia coli dan Proteus mirabilis.

Fungsi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, fungsi dari obat Cefazolin ini adalah sebagai antibiotik untuk penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Pada bagian ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai fungsi dari obat tersebut.

  • Mengobati Infeksi pada Saluran Empedu

Infeksi pada saluran empedu dikenal dalam dunia medis sebagai kolangitis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi bakteri yang naik ke saluran empedu dari usus duabelas jari. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Clostridium (bakteri gram positif) dan bakteri Bacteriodes (bakteri gram negatif). Selain disebabkan oleh kedua jenis bakteri tersebut, kolangitis juga disebabkan oleh parasit seperti Ascaris lumbricoides dan Clonorchis sinensis.

Penyakit ini memiliki kecenderungan terjadi lebih tinggi bila sudah terdapat batu empedu yang menghalangi saluran empedu. Kolangitis tergolong penyakit yang membahayakan nyawa serta dianggap sebagai kasus medis darurat. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain rasa sakit pada perut, demam dan kulit dan mata berwarna kuning. Kolangitis yang disebabkan oleh bakteri, dapat diobati dengan menggunakan Cefazolin. Oleh karena itu, diagnosa dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab penyakit tersebut.

  • Mengobati Infeksi pada Sendi

Penyakit infeksi pada sendi dikenal dalam dunia medis sebagai septic macam-macam arthritis atau infectious arthritis. Penyakit ini disebabkan karena adanya serangan dari penginfeksi yang menyebabkan terjadinya peradangan pada sendi. Penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, Streptococcus pneumoniae dan beberapa jenis bakteri lainnya.


Penyakit ini memiliki gejala – gejala seperti nyeri pada sendi, pembengkakan pada sendi, sendi terasa hangat dan demam. Bagian sendi yang paling sering terkena penyakit ini adalah sendi lutut. Sendi pada bagian lain seperti sendi panggul, bahu, pergelangan tangan dan siku jarang terkenan penyakit ini. Obat Cefazolin dapat digunakan untuk mengobati penyakit ini, karena obat tersebut membasmi bakteri – bakteri penyebab penyakit septic arthritis tersebut.

  • Mengobati Endokarditis

Endokarditis merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari jantung. Lapisan paling dalam dari jantung tersebut dikenal sebagai endokardium, yang melapisi katup jantung. Penyebab penyakit ini dapat berupa infeksi pada permukaan dalam dari jantung, termasuk katup jantung. Infeksi disebabkan oleh bakteri dan jamur. Bakteri yang menginfeksi daerah endokardium tersebut biasanya berupa bakteri genus/marga Staphylococci dan Streptococci, yang mana kedua genus bakteri tersebut merupakan bakteri gram positif.

Selain dari penyebab infeksi tersebut, endokarditis juga dapat disebabkan adanya faktor non-infeksi seperti adanya kumpulan massa trombosit yang steril pada katup jantung. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain rendahnya kandungan sel darah merah, merasa lelah, jantung berdesir, adanya area pendarahan kecil pada kulit dan demam. Komplikasid dari penyakit ini dapat menyebabkan penyakit ginjal, stroke dan gagal jantungkongestif. Obat Cefazolin dapat digunakan untuk mengobati penyakit ini, tentunya yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Oleh karena itu, penyakit ini perlu didiagnosa terlebih dahulu oleh tenaga ahli medis, guna mengetahui penyebab penyakit ini.

  • Mengobati Pneumonia

Pneumonia merupakan jenis penyakit sistem pernapasan yang terjadi pada organ paru – paru. Lebih tepatnya, kantung udara kecil yang disebut sebagai alveoli mengalami peradangan. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain batuk kering, batuk berdahak, sakit dada, demam dan mengalami kesulitan saat bernapas. Pneumonia biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Infeksi bakteri merupakan penyebab yang paling sering ditemukan, dengan penyebab utamanya adalah bakteri Streptococcus pneumoniae.

Selain disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus, pneumonia juga dapat disebabkan oleh beberapa penyebab seperti parasit, jamur dan penyebab non-infeksi lainnya. Obat antibiotik Cefazolin dapat digunakan untuk mengatasi penyakit pneumonia yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Oleh karena itu, perlu berkonsultasi dengan dokter atau tenaga ahli medis lainnya, guna menentukan penyebab penyakit ini dan tentunya dosis obat yang digunakan.

  • Mengobati Infeksi pada Saluran Kemih

Infeksi pada saluran kemih merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran kemih. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia coli yang merupakan bakteri gram negatif, selain itu ada juga yang disebabkan oleh jamur dan bakteri lainnya, namun tergolong jarang. Infeksi yang menyerang saluran kemih bagian bawah disebut dengan infeksi kandung kemih atau cystitis, sedangkan infeksi yang menyerang saluran kemih bagian atas disebut dengan infeksi ginjal atau pyelonephritis.

Bakteri dapat masuk ke saluran kemih dengan berbagai cara seperti melalui kateter urin, aktivitas seks dan faktor lainnya seperti diabetes. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain demam, kelelahan dan keracunan darah atau sepsis. Obat Cefazolin dapat digunakan dalam mengobati penyakit ini yang disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Cefazolin aktif melawan bakteri Escherichia coli.

  • Mengobati Selulitis

Selulitis merupakan jenis penyakit infeksi pada kulit, terutama pada lapisan bagian dalam dari kulit. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri pada kulit. Umumnya bakteri penyebab selulitis adalah bakteri grup A Streptococcus dan Staphylococcus, yang mana kedua bakteri ini adalah bakteri gram positif. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain demam, merasa lelah, kulit kemerahan, kulit membengkak dan rasa sakit pada kulit yang terinfeksi. Antibiotik Cefazolin dapat digunakan dalam mengobati penyakit selulitis ini, mengingat obat tersebut ampuh dalam melawan bakteri gram positif.

Dosis

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai dosis obat Cefazolin yang dilansir dari www.drugs.com. Penting diperhatikan bahwa penggunaan obat antibiotik perlu berkonsultasi dengan dokter. Bila Anda yang memiliki alergi dengan senyawa cephalosporind dan beta-lactam, diharapkan tidak mengonsumsi obat ini. Obat ini tidak disarankan diberikan pada bayi berusia kurang dari 1 bulan.

  • Dewasa
  1. Untuk pengobatan infeksi ringan akibat bakteri gram positif berupa cocci (Streptococci dan Staphylococci) dosis yang diberikan sebanyak 250 – 500 mg dengan cara intravena (infus) maupun intramuscular injection (injeksi langusng ke otot), setiap 8 jam. 

  2. Untuk pengobatan infeksi sedang hingga parah, dosis yang diberikan sebanyak 500 mg hingga 1 gram melalui infus atau injeksi, setiap 6 hingga 8 jam.
  3. Untuk infeksi yang sudah parah dan membahayakan nyawa, dosis yang diberikan 1 hingga 1,5 gram melalui infus, setiap 6 jam.
  4. Dosis di atas berlaku untuk penyakit infeksi saluran empedu, infeksi pada sendi, infeksi pada saluran kemih, infeksi saluran pernapasan dan infeksi pada kulit.
  • Anak – anak
  1. Untuk pengobatan infeksi ringan hingga sedang, dosis yang diberikan sebanyak 25 -50 mg/kg (berat badan) per hari dengan cara infus atau injeksi, dibagi sama rata dalam 3 atau 4 dosis.
  2. Untuk infeksi parah, dosis yang diberikan sebanyak 100 mg/kg (berat badan) per hari secara infus atau injeksi, dibagi sama rata dalam 3 atau 4 dosis.
  3. Dosis di atas berlaku untuk penyakit infeksi saluran empedu, infeksi pada sendi, infeksi pada saluran kemih, infeksi saluran pernapasan dan infeksi pada kulit.

Efek Samping

Efek samping yang kemungkinan terjadi saat mengonsumsi obat Cefazolin ini adalah sebagai berikut:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Ruam pada kulit
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Gatal – gatal
  • Batuk
  • Demam

Itulah beberapa ulasan dari obat yang bisa anda ketahui apa dari kegunaan dan fungsi obat cefazolin yang bisa anda ketahui juga beberapa efek sampingnya.

, , , , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Obat C