Home Merk Obat A-ZMerk Obat K Kalcinol-N – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

Kalcinol-N – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Kalcinol N merupakan obat krim dengan kandungan fluocinolone acetonide dan neomycin sulfate, yang berfungsi untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri tertentu dengan disertai peradangan. Obat ini berperan sebagai anti-inflamasi sekaligus membasmi bakteri dengan cara mengikat secara reversibel sub unit 30S ribosom yang kemudian menyebabkan bakteri tidak bisa mensintesis protein yang diperlukan.

Kalcinol N diproduksi oleh manufaktur Kalbe Farma dan tersedia dalam kemasan krim 10 g. Kalcinol N termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

Kalcinol N berfungsi untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri tertentu, seperti:

  1. Infeksi kulit dan mukosa
  2. Inflamasi disertai gatal-gatal
  3. Dermatitis yang bereaksi terhadap kortikosteroid

Kontraindikasi

  • Hipersensitif atau alergi terhadap fluocinolone acetonide dan neomycin sulfate, atau bahan aktif lainnya yang terkandung dalam obat ini.
  • Lesi pada kulit yang disebabkan oleh virus.
  • TBC kulit dan mata
  • Perforasi gendang telinga (sobekan pada membran tipis yang memisahkan telinga bagian luar dan telinga bagian dalam)
  • Herpes simplex
  • Dermatitis yang disebabkan sifilis.

Komposisi

Kalcinol N mengandung:

  • Fluocinolone acetonide 0.025%
  • Neomycin sulfate 0.5%

Dosis dan Penggunaan

  • Oleskan Kalcinol N krim 2 sampai 4 kali sehari pada area yang terinfeksi.

Dosis yang tepat mungkin akan berbeda-beda tergantung pada jenis penyakit dan kondisi pasien. Lakukan konsultasi dokter sebelum memulai pengobatan dengan obat ini, terutama untuk anak di bawah umur.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Fluocinolone acetonide yang terkandung dalam obat ini termasuk kedalam obat-obatan kategori C (mungkin berisiko) berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA), sedangkan neomycin sulfate termasuk kedalam kategori D (ada bukti resiko dalam beberapa penelitian). Penggunaan obat ini hanya diperbolehkan jika manfaat yang didapat lebih dominan dibanding efek negatif yang mungkin timbul, lakukan konsultasi dokter jika pengguna sedang dalam masa kehamilan atau menyusui.

Interaksi Obat

Beberapa jenis obat diketahui dapat berinteraksi dengan obat jenis lainnya sehingga berpotensi menimbulkan efek-efek tertentu ataupun merubah cara kerja obat.

  • Penggunaan Kalcinol N dengan obat-obatan jenis lain seperti furosemid, polymyxin B sulfat, atau bacitracin berpotensi meningkatkan resiko gangguan pendengaran, gangguan ginjal, depresi pernapasan, dll.

Perhatian

  1. Hindari penggunaan Kalcinol N jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu komponen penyusun yang terkandung di dalamnya.
  2. Hindari penggunaan Kalcinol N dalam jangka panjang.
  3. Gunakan obat ini dalam jangka waktu yang sama setiap harinya.
  4. Walaupun reaksi yang muncul umumnya dapat ditoleransi dengan baik, sebaiknya jangan menghiraukan beberapa efek samping seperti rasa terbakar di area kulit, iritasi, kulit kering, infeksi sekunder, kehilangan kolagen dan SC atrofi.
  5. Efek samping yang tidak disebutkan bisa terjadi sewaktu-waktu. Segera beri tahu dokter jika pasien mengalami gejala-gejala yang tidak wajar, terutama jika terjadi masalah pendengaran.
  6. Sebelum mulai menjalani pengobatan dengan obat ini, beri tahu dokter tentang riwayat obat-obatan Anda, termasuk suplemen dan multivitamin yang pernah Anda konsumsi dalam jangka waktu tertentu.
  7. Obat ini hanya untuk diterapkan pada tubuh bagian luar, tidak untuk ditelan atau dioleskan pada bagian-bagian yang sensitif seperti mata, telinga, bibir, dll.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Kalcinol N di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan obat setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini 3 bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.

You may also like