Intrizin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Apa sih kegunaan dari obat yang bernama Intrizin ? Intrizin (Syrup) ini merupakan obat yang telah biasa digunakan oleh kalangan masyarakat untuk mengobati berbagai kondisi penyakit seperti alergi (Rhinitis perennial, rhinitis alergi musiman dan kronis, atau urtikaria idiopatik).

Obat ini dapat ditemukan di apotik terdekat dalam bentuk larutan (sirup) yang dikemas dalam botol, berisi sebanyak 60 ml larutan, maupun dalam bentuk tablet (5 mg/tablet). Intrizin  ini termasuk dalam golongan obat keras karena zat yang dikandungnya, oleh karena itu pengkonsumsiannya memerlukan resep dari dokter.

Kandungan Intrizin Syrup (Cetirizine)

Intrizin Syrup ini mengandung zat aktif berupa Cetirizine. Perlu diketahui bahwa Cetirizine ini merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi seperti rhinitis menahun, rhinitis alergi seasonal, konjungtivitis, pruritus, dan urtikaria idiopati kronis. Cetirizine merupakan nama generik dari obat golongan antihistamin generasi kedua.

Obat yang mengandung Cetirizine diketahui lebih efisien daripada antihistamin generasi kedua lainnya. Obat ini juga lebih dipilih daripada diphenhydramine karena Cetirizine mempunyai efek samping yang lebih kecil terhadap sistem saraf pusat.

Indikasi Intrizin Syrup (Cetirizine)

Obat Intrizin Syrup (Cetirizine) ini diindikasikan untuk mengatasi gejala atau kondisi penyakit seperti rhinitis alergi (hay fever), mengurangi gejala seperti bersin, pilek, rasa gatal, ruam kemerahan pada kulit, timbul kemerahan, berair atau terbakar pada mata.

Obat Intrizin Syrup (Cetirizine) ini juga dapat digunakan sebagai obat untuk gejala urtikaria akut maupun kronis, untuk mengurangi gejala-gejala pada penyakit Kimura (kimura’s disease). Sebagai informasi, Kimura’s disease merupakan penyakit yang menyerang kelenjar getah bening dan jaringan lunak pada kepala dan leher dalam bentuk lesi seperti tumor.

Kontraindikasi Intrizin Syrup (Cetirizine)

Penggunaan obat Intrizin Syrup (Cetirizine) ini tentu saja memerlukan pengawasan khusus dari dokter, karena terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti alergi, hipersensitif dan lain sebagainya jika digunakan bersama obat-obatan tertentu lain. Beritahukan dokter apabila pengguna memiliki masalah kesehatan lain, khususnya seperti pengguna yang memiliki riwayat hipersensitif pada Cetirizine.

Interaksi obat Intrizin Syrup (Cetirizine)

Beritahu dokter apabila anda sedang menggunakan obat-obatan atau melakukan pengobatan lain. Interaksi dapat timbul apabila menggunakan Intrizin Syrup (Cetirizine) bersamaan dengan obat-obatan tertentu lainnya seperti berikut ini:

  • Efek samping pada sistem saraf pusat apabila digunakan bersamaan dengan obat-obat depresan sistem saraf pusat (misal: obat penenang)
  • Efek samping pada sistem saraf pusat apabila digunakan bersamaan dengan alkohol.
  • Penggunaan bersama makanan dapat berakibat menunda konsentrasi puncak plasma.

Dosis Intrizin Syrup (Cetirizine)

Penggunaan Intrizin Syrup (Cetirizine) dapat dilakukan sebelum maupun sesudah makan, dengan ukuran dosis sebagai berikut :

  • Untuk usia dewasa dan anak usia diatas 6 tahun : 1-2 sendok teh 1x per hari.
  • Untuk anak usia 2-6 tahun : ½ sendok teh 1x per hari. (Dosis dapat dinaikkan hingga maksimal 1 sendok teh 1x per hari, dengan cara diberikan ½ sendok teh setiap 12 jam sekali.)
  • Untuk bayi usia 6 bulan hingga 2 tahun : ½ sendok teh 1x per hari.
  • 1 sendok teh sama dengan 5 ml obat.
  • Untuk orang lanjut usia/ pasien dengan penurunan fungsi hati atau ginjal : kurangi dosis menjadi ½ dosis yang telah disarankan di atas.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan obat Intrizin Syrup (Cetirizine) yaitu sebagai berikut :

  1. Simpan ditempat yang sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari
  2. Sebaiknya anda tidak mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.
  3. Penggunaan alkohol akan meningkatkan efek sedasi dari obat ini.
  4. Penggunaan Intrizin Syrup untuk pasien epilepsi dan pasien dengan risiko kejang, pasien dengan penurunan fungsi hati dan ginjal, usia tua, wanita hamil dan ibu menyusui harus dilakukan dengan pengawasan penuh.
  5. Penggunaan obat anti histamin untuk ibu menyusui, lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan dosis terendahnya.
  6. Buang sisa obat Intrizin Syrup yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Dilarang mengkonsumsi obat ini apabila tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan efek serius pada tubuh pengguna.
  7. Gunakan obat Intrizin Syrup sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari anjuran dokter.
  8. Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  9. Pemakaian antihistamin harus dihentikan sekitar 48 jam sebelum menjalani tes alergi kulit, karena dapat mengganggu hasil tes tersebut.
  10. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, oleh karena itu dapat mengganggu kemampuan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi (misalnya mengemudi atau mengoperasikan mesin berat).