Humulin N – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

175

Humulin N merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Humulin N merupakan obat berbentuk sediaan injeksi yang mengandung insulin NPH sebagai senyawa aktifnya, tersedia dalam 2 jenis bentuk sediaan, yaitu vial dan pen

Indikasi

Humulin N diindikasikan untuk mengontrol glukosa darah pada pasien diabetes melitus (DM) tipe 1 dan 2

Mekanisme Kerja Obat

Pada kondisi diabetes melitus, sel pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sebanyak insulin pada orang normal. Salah satu fungsi hormon insulin adalah menurunkan atau menormalkan kadar glukosa darah yang meningkat setelah seseorang makan, oleh karena itu pasien DM yang pankreasnya tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah memadai akan selalu memiliki kadar glukosa darah yang tinggi jika tidak diobati.

Humulin N merupakan obat yang mengandung insulin NPH sebagai senyawa aktifnya, yaitu insulin yang bersifat intermediate-acting, yaitu efek pemberian obat ini akan muncul 1-2 jam setelah disuntikkan. Insulin ini memiliki fungsi yang sama dengan insulin yang dihasilkan oleh pankreas, yaitu menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Dosis dan Cara Penggunaan

Humulin N merupakan obat yang digunakan dengan cara disuntikkan secara subkutan dengan dosis yang bersifat individual, yaitu berbeda-beda pada setiap pasien, selalu sesuaikan dosis yang Anda gunakan dengan dosis yang sudah diresepkan oleh dokter. Humulin N tersedia dalam 2 bentuk kemasan, yaitu vial dan pen Berikut adalah langkah-langkah dalam menggunakan Humulin N (kemasan vial):

  1. Cuci tangan menggunakan air dan sabun sampai bersih
  2. Persiapkan vial Humulin N, syringe (selalu gunakan syringe baru), kapas dan alkohol
  3. Buka tutup plastik pada vial Humulin N tapi jangan membuka tutup karetnya
  4. Gunakan kapas yang dibasahi alkohol untuk mengusap tutup karet Humulin N
  5. Posisikan syringe sehingga jarumnya mengarah ke atas, tariklah plunger jarum suntik sampai ujung plunger mencapai garis yang sesuai dengan dosis yang akan Anda gunakan (misalnya dosis Humulin N pada resep Anda adalah 22 IU, maka tariklah plunger sampai mencapai angka 22)
  6. Tusukkan jarum ke tutup karet pada vial Humulin N
  7. Tekan plunger sampai semua udara di dalamnya masuk ke dalam vial
  8. Masih dalam syringe mengarah ke atas, tarik plunger sampai ujung plunger sedikit melebihi dosis yang Anda perlukan (misalnya dosis untuk Anda adalah 22 IU, maka tariklah sampai plunger mencapai angka 26)
  9. Jika ada gelembung udara di dalam syringe, ketuk-ketuk badan syringe sampai gelembung udara tersebut bergerak seluruhnya ke atas
  10. Tekan plunger secara perlahan sampai ujung plunger mencapai garis yang sesuai dengan dosis yang Anda butuhkan
  11. Cabut syringe dari vial
  12. Tentukan area yang akan Anda suntik, Humulin N disuntikkan secara subkutan pada area paha, perut, pantat, atau lengan atas (jangan memilih area kulit dengan bekas luka atau varises)
  13. Usaplah bagian kulit yang akan disuntik dengan kapas yang dibasahi dengan alkohol
  14. Cubit bagian yang akan disuntik (cubitan besar dan jangan terlalu keras), suntikkan Humulin N dengan posisi jarum suntik tegak terhadap permukaan kulit
  15. Tekan plunger sampai semua isi syringe masuk ke dalam tubuh Anda
  16. Biarkan jarum pada posisi tersebut selama 5-10 detik sebelum Anda mencabutnya dari kulit

Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan Humulin N Kwikpen (berbentuk pen):

  1. Cuci tangan dengan air dan sabun sampai bersih
  2. Lepaskan tutup pen Humulin N
  3. Gerakkan pen ke bawah dan ke atas minimal sebanyak 10 kali untuk isi pen dapat tercampur dengan baik
  4. Lihatlah cairan yang ada di dalam pen, setelah Anda melakukan langkah 3, cairan di dalam pen seharusnya terlihat berwarna putih dan keruh
  5. Siapkan jarum suntik baru, buka pelindung kertas pada bagian belakang jarum tersebut
  6. Pasanglah jarum pada ujung pen dengan memutarnya sampai jarum terpasang dengan sempurna
  7. Lepas tutup pelindung jarum
  8. Berikutnya, gelembung udara yang mungkin ada di dalam pen perlu dikeluarkan, untuk itu putarlah pengatur dosis sampai dosis 2 unit
  9. Posisikan pen dengan jarum mengarah ke atas
  10. Ketuk-ketuk badan pen sampai gelembung udara di dalamnya bergerak ke atas
  11. Tekan bagian ujung pen sampai angka pada bagian pengatur dosis menunjukkan 0
  12. Selanjutnya, putar pengatur dosis sampai angka yang sesuai dengan dosis yang akan Anda suntikkan (sesuai dengan resep dokter)
  13. Tentukan area yang akan Anda suntik, Humulin N disuntikkan secara subkutan pada area paha, perut, pantat, atau lengan atas
  14. Usaplah bagian kulit yang akan disuntik dengan kapas yang dibasahi dengan alkohol
  15. Cubit bagian yang akan disuntik (cubitan besar dan jangan terlalu keras), suntikkan Humulin N dengan posisi jarum suntik tegak terhadap permukaan kulit
  16. Tekan bagian ujung pen sampai angka pada pengatur dosis menunjukkan angka 0
  17. Biarkan jarum pada posisi tersebut selama 5-10 detik sebelum Anda mencabutnya dari kulit
  18. Pasang kembali tutup pelindung jarum, lepaskan dan buang jarum tersebut
  19. Pasang kembali tutup pen dan simpanlah pen Humulin N pada suhu ruangan (suhu di bawah 300C)

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Humulin N:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap insulin
  • Hipoglikemia (kadar glukosa dalam darah terlalu rendah)

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Humulin N termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh ibu hamil dan tidak berpotensi menimbulkan efek samping negatif pada janin yang dikandung
  • Humulin N dapat digunakan oleh ibu menyusui dengan aman, namun dosis insulin yang dibutuhkan oleh ibu menyusui mungkin akan mengalami perubahan dibandingkan wanita yang sedang tidak menyusui, konsultasikanlah hal tersebut dengan dokter

Perhatian

  1. Jangan menggunakan Humulin N tanpa resep dari dokter
  2. Jangan mengubah dosis yang telah diresepkan dokter oleh Anda
  3. Vial Humulin N yang belum dibuka sebaiknya disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 2-80C (jangan dimasukkan ke freezer)
  4. Vial Humulin N yang sudah dibuka dapat disimpan pada suhu ruangan selama 28 hari, simpan di tempat yang terhindar dari panas dan cahaya matahari langsung
  5. Buanglah vial Humulin N yang sudah dibuka lebih dari 28 hari (walaupun isinya masih ada)
  6. Simpanlah pen Humulin N yang belum pernah digunakan di dalam lemari pendingin suhu 2-80C (jangan dimasukkan ke dalam freezer)
  7. Simpanlah pen Humulin N yang sudah pernah digunakan pada suhu ruangan, pada tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung
  8. Pen Humulin N yang sudah pernah digunakan hanya bisa bertahan 14 hari, buanglah Humulin N yang sudah pernah digunakan lebih dari 14 hari (walaupun insulin di dalamnya masih ada)