Homoclomin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Homoclomin merupakan obat keras yang termasuk ke dalam DOWA (Daftar Obat Wajib Apotek), yaitu obat keras yang bisa didapatkan di apotek tanpa resep dari dokter, dengan jumlah maksimal pembelian obat ini adalah 20 tablet.

Komposisi

Homoclomin adalah obat berbentuk tablet yang mengandung 10 mg homoklorsiklizin hidroklorida sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

Homoclomin diindikasikan untuk meredakan berbagai kondisi yang diakibatkan alergi, seperti urtikaria, pruritus, dermatitis alergi dan rhinitis alergi

Mekanisme Kerja Obat

Tubuh kita memiliki sistem imun yang bertugas melindungi tubuh dari berbagai benda asing yang ada di sekitar kita, seperti berbagai bakteri, virus, jamur, dan benda-benda lainnya. Secara umum, mikroba seperti virus, bakteri, dll akan dianggap benda asing oleh sistem imun di tubuh semua orang dan sistem imun kemudian akan mengeluarkan respon imun untuk membasminya.

Namun, ada benda yang dianggap benda asing oleh sistem imun seseorang, namun tidak dianggap benda asing oleh sistem imun orang lain, sehingga benda tersebut hanya akan merangsang timbulnya respon imun (berupa reaksi alergi) pada beberapa orang tertentu. Reaksi alergi yang dialami oleh orang yang berbeda dapat berbeda pula, namun reaksi alergi yang paling umum terjadi adalah ruam pada kulit, gatal-gatal, pruritus, urtikaria, bersin-bersin, batuk dan mata berair.

Saat tubuh mengalami kontak dengan benda yang dianggap benda asing tersebut, sel-sel imun akan terangsang untuk melepaskan histamin, yaitu suatu senyawa kimia yang dapat menimbulkan reaksi alergi saat berikatan dengan reseptornya. Homoklorsiklizin merupakan salah satu obat yang biasa digunakan untuk meredakan reaksi alergi dengan bekerja sebagai antihistamin. Dengan sifatnya sebagai antihistamin, homoklorsiklizin dapat berikatan dengan reseptor histamin sehingga histamin tidak bisa berikatan dengan reseptornya tersebut. Dengan demikian, diharapkan reaksi alergi dapat berkurang.

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis lazim Homoclomin yang biasa digunakan adalah 3 x 1-2 tablet dalam sehari
  • Homoclomin sebaiknya dkonsumsi setelah makan
  • Telanlah tablet homoclomin dengan bantuan sedikit air putih dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan)

Kotraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Homoclomin:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap homoklorsiklizin

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Belum ada data penelitian yang menunjukkan tingkat keamanan penggunaan homoklorsiklizin pada ibu hamil, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter jika akan menggunakan Homoclomin saat masih dalam masa kehamilan
  • Belum ada data penelitian yang menunjukkan tingkat keamanan penggunaan homoklorsiklizin pada ibu menyusui, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter jika akan menggunakan Homoclomin saat masih dalam masa menyusui

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang mungkin menimbulkan interaksi obat dengan Homoclomin:

  • Obat antidepresan golongan trisiklik: amitriptilin, amoxapine, clomipramine, desipramine, imipramine, nortriptilin
  • Obat antidepresan golongan inhibitor MAO: isokarboksazid, fenelzin, tranilsipromin
  • Obat yang bersifat menurunkan aktivitas sistem saraf pusat (depresan SSP): alprazolam, amobarbital, butabarbital, clobazam, diazepam, lorazepam, pentobarbital

Jika Anda sedang atau akan menggunakan obat lain secara bersamaan dengan Homoclomin, tanyakanlah kepada apoteker untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut secara bersamaan dengan Homoclomin tidak akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan bagi Anda. jika ternyata obat tersebut tidak bisa digunakan secara bersamaan dengan Homoclomin, apoteker mungkin akan menyarankan Anda untuk mengkonsumsi kedua obat tersebt pada waktu yang berbeda atau mengganti salah satu obat dnegan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Jumlah maksimal pembelian Homoclomin tanpa resep dokter adalah 20 tablet dan hanya bisa didapatkan di apotek
  2. Jangan menggunakan Homoclomin tanpa resep dokter jika Anda memiliki glaukoma sudut sempit, retensi urin (sulit buang air kecil), pembesaran kelenjar prostat atau sedang hamil karena penggunaan homoklorsiklizin pada pasien dengan kondisi tersebut memerlukan pertimbangan dokter
  3. Gunakanlah Homoclomin sesuai dengan anjuran pemakaian yang tercantum pada kemasannya atau sesuai dengan anjuran apoteker
  4. Jika gejala penyakit yang Anda alami tidak kunjung membaik setelah mengkonsumsi Homoclomin, segeralah memeriksakan diri ke dokter karena Anda mungkin membutuhkan penanganan lebih lanjut
  5. Jika Anda merasakan efek samping setelah menggunakan Homoclomin, terutama yang Anda rasakan cukup mengganggu, segera hentikan penggunaan obat ini dan lakukan konsultasi dengan dokter
  6. Konsumsi Homoclomin dapat menimbulkan efek samping berupa rasa kantuk, oleh karena itu sebaiknya Anda tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan peralatan yang membutuhkan tingkat fokus yang tinggi setelah mengkonsumsi Homoclomin
  7. Perhatikan benda atau makanan apa yang dapat membuat Anda mengalami reaksi alergi, sebisa mungkin hindarilah kontak dengan benda/makanan tersebut untuk mengindari terjadinya kekambuhan alergi
  8. Selalu perhatikan kondisi Homoclomin atau obat apapun yang akan Anda konsumsi, pastikan obat tersebut masih layak digunakan yang ditandai dengan tidak adanya perubahan warna atau bentuk pada obat
  9. Pastikan Homoclomin atau obat lain yang akan Anda gunakan belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercetak pada kemasannya
  10. Simpanlah Homoclomin di tempat bersuhu ruangan, kering, terlindung dari sinar matahari langsung dan hindarkan dari jangkauan anak-anak
fbWhatsappTwitterLinkedIn