Amobarbital – Obat Apa – Kontraindikasi – Dosis – Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Apa itu Amobarbital?

Amobarbital merupakan salah satu contoh obat penenang golongan barbiturat yang bekerja untuk meningkatkan respon GABA (Gamma Amino Butiric Acid). Salah satu jenis obat penenang Hipnotik ini sama halnya dengan jenis obat penenang lain yang memberikan efek ketenangan (Biasanya efek tidur) pada penderita dan tidak dijual bebas di pasaran.

Sebelum dikenal sebagai amobarbital, formula yang pertama kali di formulasikan di German pada tahun 1923 ini lebih dulu dikenal dengan nama Amytal Sodium atau Amylobarbital. Tetapi etap memiliki kegunaan dan fungsi yang sama setelah berganti nama. Amytal sodium ini juga merupakan salah satu dari jajaran obat-obatan yang dapat digunakan sebagai salah satu alat dalam proses interogasi pada jamannya. Mengapa? Karena dengan kandungan yang ada pada amytal sodium dapat dengan mudah menyerang pikiran orang yang tengah di introgasi. Sehingga orang yang mengintrogasi dapat dengan mudah medapatkan informasi.

Pertama kali dipakai pada jaman world war II. Biasanya amobarbital atau amytal sodium ini digunakan ketika mereka (para pengintrogasi) tidak kunjung mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Sehingga target di jejali obat ini untuk dapat mempengaruhi pikirannya. Setelah disuntikan obat ini ia akan dengan mudah memberikan keterangan yang jelas megenai berbagai hal.

Cara atau teknik seperti itu merupakan teknik yang tidak patut ditiru dan bisa dipidanakan karena melanggar hak asasi manusia, selain itu penggunaan obat atau dosis yang sembarangan juga dapat membahayakan nyawa seseorang. Beberapa obat serupa lain yang digunakan untuk sebuah introgasi diantaranya ; Meskalin, Skopolamin, Lysergic Acid, Amfetamin, Pipradrol, Ritalin, TD, Klorpomazin, Twilight Zone, Sodium Penthothal, Versed.

Fakta Penting Mengenai Amobarbital

Pada jaman sekarang, amytal sodium atau amobarbital ini juga dikenal dengan sebutan serum kejujuran. Tapi meski begitu obat ini tidak dipakai di dunia hukum. Karena satu dan berbagai hal (Salah satunya karena pengadilan menggunakan hukum daubert) jadi bukti yang didapatkan dari informasi ini dapat dengan mudah dikalahkan oleh sebuah tuntutan. Obat ini lebih terbukti berkhasiat dan bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa masalah dalam dunia medis.

Lebih lengkapnya, obat sedatif (penenang) hipnotik ini termasuk kedalam golongan depresan (Obat penenang) sususan saraf pusat  yang dapat memberikan efek ringan sampai dengan efek yang berat. Efek ringan dianataranya memberikan efek kantuk dan menidurkan. Sedangkan yang termasuk ke dalam efek berat diantaranya hilangnya kesadaran, koma hingga kematian. Hal tersebut tentunya ditentukan oleh dosis penggunaan.

Efek hipnotik yang disebabkan jenis obat ini bereaksi setelah 20-60 menit. Dosis hipnotik membuat pengguna tertidur dan tidurnya ini menyerupai tidur fisiologis. Tidur fisiologis pada umumnya tidak disertai mimpi atau pun hal-hal yang mengganggu lainnya. Penggunaan obat ini dapat dilakukan baik untuk dosis sedatif hipnotik atau pun pada anastesi (Pembiusan).

Kegunaan Amobarbital Pada Dunia Medis

Dalam dunia medis, amobarbital ini dapat juga digunakan untuk anastesi ketika seseorang menjalani operasi singkat. Pun dapat digunakan untuk mengatasi seseorang dengan kejang-kejang, epilepsi atau tetanus. Pada umumnya obat ini berbentuk cairan. Selain itu belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa semua informasi yang didapatkan dari seseorang dibawah pengaruh obat ini benar valid.

Cara memakainya adalah dengan disuntikan pada urat. Bentuknya yang cair ini menunjukan bahwa obat ini bukanlah jenis obat yang dapat digunakan sembarangan tanpa petunjuk dokter atau ahli.

Salah satu pengguna obat ini adalah orang yang memiliki gangguan ketenangan atau kegelisahan. Penggunaan obat menandakan kita telah menjalani gaya hidup buruk sehingga membutuhkan bantuan obat. Untuk menghindarkan diri dari bentuk depresi hendaknya selalu menjaga asupan makanan. Perbanyak mengkonsumsi makanan berserat, bervitamin, mengandung kalsium atau pun omega-3.

Kontraindikasi AMOBARBITAL dan Info yang harus Didiskusikan dengan Dokter

Poin ini merupakan keadaan dimana obat tidak dianjurkan untuk pasien dalam keadaan-keadaan tertentu. Dikarenakan zat-zat aktif yang terkandung dalam obat tersebut dapat bereaksi lain dan menimbulkan efek yang lebih parah.

Wanita hamil atau menyusui tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat penenang karena dikhawatirkan dapat berpengaruh pada janin atau anaknya. Meski belum ada penelitian yang dapat menjelaskan hal tersebut namun sebaiknya dihindari. Selain wanita hamil, obat ini tidak diperuntukan bagi Pengidap:

  • Alergi barbiturat
  • Gangguan hati atau ginjal
  • Hipoksia (Pasien kekurangan oksigen). Karena penggunaan dengan dosis hipnotik dapat menyebabkan pengurangan frekuensi bernafas. Sedangkan dosis penenang sama sekali tidak berpengaruh pada pernafasan
  • Parkinson atau penyakit kerusakan pada otak dan saraf progresif.
  • Gangguan psikoneurotik yang merupakan gangguan pada kepribadian.
  • Konsultasikan dengan dokter jika ada alergi terhadap obat-obatan.
  • Bila ada rencana untuk hamil atau tengah menyusui juga harus dikonsultasikan dengan dokter.

Prosedur Minum Obat Amobarbital

Meski pada umumnya berbentuk cairan atau injeksi, obat sedatif ini juga tersedia dalam bentuk kapsul, tablet atau pun bubuk. Penggunaan obat penenang jenis apapun harus dalam pengawasan dokter agar tidak terjadi penyalahgunaan. Penyalahgunaan obat penenang akibatnya fatal. Selain mengganggu sistem kesehatan tubuh juga dapat dipidanakan atas penyalahgunaan obat-obatan.

Tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena bersifat adiktif atau dapat menyebabkan kecanduan pada penggunanya. Gunakan dosis yang tepat selama jangka waktu yang telah diberitahukan oleh dokter ahli. Konsultasikan segala bentuk perkembangan yang pasien alami. Semakin baik atau pun semakin buruk agar dapat segera ditangani.

Dosis Minum Obat Amobarbital

  • Untuk Anak-Anak

Penggunaan dosis diberikan pada pasien sesuai dengan kategori usia. Anak-anak rentang usia 6 – 12 tahun dan kategori dewasa. Level anak-anak diberikan dosis 65 – 500 mg atau tergantung respon.

  • Untuk Orang Dewasa

Untuk level dewasa diberikan 30 – 50 mg setiap 2 – 3 kali sehari untuk dosis sedatif. Sedangkan untuk efek hipnotik diberikan 65 – 200 mg. Kinerja obat ini berlangsung selama 6 – 8 jam.

Bagaimana jika Overdosis Obat Amobarbital?

Kasus overdosis karena penyalahgunaan terhadap obat penenang sangat sering kita temui. Hal ini terjadi karena dosis yang masuk ke dalam tubuh tidak sesuai tau berlebihan. Intoksilasi atau keracunan juga dapat terjadi karena ketidaksesuaian dosis. Biasanya, seseorang yang mengalami keracunan berat menggunakan 10 kali dosis hipnotik normal. 10 kali dosis hipnotik itu dimakan sekaligus sehingga mengganggu metabolisme tubuh.

Keracunan dapat mengakibatkan hilangnya reflektifitas tubuh dalam beberapa waktu setelah penderita bangun dari koma. Keracunan berat juga dapat menyebabkan depresi, pernafasan berat dan darah turun secara drastis.

Seseorang dengan keracunan obat ini dapat diobati dengan pengobatan umum. Pengobatannya bermacam-macam. Jika waktu keracunan terjadi kurang dari 24 jam sejak makan obat dapat dilakukan tindakan cuci lambung. Namun sebaiknya tindakan ini dilakukan atas pertimbangan yang matang karena cuci lambung dapat mengurangi motilitas saluran cerna. Penggunaan dopamine dapat dilakukan bagi penderita keracunan obat yang berat.

Bagaimana Cara menyimpan Amobarbital dengan benar?

Bacalah intruksi dan aturan penyimpanan obat pada kemasan obat. Beberapa obat dengan berbagai merk biasanya memiliki aturan menyimpanan yang sama, namun tidak menutup kemungkinan terdapat perbedaan sehingga lebih baik untuk mengonsultasikannya dengan dokter atau pun apoteker.

  1. Disimpan pada suhu ruangan dan jauhkan dari cahaya
  2. Hindarkan dari tempat lembab
  3. Tidak disimpan di kamar mandi
  4. Jangan dibekukan
  5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  6. Juga dari herwan peliharaan
  7. Periksa masa berlaku obat secara berkala
  8. Buang obat yang telah melewati masa pakai

Efek Samping Obat Amobarbital

Setiap obat kimiawi memiliki efek samping yang dapat mempengaruhi sistem metabolisme atau fungsi tubuh lainnya. Jika kita tidak memahami dan tidak mengetahui efek samping yang ditimbulkan dikhawatirkan dapat meningkatkan efek sampingnya. Nah, apa saja efek samping yang ditimbulkan obat ini :

  • Mabuk atau hangover, Bukan hanya alkohol yang dapat menyebabkan kemabukan. Penghentian obat ini dalam beberapa hari juga dapat menimbulkan efek hangover. Hal ini terjadi sebagai gejala setelah efek hipnotik berakhir. Jadi, orang yang telah di bius biasanya akan merasakan nyeri karena hangover. Efek-efek lain selain nyeri dapat berupa vertigo, mual atau pun diare.
  • Eksitasi Paradoksal merupakan efek kegelisahan yang terjadi pada dosis rendah dan pada keadaan nyeri.
  • Rasa Nyeri
  • Alergi
  • Insomnia atau gangguan tidur.
  • Sakit kepala
  • Gangguan pencernaan

Begitulah penjelasan lengkap mengenai Amobarbital. Semua jenis pengobatan bersifat baik namun alangkah lebih baiknya jika kita lebih menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita. Lebih baik mencegah dengan menerapkan gaya hidup sehat dibandingkan dengan mengobati. Rajin-rajinlah mengonsumsi makan berserat dan bervitamin. Atau bila perlu konsumsi multivitamin.

fbWhatsappTwitterLinkedIn