Gradilex – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Gradilex termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dnegan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Gradilex merupakan obat berbentuk tablet yang mengandung 2 mg loperamide sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

Gradilex diindikasikan untuk diare non spesifik akut dan kronik

Mekanisme Kerja Obat

Diare adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan frekuensi buang air besar yang disertai dengan penurunan konsistensi feses (feses menjadi lebih lembek atau malah cair). Kondisi ini umumnya diakibatkan oleh adanya rangsangan dari makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan, misalnya saja makanna yang terlalu pedas, terlalu asam, atau makanan yang terkontaminasi bakteri.

Hal-hal tersebut dapat meningkatkan gerak peristaltik usus (gerakan seperti meremas yang dilakukan oleh saluran pencernaan untuk menggerakkan makanan).

Jika gerak peristaltik usus menjadi terlalu cepat, usus besar tidak sempat menyerap kembali air yang ada di dalam feses sehingga feses akan dikeluarkan dalam bentuk yang lebih lembek dibandingkan keadaan normal.

Diare yang dibiarkan berkepanjangan selain dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, juga berpotensi menimbulkan dehidrasi dan komplikasi lainnya.

Loperamide adalah salah satu obat yang bisa digunakan untuk meredakan diare. Loperamide bekerja dengan cara memperlambat gerak peristaltik usus untuk memberikan kesempatan pada dinding usus besar untuk menyerap air yang ada pada feses sehingga diharapkan feses yang terbentuk tidak lagi terlalu lembek.

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis awal Gradilex untuk diare akut adalah 4 mg, dilanjutkan dengan 2 mg setiap kali setelah buang air besar (selama konsistensi feses masih lembek/cair). Dosis yang diberikan tidak boleh melebihi 16 mg/hari, segera hentikan penggunaan Gradilex jika gejala tidak membaik setelah 48 jam
  • Dosis awal Gradilex untuk diare kronik adalah 4 mg, dilanjutkan dengan 2 mg setiap kali setelah buang air besar (selama konsistensi feses masih lembek/cair), selanjutnya obat dapat diberikan 4-8 mg/hari dalam dosis terbagi
  • Telanlah tablet Gradilex dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan) dengan bantuan sedikit air

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan untuk menggunakan Gradilex:

  1. Hipersensitif (alergi) terhadap loperamide
  2. Feses yang disertai dengan darah
  3. Diare yang disertai dengan demam
  4. Sakit perut tanpa disertai diare
  5. Usia <2 tahun

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Loperamide termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh ibu hamil
  • Belum diketahui apakah loperamide dapat diekskresikan (dikeluarkan) melalui ASI, konsultasikanlah dengan dokter jika Anda mendapatkan resep Gradilex atau obat lainnya yang mengandung loperamide saat masih dalam masa mneyusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Gradilex:

  1. Konstipasi (sembelit)
  2. Mual
  3. Mulut kering
  4. Perut kembung
  5. Merasa pusing
  6. Ruam pada kulit
  7. Angiodema

Tidak semua pasien yang menggunakan Gradilex akan mengalami efek samping di atas. Namun jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang tercantum di atas ataupun efek samping lainnya setelah mengkonsumsi Gradilex, segeralah konsultasikan kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Berikut adalah obat yang dapat menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan Gradilex:

  • Eluxadoline dapat saling meningkatkan efek jika digunakan secara bersamaan dengan loperamide dan dapat menimbulkan efek samping berupa konstipasi
  • Penggunaan fentanil secara bersamaan dengan loperamide berisiko menimbulkan efek samping berupa hipotensi (darah rendah), depresi pernapasan dan sedasi (rasa kantuk) yang berlebihan
  • Obat-obat berikut dapat meningkatkan efek loperamide jika digunakan secara bersamaan: amiodarone, atorvastatin, eritromisin, itrakonazole, ivacaftor, ketokonazole, klaritromisin, loratadin, quinidine, siklosporin, simvastatin, verapamil
  • Obat-obat berikut dapat menurunkan efek loperamide jika digunakan secara bersamaan: fenitoin, fenobarbital, nifedipin, rifampisin

Jika Anda akan atau sedang menggunakan obat-obat lain selain Gradilex, tanyakanlah kepada dokter dan/atau apoteker, apakah obat-obat tersebut aman untuk digunakan secara bersamaan dengan Gradilex.

Jika ternyata obat-obat tersebut dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan saat digunakan bersamaan dengan Gradilex, dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Gradilex dengan konsumsi obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif. .

Perhatian

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan menggunakan Gradilex tanpa resep dari dokter
  2. Jangan mengubah dosis Gradilex yang telah diresepkan untuk Anda
  3. Gradilex tidak diperuntukkan bagi penggunaan dalam jangka panjang, oleh karena itu segeralah hentikan penggunaan Gradilex jika diare yang Anda alami sudah membaik
  4. Penggunaan Gradilex dapat menimbulkan efek samping berupa rasa pusing atau rasa kantuk, oleh karena itu sebaiknya Anda tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan peralatan yang membutuhkan konsentrasi penuh selama masih dalam masa pengobatan menggunakan Gradilex
  5. Perhatikanlah kondisi tablet Gradilex atau obat apapun yang Anda konsumsi, pastikan obat tersebut masih dalam kondisi baik (tidak ada perubahan warna atau perubahan bentuk). Jangan konsumsi obat yang sudah mengalami perubahan warna atau bentuk, tanyakan kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  6. Pastikan Gradilex atau obat apapun yang akan Anda gunakan belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  7. Simpanlah Gradilex pada tempat yang sejuk dan kering, hindarkan dari sinar matahari langsung dan jauhkan dari jangkauan anak-anak
fbWhatsappTwitterLinkedIn