Fordin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Fordin adalah sebuah obat yang memang dibuat khusus untuk membantu mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan kelebihan asam lambung di dalam tubuh, salah satunya adalah digunakan untuk membantu mengobati maag. Di dalam Fordin terkandung suatu zat aktif yang bernama ranitidine yang merupakan golongan antagonis reseptor H2.

Fordin adalah obat yang harus anda dapatkan hanya melalui resep dokter karena memang obat yang satu ini tidak dijual secara bebas. Sementara varian dari Fordin itu sendiri terdapat dua yakni ada yang berbentuk tablet dan juga ada yang berbentuk suntikan atau injeksi.

Informasi yang lebih lengkap mengenai segala hal yang berhubungan dengan Fordin akan kami jelaskan di bawah ini:

Fungsi Fordin

  1. Fordin merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi GERD atau yang merupakan singkatan dari Gastroesophageal reflux disease. Penyakit GERD adalah sebuah penyakit yang disebabkan terjadinya iritasi pada lambung yang kemudian akan menyebabkan penderita seperti merasakan sensasi terbakar.
  2. Fordin juga digunakan untuk membantu mengobati tukak lambung yang terdapat pada usus dua belas jari.
  3. Selain itu, Fordin juga bisa digunakan sebagai obat yang terbukti ampuh mengatasi erosif esophagitis, meskipun memang jika dibandingkan dengan obat golongan penghambat pompa proton atau PPI efektivitasnya masih lumayan rendah.
  4. Penggunaan Fordin juga terbukti ampuh untuk mengatasi penyakit maag atau dispepsia.
  5. Indikasi lainnya dari Fordin adalah sebagai obat yang berguna di dalam mengatasi resiko aspirasi pneumonitis pada seseorang yang telah menjalani operasi bedah.
  6. Perlu anda tahu bahwasanya penggunaan Fordin untuk dispepsia bagi pasien yang muda dengan antagonis reseptor H-2 relatif bisa diterima.

Kontraindikasi Fordin

  • Anda disarankan untuk tidak menggunakan Fordin terhadap pasien yang diketahui pernah mengalami hipersensitifitas terhadap kandungan yang ada di dalam Fordin.
  • Pasien yang pernah memiliki penyakit porfiria akut juga tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi Fordin.
  • Sementara itu, pasien dengan riwayat alergi disarankan untuk berbicara dengan dokter sebelum mengkonsumsi Fordin.
  • Dan juga bagi ibu hamil maupun ibu menyusui, anda dianjurkan untuk bertanya kepada dokter mengenai keamanan dari Fordin sebelum anda mengkonsumsinya agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Dosis Fordin

  • Dosis yang diberikan untuk pengobatan tukak lambung dan juga usus dua belas jari adalah sebanyak 150 mg untuk dua kali dalam sehari. Dosis tersebut nantinya bisa diberikan pada waktu pagi dan malam atau juga bisa diberikan 300 mg sebelum tidur.
  • Dosis yang diberikan sebagai pencegahan kambuhan adalah sebanyak 150 mg sebelum tidur.
  • Bagi pasien yang menderita hipersekresi lambung, maka dosis yang diberikan adalah sebanyak 150 mg untuk dua kali dalam sehari. Sementara untuk kasus yang lebih parah bisa diberikan sebanyak 6 gram per hari.
  • Pasien yang menderita gangguan fungsi ginjal (klirens creatini), maka dosis yang diberikan kurang lebih 50 mg per menit, atau diberikan sebanyak 150 mg untuk setiap 24 jam. Frekuensi tersebut nantinya bisa ditingkatkan hingga mencapai setiap 12 jam atau bahkan lebih sering.

Efek Samping Fordin

  1. Efek samping umum yang bisa anda alami ketika anda mengkonsumsi Fordin adalah seperti diare maupun juga bisa menyebabkan anda mengalami masalah pada saluran pencernaan lainnya seperti sembelit atau konstipasi.
  2. Fordin juga bisa mengakibatkan anda mengalami nyeri otot, cepat lelah, dan juga bisa menyebabkan anda menderita ruam kulit.
  3. Untuk efek samping yang berkaitan dengan hematologi adalah diskrasia darah.
  4. Dalam beberapa kasus juga ditemukan bahwa penggunaan Fordin bisa menyebabkan ginekomastia dan impotensi.
fbWhatsappTwitterLinkedIn