Flu Stop – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

153

Flustop adalah salah satu obat yang mengandung paracetamol, phenylpropanolamine, maleate, dan dextromethorphan.  Flustop digunakan untuk mengobati demam, sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin disertai batuk. Obat ini masuk dalam katagori obat bebas terbatas. Artinya obat keras dengan batasan jumlah dan kadar isi berkhasiat dan harus ada tanda peringatan.  Flustop hadir dalam bentuk tablet dan kapsul. Obat ini diproduksi oleh PT Multi Pharmalab

Kandungan Flustop

Setiap obat pastilah memiliki kandungan yang bermanfat di dalamnya. Flustop sendiri mengandung paracetamol, phenylpropanolamine, maleate, dan dextromethorphan. Cara kerja Flustop dapat berguna untuk menyembuhkan demam, sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin disertai batuk.

Fungsi Flustop

Sama seperti obat lain pada umumnya, Flustop memiliki beberapa fungsi atau indikasi yang terkandung di dalamnya seperti demam, sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin disertai batuk.

Dosis Penggunaan Flustop

Dalam penggunaan Flustop, terdapat beberapa dosis yang harus diikuti dan diterapkan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan penggunanya. Adapun dosis penggunaan Flustop yaitu:

  • Untuk dewasa

Flustop dapat diminum 3x sehari dengan dosis 1-2 caplet

  • Untuk anak-anak usia 6-12 th

Flustop dapat diberikan 3x sehari dengan dosis ½ caplet

Efek Samping Flustop

Setiap obat pasti mempunyai efek samping bila dikonsumsi secara terus menerus oleh para penderita dalam  jangka waktu yang panjang. Begitu pula dengan Flustop yang juga membawa efek samping pada anak bila dikonsumsi terus-menerus. Adapun efek samping dari Flustop yaitu:

• Syok,
• Gejala anafilaksis
Paranoid
• Cemas
• Mengantuk,
Vertigo,
• Gangguan psikomotor,
• Aritmia,
• Takikardi,
Rongga Mulut terasa kering,
• Palpitasi,
• Retensi urin.
• Gemetar
• Iritasi
• Batuk
Anemia
cepat lelah,
• Mual
• Muntah
Diare
• Halusinasi
• Kejang,
Penyakit ginjal akut,
Insomnia
• Sakit kepala

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti itu alangkah baiknya jika anda segera menghubungi dokter atau menghindari bahaya lain yang tidak diinginkan.

Tambahan mengenai Flustop

Ada beberapa tambahan khusus yang diperlukan bagi para pengguna Flustop diantaranya yaitu:

obat ini dapat menyebabkan alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.

  • Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma.
  • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Penggunaan Flu Stop oleh ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
  • Meskipun efek paracetamol terhadap perdarahan lambung relatif lebih kecil daripada obat-obat golongan NSAID, ada baiknya Flu Stop dikonsumsi setelah makan.
  • Obat ini tidak baik bagi orang yang mengkonsumsi alkohol, sebab memiliki potensi terjadinya kerusakan hati khususnya pada pemakaian jangka panjang dan menggunakan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Obat ini dapat menyebabkan kantuk bagi para penggunanya. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi selama menggunakan obat ini.
  • Flu Stop harus disimpan dengan suhu antara 2c -8c
  • Simpanlah obat ini di tempat yang kering dan terhindar jauh dari pancaran sinar matahari langsung
  • Simpan di tempat yan aman agar tidak disentuh oleh anak ataupun hewan peliharaan.
  • Masa kedaluarsa obat ini berlaku selama 12 bulan
  • Gunakan obat sesuai dengan resep dokter agar terhindar dari bahaya
  • Mohon mengikuti semua petunjuk yang sudah  ditetapkan atau tertera pada brosur obat.
  • Sebelum anda mengonsumsi obat ini mohon anda mengonsultasikan dulu pada dokter ataupun tenaga medis atau apoteker terdekat . hal itu dilakukan supaya menghindari efek yang tidak baik saat seseorang mengonsumsi obat itu.