Emibion – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

1867

Emibion merupakan jenis obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit anemia, penyakit anemia addisonian, penyakit penawar untuk keracunan fosfor, kekurangan vitamin B, pertumbuhan bakteri di dalam usus kecil dan jenis penyakit lainnya yang seringkali dialami oleh pasien. adapun komposisi aktif yang terkandung di dalam obat ini adalah asorbic acid, copper sulfate petahydrate, cyanocobalamin, ferrous gluconate, folic acid dan manganase sulfate.

Fungsi obat

  1. Sebagai pengobatan gejala anemia
  2. Sebagai pengobatan anemia addisonian
  3. Kekurangan vitamin
  4. Sebagai penawar untuk keracunan fosfor
  5. Sebagai pengobatan pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada usus kecil.

Komposisi obat

  • Asorbic acid
  • Cooper sulfate
  • Manganase sulfate
  • cyanocobalamin
  • ferrous gluconate

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat

  1. Lakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum menggunakan obat, agar pasien mendapatkan manfaat obat yang lebih jelas.
  2. Simpan obat pada suhu ruang dan jangan terkena sinar matahari secara langsung
  3. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan juga hewan peliharaan.
  4. Jangan menggunakan alkohol saat akan mengkonsumsi obat, karena bisa terjadi sirosis alkoholik.
  5. Obat ini tidak disarankan digunakan pada wanita hamil, karena dikhawatirkan dapat menganggu perkembangan janin.
  6. Obat ini tidak disarankan digunakan pada pasien yang sedang menyusui, karea dikhawatirkan dapat menganggu perkembangan bayi yang sedang menyusui.
  7. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat gangguan fungsi hati
  8. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki penyakit gejala gagal ginjal
  9. Jangan membuang sisa obat yang sudah tidak digunakan lagi ke dalam toilet, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dhaulu, agar mendpaatkan informasi mengenai cara membuang obat yang baik dan benar.
  10. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki penyakit infeksi atau alergi tertentu.

Interaksi obat

Interaksi obat bisa terjadi dikarenakn saat menggunakan obat bersamaan dengan produk lainnya, atau bisa juga pasien memiliki kondisi kesehatan yang bisa membuat obat tersebut tidak dapat bekerja dengan baik. untuk itu lakukan konsultasi dan beritahukan pada dokter mengenai jenis obat yang sedang digunakan. berikut daftar obat yang dapat berinteraksi dnegan obat ferrous gluconate:

  1. Obat acholecalciferol
  2. Obat bleoycin
  3. Alkohol
  4. Obat barbiturates
  5. Obat aminophyline
  6. Obat bishydroxcoumarin
  7. Obat chlorothiazide
  8. Obat ascorbic acid

Dosis obat

Dosis obat disesuaikan dnegan jenis penyakit, tingkat keparahan dan juga usia pasien, untuk itu lakukan konsultasi agar bisa mendapatkan dosis yang tepat. untuk dosis obat ferrous gluconate bisa diberikan sebanyak 1 sampai dnegan 2 kapsul selama sehari.

Efek Samping

Efek smaping bisa terjadi dikarenakan saat menggunakan obat tersebut tidak sesuai dnegan anjuran dan juga saran yang sudah ditetapkan oleh dokter, untuk itu lkaukan konsultasi pada dokter yang berkaitan agar bisa meminimalisir efek smaping yang diberikan. berikut daftar efek smaping yang mungkin terjadi:

  1. Efek samping gejala diare
  2. Efek samping pingsan
  3. Efek samping tidak nafsu makan
  4. Efek samping hematura
  5. Efek samping mual
  6. Efek samping gangguan tidur
  7. Efek samping anuria
  8. Efek samping anemia.
  9. Efek samping detak jantung cepat
  10. Efek samping sering sakit kepala.

Kontraindikasi

  1. Jangan memberikan obat ini pada pasoe yang memiliki hipersensitivitas terhadap kandungan yang tedapat di dlaam obat
  2. Jangan menggunakan obat bersamaan dnegan alkohol, karena dapat meningkatkan resiko yang tidak diinginkan.
  3. Obat ini intleransi pada obat
  4. Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang hamil, karena dikhawatirkan dapat emnganggu perkembangan janin.
  5. Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang menyusui, karema dikahwatirkan dapat menganggu perkembangan bayi yang sedang disusui.