Carboplatin DBL – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Carboplatin DBL merupakan jenis obat yang digunakan  untuk pengobatan penyakit kanker ovarium stadium lanjut dan juga penyakit kanker paru-paru sel kecil.  obat ini juga biasa digunakan untuk pengobatan penyakit kanker jenis lainnya misalnya pada penyakit kanker ovarium, kanker kandung kemih, penyakit kanker payudara dan juga penyakit kanker paru-paru. obat ini juga biasanya digunakan untuk menekan sel kanker

Komposisi obat

Obat antineoplastik

Fungsi obat

  • Sebagai pengobatan penyakit kanker paru-paru
  • Sebagai pengobatan penyakit kanker kandungan kemih
  • Sebagai pengobatan penyakit kanker ovarium
  • Sebagai pengobatan penyakit kanker payudara

Hal- hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat Carboplatin DBL

  1. Sebelum menggunakan  obat ini sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter hal ini dilakukan untuk mendapatkan manfaat obat yang lebih detail
  2. Untuk berhati-hati pada apsien yang memiliki riwayat penyakit gangguan fungsi hati
  3. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki penyakit ginjal
  4. Simpan obat pada suhu ruang dan jangan terkena sinar matahari secara langsung
  5. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan juga hewan peliharaan
  6. Jangan membuang sisa obat yang sudah tidak digunakan lagi ke dalam toilet. karena dapat mengkontaminasi lingkungan. sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter dan juga apoteker untuk mendapatkan informasi obat yang lebih jelas.
  7. Oabt ini bisa menimbulkan diare berat karena peningkatan dehidrasi, infeksi dan juga masalah dari elektroliy
  8. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat penyakit gejala gagal ginjal
  9. Saat sedang mengkonsumsi obat ini sebaiknya banyak minum air putih
  10. Obat ini dapat menmbulkan rasa kantuk, pusing dan juga gangguan penglihatan, untuk itu sebaiknya jangan sedang dalam keadaan emngemudi atau sedang mengoprasikan mesin khusus.

Interaksi obat

Interaksi obat biasanya akan terjadi dikarenakan pasien menggunakan obat bersmaan dengan jenis obat lainnya. atau bisa juga pasien memiliki kondisi kesehatan tertentu yang dapat menimbulkan cara kerja obat tidak maksimal. berikut daftar obat yang dapat beriteraksi dengan jenis obat Carboplatin DBL:

  1. Obat furosemide
  2. Obat hidroklorotiazid
  3. Obat myelosuppressive
  4. Obat rotavirus vaccine
  5. Obat phenytoin
  6. Obat Fosphenytoin

Dosis obat Carboplatin DBL

Dosis obat biasanya disesuaikan dengan jenis penyakit, tingkat keparahan dan juga usia pada pasien. untuk itu sebiaknyalakukan konsultasi terebih dahulu dan gunakan obat sesuai dengan dosis yang sudah dianjurkan oleh dokter, mauoun yang tercantum di dalam kemasan. berikut dosis untuk obat Carboplatin DBL:

  • Untuk penyakit kanker paru-paeru sel kecil bisa diberikan dosis 400 mg/m2 melalui infus intravena untuk pengobatan jangan pendek 15 sampai dengan 60 menit
  • Untuk dosis pada kondisi parah bisa diberikan dosis yang sama dengan mengurangi dosis awal 20 smapai dengan 25 %

Efek samping

Efek samping biasanya terjadi akibat dari penggunaan obat yang tidak sesuai dengan petunjuk maupun yang tercantum pada kemsan obat. untuk itu sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu untuk meminimalisir efek samping yang digunakan. berikut efek samping yang memungkinkan terjadi:

  1. Efek samping demam menggigil
  2. Efek samping gejala diare
  3. Efek samping kulit pucat
  4. Efek smaping susah bernafs
  5. Efek samping sesak nafas
  6. Efek samping detak jantung cepat
  7. Efek samping muntah yang parah
  8. Efek samping sakit perut
  9. Efek samping tidak nafsu makan

Kontraindikasi

  1. Jangan memberikan obat pada pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap kandungan yang terdapat di dalam obat Carboplatin DBL
  2. Obat ini kontrandikais pada ibu hamil
  3. Obat ini kontraindiaksi pada ibu yang sedang menyusui
  4. Obat ini kontraindiaksi pada pasien yang memiliki penyakit tumor berdarah
  5. Obat ini kontraindikasi pada pasien myelosupresi berat
  6. Jangan menggunakan obat bersamaan dengan alkohol, karena dapat meningkatkan resiko yang tidak diinginkan.
fbWhatsappTwitterLinkedIn